Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Senin, 15 Desember 2025

Guru PJOK dan PAI MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapat Koordinasi Kependidikan

 


Wonosari --- Dua guru dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan (Guru PJOK) dan Hamid Fitrianto (Guru PAI), menghadiri rapat koordinasi kependidikan pada hari Kamis (11/12/2025). Acara yang berlangsung di MIN 4 Gunungkidul ini fokus pada penguatan wadah profesional guru madrasah ibtidaiyah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya serius untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempererat koordinasi antarguru mata pelajaran yang strategis.

Rapat koordinasi tersebut membahas isu penting mengenai restrukturisasi Kelompok Kerja Guru (KKG) di tingkat MI. Topik utama yang diangkat adalah rencana pembentukan KKG MI PJOK yang berdiri sendiri, serta pemisahan KKG Bahasa Arab dari KKG PAI. Pemisahan ini ditujukan agar pembinaan dan pengembangan kompetensi guru dapat berjalan lebih terfokus dan efektif sesuai dengan bidang masing-masing guru sehingga  menjamin peningkatan profesionalisme yang maksimal.

Rapat dipimpin oleh Laily Fauziah selaku Ketua KKMI. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi, komitmen, dan kerja sama yang solid dalam pengelolaan KKG. Beliau menegaskan bahwa KKG harus difungsikan sebagai forum utama untuk berbagi praktik baik, mengasah profesionalisme, dan secara kolektif memperkuat mutu pendidikan di madrasah.

Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, diharapkan segera terbentuk struktur dan mekanisme kerja KKG yang lebih tertata dan efektif. Penataan organisasi profesi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung dan meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya mata pelajaran PJOK, PAI, dan Bahasa Arab di seluruh madrasah ibtidaiyah. (tna)



Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Ikuti Rapat Evaluasi Program MBG SPPG Semanu 1

 


Semanu ---- Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan, mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Semanu 1 pada hari Kamis, (11/12/2025). Evaluasi ini bertujuan untuk meninjau secara menyeluruh pelaksanaan program MBG yang telah berjalan serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan gizi bagi para peserta didik di wilayah tersebut.

Rapat evaluasi ini mempertemukan perwakilan dari berbagai satuan pendidikan yang menjadi bagian dari program MBG. Total sembilan lembaga hadir dalam kegiatan ini, meliputi TK PKK Ngebrak, TK Masyithoh Munggi, TK Masyithoh Tunggul, SDN 3 Semanu, MIN 8 Gunungkidul, SLB Krida Mulia III, SD Ngeposari I, SD Ngeposari II, dan SD Tunggaknongko. Kehadiran perwakilan dari berbagai jenjang pendidikan ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menyukseskan penyediaan gizi yang optimal.

Sesi inti rapat diisi oleh paparan teknis dari Nanda, selaku ahli gizi SPPG Semanu 1, yang menyampaikan evaluasi detail mengenai menu yang disajikan dan sejauh mana pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik tercapai. Selain itu, Andy dan Daffa, Kepala SPPG Semanu 1, juga turut memberikan arahan penting serta rencana tindak lanjut yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan perbaikan kualitas program MBG ke depannya.

Melalui partisipasi aktif Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul dalam rapat evaluasi ini, diharapkan koordinasi antara pihak sekolah dan SPPG Semanu 1 dapat semakin solid. Sinergi yang kuat ini menjadi kunci utama agar program MBG dapat berjalan secara optimal, memberikan dampak kesehatan dan tumbuh kembang yang maksimal bagi seluruh peserta didik di wilayah Semanu. (tna)

Kamis, 11 Desember 2025

Siswa MIN 8 Gunungkidul Jalani Tes Kebugaran

 


Semanu --- Puskesmas Semanu 1 bekerja sama dengan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan tes kebugaran jasmani bagi siswa pada Kamis, (11/12/2025). Bertempat di lapangan belakang madrasah, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6. Pelaksanaan tes ini bertujuan utama untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani para siswa, yang nantinya akan menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi aktivitas fisik yang tepat bagi anak, serta sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pengaruh kegiatan kesehatan olahraga terhadap peserta didik. Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan, turut aktif membantu kelancaran pelaksanaan tes tersebut.

Proses tes kebugaran ini melibatkan beberapa tahapan standar. Peserta memulai kegiatan dengan melakukan pemanasan yang dipandu, kemudian setiap peserta berdiri di belakang garis start. Inti dari tes ini adalah peserta diminta untuk berjalan cepat atau jogging dengan kecepatan konstan menuju garis finish. Pencatatan waktu yang akurat dilakukan mulai dari saat peserta memulai start hingga mereka berhasil mencapai garis akhir. Setelah menyelesaikan lari/jogging, peserta kemudian melakukan gerakan pendinginan untuk memulihkan kondisi tubuh. Langkah-langkah ini penting untuk mendapatkan data kebugaran yang valid sekaligus memastikan keamanan siswa selama mengikuti kegiatan fisik.

Koordinator Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MIN 8 Gunungkidul, Ayu Nurhidayati, menyambut baik inisiatif dari Puskesmas Semanu 1 ini. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Dengan mengetahui tingkat kebugaran mereka, kami jadi memiliki data konkret untuk merancang program UKS dan kegiatan fisik yang lebih efektif," ujar Ayu. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara madrasah dan Puskesmas dalam memprioritaskan kesehatan dan kebugaran jasmani siswa menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan aktif. (tna)




Siswa MIN 8 Gunungkidul Ikuti Asesmen Moderasi Beragama

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul sukses melaksanakan Asesmen Moderasi Beragama (AMB) secara serentak bersama madrasah lain di Kabupaten Gunungkidul pada hari Kamis, (11/12/2025). Asesmen ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IV, V, dan VI, yang berjumlah 96 siswa. Guna menjamin efisiensi dan adaptasi teknologi digital, pelaksanaan AMB dilakukan dengan memanfaatkan ponsel pintar pribadi (masing-masing) siswa untuk mengakses 20 butir soal asesmen melalui platform daring Google Form. Metode ini dipilih untuk memudahkan koordinasi, mempercepat proses penilaian, dan membiasakan siswa dengan sistem ujian berbasis komputer.

Pelaksanaan AMB ini merupakan langkah strategis Kementerian Agama untuk mengukur dan memperkuat pemahaman serta sikap moderat siswa terhadap empat pilar utama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Sugeng, salah satu guru agama di MIN 8 Gunungkidul, menyambut baik inisiatif ini. Menurut beliau, proses digitalisasi asesmen tidak mengurangi esensi dari nilai yang diukur. "Penggunaan Google Form sangat praktis, dan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan yang moderat dapat diajarkan serta diukur melalui cara-cara modern. Kami berharap hasil asesmen ini menjadi peta bagi madrasah untuk meningkatkan pendidikan karakter dan wawasan keagamaan siswa," ujar Sugeng.

Dengan lancarnya pelaksanaan AMB yang berbasis teknologi ini, MIN 8 Gunungkidul menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muslim yang cerdas, adaptif terhadap teknologi, sekaligus memiliki pemahaman agama yang inklusif dan moderat. (tna)




Senin, 08 Desember 2025

Latih Kreativitas dan Kekompakan, MIN 8 Gunungkidul Gelar Fun Game Estafet Gambar

 


Semanu --- Semangat Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 disambut meriah oleh seluruh keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul. Sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 39 Tahun 2025 yang menginstruksikan pelaksanaan kegiatan di satuan kerja masing-masing, MIN 8 Gunungkidul mengadakan Fun Game Kelas Bawah di halaman madrasah pada Senin, (8/12/2025).

Fun Game kali ini dikhususkan bagi siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 3, dengan mengangkat jenis permainan yang mengasah kreativitas dan komunikasi, yaitu Estafet Gambar. Setiap kelas mengirimkan 6 perwakilan untuk berkompetisi. Permainan ini menantang para siswa untuk menyampaikan pesan atau objek melalui gambar secara berantai, menguji seberapa baik mereka bekerja sama dan memahami instruksi visual.

Kegiatan yang berlangsung ceria dan edukatif ini dipimpin langsung oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Hajir Anas Fauzan. Melalui Fun Game Estafet Gambar, para siswa kelas bawah tidak hanya berolahraga fisik, tetapi juga mengembangkan kemampuan motorik halus, daya imajinasi, dan keterampilan komunikasi non-verbal. Acara ini sukses membawa keceriaan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam menyongsong peringatan HAB ke-80 Kemenag. (tna)




Tak Hanya Fisik, MIN 8 Gunungkidul Uji Ketangkasan Berpikir dalam Lomba Estafet Perkalian

 


Semanu ---- Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI Tahun 2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menggelar berbagai kegiatan, salah satunya adalah Fun Game Kelas Atas yang dilaksanakan di halaman madrasah pada Senin, (8/12/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 39 Tahun 2025 yang mengimbau seluruh satuan kerja untuk mengadakan kegiatan di unit masing-masing.

Fun Game kali ini dirancang untuk menguji kecepatan berpikir dan kekompakan tim melalui permainan yang unik, yakni Estafet Perkalian Matematika. Lomba ini melibatkan siswa dari kelas atas, yaitu kelas 4, kelas 5, dan kelas 6, di mana masing-masing kelas mengirimkan 5 perwakilan terbaiknya. Seluruh rangkaian permainan dipandu oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Hajir Anas Fauzan, yang memastikan permainan berjalan meriah dan menjunjung tinggi sportivitas.

Setelah melalui persaingan yang ketat dan penuh strategi, tim perwakilan dari Kelas 5 berhasil menunjukkan kombinasi kecerdasan dan kecepatan terbaik, mengungguli Kelas 4 dan Kelas 6, dan akhirnya dinobatkan sebagai pemenang lomba estafet perkalian matematika ini. Kegiatan fun game ini sukses memadukan unsur pendidikan, olahraga, dan rekreasi, sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa dalam rangka menyambut momentum Hari Amal Bhakti Kemenag yang penuh makna. (tna)

Sambut HAB Ke-80 Kemenag RI, MIN 8 Gunungkidul Gelar Senam Sehat Bersama

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan senam sehat bersama pada Senin, (8/12/2025). Kegiatan kebugaran ini dilaksanakan di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Pelaksanaan senam ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pedoman Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Sesuai dengan imbauan kepada seluruh unit dan satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, MIN 8 Gunungkidul turut menyemarakkan HAB dengan menjaga kesehatan dan kebugaran bersama di lingkungan kerja masing-masing.

Senam sehat dipimpin dengan semangat oleh Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan. Gerakan senam yang dinamis dan ceria mampu membangkitkan semangat dan meningkatkan kebugaran seluruh peserta. Menurut Anas, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antara warga madrasah dalam menyambut peringatan HAB ke-80 Kemenag yang akan datang. (tna)



Wujudkan Empati, MIN 8 Gunungkidul Galang Donasi untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul melanjutkan aksi kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan melaksanakan penggalangan donasi. Kegiatan kemanusiaan ini digelar di halaman madrasah pada Senin, (8/12/2025), tepat setelah selesainya acara doa bersama dan pembiasaan pagi. Seluruh komponen madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan (tendik), menunjukkan antusiasme tinggi dalam aksi solidaritas ini.

Penggalangan donasi dilakukan dengan cara yang tertib. Seluruh siswa, guru, dan tendik berbaris rapi di halaman, kemudian sebuah kotak donasi secara bergantian diedarkan oleh salah seorang siswa. Aksi ini bertujuan untuk memupuk jiwa sosial dan empati sejak dini di kalangan siswa. Para siswa dengan ikhlas menyisihkan uang jajan mereka, sementara para guru dan tendik turut memberikan sumbangan terbaik untuk meringankan beban penderitaan saudara sebangsa di Sumatera yang kehilangan harta benda dan tempat tinggal akibat musibah.

Ischak Yama Amalia, selaku guru mata pelajaran agama di MIN 8 Gunungkidul, memberikan tanggapan positif atas inisiatif ini. Beliau menyampaikan, "Penggalangan donasi ini adalah tindak lanjut nyata dari doa yang telah kita panjatkan. Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa Islam mewajibkan kita untuk peduli, bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan perbuatan. Semoga donasi yang terkumpul, sekecil apa pun nilainya, dapat menjadi penawar luka dan mempermudah pemulihan bagi para korban bencana." (tna)




MIN 8 Gunungkidul Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

 


Semanu --- Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menunjukkan solidaritas tinggi terhadap musibah yang menimpa saudara sebangsa di Sumatera. Madrasah tersebut menggelar doa bersama untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara khidmat ini dilaksanakan di halaman madrasah pada Senin, (8/12/2025), segera setelah kegiatan pembiasaan pagi, yaitu salat Duha dan pembacaan Asmaul Husna. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan sebagai wujud kepedulian.

Doa bersama dipimpin oleh salah satu guru, Gunawan, yang mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa terbaik bagi para korban. Doa dipanjatkan agar para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini, serta memohon pertolongan Allah SWT agar bencana segera berakhir dan proses pemulihan dapat berjalan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa untuk belajar tentang pentingnya empati, toleransi, dan kepedulian sosial terhadap sesama, sesuai dengan ajaran agama.

Triana Erningsih, selaku salah guru mata pelajaran agama di MIN 8 Gunungkidul, turut memberikan komentarnya. Beliau menyatakan, "Kegiatan doa bersama ini adalah bentuk konkret implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain mengumpulkan donasi, mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah adalah kekuatan spiritual tertinggi yang kita miliki. Semoga Allah SWT menerima doa kita dan meringankan beban penderitaan mereka." (tna)

 



Dua PPPK MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pembinaan di Lantai Dasar Masjid Al- Ikhlas

 


Wonosari ---- Dua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul, Husni Dramawati dan Aris Budi Santoso, menghadiri undangan pembinaan dan penyerahan buku rekening gaji di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, (4/12/2025). Acara dibuka oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kankemenag, Faqih Somadi, yang mengucapkan selamat dan menekankan pentingnya mensyukuri nikmat rezeki. Beliau menyampaikan tiga cara mensyukuri nikmat rezeki: memperbanyak sedekah (soraqoh), menabung atau investasi untuk masa depan, dan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang amanah agar rezeki yang diterima menjadi berkah. Beliau juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya apapun terkait penerimaan gaji maupun kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag.

Selanjutnya, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Gunungkidul, Muhammad Sudiyono, memberikan sambutan dan edukasi keuangan, menyarankan para PPPK untuk mulai merencanakan masa depan, salah satunya dengan membuka Tabungan Haji. Acara inti kemudian berupa pemberian buku rekening BSI kepada para PPPK dan aktivasi aplikasi BSI Byond untuk kemudahan transaksi.

Pihak BSI juga memberikan pembinaan mengenai investasi dengan menawarkan produk tabungan emas yang dapat dibeli melalui aplikasi Byond. Sebagai bentuk dorongan, diadakan undian berhadiah khusus bagi peserta yang langsung memanfaatkan kesempatan untuk membeli tabungan emas saat acara berlangsung. Dengan bekal buku rekening dan pembinaan ini, Husni Dramawati dan Aris Budi Santoso kini siap menerima hak gaji mereka dengan harapan keberkahan dan kemampuan mengelola keuangan secara bijak. (tna)

Jumat, 05 Desember 2025

MIN 8 Gunungkidul Sukses Laksanakan PKKM Tahunan

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul melaksanakan agenda rutin tahunan, yaitu Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM), pada Rabu, (3/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur akuntabilitas dan efektivitas kinerja kepala madrasah selama satu tahun kepemimpinan. Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, dinilai langsung oleh dua pengawas madrasah dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul, yaitu Purwata dan Wagiran.

Pelaksanaan PKKM diawali dengan sesi presentasi komprehensif oleh kepala madrasah. Dalam paparannya, Sri Hartati menyajikan profil dirinya, profil madrasah secara umum, serta memaparkan seluruh program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Sesi ini menjadi pembuka untuk memberikan gambaran utuh kepada tim penilai mengenai capaian dan inovasi yang telah dilakukan di MIN 8 Gunungkidul.

Proses penilaian kemudian dilanjutkan dengan verifikasi mendalam terhadap seluruh bukti dukung (dokumen dan fisik) yang berkaitan dengan kinerja kepala madrasah. Penilaian tahunan ini mencakup lima aspek utama yang menjadi tolok ukur, yaitu: Kepribadian dan Sosial, Kewirausahaan, Profesional, Manajerial, dan Kontrak Prestasi. Semua bukti dukung tersebut disajikan secara terperinci di hadapan pengawas.

Dalam sesi penyajian dan verifikasi dokumen, kepala madrasah dibantu penuh oleh dua guru yang bertindak sebagai tim pendukung, yaitu Rumiyatun Rohassanah dan Hamid Fitrianto. Dengan adanya PKKM ini, diharapkan kinerja kepala madrasah dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan, sehingga mutu pendidikan dan layanan di MIN 8 Gunungkidul dapat terus terjaga dan semakin berkualitas di masa mendatang. (tna)

Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Perkuat Tim Futsal Kemenag Gunungkidul Raih Juara 3 HAB ke-80

 


Yogyakarta ---- Kabar membanggakan datang dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul setelah tim futsal mereka sukses meraih Juara 3 dalam Turnamen Futsal Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, (3/12/2025). Salah satu pilar penting yang memperkuat tim Kankemenag Gunungkidul adalah Hajir Anas Fauzan, seorang Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul. Kehadiran beliau membuktikan kontribusi aktif tenaga pendidik madrasah dalam ajang olahraga di lingkungan Kemenag DIY.

Turnamen ini diikuti oleh enam tim, di mana Kankemenag Gunungkidul tergabung dalam Grup A bersama Kankemenag Kota Yogyakarta dan Kankemenag Bantul. Berkat permainan yang penuh semangat dan strategi yang solid, tim Kankemenag Gunungkidul mampu menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil melaju hingga babak penentuan juara.

Pada laga perebutan Juara 3, tim futsal Kankemenag Gunungkidul berhadapan dengan Kankemenag Kulonprogo. Pertandingan berlangsung sengit, diwarnai dengan adu taktik dan fisik yang seimbang, hingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti. Dengan ketenangan dan kekompakan yang terjalin erat, tim Kankemenag Gunungkidul berhasil memenangkan adu penalti, sekaligus memastikan posisi di podium ketiga.

Prestasi ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, serta kekompakan seluruh pemain dan official tim. Diharapkan, pencapaian ini dapat menjadi motivasi besar bagi Kankemenag Gunungkidul untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat sportivitas dalam setiap kompetisi yang akan datang. (tna)

Selasa, 02 Desember 2025

MIN 8 Gunungkidul Ikuti Rapimleng Persiapan HAB Kemenag ke 80

 


Wonosari ---- Sugeng, salah satu guru dari MIN 8 Gunungkidul, mewakili kepala madrasah dalam Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) yang diselenggarakan di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada Senin (1/12/2025). Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Mukotip, Kepala Kemenag Kabupaten Gunungkidul, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta perwakilan madrasah dan KUA se-Kabupaten Gunungkidul. Acara ini menjadi forum utama untuk menyampaikan kebijakan strategis menjelang akhir tahun anggaran dan persiapan agenda besar Kemenag berikutnya.

Dalam arahannya, Mukotip menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Gunungkidul. Himbauan tersebut berfokus pada penegakan integritas dan moralitas, khususnya agar seluruh ASN tidak terlibat dalam kasus judi online (judol) dan narkoba. Penekanan pada larangan ini menunjukkan komitmen Kemenag Gunungkidul dalam menjaga citra institusi serta memastikan seluruh pegawai bekerja dengan profesionalisme dan menjauhi perilaku yang merusak disiplin dan hukum.

Selain penegasan integritas ASN, Rapimleng juga membahas secara rinci persiapan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80. Berbagai rangkaian kegiatan besar telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan ini, antara lain pelaksanaan upacara bendera di tujuh zona, lomba-lomba olahraga dan menyanyi, serta jalan sehat kerukunan. Kegiatan lain yang bersifat religius dan sosial seperti bakti sosial, membaca Al-Quran, dan mujahadah juga akan digelar, mencerminkan semangat kerukunan dan pelayanan kemenag kepada masyarakat. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pengarahan dari Kasi Kurikulum Terkait E-Ijazah

 


Yogyakarta ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, didampingi dua guru, Hamid Fitrianto dan Rumiyatun Rohassanah, menghadiri evaluasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah yang diselenggarakan di Hotel New Shapire pada Senin (1/12/2025). Agenda penting ini menjadi wadah untuk meninjau kembali progres revitalisasi dan memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi akhir tahun pelajaran. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan krusial dari Anita Isdarmini, Kepala Seksi Kurikulum di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY, yang menekankan pentingnya akurasi dan kesiapan data siswa kelas akhir.

Pembekalan yang disampaikan oleh Anita Isdarmini secara khusus menyoroti jadwal penarikan data akhir ijazah siswa kelas akhir yang akan dimulai pada Rabu, (10/12/2025). Ditegaskan bahwa setelah tanggal tersebut, tidak boleh ada lagi mutasi siswa, karena seluruh data ijazah akan disinkronkan secara ketat dengan Raport Digital Madrasah (RDM). Proses ini berarti E-Ijazah siswa nantinya akan ditarik langsung dari data yang telah terintegrasi di RDM, menjadikan keakuratan data di RDM sebagai kunci utama penerbitan ijazah yang sah. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Bersama Dua Guru Ikuti Evaluasi PHTC Revitalisasi Madrasah

 


Yogyakarta ---- Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul, Sri Hartati, bersama dua guru, Rumiyatun Rohassanah dan Hamid Fitrianto, menghadiri evaluasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah di Hotel New Shapire, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memantau kemajuan revitalisasi sarana dan prasarana madrasah. Dalam sambutannya, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pranomo, melaporkan bahwa progres pembangunan fisik secara rata-rata telah mencapai di atas 80%. Meskipun demikian, Sidik Pranomo memberikan catatan penting, terutama mengenai masalah teknis seperti perbedaan warna cat pada bangunan, dan berharap PHTC dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan secara menyeluruh.

Ketua Tim Kelembagaan dan Sarpras, Abdu Naim, menambahkan bahwa fokus PHTC ditujukan pada madrasah yang memiliki fasilitas perpustakaan dan laboratorium. Ia secara spesifik meminta agar ruang perpustakaan harus sudah diselesaikan pengerjaannya pada minggu tersebut. Abdu Naim juga menyatakan bahwa secara umum progres yang dicapai DIY menempati posisi yang baik, namun ia mengakui bahwa peringkat progres DIY masih berada di bawah posisi teratas hingga saat evaluasi dilakukan, sehingga peningkatan dan penyelesaian pekerjaan perlu digenjot.

Menutup sesi evaluasi, Abdu Naim mengingatkan seluruh madrasah yang terlibat untuk segera menyiapkan bahan evaluasi tahap akhir. Setiap madrasah diminta untuk membuat catatan rinci mengenai semua item pekerjaan yang belum selesai atau yang tidak dikerjakan sama sekali, sebagai bahan pertimbangan dan tindak lanjut. Hal ini mencakup detail penting terkait keselamatan dan kelengkapan fasilitas, seperti contohnya jika ada kondisi dinding pagar yang hampir roboh untuk memastikan semua aspek revitalisasi terlaksana dengan baik dan tuntas. (tna)



Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri Upacara Peringatan Hari KORPRI

 


Playen ---- MIN 8 Gunungkidul mengirimkan dua perwakilan guru, Dewi Susilowati dan Hajir Anas Fauzan, untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diselenggarakan di Landasan Udara Gading, Gunungkidul, pada Senin, (1/12/2025). Upacara ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Gunungkidul. Peringatan tahun ini mengusung tema "Bersatu Berdaulat Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju," yang menekankan peran penting ASN sebagai perekat bangsa dan motor penggerak pembangunan.

Dalam upacara tersebut, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh anggota KORPRI, termasuk para guru, untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah dan negara. Kehadiran perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul dalam acara ini menegaskan komitmen madrasah sebagai bagian integral dari pemerintahan dalam mendukung visi dan misi KORPRI sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. (tna)