Selasa, 22 September 2026

Tingkatkan Mutu Perpustakaan Digital, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Workshop SLiMS Bulian Angkatan 1

 


GUNUNGKIDUL – Guna memperkuat tata kelola pustaka dan digitalisasi sistem informasi perpustakaan madrasah, guru MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd., berpartisipasi aktif dalam ajang Workshop SLiMS Bulian Angkatan 1. Kegiatan pelatihan otomasi perpustakaan ini diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Gunungkidul selama dua hari, yakni pada Kamis dan Jumat, 17–18 September 2026. Berlokasi di Aula Lantai 3 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul, pelatihan ini diikuti oleh para pengelola perpustakaan dan pendidik dari berbagai instansi sekolah di wilayah Gunungkidul.

Selama dua hari pelaksanaan workshop,  Hajir Anas Fauzan bersama para peserta lainnya dibekali materi teknis pengelolaan Senayan Library Management System (SLiMS) versi Bulian. Pelatihan tersebut mencakup berbagai modul praktis, mulai dari instalasi sistem, pengolahan data bibliografi, katalogisasi digital, manajemen keanggotaan, hingga sistem sirkulasi peminjaman buku berbasis teknologi terintegrasi. Penerapan aplikasi berbasis sumber terbuka (open source) ini diharapkan mampu memodernisasi layanan perpustakaan madrasah agar lebih sistematis, efisien, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah.

 Seusai mengikuti rangkaian pelatihan hingga hari terakhir, guru MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd., memberikan komentar penuh optimisme terkait rencana pengembangan perpustakaan di tempatnya bertugas. "Alhamdulillah, pelatihan SLiMS Bulian Angkatan 1 yang diadakan IPI Gunungkidul ini memberikan wawasan mendalam dan keterampilan praktis yang sangat berharga bagi kami. Penguasaan sistem otomasi perpustakaan ini adalah langkah krusial untuk mentransformasi ruang baca MIN 8 Gunungkidul menuju era berbasis digital. Kami berharap, hasil dari workshop dua hari ini dapat segera diimplementasikan secara nyata di madrasah, sehingga sistem pencarian dan peminjaman buku menjadi jauh lebih cepat, rapi, serta mampu meningkatkan minat baca para siswa secara signifikan," tutur  Anas dengan semangat. (ans)

0 komentar:

Posting Komentar