Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Jumat, 29 Mei 2026

Apresiasi Prestasi Karate Tingkat DIY, Dua Siswi MIN 8 Gunungkidul Terima Bantuan dari Kemenag

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Kebahagiaan dan rasa bangga kembali menyelimuti keluarga besar MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 29 Mei 2026. Madrasah ini menggelar acara penyerahan bantuan siswa berprestasi yang bersumber dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul. Bantuan ini diberikan sebagai wujud apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas torehan prestasi luar biasa yang berhasil diraih oleh dua siswi terbaik MIN 8 Gunungkidul dalam ajang Kejuaraan Karate Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 yang berlangsung di Auditorium PGRI Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Kegiatan inti penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di MIN 8 Gunungkidul dan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Sri Hartati. Bantuan apresiasi ini diserahkan secara simbolis kepada Syaifa, yang sukses menyabet trofi Juara 2 kategori Pra Pemula Kata Perorangan Sabuk Putih-Kuning Putri. Selain itu, penghargaan serupa juga diserahkan kepada Mihrima yang tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai Juara 1 pada kategori Pra Pemula Kata Perorangan Sabuk Putih-Kuning Putri. Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh jajaran guru dengan penuh rasa haru dan bangga.

Ibu Sri Hartati selaku Kepala MIN 8 Gunungkidul menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya agar penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa. "Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi gemilang yang ditorehkan oleh ananda Syaifa dan Mihrima di tingkat provinsi. Bantuan dari Kemenag Gunungkidul ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah sangat memperhatikan dan mendukung penuh bakat serta potensi anak-anak madrasah, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga karate ini. Semoga penghargaan ini dapat memotivasi Syaifa, Mihrima, dan seluruh siswa MIN 8 Gunungkidul lainnya untuk terus rajin berlatih, disiplin, dan pantang menyerah dalam mengukir prestasi," pungkas beliau dengan penuh senyuman. (ans)

Tebar Keberkahan Idul Adha, MIN 8 Gunungkidul Bagikan Daging Qurban ke TK dan RA se-Kecamatan Semanu

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan secara nyata oleh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul dalam momentum Hari Raya Idul Adha. Pada Jumat, 29 Mei 2026, madrasah ini menggelar aksi sosial dengan membagikan paket daging qurban kepada sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) yang tersebar di wilayah Semanu. Kegiatan ini menjadi agenda lanjutan pasca-penyembelihan hewan qurban di madrasah, dengan tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat syiar Islam, sekaligus menjalin kemitraan yang harmonis dengan lembaga pendidikan anak usia dini di sekitarnya.

Kegiatan inti dari aksi sosial ini adalah penyerahan paket daging qurban yang didistribusikan langsung kepada perwakilan dari beberapa lembaga penerima. Di antara sekolah yang menerima penyaluran qurban tahun ini adalah RA Ngeposari, TK Tunggul, TK Munggi, RAM Kangkung, RAM Semuluh, dan RA Sokokerep. Prosesi penyerahan simbolis berlangsung dengan penuh kehangatan di MIN 8 Gunungkidul, dilakukan langsung oleh Kepala Madrasah, Ibu Sri Hartati, kepada masing-masing perwakilan guru dari TK dan RA yang hadir memenuhi undangan.

Ibu Sri Hartati selaku Kepala MIN 8 Gunungkidul mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan eksternal ini. "Alhamdulillah, berkat kelimpahan berkah qurban tahun ini, termasuk adanya dukungan kemitraan yang baik, MIN 8 Gunungkidul dapat memperluas jangkauan distribusi daging qurban hingga ke lembaga TK dan RA di Semanu. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha sekaligus mengenalkan lingkungan madrasah kami kepada lembaga-lembaga sekitar. Semoga paket qurban yang tidak seberapa ini dapat membawa manfaat, membawa keberkahan bagi anak-anak didik kita, dan memperkokoh ukhuwah di antara sesama pendidik madrasah dan sekolah umum," tutur beliau dengan ramah. (ans)

Tingkatkan Kompetensi Guru, MIN 8 Gunungkidul Terima 2 Ekor Kambing dari BMT Dana Insani

 

GUNUNGKIDUL – Berkah Hari Raya Idul Adha bagi MIN 8 Gunungkidul terus mengalir melalui jalur kemitraan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pada Jumat, 29 Mei 2026, madrasah ini menerima dua ekor kambing dari pihak BMT Dana Insani. Penerimaan hewan ini merupakan tindak lanjut sekaligus apresiasi atas partisipasi aktif perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul yang telah mengikuti pelatihan teknik penyembelihan hewan secara syar'i dan higienis pada hari Kamis lalu, yang diselenggarakan atas kerja sama dengan lembaga keuangan syariah tersebut.

Kegiatan inti dalam rangkaian acara ini dimulai dari proses penyembelihan kedua ekor kambing tersebut langsung di lokasi pelatihan sebagai bentuk ujian praktik dan implementasi ilmu yang didapat. Setelah proses penyembelihan selesai, daging utuh beserta jeroan langsung dibawa menuju MIN 8 Gunungkidul. Di madrasah, seluruh komponen tersebut segera dibersihkan dari kulitnya, dipotong-potong, dan diolah secara gotong royong oleh para guru untuk melengkapi hidangan qurban yang dibagikan kepada seluruh warga madrasah.

Bapak Sugeng, selaku salah satu guru senior MIN 8 Gunungkidul yang menjadi peserta pelatihan, mengungkapkan rasa syukur dan pentingnya kegiatan edukatif seperti ini. "Pelatihan hari Kamis kemarin memberikan kami wawasan yang sangat berharga mengenai tata cara penyembelihan yang benar sesuai syariat islam dan aspek kesehatan hewan. Alhamdulillah, hasil dari keikutsertaan tersebut, MIN 8 Gunungkidul dipercaya menerima dua ekor kambing dari BMT Dana Insani. Praktik langsung menyembelih di lokasi dan membawa hasilnya ke madrasah hari ini menjadi pengalaman yang luar biasa demi meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah qurban di lingkungan kita," tutur beliau penuh semangat. (ans)

Rayakan Idul Adha dengan Kebersamaan, MIN 8 Gunungkidul Sembelih 8 Ekor Kambing Qurban

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Nuansa penuh berkah dan kebersamaan menyelimuti lingkungan MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 29 Mei 2026. Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha, madrasah ini menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban yang diikuti oleh seluruh keluarga besar madrasah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjalankan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana edukasi keagamaan secara langsung bagi para siswa mengenai nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.

Kegiatan inti yang berlangsung sejak pagi hari ini adalah penyembelihan 8 ekor kambing qurban, termasuk di antaranya hewan qurban yang diperoleh dari kemitraan antar-madrasah sebelumnya. Kerja sama yang solid antar-pendidik terlihat jelas dalam pembagian tugas yang rapi; proses penyembelihan dan pengulitan hewan qurban dilakukan sepenuhnya oleh bapak-bapak guru. Selanjutnya, giliran ibu-ibu guru dan pegawai perempuan yang memotong, menimbang, hingga memasak daging qurban tersebut menjadi hidangan siap saji untuk kemudian dibagikan secara merata kepada seluruh siswa MIN 8 Gunungkidul agar dapat dinikmati bersama di lingkungan madrasah.

Bapak Hamid, selaku Koordinator Qurban MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh prosesi penyembelihan dan pendistribusian tahun ini. "Alhamdulillah, berkat kekompakan dan gotong royong seluruh bapak dan ibu guru, penyembelihan 8 ekor kambing ini dapat berjalan dengan cepat, bersih, dan lancar. Kami sangat bahagia melihat antusiasme anak-anak saat menerima dan menikmati masakan hasil qurban ini bersama-sama. Harapan kami, melalui momen qurban ini, kita semua dapat mengambil hikmah untuk terus meningkatkan rasa kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi kemajuan MIN 8 Gunungkidul," pungkas beliau. (ans)



Tingkatkan Kompetensi Syar'i, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban di BMT Dana Insani

                                       

GUNUNGKIDUL – Guna memastikan pelaksanaan ibadah qurban berjalan sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan, dua guru perwakilan MIN 8 Gunungkidul mengikuti pelatihan penyembelihan hewan qurban pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan produktif ini diselenggarakan di aula BMT Dana Insani Wonosari. Pelatihan ini menjadi sangat krusial mengingat keterampilan menyembelih yang benar tidak hanya menjamin keabsahan ibadah secara fikih, tetapi juga berpengaruh pada kualitas daging yang akan dikonsumsi oleh masyarakat dan warga madrasah.

Kegiatan inti dari pelatihan ini berfokus pada pembekalan materi teoritis dan pengenalan teknik praktis seputar manajemen pra-penyembelihan, teknik merobohkan hewan yang aman dan berprikemanusiaan, hingga teknik menyembelih cepat sekali sayatan. Seluruh materi tersebut dikupas tuntas oleh narasumber ahli, Bapak Iman Hidayat, yang membagikan standar operasional penyembelihan yang halal dan higienis. Dalam kesempatan ini, MIN 8 Gunungkidul mendelegasikan dua guru seniornya, yaitu Bapak Sugeng dan Bapak Hamid, untuk menyerap ilmu tersebut agar nantinya dapat diimplementasikan langsung di madrasah.

Bapak Hamid, selaku salah satu peserta pelatihan dari MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas ilmu praktis yang didapatkan dari agenda ini. "Pelatihan bersama Bapak Iman Hidayat ini membuka mata kami bahwa menyembelih hewan qurban tidak boleh asal potong. Ada adab, doa, dan teknik khusus yang harus dijaga agar hewan tidak stres dan dagingnya tetap halal serta thoyyib. Insyaallah, ilmu yang saya dan Pak Sugeng dapatkan hari ini akan langsung kami praktikkan pada agenda penyembelihan di MIN 8 Gunungkidul esok hari, sekaligus menjadi bahan edukasi bagi rekan-rekan guru lainnya," ungkap beliau dengan penuh optimisme. (ans)

Selasa, 26 Mei 2026

Apresiasi Prestasi, Tim Drumband Serahkan Rentetan Piala Kejurkab Kepada Kepala MIN 8 Gunungkidul

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai riuh tepuk tangan warga MIN 8 Gunungkidul pada Senin, 25 Mei 2026. Momentum upacara bendera hari Senin sengaja dilanjutkan dengan agenda khusus, yaitu penyerahan piala hasil kejuaraan drumband secara resmi dari para siswa kepada pihak madrasah. Seluruh piala yang berhasil diboyong dari ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) PDBI Gunungkidul di GOR Siyono dua hari lalu dipamerkan di hadapan seluruh peserta upacara sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan luar biasa para atlet cilik tersebut.

Kegiatan inti dari acara ini adalah penyerahan deretan trofi bergengsi oleh perwakilan siswa dari tim drumband kepada Kepala MIN 8 Gunungkidul, Ibu Sri Hartati. Adapun piala yang diserahkan meliputi Trofi Juara I Analisa Musik, Juara I Gitapati, Juara I Showmanship, Juara I Colorguard, Juara 1 Mayoret, serta Trofi Juara 3 untuk Kategori Display HTS secara keseluruhan. Penyerahan ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara bakat siswa, bimbingan pelatih, serta dukungan penuh madrasah dalam melejitkan potensi non-akademik siswa.

Ibu Sri Hartati tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya saat menerima deretan piala tersebut dari tangan anak didiknya. "Saya atas nama pribadi dan madrasah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anak tim drumband, tim pelatih, serta bapak ibu guru yang mendampingi. Walaupun kita sempat terkena kendala teknis penalti poin yang membuat kita finis sebagai Juara 3 Display dan melewatkan Juara Umum, bagi kami anak-anak tetaplah sang juara sejati karena berhasil mendominasi Juara 1 di hampir seluruh lini utama. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menghalangi kita untuk bersinar, dan semoga ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus mengukir prestasi," pungkas beliau dengan penuh semangat. (ans)

Sambut ASAT 2026, Siswa MIN 8 Gunungkidul Diajak Tingkatkan Disiplin dan Belajar Melalui Upacara Bendera

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Semangat baru mengawali aktivitas pekan ini di lingkungan MIN 8 Gunungkidul melalui pelaksanaan upacara bendera hari Senin yang berlangsung khidmat pada 25 Mei 2026. Bertempat di lapangan utama madrasah, seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 5, beserta jajaran guru dan pegawai, berbaris rapi mengikuti setiap rangkaian upacara dengan tertib. Kegiatan rutin ini menjadi sarana penting untuk menanamkan jiwa nasionalisme serta memberikan arahan langsung kepada siswa sebelum memulai proses belajar mengajar.

Bertindak sebagai pembina upacara pada kesempatan kali ini adalah salah satu guru senior MIN 8 Gunungkidul, Bapak Sugeng. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan dua poin penting yang harus menjadi fokus utama seluruh siswa saat ini. Pertama, beliau menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara matang, baik fisik maupun mental, guna menyambut Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) 2026 yang sudah di depan mata. Kedua, beliau memberikan evaluasi dan penguatan terkait kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan pembiasaan pagi, seperti Asmaul Husna dan salat dhuha berjamaah yang menjadi ciri khas keunggulan madrasah.

Seusai pelaksanaan upacara, Bapak Sugeng memberikan keterangan terkait pesan-pesan yang disampaikannya di atas mimbar. "ASAT 2026 tinggal menghitung hari, oleh karena itu saya mengingatkan anak-anak untuk mulai mengurangi waktu bermain dan lebih giat mengulang pelajaran di rumah. Namun, kecerdasan akademik tersebut harus berjalan beriringan dengan karakter yang baik. Kedisiplinan dalam pembiasaan pagi di madrasah adalah fondasi utama untuk membentuk akhlak mereka. Saya berharap, melalui momentum upacara hari ini, anak-anak kelas 1 sampai 5 bisa lebih terpacu untuk disiplin waktu dan menjaga semangat belajarnya hingga ujian selesai nanti," tutur beliau penuh harap. (ans)

Senin, 25 Mei 2026

Sabet Juara 3, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Antar Tim Kemenag Naik Podium di Turnamen Futsal Bethesda Wonosari Champions

 

GUNUNGKIDUL – Perjuangan tim futsal Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul dalam ajang Bethesda Wonosari Champions mencapai puncaknya pada Minggu, 24 Mei 2026. Memasuki hari kedua turnamen yang digelar di lapangan Kick Off Futsal, tim Kemenag Gunungkidul kembali mengandalkan performa impresif dari guru PJOK MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas. Kompetisi di fase gugur ini berlangsung dengan tensi yang jauh lebih tinggi dan menguras fisik, di mana tim-tim terbaik saling jegal demi memperebutkan takhta juara.

Langkah tim Kemenag Gunungkidul menuju babak final sempat terhenti di laga semifinal yang sengit, setelah harus mengakui keunggulan tim tangguh RS Panti Wilasa Citarum Semarang dengan skor akhir 4-1. Meski gagal menembus partai puncak, semangat juang Bapak Anas dan kawan-kawan tidak lantas padam. Pada laga perebutan juara ketiga, tim Kemenag Gunungkidul langsung bangkit dan tampil mengamuk menghancurkan lini pertahanan RS Panti Waluyo Solo dengan skor telak 6-2. Kemenangan meyakinkan ini mengunci posisi tim Kemenag sebagai Juara 3 dalam turnamen bergengsi tersebut.

Bapak Anas, selaku guru PJOK MIN 8 Gunungkidul sekaligus pilar tim Kemenag, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian dan kerja keras seluruh tim di hari penentuan ini. "Meskipun kami harus mengakui keunggulan RS Panti Wilasa Citarum di semifinal, saya sangat bangga dengan mentalitas teman-teman yang langsung bangkit di pertandingan kedua. Menang 6-2 melawan RS Panti Waluyo dan membawa pulang trofi Juara 3 adalah hasil yang luar biasa dan patut disyukuri. Turnamen dua hari ini sangat menguras energi, namun pengalaman berharga ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan menularkan semangat pantang menyerah ini kepada anak-anak didik di MIN 8 Gunungkidul," tutur beliau penuh semangat seusai penyerahan piala. (ans)

Tampil Memukau di GOR Siyono, Tim Drumband MIN 8 Gunungkidul Borong Juara 1 di Kejurkab PDBI 2026

GUNUNGKIDUL – Hari yang bersejarah sekaligus penuh dinamika diukir oleh tim drumband MIN 8 Gunungkidul dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband PDBI Gunungkidul yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Bertempat di GOR Siyono, para atlet cilik madrasah ini sukses menyuguhkan penampilan yang luar biasa menakjubkan di hadapan para juri dan penonton. Didampingi langsung oleh pelatih utama Bapak Rinto, jajaran bapak ibu guru, serta ratusan wali murid yang hadir memadati tribun, tim drumband MIN 8 Gunungkidul tampil penuh percaya diri dengan membawakan seluruh aransemen musik dan formasi display secara rapi, presisi, dan bertenaga.

Kerja keras dan latihan intensif tersebut membuahkan rentetan penghargaan bergengsi pada kategori Display HTS. Madrasah ini berhasil membawa pulang trofi Juara I Analisa Musik, Juara I Gitapati, Juara I Showmanship, Juara I Colorguard, serta Juara 1 Mayoret. Sayangnya, akibat adanya ketidaksesuaian teknis berupa kelebihan jumlah pemain pianika di lapangan, tim harus menerima konsekuensi penalti pemotongan sebesar 100 poin dari dewan juri. Akumulasi penalti tersebut memaksa tim utama harus puas menduduki peringkat Juara 3 pada kategori Display keseluruhan dan merelakan gelar Juara Umum Kejurkab tahun ini yang sebenarnya sudah berada di depan mata.

Rasa haru, bangga, sekaligus evaluasi mendalam terpancar dari wajah Ibu Ninik selaku koordinator ekstra drumband usai pengumuman kejuaraan. "Secara kualitas teknis, anak-anak tampil luar biasa dan terbukti kita menyapu bersih Juara 1 untuk Analisa Musik, Gitapati, Showmanship, hingga Colorguard. Namun, kami berjiwa besar menerima keputusan juri terkait penalti 100 poin karena kelebihan pemain pianika yang membuat kita finis di Juara 3 kategori Display dan gagal mengunci Juara Umum. Ini menjadi pelajaran berharga bagi tim pelatih untuk lebih teliti terhadap regulasi kuota pemain ke depan. Saya sangat berterima kasih atas perjuangan anak-anak, bapak ibu guru, serta dukungan luar biasa dari wali murid yang terus mendampingi hingga akhir," ungkap Ibu Ninik penuh dengan rasa syukur dan optimisme untuk kompetisi berikutnya. (ans)

 


Tampil Gemilang, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Bawa Tim Kemenag Lolos ke Semifinal Futsal Bethesda Wonosari Champions

GUNUNGKIDUL – Skuad futsal Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul tampil perkasa dalam ajang bergengsi Bethesda Wonosari Champions yang digelar di lapangan Kick Off Futsal pada Sabtu, 23 Mei 2026. Salah satu pilar penting di balik ketangguhan tim Kemenag ini adalah kontribusi aktif dari guru PJOK MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas, yang dipercaya memperkuat lini permainan tim. Kehadiran sang guru olahraga ini sukses memberikan warna dan suntikan energi positif di sepanjang jalannya turnamen yang berlangsung sengit tersebut.

Turnamen ini diikuti oleh delapan tim tangguh yang terbagi ke dalam dua grup. Tim Kemenag Gunungkidul sendiri berada di Grup A bersama RS Ngesti Waluyo (Parakan), RS Bethesda Lempuyangwangi (Yogyakarta), dan RS Panti Waluyo (Solo). Sementara di Grup B dihuni oleh RS Panti Wilasa Citarum (Semarang), RS Bethesda Wonosari (Gunungkidul), RS Emanuel Klampok (Banjarnegara), dan RS Panti Rahayu (Gunungkidul). Berkat strategi yang matang dan kerja sama tim yang solid, tim Kemenag berhasil menyapu bersih kemenangan di setiap pertandingan fase grup, sekaligus mengunci tiket untuk melaju ke babak semifinal yang akan digelar pada Minggu, 24 Mei 2026 esok hari.

Ditemui usai pertandingan penentu, Bapak Anas selaku guru PJOK MIN 8 Gunungkidul mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas hasil positif yang diraih hari ini. "Alhamdulillah, seluruh pertandingan hari ini bisa kami lalui dengan kemenangan berkat kerja keras dan kekompakan semua pemain di lapangan. Berkompetisi dengan tim-tim hebat dari berbagai rumah sakit antarwilayah ini tentu memberikan atmosfer yang luar biasa. Fokus kami sekarang adalah memulihkan fisik malam ini, karena perjuangan di babak semifinal besok pasti akan jauh lebih berat. Mohon doa restunya agar kami bisa terus konsisten dan membawa tim Kemenag Gunungkidul keluar sebagai juara," ungkap beliau dengan penuh optimisme. (ans)

Sabtu, 23 Mei 2026

Matangkan Persiapan Lomba Drumband, MIN 8 Gunungkidul Gelar Rapat Koordinasi Pembagian Tugas

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Manajemen MIN 8 Gunungkidul bergerak cepat untuk memastikan kesiapan total jelang keikutsertaan tim drumband madrasah dalam ajang kejuaraan kabupaten mendatang. Pada Jumat, 22 Mei 2026, jajaran guru, pegawai, dan tim teknis berkumpul di ruang rapat MIN 8 Gunungkidul untuk melaksanakan rapat koordinasi intensif. Rapat ini digelar pasca-pelaksanaan gladi bersih guna menyelaraskan langkah akhir dan memastikan seluruh aspek pendukung di luar teknis lapangan dapat berjalan tanpa kendala pada hari perlombaan.

Kegiatan inti dari rapat koordinasi ini difokuskan pada pembagian tugas secara mendetail bagi seluruh panitia internal yang terlibat. Agenda dipimpin langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Ibu Sri Hartati. Dalam rapat tersebut, dilakukan pemetaan tanggung jawab yang ketat, mulai dari seksi akomodasi dan transportasi siswa, tim medis, penanggung jawab konsumsi, manajemen kostum dan properti, hingga pengondisian wali murid yang akan ikut memberikan dukungan langsung di arena perlombaan GOR Siyono.

Ibu Sri Hartati selaku Kepala Madrasah memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta rapat agar bekerja sama secara totalitas. "Kerja keras anak-anak dalam berlatih dan mematangkan formasi harus kita imbangi dengan manajemen kepanitiaan yang solid dan rapi di belakang layar. Pembagian tugas hari ini bertujuan agar setiap guru dan pegawai tahu persis perannya, sehingga anak-anak bisa fokus 100 persen tampil maksimal tanpa perlu memikirkan hal teknis lainnya. Kami mohon komitmen dan sinergi dari seluruh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul agar misi kita membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama madrasah dapat terwujud," tutur beliau penuh optimisme. (ans)

Sambut Idul Adha, MTsN 3 Gunungkidul Serahkan Bantuan Hewan Qurban Satu Ekor Kambing ke MIN 8 Gunungkidul

 

GUNUNGKIDUL – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha, sinergi dan kepedulian antarlembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul kian kental terasa. Pada Jumat, 22 Mei 2026, berlangsung acara penyerahan bantuan satu ekor kambing dari MTsN 3 Gunungkidul kepada MIN 8 Gunungkidul. Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan ini dilaksanakan di kompleks MTsN 3 Gunungkidul dengan misi utama untuk saling mendukung dalam persiapan menyambut ibadah qurban di lingkungan madrasah ibtidaiyah tersebut.

Kegiatan inti penyerahan hewan qurban ini dilakukan secara langsung oleh Kepala MTsN 3 Gunungkidul, Bapak Sulaiman, S.Ag., kepada pihak MIN 8 Gunungkidul yang diwakili oleh Bapak Gunawan. Penyerahan satu ekor kambing ini diniatkan sebagai stimulan dan bantuan nyata guna memperluas jangkauan distribusi daging qurban bagi siswa-siswi ataupun warga sekitar madrasah yang membutuhkan. Langkah ini juga menjadi sarana edukasi keagamaan yang konkret mengenai pentingnya semangat berbagi dan ukhuwah islamiyah sejak usia dini.

Bapak Gunawan, selaku perwakilan penerima dari MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh madrasah tsanawiyah tersebut. "Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sulaiman dan seluruh keluarga besar MTsN 3 Gunungkidul atas bantuan hewan qurban ini. Amanah ini akan kami rawat dengan baik hingga hari penyembelihan nanti. Semoga kebaikan ini menjadi ladang pahala yang berkah bagi MTsN 3 Gunungkidul dan semakin mempererat tali silaturahmi serta kolaborasi antar-madrasah di Gunungkidul," ungkap beliau penuh rasa syukur. (ans)

Uji Kelincahan dan Kecepatan, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Ujian Praktik PJOK Shuttle Run

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Semangat sportivitas dan atmosfer kompetitif menyelimuti lapangan MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 22 Mei 2026. Siswa-siswi kelas 6 madrasah tersebut tengah berjuang menyelesaikan salah satu tahapan krusial dalam rangkaian ujian akhir, yaitu ujian praktik mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pengambilan nilai praktik ini dirancang untuk menguji performa fisik maksimal siswa, khususnya dalam aspek kelincahan dan koordinasi gerak tubuh setelah menempuh pembelajaran olahraga selama berada di bangku madrasah ibtidaiyah.

Kegiatan inti dari ujian praktik PJOK hari ini adalah pelaksanaan tes lari bolak-balik atau shuttle run. Dalam ujian ini, setiap siswa ditantang untuk memindahkan atau mengambil lima buah bola secara bolak-balik satu per satu pada lintasan lurus sepanjang 10 meter dengan secepat mungkin. Jalannya tes yang menguras energi dan konsentrasi tinggi ini dipandu serta diawasi secara ketat oleh duet pendidik madrasah, yaitu Bapak Anas selaku guru utama PJOK bersama Bapak Hamid yang turut mendampingi guna memastikan akurasi pencatatan waktu dan ketepatan teknik siswa.

Bapak Hamid memberikan komentar positif sekaligus apresiasi tinggi atas kegigihan yang ditunjukkan oleh para siswa di sepanjang jalannya tes. "Ujian shuttle run memindahkan lima bola dengan jarak 10 meter ini bukan perkara mudah karena membutuhkan kombinasi kecepatan, kelincahan mengubah arah, serta fokus yang stabil agar tidak kehilangan momentum. Alhamdulillah, anak-anak kelas 6 menunjukkan daya juang yang sangat luar biasa hari ini, mereka saling mendukung satu sama lain dengan penuh sportivitas. Kami berharap ketahanan fisik dan semangat pantang menyerah yang terbentuk di lapangan MIN 8 Gunungkidul ini bisa terus mereka bawa ke jenjang pendidikan selanjutnya," pungkas beliau. (ans)

Uji Ketahanan Fisik, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Jalani Ujian Praktik PJOK Sit-Up

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul kembali menunjukkan daya juang mereka dalam rangkaian ujian praktik pada Jumat, 22 Mei 2026. Kali ini, fokus ujian dialihkan pada penilaian kebugaran jasmani untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dipusatkan di area aula dan lapangan madrasah. Ujian ini menjadi salah satu komponen penilaian penting untuk mengukur tingkat kebugaran, kekuatan otot, serta ketahanan fisik para siswa menjelang kelulusan.

Kegiatan inti dari ujian praktik tersebut adalah tes kekuatan otot perut melalui gerakan sit-up yang dilakukan secara intensif selama 1 menit. Setiap siswa harus melakukan gerakan sit-up dengan teknik yang benar demi mendapatkan poin maksimal dalam batasan waktu yang telah ditentukan. Mengingat banyaknya jumlah siswa yang diuji, jalannya penilaian hari ini dipandu dan diawasi langsung oleh Bapak Hamid, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul yang dikerahkan untuk membantu menyukseskan agenda guru PJOK madrasah.

Bapak Hamid menyampaikan apresiasinya atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para siswa kelas 6 selama proses pengambilan nilai. "Tantangan melakukan sit-up selama satu menit penuh ini menuntut daya tahan fisik dan mental yang kuat dari anak-anak. Saya sangat bangga melihat mereka saling memberikan motivasi dan berjuang menampilkan performa terbaiknya dengan jujur. Semoga hasil dari ujian praktik ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi MIN 8 Gunungkidul tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fisik yang sehat dan bugar," pungkas beliau setelah mendampingi seluruh rangkaian tes. (ans)

Uji Ketangkasan dan Fokus, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Ujian Praktik PJOK Wall Pass Test

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Rangkaian ujian praktik bagi siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul memasuki salah satu materi yang paling menguras fisik dan konsentrasi pada Jumat, 22 Mei 2026. Bertempat di area lapangan madrasah, para siswa menghadapi ujian praktik untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Ujian ini dirancang untuk mengambil nilai psikomotorik akhir siswa sebelum mereka menyelesaikan masa pendidikan di jenjang madrasah ibtidaiyah.

Kegiatan inti dari ujian praktik PJOK hari ini adalah pelaksanaan wall pass test atau uji kemampuan lempar tangkap bola ke dinding. Dalam tes ini, setiap siswa kelas 6 diberikan waktu selama tepat 1 menit untuk melemparkan bola ke arah dinding dan menangkapnya kembali sebanyak mungkin secara konisten. Kegiatan yang menuntut koordinasi mata, tangan, dan kelincahan ini dipandu serta dinilai langsung oleh guru pengampu PJOK MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas.

Bapak Anas menyampaikan bahwa wall pass test dipilih karena menjadi indikator yang sangat baik untuk mengukur kemampuan motorik dasar anak. "Ujian ini tidak hanya menilai seberapa cepat mereka melempar, tetapi juga fokus, ketepatan, dan ketahanan fisik anak dalam batas waktu satu menit yang cukup intens. Alhamdulillah, anak-anak kelas 6 menunjukkan daya juang yang luar biasa dan sportivitas yang tinggi hari ini. Saya berharap kebiasaan bergerak aktif dan menjaga kebugaran jasmani ini tetap mereka terapkan demi mendukung kesehatan mereka di masa depan," pungkas beliau setelah mendata nilai seluruh siswa. (ans)


Kamis, 21 Mei 2026

Resmi Menyandang Status PNS, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelantikan di PLHUT

 


GUNUNGKIDUL – Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Dua guru terbaiknya, Ibu Dewi dan Bapak Anas, resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 21 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Gunungkidul ini diikuti oleh total 85 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bentukan Kemenag Gunungkidul yang kini bertransformasi penuh menjadi aparatur sipil negara.

Prosesi sakral ini dilaksanakan secara kombinasi (hybrid). Agenda diawali dengan pembukaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY via Zoom Meeting oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Bapak H. Abd. Su'ud, S.Ag., M.S.I., serta Kepala Kanwil Kemenag DIY, Bapak Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Rangkaian acara kemudian tersambung langsung secara nasional melalui Zoom dengan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk prosesi pengambilan sumpah jabatan. Setelah prosesi pusat selesai, kegiatan di dalam gedung PLHUT dilanjutkan secara luring dengan agenda pembinaan pegawai yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam arahannya, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I. menekankan agar seluruh PNS yang baru saja dilantik dapat menjaga integritas dan profesionalitas sebagai abdi negara di bawah naungan Kementerian Agama. Beliau berpesan agar momentum ini dijadikan titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan mutu pendidikan di satker masing-masing. Seluruh peserta pelantikan juga diingatkan untuk mematuhi lima nilai budaya kerja Kementerian Agama sebagai kompas utama dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari.

Ibu Dewi, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul yang baru saja dilantik, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian berharga dalam kariernya ini. "Hari ini adalah momen yang sangat bersejarah dan mengharukan bagi saya dan Bapak Anas. Setelah melalui masa pengabdian sebagai CPNS, sumpah jabatan yang kami ucapkan hari ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar di hadapan Allah SWT dan negara. Pembinaan dari Bapak Mukotip juga meneguhkan tekad kami untuk terus meningkatkan loyalitas, disiplin, dan inovasi dalam mendidik siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul demi kemajuan madrasah," ungkapnya dengan penuh rasa haru dan bangga. (ans)


Rabu, 20 Mei 2026

Perkuat Silaturahmi dan Spiritual, Perwakilan MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pengajian Lintas Instansi di UNY Semanu

 

GUNUNGKIDUL – Perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, Bapak Sugeng, menghadiri kegiatan Pengajian Lintas Instansi yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026. Acara kerohanian yang rutin diselenggarakan ini bertempat di Aula Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Semanu. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai dari berbagai instansi lintas sektoral di wilayah Kabupaten Gunungkidul dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi kerja melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pada kesempatan kali ini, pengajian menghadirkan penceramah kondang, KH. Ahmad Munir, S.H.I. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan inti sari materi mengenai keutamaan dalam berbuat kebaikan secara konsisten (istiqamah), baik dalam konteks ibadah personal maupun dalam memberikan pelayanan publik di instansi masing-masing. Beliau menekankan bahwa setiap tindakan baik yang diniatkan untuk kemaslahatan masyarakat akan membawa keberkahan hidup serta menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi pelakunya.

Bapak Sugeng, selaku perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, mengaku sangat bersyukur bisa hadir dan menyerap ilmu dalam majelis ilmu tersebut. "Materi yang disampaikan oleh KH. Ahmad Munir sangat menyejukkan sekaligus menjadi pengingat yang kuat bagi kami di dunia pendidikan. Berbuat kebaikan di lingkungan madrasah, seperti mendidik siswa dengan tulus, merupakan amanah besar yang memiliki keutamaan luar biasa. Semoga bekal rohani dari pengajian lintas instansi di UNY Semanu ini dapat terus memotivasi kami untuk meningkatkan etos kerja dan menebar lebih banyak kebaikan di MIN 8 Gunungkidul," tutur beliau setelah acara usai. (ans)


Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Perpustakaan Keliling Perpusda Gunungkidul Sambangi Siswa MIN 8 Gunungkidul

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul)  – Suasana riuh gembira menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Rabu, 20 Mei 2026. Kehadiran armada mobil Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul disambut penuh antusias oleh ratusan siswa. Kegiatan layanan membaca bergerak ini dihadirkan secara khusus untuk memfasilitasi dan memperluas akses bahan bacaan bagi siswa-siswi jenjang bawah, yaitu kelas 1, 2, and 3, guna memupuk kebiasaan membaca sejak usia dini di lingkungan madrasah.

Kegiatan layanan perpustakaan keliling ini berlangsung dengan tertib dan terjadwal. Begitu pintu armada dibuka, para siswa langsung berkerumun memilih berbagai buku cerita bergambar, fiksi anak, hingga buku pengetahuan umum yang dikemas menarik. Layanan literasi ini dikoordinasi langsung oleh Ibu Herni, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul. Beliau bersama petugas dari Perpusda mendampingi anak-anak dalam memilih buku yang sesuai dengan usia mereka, serta menata area membaca darurat yang nyaman di selasar kelas dan bawah pohon perindang lapangan madrasah.

Ibu Herni selaku koordinator kegiatan dari pihak madrasah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kunjungan rutin dari Perpusda Gunungkidul ini. "Kehadiran perpustakaan keliling ini selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh siswa kelas 1, 2, dan 3. Buku-buku yang dibawa sangat bervariasi dan segar, sehingga mampu memicu rasa ingin tahu anak-anak yang mungkin bosan dengan koleksi di kelas. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut secara berkala, karena sangat membantu guru dalam menyukseskan gerakan literasi sekolah dan menumbuhkan karakter gemar membaca sejak dini," tutur beliau di sela-sela mendampingi siswa membaca. (ans)


Penuh Haru, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Intensifkan Latihan Paduan Suara Jelang Pelepasan

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Alunan nada penuh penghayatan menggema di lingkungan MIN 8 Gunungkidul pada Rabu, 20 Mei 2026. Siswa-siswi kelas 6 berkumpul untuk melaksanakan latihan paduan suara secara intensif sebagai bagian dari persiapan menyambut agenda purnawiyata atau pelepasan kelulusan mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda krusial untuk memastikan penampilan mereka di atas panggung nanti dapat berjalan dengan khidmat, sekaligus menjadi persembahan terakhir yang manis bagi seluruh warga madrasah setelah enam tahun menempuh pendidikan bersama.

Dalam sesi latihan kali ini, fokus utama paduan suara diarahkan pada pemantapan dua buah lagu bertema perpisahan, yaitu "Selamat Tinggal Guru dan Kawanku" serta "Terima Kasihku". Seluruh siswa tampak serius menyelaraskan vokal, membagi suara, dan meresapi setiap bait lirik yang sarat akan makna ungkapan rasa syukur kepada guru serta salam perpisahan kepada teman sebaya. Jalannya latihan dibimbing dan diarahkan langsung oleh Ibu Suwari, yang secara teliti memandu ketukan tempo serta ekspresi bernyanyi para siswa agar pesan dalam lagu tersebut tersampaikan dengan mendalam.

Ibu Suwari selaku guru pembimbing paduan suara menyampaikan rasa bangga sekaligus haru melihat kesungguhan yang ditunjukkan oleh anak didiknya. "Anak-anak kelas 6 menunjukkan progres yang sangat menyentuh hari ini. Mereka tidak hanya bernyanyi dengan teknik yang benar, tetapi juga mampu menghadirkan rasa ke dalam setiap lirik lagu 'Terima Kasihku' dan 'Selamat Tinggal Guru dan Kawanku'. Latihan ini adalah bentuk apresiasi terkecil mereka untuk madrasah. Saya berharap melalui paduan suara ini, momen pelepasan nanti akan menjadi kenangan yang sangat berkesan, indah, dan emosional bagi para siswa maupun bapak ibu guru," ungkap beliau dengan penuh haru seusai latihan selesai. (ans)

Masuki Hari Kedua, Guru MIN 8 Gunungkidul Perdalam Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Artifisial di MIN 1 Yogyakarta

 


YOGYAKARTA – Perjalanan estafet literasi digital guru madrasah terus berlanjut. Dua utusan terbaik dari MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas dan Ibu Dewi, kembali mengikuti rangkaian hari kedua Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru MIN se-DIY pada Rabu, 20 Mei 2026. Setelah pada hari sebelumnya membuka cakrawala di kampus UNY, kali ini kegiatan dipusatkan di MIN 1 Yogyakarta. Kehadiran para peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menandai komitmen bersama dalam menyongsong transformasi pendidikan berbasis teknologi digital modern.

Pada sesi hari kedua ini, duet narasumber Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. dan Bapak Agus Setyawan, S.Pd.Si. kembali mengupas tuntas materi yang lebih mendalam, yaitu pemahaman konsep dasar kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence). Tidak sekadar teori, para guru juga ditantang untuk langsung merancang unit aktivitas pembelajaran nyata yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum madrasah. Fokus utama dari lokakarya hari ini adalah bagaimana mengemas dan menerapkan KKA tersebut di dalam ruang kelas secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dicerna oleh siswa usia sekolah dasar.

Ditemui usai praktik merancang modul pembelajaran, Bapak Anas membagikan kesan mendalamnya mengenai jalannya pelatihan di hari kedua ini. "Jika kemarin kami baru menyentuh logika koding dasar, hari ini kami diajak menyelami bagaimana memanfatkan kecerdasan artifisial untuk menghidupkan suasana kelas. Kami diajarkan metode agar materi teknologi yang terkesan rumit ini bisa bertransformasi menjadi game edukatif dan media visual yang interaktif bagi siswa kelas 5 atau jenjang lainnya. Saya pribadi sudah tidak sabar untuk mengaplikasikannya di MIN 8 Gunungkidul agar pembelajaran, termasuk di bidang olahraga dan umum, bisa berjalan lebih modern dan memicu kreativitas anak," pungkas beliau dengan antusias. (ans)


Matangkan Formasi di GOR Siyono, Tim Drumband MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Gladi Bersih Menjelang Kejurkab

 


GUNUNGKIDUL – Langkah tim drumband MIN 8 Gunungkidul menuju panggung Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband PDBI Gunungkidul kini memasuki fase akhir. Setelah sebelumnya sukses menggelar simulasi awal, seluruh siswa yang tergabung dalam tim drumband madrasah melaksanakan agenda krusial berupa latihan gladi bersih pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini sengaja dipusatkan langsung di GOR Siyono, yang sekaligus menjadi arena resmi perlombaan, agar para atlet cilik ini dapat beradaptasi secara penuh dengan atmosfer dan luas lapangan pertandingan yang sesungguhnya.

Dalam sesi gladi bersih ini, tim drumband MIN 8 Gunungkidul tampil totalitas dengan menyuguhkan seluruh rangkaian koreografi display dan keselarasan aransemen musik tanpa jeda. Proses pemantapan akhir ini dipandu langsung oleh Bapak Rinto selaku pelatih utama, serta didampingi oleh beberapa bapak dan ibu guru MIN 8 Gunungkidul yang setia memberikan motivasi dari pinggir lapangan. Fokus utama latihan hari ini adalah mengunci kerapian transisi formasi, ketepatan tempo ketukan, serta melatih mental bertanding anak-anak agar tidak canggung saat berhadapan dengan dewan juri.

Seusai memimpin jalannya gladi bersih, Bapak Rinto selaku pelatih mengungkapkan kepuasannya atas progres signifikan yang ditunjukkan oleh anak didiknya. "Alhamdulillah, melalui gladi bersih di GOR Siyono hari ini, anak-anak menunjukkan peningkatan mental dan penguasaan lapangan yang sangat luar biasa dibanding saat latihan di sekolah atau gladi kotor kemarin. Catatan-catatan minor mengenai kekompakan sudah berhasil kita benahi. Sekarang tim sudah berada dalam kondisi siap tempur 100 persen. Mohon doa restunya dari seluruh keluarga besar madrasah agar anak-anak bisa tampil lepas, minim kesalahan, dan mampu membawa pulang hasil terbaik di Kejurkab PDBI tahun ini," tegas beliau dengan penuh optimis. (ans)


Persiapan Kejurkab PDBI, Tim Drumband MIN 8 Gunungkidul Gelar Gladi Kotor di SMPN 2 Ponjong

 

Gunungkidul – Tim Drumband MIN 8 Gunungkidul terus mematangkan persiapan menjelang keikutsertaan mereka dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Gunungkidul. Pada Selasa, 19 Mei 2026, seluruh siswa yang tergabung dalam tim drumband madrasah melaksanakan latihan intensif berupa gladi kotor di lapangan SMP Negeri 2 Ponjong. Langkah ini diambil sebagai tahap uji coba krusial guna menyelaraskan formasi dan ketukan instrumen sebelum mereka nantinya melangkah ke tahap gladi bersih di GOR Siyono.

Selama jalannya gladi kotor, para siswa tampak fokus memperagakan display koreografi dan memainkan aransemen lagu yang telah dipelajari berbulan-bulan. Latihan berskala besar ini dipimpin langsung oleh sang pelatih, Bapak Rinto, serta mendapat pendampingan ketat dari beberapa bapak dan ibu guru MIN 8 Gunungkidul yang turut hadir memberikan dukungan moral maupun logistik. Pengondisian di lapangan terbuka ini sangat penting untuk melatih mental, ketahanan fisik, serta kerja sama antarpemain agar tampil sinkron di arena perlombaan yang sesungguhnya.

Bapak Rinto selaku pelatih tim drumband memberikan evaluasi sekaligus apresiasi atas performa anak didiknya selama simulasi tersebut. "Gladi kotor di SMPN 2 Ponjong ini bertujuan agar anak-anak terbiasa dengan ruang lapangan yang luas seperti medan lomba nanti. Memang masih ada beberapa catatan kecil mengenai transisi formasi dan tempo yang harus dipertajam, namun semangat anak-anak sangat luar biasa. Kami optimis, setelah evaluasi hari ini, mereka akan tampil jauh lebih rapi saat gladi bersih di GOR Siyono dan siap memberikan penampilan terbaik untuk membawa pulang piala ke MIN 8 Gunungkidul," pungkasnya. (ans)

Sambut Masa Depan Digital, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial di UNY

 

Yogyakarta – Dua pendidik dari MIN 8 Gunungkidul, Ibu Dewi dan Bapak Anas, resmi mengikuti hari pertama Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-DIY pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan berskala regional ini diselenggarakan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Bapak H. Sidik Pramono, S.Ag., M.S.I., yang dalam sambutan dan arahannya menekankan pentingnya guru madrasah melek teknologi mutakhir demi mencetak generasi emas yang kompetitif.

Pada hari pembuka ini, pelatihan menghadirkan dua pakar sebagai narasumber, yaitu Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. dan Bapak Agus Setyawan, S.Pd.Si. Alur pelatihan dirancang secara sistematis, diawali dengan penguatan pemahaman dasar mengenai pola pikir komputasi (computational thinking). Selanjutnya, para peserta diperkenalkan dengan berbagai media koding visual yang ramah anak sebelum akhirnya ditantang untuk langsung mempraktikkan pembuatan aktivitas koding dasar yang interaktif dan menarik untuk diterapkan di ruang kelas.

Ibu Dewi, salah satu perwakilan guru dari MIN 8 Gunungkidul, mengungkapkan rasa antusiasmenya yang besar setelah menyerap materi di hari pertama. "Pelatihan ini membuka cakrawala baru bagi kami. Koding dan kecerdasan artifisial ternyata bisa dikemas secara menyenangkan melalui computational thinking yang melatih anak berpikir logis dan sistematis. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan berkomitmen untuk mengimbaskan ilmu berharga ini di MIN 8 Gunungkidul, sehingga anak-anak didik kami akrab dengan teknologi masa depan sejak bangku madrasah ibtidaiyah," ungkap beliau dengan penuh semangat. (ans)

Uji Kesempurnaan Ibadah, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Ujian Praktik Fiqih

 

Semanu (MIN  8 Gunungkidul) – Rangkaian ujian praktik bagi siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul terus berlanjut dengan khidmat pada Selasa, 19 Mei 2026. Setelah sebelumnya menyelesaikan ujian untuk mata pelajaran sains dan al-qur'an, kali ini para siswa menghadapi ujian praktik untuk mata pelajaran Fiqih. Kegiatan yang dipusatkan di mushala madrasah ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman teoretis siswa mengenai tata cara ibadah harian dapat diaplikasikan dengan benar dan sesuai dengan syariat Islam.

Kegiatan inti dari ujian praktik Fiqih hari ini meliputi dua aspek krusial, yaitu tata cara berwudhu dan pelaksanaan shalat fardhu. Setiap siswa diuji secara mandiri mulai dari ketepatan membasuh anggota wudhu beserta doanya, hingga keserasian gerakan dan bacaan shalat dari takbiratul ihram sampai salam. Proses penilaian ini dipantau secara teliti oleh dua guru penguji yang berkompeten, yaitu Ibu Ninik dan Ibu Triana, yang memberikan perhatian khusus pada aspek thaharah (bersuci) dan tumakninah siswa.

Ibu Ninik, selaku salah satu guru penguji, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran jalannya ujian praktik tersebut. "Alhamdulillah, sebagian besar siswa kelas 6 sudah mampu mempraktikkan gerakan wudhu dan shalat dengan sangat baik serta tertib. Ujian praktik Fiqih ini bukan sekadar untuk mengejar nilai kelulusan, melainkan modal utama mereka dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap pembiasaan ibadah yang benar yang telah diajarkan di MIN 8 Gunungkidul ini terus mereka jaga dan sempurnakan di manapun mereka melanjutkan sekolah nanti," tutur beliau usai pelaksanaan ujian. (ans)


Senin, 18 Mei 2026

Kreatif, Pembelajaran PJOK Kelas 3 MIN 8 Gunungkidul Modifikasi Permainan Tradisional Boy-boyan

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Lapangan MIN 8 Gunungkidul dipenuhi keseruan pada Senin, 18 Mei 2026, saat siswa kelas 3 mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pada pertemuan kali ini, materi pokok yang diajarkan adalah permainan kelompok melalui olahraga tradisional asal Jawa Barat, yaitu boy-boyan. Menariknya, permainan ini tidak lagi menggunakan alat konvensional, melainkan telah dimodifikasi sedemikian rupa oleh pihak madrasah agar lebih aman dan sesuai dengan sarana olahraga yang tersedia.

Pembelajaran inovatif ini dipimpin langsung oleh guru PJOK, Bapak Anas. Dalam modifikasi ini, pecahan genteng yang biasa digunakan sebagai target susunan digantikan dengan marker (kerucut penanda lapangan), sementara bola yang digunakan adalah bola voli. Langkah modifikasi ini diambil untuk meminimalkan risiko cedera pada siswa kelas 3, sekaligus memberikan tantangan baru dalam menyusun dan merubuhkan marker menggunakan bola yang berukuran lebih besar namun tetap aman saat mengenai tubuh siswa.

Bapak Anas menyampaikan bahwa modifikasi dalam pembelajaran PJOK sangat penting untuk menjaga antusiasme dan keselamatan anak didik. "Tujuan utama kami adalah melatih motorik kasar, kelincahan, dan kerja sama tim anak-anak. Dengan memodifikasi pecahan genteng menjadi marker dan memakai bola voli, permainan boy-boyan ini menjadi jauh lebih aman tanpa mengurangi esensi kelincahan dan kegembiraannya. Anak-anak kelas 3 tampak sangat kompak menyusun strategi, dan melalui modifikasi ini mereka bisa berolahraga dengan ceria sekaligus tetap mengenal kekayaan permainan tradisional kita," jelas beliau setelah kegiatan selesai. (ans)


Penyegaran Organisasi, Sub Bagian Keuangan Kemenag Gunungkidul Koordinasikan Pergantian Bendahara MIN 8 Gunungkidul


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Jajaran Sub Bagian Keuangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melakukan kunjungan kedinasan ke MIN 8 Gunungkidul pada Senin, 18 Mei 2026. Agenda utama dari kunjungan ini adalah pelaporan diri sekaligus koordinasi terkait pergantian posisi Bendahara MIN 8 Gunungkidul. Jabatan bendahara yang semula diemban oleh Bapak Prapto kini resmi dialihkan karena beliau telah memasuki masa purna tugas (pensiun), dan digantikan oleh Bapak Rubito yang berasal dari Sub Bagian Keuangan Kemenag Gunungkidul.

Dalam kunjungan tersebut, Bapak Rubito hadir bersama Bapak Rifai Amin Sholeh guna memastikan proses transisi manajerial keuangan ini berjalan tertib dan sesuai regulasi. Kedatangan tim dari kabupaten ini disambut hangat di ruang pimpinan oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., dengan didampingi oleh salah satu guru senior, Ibu Rumiyatun, S.Pd.I Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi administrasi keuangan madrasah agar seluruh program yang sedang berjalan tetap akuntabel tanpa hambatan teknis.

Kepala MIN 8 Gunungkidul, Ibu Sri Hartati, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas pergantian personel di lini keuangan ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prapto atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Rubito di MIN 8 Gunungkidul. Kehadiran beliau bersama Bapak Rifai hari ini sangat penting agar proses estafet pengelolaan anggaran madrasah dapat berjalan mulus. Kami optimis, dengan pengalaman Bapak Rubito, tata kelola keuangan di madrasah kami akan tetap terjaga dengan transparan, tertib, dan akurat," pungkasnya. (ans)

 

Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Unjuk Kreativitas dalam Ujian Praktik IPA

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Rangkaian ujian praktik bagi siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul berlanjut pada Senin, 18 Mei 2026, dengan fokus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas dan laboratorium sederhana madrasah ini bertujuan untuk menguji pemahaman teoretis siswa melalui penerapan langsung di lapangan. Antusiasme terlihat jelas saat para siswa mempersiapkan berbagai peralatan praktikum untuk membuktikan fenomena-fenomena alam yang telah mereka pelajari selama ini.

Terdapat dua materi utama yang menjadi inti dari ujian praktik kali ini. Pertama, siswa melakukan serangkaian percobaan untuk membuktikan sifat-sifat cahaya, seperti cahaya yang merambat lurus dan dapat dibiaskan. Kedua, para siswa ditantang untuk membuat diorama sistem tata surya guna menunjukkan pemahaman mereka mengenai urutan planet dan struktur galaksi kita. Jalannya ujian dipantau dan dinilai langsung oleh tim penguji yang terdiri dari Ibu Dewi dan Ibu Suratmini, yang memperhatikan ketepatan prosedur serta estetika hasil karya siswa.

Ibu Dewi, selaku salah satu guru penguji, memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil kerja keras para siswa, terutama pada pembuatan diorama. "Saya sangat terkesan dengan kreativitas anak-anak dalam menyusun diorama tata surya ini. Mereka mampu memanfaatkan bahan-bahan di sekitar menjadi model edukatif yang menarik. Selain itu, dalam percobaan sifat cahaya, mereka mulai menunjukkan kemampuan berpikir kritis saat mengamati hasil pembiasan. Semoga pengalaman praktik ini membuat pemahaman sains mereka menjadi lebih mendalam dan membekas hingga jenjang pendidikan berikutnya," tutur beliau. (ans)


Uji Kemampuan Hafalan, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Ikuti Ujian Praktik Al-Qur'an Hadits

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Setelah menyelesaikan rangkaian asesmen tertulis, siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul kini memasuki tahapan ujian praktik yang dimulai pada hari Senin, 18 Mei 2026. Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan hari pertama ini difokuskan pada ujian praktik mata pelajaran Al-Qur'an Hadits. Ujian ini dirancang untuk mengukur capaian kompetensi psikomotorik serta kelancaran hafalan para siswa terhadap materi-materi esensial yang telah mereka pelajari selama duduk di bangku madrasah ibtidaiyah.

Dalam pelaksanaan ujian praktik ini, setiap siswa diuji secara individual untuk melafalkan hafalan Surah Ad-Dhuha, Surah Al-Qadr, serta hadits tentang keutamaan memberi. Bertindak selaku guru penguji adalah Ibu Ischak dan Bapak Gunawan. Keduanya secara bergantian menyimak, menilai kelancaran, serta mengevaluasi ketepatan hukum tajwid dan makharijul huruf dari setiap ayat dan matan hadits yang dilantunkan oleh para peserta ujian dengan penuh ketelitian.

Bapak Gunawan, selaku salah satu guru penguji, memberikan tanggapan positif mengenai kesiapan dan mentalitas anak didiknya selama ujian berlangsung. "Secara keseluruhan, anak-anak kelas 6 menunjukkan progres hafalan yang sangat baik. Mereka tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga mampu menerapkannya dengan tartil yang cukup bagus. Khusus untuk hadits tentang keutamaan memberi, kami berharap nilai moral di dalamnya tidak hanya dihafalkan untuk ujian, tetapi benar-benar tertanam menjadi karakter gemar berbagi dalam kehidupan sehari-hari mereka," ungkap beliau setelah sesi ujian berakhir. (ans)


Kamis, 14 Mei 2026

Persiapan Pentas Perpisahan, Siswa Ekstrakurikuler Tari MIN 8 Gunungkidul Intensifkan Latihan

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Semangat seni terpancar di ruang kelas MIN 8 Gunungkidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Sejumlah siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler tari nampak antusias mengikuti sesi latihan rutin sebagai bentuk persiapan menuju panggung purnawiyata siswa kelas 6 tahun 2026. Latihan ini menjadi sangat krusial mengingat waktu pelaksanaan acara pelepasan yang semakin dekat, sehingga setiap gerakan dan kekompakan formasi mulai dipertajam agar dapat menyuguhkan penampilan yang memukau bagi para tamu undangan.

Kegiatan latihan ini dibimbing langsung oleh Ibu Reysita Widiastuti, selaku pelatih sekaligus pembimbing ekstrakurikuler tari di madrasah tersebut. Dalam sesi kali ini, fokus bimbingan diarahkan pada penghayatan koreografi dan keselarasan gerak dengan iringan musik. Para siswa yang terlibat nampak tekun mengulang setiap detail gerakan, mulai dari kelenturan tangan hingga ekspresi wajah, demi memberikan persembahan terbaik sebagai kado perpisahan bagi kakak kelas mereka yang akan segera melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Ibu Reysita Widiastuti menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kerja keras para siswa selama proses latihan berlangsung. "Saya sangat bangga melihat perkembangan anak-anak. Mereka tidak hanya sekadar menghafal gerakan, tapi juga mulai bisa menjiwai tarian yang dibawakan. Persiapan untuk pentas pelepasan kelas 6 ini memang kami buat lebih matang agar hasilnya maksimal. Harapan saya, melalui penampilan ini nanti, anak-anak dapat tampil percaya diri dan turut melestarikan budaya seni tari di lingkungan madrasah," ujar beliau di sela-sela memandu latihan. (ans)

Persiapan Matang, MIN 8 Gunungkidul Gelar Koordinasi Pelepasan Siswa di Rumah Ndeso Munggi

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menjelang purnawiyata siswa kelas 6, perwakilan orang tua siswa bersama tim guru MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan rapat koordinasi pada Rabu, 13 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dilaksanakan di Rumah Ndeso Munggi, Semanu. Hadir dalam kegiatan tersebut wali kelas 6, Ibu Rumiyatun, S.Pd. dan Bapak Hamid, S.Pd.I., serta Bapak Anas yang mewakili panitia dari unsur guru. Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pihak madrasah dan orang tua agar acara perpisahan nantinya dapat berjalan dengan khidmat dan berkesan.

Agenda utama pertemuan ini membahas secara mendetail mengenai teknis pelaksanaan acara di lokasi. Pembahasan mencakup penentuan layout tempat duduk tamu undangan, penataan panggung utama yang akan digunakan untuk prosesi wisuda, hingga kesiapan sarana prasarana pendukung seperti sistem suara (sound system) dan konsumsi. Selain itu, tim juga menyusun draf rundown acara agar setiap prosesi, mulai dari pembukaan hingga penampilan kreativitas siswa, dapat tertata dengan durasi yang tepat dan alur yang lancar.

Wali kelas 6, Ibu Rumiyatun, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dan kerja sama yang solid dari para orang tua siswa. "Kami sangat mengapresiasi semangat Bapak dan Ibu perwakilan orang tua yang telah meluangkan waktu untuk mematangkan konsep acara ini. Fokus kami bukan pada kemewahannya, melainkan pada makna pelepasan itu sendiri sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan anak-anak selama enam tahun di madrasah. Dengan koordinasi yang detail mengenai panggung dan alur acara di Rumah Ndeso Munggi ini, kami optimis acara pelepasan nanti akan menjadi kenangan indah bagi para siswa," pungkasnya. (ans)

Penutupan Asesmen Madrasah di MIN 8 Gunungkidul Berjalan Lancar dan Tertib

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) di MIN 8 Gunungkidul resmi berakhir pada hari Rabu, 13 Mei 2026. Memasuki hari terakhir ini, para siswa kelas 6 menghadapi ujian untuk dua mata pelajaran, yaitu Fiqih dan Bahasa Inggris. Seluruh rangkaian ujian yang dimulai sejak pagi hari berlangsung dengan suasana yang tenang dan khidmat, menandai puncak dari perjuangan para siswa dalam menempuh asesmen akhir di tingkat madrasah ibtidaiyah.

Sama seperti hari-hari sebelumnya, pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua ruangan dengan pengawasan yang dilakukan secara profesional. Bertindak sebagai pengawas pada hari penutupan ini adalah Bapak Hamid, Bapak Sugeng, Ibu Mustautim, Ibu Suwari, Ibu Husni, Ibu Dewi, dan Ibu Herni. Para pengawas memastikan seluruh prosedur ujian, mulai dari distribusi soal hingga pengumpulan lembar jawab, berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku guna menjamin integritas hasil ujian para siswa.

Bapak Sugeng, salah satu pengawas yang bertugas, memberikan apresiasi atas keteguhan para siswa hingga hari terakhir. "Alhamdulillah, hari terakhir ini berjalan sangat kondusif. Meskipun mata pelajaran Fiqih dan Bahasa Inggris memerlukan ketelitian tinggi, para siswa terlihat sangat fokus dan tenang. Kami melihat kemandirian yang luar biasa dari anak-anak kelas 6 tahun ini. Semoga kerja keras mereka selama beberapa hari terakhir membuahkan hasil yang memuaskan dan menjadi berkah untuk jenjang pendidikan mereka selanjutnya," ungkap beliau. (ans)

Sinergi Mutu Madrasah: Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapat K2MI DIY di Patuk

 

GUNUNGKIDUL – Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar rapat koordinasi (rakor) penting pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di MIN 7 Gunungkidul, Ngrancahan, Pengkok, Kapanewon Patuk ini, dihadiri oleh kepala madrasah ibtidaiyah dari wilayah di Gunungkidul, termasuk Ibu Sri Hartati, M.S.I., selaku Kepala MIN 8 Gunungkidul. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan persepsi dan langkah dalam meningkatkan kualitas manajerial di tingkat madrasah.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua K2MI DIY, Bapak Kasmad Rifangi, M.Pd.I. Agenda utama yang dibahas adalah peningkatan kompetensi kepala madrasah melalui penguatan hasil Rapat Kerja (Raker) Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa setiap kepala madrasah harus mampu mengimplementasikan kebijakan strategis hasil raker wilayah guna memastikan program-program pendidikan di madrasah berjalan selaras dengan visi besar Kementerian Agama dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Ibu Sri Hartati menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya rakor yang penuh dengan muatan peningkatan mutu ini. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk terus meningkatkan standar layanan pendidikan di MIN 8 Gunungkidul. Materi penguatan hasil raker yang disampaikan oleh Bapak Kasmad sangat krusial agar kami di tingkat madrasah memiliki panduan yang jelas dalam mengelola pembelajaran dan tata kelola SDM yang lebih profesional. Kami siap membawa hasil rakor ini untuk segera diterapkan demi kemajuan madrasah," ujar beliau dengan optimis. (ans)