Semanu (MIN 8 Gunungkidul)– MIN 8
Gunungkidul mulai mengambil langkah kreatif dalam memperkuat budaya literasi
digital dengan memproduksi video konten bertajuk "Lentera Handayani: Dari
Pojok Kelas untuk Dunia" pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan
bagian dari persiapan keikutsertaan madrasah dalam ajang lomba video konten
literasi tahun 2026. Proses syuting yang berlangsung di lingkungan madrasah ini
melibatkan enam siswa terpilih dari kelas 5 yang tampak antusias memerankan pesan-pesan
positif tentang pentingnya membaca dan berkarya sejak dini.
Proses produksi video ini
didampingi langsung oleh tim publikasi MIN 8 Gunungkidul yang terdiri dari
Bapak Anas, Ibu Triana, Ibu Husni, dan Ibu Tina. Kolaborasi antara guru dan
siswa ini bertujuan untuk mengemas kegiatan literasi yang biasanya bersifat
konvensional menjadi tontonan yang menarik dan inspiratif bagi khalayak luas.
Dengan memanfaatkan sudut-sudut kelas yang nyaman (pojok baca), tim kreatif
berusaha menunjukkan bahwa inspirasi besar bisa lahir dari ruang kelas yang
sederhana namun dikelola dengan penuh cinta.
Ibu Triana, salah satu anggota
tim publikasi, menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para siswa yang
terlibat dalam proyek ini. "Melalui video 'Lentera Handayani' ini, kami
ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bersinar. Anak-anak
kelas 5 ini memiliki potensi luar biasa dalam menyampaikan pesan literasi
melalui media audiovisual. Kami berharap video ini tidak hanya sekadar
memenangkan lomba, tetapi benar-benar menjadi lentera yang menginspirasi siswa
lain untuk lebih mencintai dunia literasi," ujarnya optimis di sela-sela
proses pengambilan gambar. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar