Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Jumat, 27 Februari 2026

Wakili Kepala Madrasah, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Sinkronisasi Program KKG

 


Semanu ----- Guru MIN 8 Gunungkidul, Rumiyatun Rohassanah, menghadiri pertemuan daring melalui Google Meet pada Jumat (27/2/2026). Kehadiran beliau adalah untuk mewakili Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, dalam agenda penting yang melibatkan seluruh jajaran kepala madrasah dan ketua KKG (Kelompok Kerja Guru) di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diasosiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul di bawah kepemimpinan Laily Fauziah, guna memastikan arah kebijakan madrasah tetap selaras dengan program kabupaten.

Agenda utama pertemuan ini adalah menyinkronkan program Kelompok Kerja Guru (KKG) 1 sampai 12 di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Hadir sebagai narasumber, Pengawas Madrasah Sri Rahmiati, yang memberikan arahan teknis mengenai penyusunan program kerja tahunan. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa koordinasi ini sangat krusial agar terdapat standar kualitas yang merata di setiap KKG, sehingga pengembangan kompetensi guru dapat berjalan secara sistematis dan terukur.

Berdasarkan hasil pemetaan dalam diskusi tersebut, diketahui bahwa sekitar 70% kegiatan di seluruh KKG memiliki kesamaan atau kemiripan program. Hal ini dipandang positif untuk memudahkan pengawasan dan evaluasi secara kolektif oleh pihak pengawas maupun KKMI kabupaten. Rumiyatun Rohassanah mencatat bahwa keselarasan program ini akan sangat membantu MIN 8 Gunungkidul dalam mengimplementasikan kurikulum dan metode pembelajaran yang seragam dengan madrasah lain, tanpa meninggalkan ciri khas lokal masing-masing. (tna)

Sejumlah Siswa Yatim di MIN 8 Gunungkidul Terima Santunan dari Hamba Allah

 


Semanu ---- Suasana penuh khidmat mewarnai kegiatan sosial di MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (27/2/2026). Perwakilan wali siswa, Yudi, secara langsung menyerahkan santunan dari seorang "Hamba Allah" kepada anak-anak yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini didampingi oleh Suwari, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, yang turut memastikan amanah tersebut tersampaikan kepada sasaran yang tepat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pihak madrasah dan wali murid dalam memupuk rasa kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.

Santunan kali ini secara khusus menyasar siswa dengan kategori yatim, piatu, dan yatim piatu. Tercatat sebanyak enam siswa dari MIN 8 Gunungkidul terpilih sebagai penerima manfaat. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian yang lebih luas, bantuan ini juga diberikan kepada dua siswa lain yang berasal dari luar lingkungan MIN 8 Gunungkidul. Langkah ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan memberikan dukungan moral bagi para siswa dalam menempuh pendidikan mereka.

Yudi, selaku perwakilan wali siswa yang menyalurkan santunan, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Beliau berharap bantuan yang diberikan oleh donatur rahasia ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pendidikan para siswa. "Titipan dari Hamba Allah ini adalah amanah yang tulus. Kami berharap semoga apa yang diberikan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat belajar anak-anak. Kami juga berdoa agar kebaikan ini menjadi berkah bagi pemberinya maupun bagi para siswa penerima santunan," ujar Yudi. (tna)

Matangkan Strategi, MIN 8 Gunungkidul Gelar Bimbingan Intensif Jelang Try Out TKA Matematika

 


Semanu ---- Pasca menyelesaikan try out IPA, sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul langsung mengikuti pendalaman materi matematika pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini dipandu oleh guru mata pelajaran sekaligus proktor madrasah, Hamid Fitrianto, sebagai langkah persiapan krusial menghadapi Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA/TKAD) yang dijadwalkan berlangsung esok hari. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman numerasi siswa agar lebih siap menghadapi standar soal yang dikembangkan oleh Kanwil Kemenag DIY bekerja sama dengan Jogja Madrasah Digital (JMD).

Pelaksanaan pendalaman materi ini dibagi menjadi dua gelombang guna menjaga efektivitas pembelajaran di dalam kelas. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.30 hingga 10.30 WIB, sementara sesi kedua berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB. Dalam durasi tersebut, siswa dibekali dengan strategi penyelesaian soal-soal prediktif dan pembahasan trik cepat matematika. Pembagian sesi ini disesuaikan dengan jadwal sesi try out yang ada di MIN 8 Gunungkidul untuk memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan secara personal.

Hamid Fitrianto mengungkapkan bahwa pendalaman materi ini sangat penting mengingat karakteristik soal matematika dalam TKA memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Beliau memberikan semangat kepada para siswa agar tetap fokus dan optimis meski harus menjalani jadwal yang padat. "Matematika seringkali menjadi tantangan terbesar bagi siswa, sehingga pendalaman ini menjadi ruang untuk mengurai kesulitan mereka sebelum ujian sebenarnya besok pagi. Kami berharap dengan persiapan yang matang dan pemanfaatan platform digital dari JMD, anak-anak kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mampu meraih hasil maksimal dan menunjukkan integritas yang tinggi," ujar Hamid. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Cermati Arahan Kabid Penmad Kemenag DIY

 


Yogyakarta ----- Dua guru kelas 6 dari MIN 8 Gunungkidul, Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohhasanah, menghadiri agenda motivasi dan pembinaan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) DIY pada Kamis (26/2/2026). Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY ini menjadi wadah koordinasi bagi para pendidik garda terdepan dari berbagai madrasah ibtidaiyah negeri se-DIY. Sebagai guru yang mengampu dua rombongan belajar di MIN 8 Gunungkidul, kehadiran mereka sangat krusial untuk menyelaraskan strategi madrasah dengan kebijakan terbaru dari wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono, memberikan sambutan sekaligus pembinaan teknis terkait pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Beliau menekankan bahwa sebagai instrumen evaluasi yang relatif baru, TKA membutuhkan perhatian serius dan komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan madrasah. Sidik Pramono secara tegas meminta agar seluruh siswa kelas 6 tanpa terkecuali mengikuti ujian ini guna memetakan standar mutu pendidikan madrasah secara akurat di tingkat provinsi.

Menanggapi arahan tersebut, para guru MIN 8 Gunungkidul menyatakan kesiapan untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada guna memperkuat persiapan akademik siswa. Selain motivasi dari pimpinan, mereka juga mendapatkan pembekalan dari narasumber Anita Isdarmini, mengenai strategi menghadapi TKA. Fokus utama madrasah kini adalah memastikan seluruh siswa mampu beradaptasi dengan format ujian baru tersebut sehingga hasil yang dicapai dapat maksimal, sejalan dengan visi suksesnya program digitalisasi dan evaluasi dari Kanwil Kemenag DIY. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Dengarkan Pesan Penting Ketua K2MI DIY dalam Agenda Motivasi

 


Yogyakarta ----- Dua perwakilan guru kelas 6 MIN 8 Gunungkidul, Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohhasanah menghadiri undangan kegiatan motivasi yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) DIY pada Kamis (26/2/2026). Bertempat di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY, kehadiran mereka bertujuan untuk menyerap strategi sukses Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) yang dipaparkan oleh narasumber Anita Isdarmini. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai madrasah ibtidaiyah negeri di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Ketua K2MI DIY, Kasmad Rifangi, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang hadir dan menyebut pertemuan ini sebagai momentum luar biasa. Beliau menekankan bahwa guru kelas 6 adalah garda terdepan dalam kesuksesan TKA di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah. Dengan semangat yang berkobar, Kasmad memotivasi para pendidik agar terus konsisten membimbing siswa sehingga target capaian nilai maksimal dapat terwujud pada tahun ajaran ini.

Bagi MIN 8 Gunungkidul, arahan tersebut menjadi pemacu semangat untuk terus mengoptimalkan persiapan bagi dua rombongan belajar kelas 6 yang ada. Selain mendengarkan motivasi, para guru juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai perbandingan framework AN dan TKA serta tips praktis menghadapi ujian. Melalui pembekalan ini, guru MIN 8 Gunungkidul diharapkan mampu mengimplementasikan strategi pengajaran yang lebih efektif agar siswa tidak hanya siap secara materi, tetapi juga memiliki mentalitas juara saat menghadapi ujian sesungguhnya. (tna)

Guru Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Workshop Motivasi TKA

 


Yogyakarta ---- Dua guru kelas VI MIN 8 Gunungkidul, Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohhasanah menghadiri agenda motivasi bagi guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-DIY yang diselenggarakan pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) DIY ini bertempat di Aula Lantai 3 Kanwil Kementerian Agama DI Yogyakarta. Kehadiran perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memperkuat strategi pengajaran menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Dalam sesi tersebut, narasumber yang merupakan Katim Kurikulum dan Kesiswaan (Kurkes) Bidang Penmad Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini, membedah secara mendalam perbandingan antara framework Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Beliau menjelaskan bahwa meskipun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, sinkronisasi pemahaman guru terhadap instrumen penilaian tersebut sangat krusial bagi keberhasilan akademik siswa. Penjelasan ini bertujuan agar para guru dapat memetakan materi esensial yang sesuai dengan standar penilaian yang berlaku.

Selain memaparkan teori, narasumber juga memberikan berbagai tips praktis bagi para guru dalam membimbing siswa menghadapi TKA, mulai dari teknik manajemen waktu hingga penguatan mental juara. Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohhasanah menyambut baik arahan tersebut sebagai bekal untuk diterapkan di kelas VI MIN 8 Gunungkidul yang memiliki dua rombongan belajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mentransfer motivasi dan strategi yang didapat kepada peserta didik agar lebih siap secara akademik maupun psikologis dalam menghadapi ujian akhir. (tna)

Potret Pelaksanaan Try Out TKA Matematika di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) mata pelajaran Matematika pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY dengan Jogja Madrasah Digital (JMD) guna membiasakan siswa pada format ujian digital. Pelaksanaan ujian berlangsung khidmat di bawah pengawasan ketat, di mana sesi pertama diawasi oleh Rumiyatun Rohassanah dan sesi kedua dilanjutkan oleh Ninik Nuryanti.

Sama seperti hari sebelumnya, ujian ini dibagi ke dalam dua sesi dengan durasi masing-masing 75 menit untuk menyelesaikan 30 butir soal matematika. Pembagian ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan perangkat yang mumpuni serta menjaga lingkungan ujian tetap kondusif. Para siswa tampak fokus mencoret-coret kertas HVS untuk memecahkan persoalan logika dan angka, sementara sistem JMD memastikan seluruh progres pengerjaan tersimpan secara real-time di peladen pusat.

Hamid Fitrianto, selaku proktor yang mengawal aspek teknis, memberikan apresiasi atas daya juang para siswa dalam menghadapi mata pelajaran yang sering dianggap sulit ini. Beliau mencatat bahwa integrasi sistem JMD berjalan mulus tanpa kendala log-in yang berarti. "Matematika memang membutuhkan konsentrasi tinggi, namun dukungan sistem digital yang stabil sangat membantu psikologis anak-anak agar tidak panik. Secara teknis, sinkronisasi antara perangkat di madrasah dengan platform Jogja Madrasah Digital hari ini mencapai 100 persen sukses. Hasil yang keluar nanti dapat menjadi potret nyata kesiapan siswa menghadapi ujian sesungguhnya," pungkas Hamid. (tna)

Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Taklukkan Try Out TKAD IPA

 


Semanu ---- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti pelaksanaan Try Out Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi DI Yogyakarta ini bertujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa serta mempersiapkan mereka menghadapi ujian akhir. Pelaksanaan ujian berjalan tertib dengan pengawasan ketat dari Sugeng, selaku pengawas ruangan yang memastikan integritas selama ujian berlangsung.

Ujian ini dibagi ke dalam dua sesi untuk mengoptimalkan fasilitas laptop yang tersedia. Setiap sesi diberikan durasi waktu selama 90 menit untuk menyelesaikan total 30 butir soal IPA. Pembagian sesi ini terbukti efektif dalam menjaga konsentrasi siswa dan stabilitas sistem teknis selama pengerjaan soal. Seluruh perangkat pendukung dipastikan berfungsi dengan baik guna mendukung kelancaran arus data menuju server pusat.

Hamid Fitrianto, selaku proktor yang bertanggung jawab atas kendali teknis pelaksanaan, menyatakan bahwa jalannya try out kali ini relatif tanpa hambatan berarti. Beliau memberikan apresiasi atas kesiapan mental para siswa dalam menghadapi simulasi ujian ini. "Alhamdulillah, sinkronisasi data dan koneksi internet sangat stabil hari ini. Anak-anak juga terlihat lebih tenang dan terbiasa dengan antarmuka ujian digital dibandingkan try out sebelumnya. Kami berharap hasil ini menjadi bahan evaluasi yang akurat bagi guru untuk menguatkan materi yang masih dirasa sulit oleh siswa," ujar Hamid. (tna)

Rabu, 25 Februari 2026

MIN 8 Gunungkidul Sambut Tim Sosialisasi MTsN 3 Gunungkidul, Buka Peluang Jalur Tahfidz bagi Siswa

 


Semanu ---- Sinergi antarinstansi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama kembali terlihat pada Rabu (25/2/2026), saat tim dari MTsN 3 Gunungkidul melaksanakan kunjungan ke MIN 8 Gunungkidul. Kedatangan rombongan yang diwakili oleh Annisa Subroto dan Dewi ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun ajaran mendatang. Kehadiran tim sosialisasi tersebut disambut hangat oleh perwakilan wali kelas 6 MIN 8 Gunungkidul, Rumiyatun Rohassanah dan Agustina Kusumawati.

Dalam paparannya, Annisa Subroto menjelaskan secara mendalam mengenai berbagai peluang bagi siswa kelas 6 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah. Terdapat empat jalur pendaftaran yang ditawarkan oleh MTsN 3 Gunungkidul, yaitu Jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT), Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, serta Jalur Reguler. Keempat jalur ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai potensi siswa, baik di bidang akademik, non-akademik, maupun penguatan karakter religius melalui program tahfidz.

Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah pembukaan Jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT) yang dijadwalkan akan dimulai pada Selasa (3/3/2026). Pihak MTsN 3 Gunungkidul mengajak para siswa MIN 8 Gunungkidul yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an untuk memanfaatkan jalur khusus ini lebih awal. Dengan adanya penjelasan langsung ini, diharapkan para siswa kelas 6 dapat segera mempersiapkan berkas administrasi dan mental untuk memilih jalur pendaftaran yang paling sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. (tna)

Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Try Out TKA Bahasa Indonesia

 


Semanu ---- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti pelaksanaan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Rabu (25/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi DIY ini bertujuan untuk mengukur kesiapan siswa dalam menghadapi ujian akhir yang sesungguhnya. Jalannya ujian dipantau langsung oleh Hamid Fitrianto selaku proktor, guna memastikan sistem pengerjaan berbasis komputer berjalan tanpa kendala teknis.

Ujian ini dibagi ke dalam dua sesi untuk menjaga kondusivitas ruang kelas. Sesi pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan pengawasan dari Agustina Kusumawati, sementara sesi kedua dilanjutkan di bawah pengawasan Ischak Yama Amalia. Pembagian sesi ini terbukti efektif dalam menjaga fokus para siswa serta memastikan seluruh sarana prasarana pendukung, seperti jaringan internet dan perangkat komputer dapat digunakan secara optimal oleh seluruh peserta.

Agustina Kusumawati, selaku pengawas sesi pertama, memberikan komentar positif terkait antusiasme para peserta didik. "Anak-anak terlihat sangat serius dan disiplin dalam mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia hari ini. Meskipun ini masih tahap uji coba, semangat mereka menunjukkan kesiapan mental yang luar biasa untuk menghadapi TKA yang akan datang," ujarnya. Dengan terlaksananya try out ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat memetakan kelemahan mereka dan lebih siap menghadapi ujian mendatang. (tna)

Selasa, 24 Februari 2026

Tanpa Kendala Teknis, MIN 8 Gunungkidul Tuntaskan Dua Sesi Try Out Matematika

 


Semanu ---- Sebanyak 42 siswa MIN 8 Gunungkidul mengikuti uji coba atau Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk mata pelajaran Matematika pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan siswa dalam menghadapi ujian akhir. Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi guna memastikan ketersediaan fasilitas komputer dan menjaga kondusivitas ruang ujian.

Jalannya ujian dikawal ketat oleh tim pelaksana teknis agar berjalan sesuai standar operasional. Pada sesi pertama, pengawasan dilakukan oleh Hajir Anas Fauzan, sementara sesi kedua dilanjutkan oleh Ischak Yama Amalia sebagai pengawas ruangan. Seluruh aspek teknis, mulai dari jaringan internet hingga sinkronisasi server, dikelola langsung oleh Hamid Fitrianto yang bertindak sebagai proktor sepanjang pelaksanaan kedua sesi tersebut.

Hamid Fitrianto menyatakan kepuasannya atas kedisiplinan siswa dan kestabilan sistem selama ujian berlangsung. "Secara keseluruhan, pelaksanaan Try Out hari ini berjalan sangat lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Anak-anak tampak fokus mengerjakan soal-soal Matematika yang cukup menantang dan koordinasi antar pengawas di setiap sesi juga sangat solid," ujar Hamid saat ditemui usai sesi terakhir. (tna)

Senin, 23 Februari 2026

Rencana Matang MIN 8 Gunungkidul Sambut Bulan Ramadhan 1447 H

 


Semanu ---- Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan rapat koordinasi pada Jumat (20/2/2026) yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Sri Hartati. Rapat ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam menghadirkan suasana religius bagi siswa. Dalam arahannya, Sri Hartati menekankan pentingnya persiapan yang matang agar seluruh rangkaian agenda madrasah dapat berjalan khidmat namun tetap produktif.

Fokus utama pembahasan dalam pertemuan ini adalah serangkaian agenda amaliah Ramadan, mulai dari pelaksanaan Pesantren Ramadan, kegiatan berbagi takjil sebagai bentuk kepedulian sosial, hingga pengelolaan zakat fitrah. Selain itu, madrasah merencanakan agenda buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah. Khusus untuk aspek peningkatan spiritual siswa, program tahfidz selama bulan Ramadan akan tetap diintensifkan guna mencetak generasi yang lebih dekat dengan Al-Qur'an di bulan yang penuh berkah ini.

Selain agenda kegiatan, rapat ini juga menetapkan penyesuaian teknis operasional terkait pengaturan jam kerja ASN dan jadwal pelajaran siswa. Sri Hartati menjelaskan bahwa durasi jam mengajar akan disesuaikan dengan regulasi terbaru guna memberikan ruang bagi guru dan siswa untuk menjalankan ibadah dengan optimal tanpa mengesampingkan kualitas pembelajaran. Perubahan jadwal ini diharapkan dapat menjaga efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah suasana puasa, sehingga target kurikulum tetap tercapai dengan ritme yang lebih kondusif. (tna)

Jumat, 20 Februari 2026

Perkaya Literasi, Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul Data 50 Buku Hibah dari Perpusda Gunungkidul

 


Semanu ---- Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul, Dewi Susilowati, melaksanakan agenda pendataan inventaris buku baru pada Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengolahan 50 eksemplar buku yang merupakan hibah dari Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul. Proses inventarisasi yang dilakukan meliputi pengecekan kondisi fisik hingga pengelompokan berdasarkan klasifikasi subjek.

Pemberian hibah buku ini mencakup berbagai jenis bacaan, mulai dari buku pengayaan materi pelajaran, literatur fiksi, hingga buku referensi umum yang sangat dibutuhkan untuk menunjang wawasan siswa. Dewi Susilowati menjelaskan bahwa penambahan koleksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pojok baca dan meningkatkan minat literasi di MIN 8 Gunungkidul. Dengan adanya kerja sama yang baik antara pihak madrasah dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas diharapkan dapat terus berkembang dari tahun ke tahun.

Menanggapi masuknya koleksi baru tersebut, Dewi Susilowati menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pemanfaatan buku-buku hibah tersebut. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Perpusda Gunungkidul atas bantuan 50 buku ini. Langkah pendataan ini sangat penting agar sirkulasi buku terpantau dengan baik. Semoga dengan hadirnya buku-buku baru yang lebih segar dan bervariasi ini, semangat membaca anak-anak semakin meningkat," ungkapnya di sela-sela aktivitas pendataan. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Ikuti Bimtek Daring Persiapan Try Out TKA/D MI DIY 2026

 


Semanu ---- Guna mematangkan persiapan menghadapi evaluasi akademik siswa, perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, mengikuti agenda Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring melalui platform Google Meet pada Kamis (19/2/2026). Hamid yang bertindak sebagai proktor madrasah bergabung dalam pertemuan tersebut untuk menyimak informasi teknis terkait pelaksanaan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) tingkat MI se-DIY tahun 2026. Kegiatan yang diprakarsai oleh Jogja Madrasah Digital (JMD) ini menjadi langkah krusial dalam menyamakan persepsi dan prosedur operasional standar bagi seluruh proktor dan madrasah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Agenda bimtek ini difokuskan pada pemaparan teknis pelaksanaan agar seluruh rangkaian ujian berjalan lancar tanpa kendala sistem. Berdasarkan hasil sosialisasi, jadwal pelaksanaan try out direncanakan akan berlangsung secara bertahap dalam tiga hari, yakni pada Jumat (27/2/2026), Senin (2/3/2026), dan berakhir pada Jumat (6/3/2026). Partisipasi aktif MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menunjukkan komitmen madrasah untuk memastikan infrastruktur digital dan kesiapan administratif telah siap 100% sebelum hari pelaksanaan tiba.

Melalui kegiatan try out yang diinisiasi oleh JMD ini, diharapkan para siswa kelas akhir di MIN 8 Gunungkidul mendapatkan gambaran nyata mengenai format dan tingkat kesulitan soal TKA maupun TKAD yang akan dihadapi. Selain sebagai sarana latihan bagi siswa, simulasi ini juga berfungsi untuk mengukur sejauh mana kesiapan materi yang telah disampaikan guru di kelas. Dengan adanya persiapan yang matang melalui bimtek dan sosialisasi ini, pihak madrasah optimis pelaksanaan try out nantinya dapat memberikan hasil yang objektif demi menyongsong kesuksesan akademik para siswa MI di tahun 2026. (tna)

Rabu, 18 Februari 2026

MIN 8 Gunungkidul Kawal Evaluasi Program Makan Bergizi di SPPG Semanu 1

 


Semanu ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, bersama guru PJOK, Hajir Anas Fauzan, menghadiri kegiatan evaluasi program Makan Bergizi (MBG) yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semanu 1 pada Kamis (12/2/2026). Bertempat di markas SPPG Semanu 1, pertemuan ini mempertemukan jajaran pengelola, tim dapur, hingga perwakilan madrasah mitra untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas layanan gizi bagi peserta didik. Kehadiran pimpinan MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat madrasah dalam mendukung pemenuhan nutrisi siswa yang tepat sasaran.

Dalam forum tersebut, Ketua SPPG Semanu 1, Daffa, menekankan pentingnya koordinasi antar-tim dan sosialisasi petunjuk teknis terkait operasional program. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kebijakan pemberian paket MBG selama bulan puasa mendatang yang akan dialihkan dalam bentuk makanan kering. Selain itu, ditegaskan pula bahwa program MBG saat ini dirancang sebagai sarapan pagi untuk memenuhi 25% kebutuhan gizi harian anak, sehingga pihak madrasah tetap diimbau untuk memastikan siswa mendapatkan tambahan nutrisi pada siang hari demi mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Sesi evaluasi ini juga menjadi wadah bagi pihak madrasah untuk memberikan masukan langsung kepada pengelola SPPG dan Yayasan Sakarep Barkah. Melalui perwakilan yang hadir, MIN 8 Gunungkidul dapat memantau mekanisme distribusi serta penyesuaian menu yang akan diberlakukan ke depan. Dengan adanya evaluasi berkala ini, diharapkan program Makan Bergizi di MIN 8 Gunungkidul dapat berjalan semakin lancar, higienis, dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesehatan serta konsentrasi belajar para siswa di madrasah. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Perkuat Koleksi Bacaan Lewat Hibah Buku dari Perpusda Gunungkidul

 


Wonosari ----- Upaya penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah terus digalakkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul. Pada Jumat (13/2/2026), perpustakaan madrasah ini resmi mendapatkan tambahan koleksi melalui hibah sebanyak 50 eksemplar buku dari Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul. Bantuan buku dengan berbagai genre edukatif ini diharapkan dapat memperkaya khazanah bacaan siswa dan mendukung program gerakan literasi madrasah yang sedang berjalan.

Proses pengambilan hibah buku dilakukan langsung di kantor Perpusda Gunungkidul oleh tim delegasi MIN 8 Gunungkidul yang terdiri dari Hamid Fitrianto, Sugeng, dan Hajir Anas Fauzan. Kedatangan para guru tersebut disambut dengan sangat baik oleh pihak Perpusda Gunungkidul. Kerja sama ini menjadi bukti sinergi yang positif antara lembaga pendidikan dan perpustakaan daerah dalam menyediakan akses informasi dan ilmu pengetahuan yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah Gunungkidul.

Menanggapi hibah tersebut, Dewi Susilowati selaku Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. "Kami sangat berterima kasih kepada Perpusda Kabupaten Gunungkidul atas bantuan 50 eksemplar buku ini. Koleksi baru ini akan segera kami proses agar bisa secepatnya dinikmati oleh para siswa. Kami berharap bantuan ini dapat memantik minat baca anak-anak sehingga mereka lebih gemar menghabiskan waktu di perpustakaan," ujarnya. Penambahan koleksi ini menjadi langkah nyata MIN 8 Gunungkidul dalam menghadirkan perpustakaan yang representatif dan informatif. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Resmi Terpilih dalam Jajaran Pengurus KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7

 


Semanu ---- Dua guru dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul resmi terpilih menjadi bagian dari kepengurusan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 7 periode terbaru. Dalam proses reorganisasi yang berlangsung pada Jumat (13/2/2026) di MIN 8 Gunungkidul, Agustina Kusumawati terpilih sebagai Sekretaris 2, sementara Suratmini dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara 2. Keikutsertaan perwakilan MIN 8 Gunungkidul dalam struktur ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar-madrasah di wilayah kerja Kabupaten Gunungkidul 7.

Struktur kepengurusan inti KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 juga diisi oleh sejumlah pendidik berpengalaman dari berbagai madrasah negeri di sekitarnya. Jabatan Ketua 1 dipercayakan kepada Ashari dari MIN 6 Gunungkidul, didampingi oleh Ibnu Syahari dari MIN 2 Gunungkidul sebagai Ketua 2. Sementara itu, posisi Sekretaris 1 diisi oleh Ida Tasiya Heryani dan posisi Bendahara 1 dijabat oleh Wasilah yang keduanya juga berasal dari unit kerja MIN 6 Gunungkidul.

Acara pembentukan pengurus ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama K2MI dan Pengawas Pembina Madrasah guna melakukan penyegaran organisasi. Proses pemilihan dan serah terima jabatan berlangsung khidmat disaksikan oleh Purwata, selaku pengawas pembina. Dengan terbentuknya formasi pengurus baru ini, KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 siap menjalankan program-program strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di seluruh madrasah ibtidaiyah yang tergabung dalam kelompok kerja tersebut. (tna)

Estafet Kepengurusan: MIN 8 Gunungkidul Tuan Rumah Reorganisasi KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7

 


Semanu ----- Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul 7 menggelar acara Sosialisasi Regulasi dan Reorganisasi Kepengurusan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 7 pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di MIN 8 Gunungkidul ini dihadiri oleh puluhan pendidik dari berbagai satuan kerja, seperti MIN 2 Gunungkidul, MIN 6 Gunungkidul, MIN 8 Gunungkidul, serta berbagai MI YAPPI dan MI Muhammadiyah di wilayah tersebut. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-guru madrasah ibtidaiyah di Kapanewon Semanu, Tepus, Rongkop, Girisubo, dan Tanjungsari.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 12.30 WIB dengan agenda pembukaan yang diisi oleh sambutan Ketua K2MI Kabupaten 7, Sri Hartati, serta pengarahan dari Pengawas Pembina KKG, Purwata. Dalam sesi utama, Ibnu Sahari memimpin proses pembentukan pengurus KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 yang baru. Selain reorganisasi, forum ini juga fokus pada pemaparan regulasi terbaru yang berkaitan dengan pengembangan keprofesian guru madrasah agar selaras dengan kebijakan pendidikan terkini.

Prosesi serah terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru menjadi penutup agenda inti, yang kemudian diakhiri dengan pencatatan notulensi oleh Rumiyatun Rohhasanah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan diharapkan pengurus yang terpilih dapat segera menjalankan program kerja demi kemajuan kualitas pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Gunungkidul 7. Dengan berakhirnya acara pada sore hari, KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 kini resmi memiliki nakhoda baru untuk periode mendatang, yakni Ashari dari MIN 6 Gunungkidul. (tna)

Geliat Wirausaha di MIN 8 Gunungkidul Melalui Market Day Kelas 5

 


Semanu ---- Suasana penuh keceriaan menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/2/2026) pagi saat siswa kelas 5 menggelar kegiatan Market Day. Sebanyak 32 siswa kelas 5 berpartisipasi aktif dengan menjajakan berbagai olahan makanan sehat dan minuman bergizi hasil kreasi mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berdagang, tetapi juga mengedukasi seluruh warga madrasah mengenai pentingnya mengonsumsi jajanan yang bersih dan bebas bahan pengawet berbahaya.

Antusiasme pembeli terlihat sangat tinggi sejak lapak dibuka, di mana seluruh warga madrasah mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 serta para guru memadati area pasar dadakan tersebut. Para siswa kelas 5 tampak piawai dalam melayani pembeli, menghitung kembalian, hingga mempromosikan keunggulan menu sehat mereka. Transaksi jual beli yang edukatif ini menjadi praktik langsung bagi siswa dalam menerapkan konsep matematika sosial dan kemandirian dalam suasana yang menyenangkan.

Dewi Susilowati, selaku Wali Kelas 5, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas dan kekompakan anak didiknya. "Melalui Market Day ini, kami ingin menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini sekaligus membiasakan anak-anak untuk memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Saya sangat bangga melihat siswa kami begitu bersemangat dan percaya diri dalam mengelola lapak mereka hari ini," ujarnya. Beliau berharap kegiatan ini dapat mengasah kecakapan hidup (life skills) para siswa di masa depan. (tna)





Puskesmas Semanu 1 Bekali Siswa MIN 8 Gunungkidul Terkait Masa Pubertas

 


Semanu ---- Puskesmas Semanu 1 menyelenggarakan sosialisasi pendidikan kesehatan reproduksi atau sex education bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/2/2026). Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang tepat dan sehat kepada siswa yang mulai memasuki fase remaja. Program ini dinilai positif oleh pihak madrasah sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan fisik dan mental para peserta didik.

Hadir sebagai narasumber, Ita Haryani Setiyono dari Puskesmas Semanu 1, memberikan penjelasan mendalam mengenai ciri-ciri pubertas yang dialami oleh laki-laki maupun perempuan. Beliau menjelaskan perubahan fisik yang wajar terjadi, seperti pertumbuhan tinggi badan yang pesat hingga perubahan suara, agar siswa tidak merasa bingung atau takut menghadapinya. Penekanan diberikan pada pentingnya memahami bahwa setiap anak memiliki waktu tumbuh kembang yang berbeda-beda.

Selain memaparkan tanda-tanda fisik, Ita juga mengedukasi siswa tentang cara praktis menjaga kesehatan dan kebersihan diri selama masa pubertas. Hal ini mencakup cara merawat organ reproduksi, menjaga kebersihan kulit untuk mencegah jerawat, serta pentingnya memilih pergaulan yang sehat. Melalui edukasi ini, diharapkan siswa MIN 8 Gunungkidul dapat menjalani masa transisi menuju kedewasaan dengan penuh percaya diri dan memiliki tanggung jawab penuh terhadap kebersihan tubuh mereka sendiri. (tna)

 


Tarhib Ramadhan MIN 8 Gunungkidul: Fokus Syarat Sah dan Wajib Puasa

 


Semanu ----- Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadhan pada Jumat pagi (13/2/2026). Bertempat di aula madrasah, acara ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dan dewan guru. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa secara spiritual dan keilmuan agar lebih siap dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini.

Hadir sebagai pengisi materi adalah Gunawan, yang merupakan salah satu guru di MIN 8 Gunungkidul. Dalam tausiyahnya, beliau memaparkan secara detail mengenai panduan berpuasa, khususnya terkait syarat wajib dan syarat sah puasa. Beliau menekankan bahwa memahami rukun dan aturan sejak dini sangat penting agar ibadah yang dijalankan para siswa tidak sekadar menahan lapar, tetapi juga bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Melalui penjelasan yang interaktif, Gunawan merinci bahwa syarat wajib puasa meliputi beragama Islam, baligh, dan berakal sehat. Pihak madrasah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat ibadah para siswa selama bulan Ramadhan mendatang. (tna)



Kamis, 12 Februari 2026

Ceria Bersama Yakult: Siswa MIN 8 Gunungkidul Belajar Jaga Pencernaan Lewat Animasi

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul mendapatkan kunjungan edukatif dari tim PT Yakult Indonesia Persada pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Salam Sehat Yakult Family" ini dimulai tepat pukul 09:30 WIB dengan tujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sejak dini. Kehadiran tim Yakult disambut dengan antusias oleh seluruh warga madrasah sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi kesehatan di lingkungan madrasah.

Rangkaian acara diawali dengan mengumpulkan seluruh siswa di halaman madrasah untuk melakukan senam Yakult bersama yang dipandu oleh tim instruktur. Setelah tubuh terasa bugar, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi yang menarik melalui pemutaran film animasi tentang sistem pencernaan manusia. Melalui visualisasi tersebut, anak-anak diberikan penjelasan mengenai cara kerja bakteri baik dalam tubuh dan bagaimana produk Yakult mendukung keseimbangan ekosistem di dalam usus.

Sebagai penutup kegiatan, keceriaan siswa semakin bertambah saat memasuki sesi "Minum Yakult Bersama". Setiap peserta mendapatkan satu botol Yakult secara gratis untuk dinikmati bersama-sama di lokasi acara. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MIN 8 Gunungkidul tidak hanya mendapatkan asupan probiotik yang bermanfaat, tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih tinggi untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. (tna)




Tim Pelaksana PHTC Tinjau Masa Pemeliharaan Revitalisasi di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- MIN 8 Gunungkidul menerima kunjungan dari Tim Pelaksana Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah pada Kamis (12/2/2026). Kedatangan tim ini disambut langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, didampingi oleh salah satu guru, Rumiyatun Rohassanah. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan madrasah yang saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan setelah proses revitalisasi selesai dilakukan.

Dalam proses monitoring tersebut, tim menemukan beberapa poin kerusakan yang memerlukan penanganan segera. Di antaranya adalah adanya kaca jendela yang pecah, cat tembok yang mulai mengelupas di beberapa titik, serta wastafel yang mengalami kebocoran. Selain itu, tim juga mencatat bahwa drill drainase belum terpasang secara sempurna, yang mana hal ini menjadi perhatian penting guna memastikan sistem pembuangan air di lingkungan madrasah berfungsi dengan baik terutama saat musim hujan.

Menanggapi temuan tersebut, Tim Pelaksana PHTC menyatakan akan segera melakukan tindak lanjut perbaikan dalam waktu dekat. Sri Hartati selaku Kepala Madrasah menyambut baik respons cepat dari tim pelaksana agar fasilitas pendidikan yang telah direvitalisasi dapat kembali dalam kondisi prima. Diharapkan dengan adanya perbaikan segera, kenyamanan dan keamanan seluruh warga MIN 8 Gunungkidul dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dapat terjaga secara maksimal. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pertemuan Rutin KKMI di MIN 10 Gunungkidul

 


Saptosari ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan pada Rabu (11/2/2026). Bertempat di MIN 10 Gunungkidul, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi strategis antar-kepala madrasah. Pertemuan dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ummul kitab, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, serta doa tahlil bersama.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Sri Hartati bersama para kepala madrasah lainnya membahas berbagai agenda penting terkait kalender pendidikan, termasuk persiapan Asesmen Madrasah (AM) dan jadwal Try Out TKA/TKAD DIY yang direncanakan pada akhir Februari hingga Maret mendatang. Selain itu, dibahas pula mengenai penyeragaman materi kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebesar 80% untuk seluruh wilayah Gunungkidul guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang merata di setiap madrasah.

Acara juga diisi dengan sosialisasi pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) oleh perwakilan Kwarcab Gerakan Pramuka Gunungkidul. Sosialisasi ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pembina Pramuka di MI melalui pelatihan 70 JPL yang dijadwalkan pada Juli hingga Agustus 2026 mendatang. Kehadiran Sri Hartati dalam kegiatan ini menegaskan komitmen MIN 8 Gunungkidul untuk terus bersinergi dalam memajukan mutu pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Gunungkidul. (tna)

Rabu, 11 Februari 2026

Bawa Pulang Jendela Dunia: Serunya Aksi Literasi Siswa MIN 8 Gunungkidul Bersama Perpusda

 


Semanu ----- Halaman MIN 8 Gunungkidul tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu, (11/2/2026), dengan hadirnya layanan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul. Kehadiran mobil perpustakaan ini merupakan bagian dari upaya jemput bola untuk meningkatkan minat baca siswa di lingkungan madrasah. Pada kesempatan kali ini, jadwal kunjungan dan peminjaman buku dikhususkan bagi siswa-siswi kelas 1, 5, dan 6 yang tampak antusias menyerbu berbagai koleksi buku cerita, pengetahuan umum, hingga literatur agama yang disediakan.

Sistem peminjaman buku dalam kegiatan ini dibuat cukup fleksibel namun tetap tertib untuk memudahkan para siswa. Setiap siswa diperbolehkan memilih dan meminjam satu judul buku untuk dibawa pulang guna dibaca lebih lanjut di rumah. Jangka waktu peminjaman yang diberikan adalah selama dua minggu, dengan proses administrasi yang dipandu langsung oleh petugas perpusda dan didampingi oleh pihak madrasah. Hal ini diharapkan dapat membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan bagi siswa di luar jam pelajaran.

Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul, Dewi Susilowati, menyambut baik rutinnya kunjungan perpustakaan keliling ini sebagai bentuk penyegaran koleksi bacaan bagi anak didik. Dalam komentarnya, Dewi menekankan pentingnya variasi bahan bacaan untuk menjaga semangat literasi. "Kami sangat berterima kasih kepada Perpusda Gunungkidul. Anak-anak jadi lebih bersemangat dalam membaca. Kami ingin menanamkan bahwa membaca adalah petualangan yang menyenangkan, dan membawa buku ke rumah adalah cara efektif agar mereka lebih akrab dengan dunia literasi," ujar Dewi di sela-sela kegiatan. (tna)

Update Kesiapan Madrasah: Agenda Proktor MIN 8 Gunungkidul di Korwil Biddik Semanu

 


Semanu ----- Proktor MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, menghadiri kegiatan Sosialisasi TKA/TKAD dan Verifikasi Kesiapan Sekolah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Semanu pada Rabu, (11/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula KPRI Meter ini dimulai pukul 12.30 WIB dan dihadiri oleh seluruh proktor SD serta MI di bawah naungan Korwil Biddik Kapanewon Semanu. Kegiatan ini menjadi langkah awal krusial dalam memastikan kesiapan teknis satuan pendidikan menghadapi asesmen mendatang.

Dalam agenda tersebut, Hamid Fitrianto membawa berbagai perlengkapan pendukung seperti laptop dan koneksi internet untuk keperluan teknis verifikasi. Selain itu, diserahkan pula dokumen administratif berupa dua lembar surat kesiapan satuan pendidikan yang telah ditandatangani Kepala Madrasah dengan materai 10.000, serta berita acara verifikasi. Kehadiran proktor dalam sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan infrastruktur digital dan data peserta ujian di MIN 8 Gunungkidul telah siap sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh panitia.

Ketua K3S, Asih Rochana, menekankan pentingnya koordinasi antara proktor dan pihak Korwil Biddik untuk meminimalisir kendala teknis saat pelaksanaan ujian nanti. Partisipasi aktif Hamid Fitrianto dalam forum ini menegaskan komitmen MIN 8 Gunungkidul dalam menyukseskan pelaksanaan TKA/TKAD tahun ajaran 2025/2026 melalui persiapan matang sejak dini. Dengan selesainya tahap verifikasi kesiapan ini, diharapkan seluruh proses ujian dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. (tna)

 

 

Guru MIN 8 Gunungkidul Kawal Ketertiban Wudhu Siswa Jelang Shalat Dhuhur

 


Semanu ----- Dalam upaya memperkuat pemahaman fikih ibadah secara praktis, sejumlah guru agama MIN 8 Gunungkidul melaksanakan pendampingan khusus bagi para siswa sebelum pelaksanaan shalat Dhuhur berjamaah pada Selasa, (10/2/2026). Kegiatan ini dipandu langsung oleh Triana Erningsih, Ninik Nuryanti, dan Sugeng, yang secara intensif memantau setiap tahapan bersuci siswa di area tempat wudhu madrasah. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi benar-benar memahami syarat sahnya ibadah dimulai dari kesempurnaan wudhu.

Pemantauan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pelafalan niat wudhu, ketepatan gerakan, tertib atau urutan membasuh anggota tubuh, hingga pembacaan doa setelah wudhu. Para guru berdiri berdampingan dengan siswa untuk memberikan koreksi langsung jika terdapat kekeliruan, seperti penggunaan air yang berlebihan atau anggota wudhu yang tidak terbasuh dengan sempurna. Pendekatan ini bertujuan agar siswa terbiasa disiplin dan khusyuk dalam menyiapkan diri sebelum menghadap Sang Pencipta melalui ibadah shalat.

Sugeng, selaku salah satu guru pendamping, memberikan komentar bahwa pembiasaan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter religius siswa sejak dini. "Wudhu adalah kunci sahnya shalat, maka kami harus memastikan anak-anak melakukannya dengan benar sesuai syariat. Kami tidak hanya menilai gerakan fisiknya, tapi juga menanamkan kesadaran bahwa kebersihan dan ketertiban adalah bagian penting dari iman," ungkap Sugeng di sela-sela kegiatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi rutinitas positif yang meningkatkan kualitas spiritualitas seluruh civitas akademika MIN 8 Gunungkidul. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Review Kisi-Kisi Ujian Madrasah DIY

 


Sleman ---- Guru mata pelajaran Akidah Akhlak dari MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, menghadiri kegiatan Review Kisi-Kisi Ujian Madrasah Jenjang MI Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) DIY. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (10/2/2026), bertempat di MIN 2 Sleman dengan agenda utama melakukan validasi terhadap instrumen ujian yang akan digunakan pada akhir tahun ajaran. Kehadiran Hamid Fitrianto merupakan bagian dari penugasan resmi untuk berkontribusi dalam tim ahli di tingkat provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, Hamid Fitrianto bergabung dalam Tim Reviewer mata pelajaran Akidah Akhlak bersama pendidik dari madrasah lain di bawah koordinasi Agus Sehono. Seluruh peserta diwajibkan membawa perlengkapan pendukung seperti laptop untuk menelaah secara mendalam setiap butir kisi-kisi agar sesuai dengan standar kurikulum yang berlaku. Proses review ini sangat penting guna memastikan bahwa soal ujian yang dihasilkan nantinya memiliki kualitas dan akurasi yang tinggi bagi seluruh siswa madrasah.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua K2MI DIY, Kasmad Rifangi, ini diharapkan dapat menghasilkan panduan ujian yang kredibel untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah se-DI Yogyakarta. Partisipasi aktif MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. (tna)

Selasa, 10 Februari 2026

GTK MIN 8 Gunungkidul Ikuti RAT Virtual Koperasi Tunas Harapan

 


Semanu ---- Keluarga besar GTK MIN 8 Gunungkidul turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tunas Harapan yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (9/2/2026). Kegiatan yang dimulai tepat pukul 12.00 WIB ini menjadi ajang penting bagi para pegawai negeri di lingkungan Kemenag Gunungkidul untuk meninjau kembali kinerja organisasi selama setahun terakhir. Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Koperasi yang membangkitkan jiwa korsa antaranggota.

Rangkaian acara diisi dengan sambutan inspiratif dari Purwata selaku Ketua Koperasi, Mukotip selaku Dewan Penasehat, serta Supartono dari Dinas Koperasi dan UKM yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini memberikan arahan strategis bagi koperasi agar tetap adaptif dan inovatif dalam melayani kebutuhan anggotanya di masa depan.

Memasuki sesi inti, rapat yang dipandu oleh Kepala KUA Girisubo fokus pada pemaparan laporan pengurus dan pengawas yang disampaikan secara transparan. Dialog interaktif pun terjadi saat para anggota memberikan tanggapan dan masukan konstruktif untuk rencana kerja tahun mendatang. Dengan berakhirnya RAT ini, Koperasi Tunas Harapan diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan fungsi kesejahteraan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi seluruh GTK dan pegawai di lingkungan Kemenag Kabupaten Gunungkidul. (tna)