Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Minggu, 28 Juni 2026

Perkuat Tali Silaturahmi, Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pertemuan Triwulan II DWP Kemenag Gunungkidul

 

Wonosari (DWP Kemenag Gunungkidul) – Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., menghadiri agenda Pertemuan Triwulan II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan rutin ini diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul sebagai wadah konsolidasi, evaluasi program kerja, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-anggota. Keikutsertaan kepala madrasah dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat MIN 8 Gunungkidul dalam mendukung setiap program strategis yang diusung oleh DWP Kemenag demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan keluarga besar kementerian.

Kegiatan inti dalam pertemuan triwulan ini berlangsung dengan sangat khidmat dan dihadiri langsung oleh para tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I., serta Ketua DWP Unit Kemenag Gunungkidul, Hj. Murtini Mukotip, beserta jajaran pengurus. Selain membahas program kerja organisasi, agenda kali ini dipertajam dengan dua fokus utama, yaitu Sosialisasi Kesehatan Mental Spiritual serta Kampanye Kesadaran terhadap Siswa Difabel. Melalui pemaparan tersebut, para peserta diajak untuk lebih peka terhadap pentingnya menjaga regulasi emosi berbasis spiritual sekaligus membangun lingkungan pendidikan madrasah yang inklusif, ramah, dan adil bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian acara, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar positif mengenai esensi dari pertemuan tersebut, khususnya terkait materi sosialisasi yang disampaikan. "Alhamdulillah, pertemuan Triwulan II DWP Unit Kemenag Gunungkidul hari ini berjalan dengan sangat lancar. Materi mengenai Sosialisasi Kesehatan Mental Spiritual dan Kampanye Kesadaran terhadap Siswa Difabel ini sangat menyentuh dan relevan dengan dunia pendidikan saat ini. Bagi kami di MIN 8 Gunungkidul, ini menjadi pengingat sekaligus motivasi besar untuk terus meningkatkan layanan pendidikan yang ramah anak dan inklusif, sehingga hak belajar siswa difabel dapat terpenuhi dengan penuh kasih sayang. Semoga DWP Unit Kemenag Gunungkidul semakin solid dan terus menginspirasi melalui program-program yang humanis," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)

 

Wujud Kepedulian Sesama, MIN 8 Gunungkidul Salurkan Santunan untuk Siswa Yatim dan Piatu

 

Semanu (MN 8 Gunungkidul) – Menutup rangkaian agenda akhir semester dengan aksi sosial yang penuh berkah, keluarga besar MIN 8 Gunungkidul menggelar acara pemberian santunan bagi siswa-siswi yatim dan piatu pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan mulia yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diselenggarakan sebagai bentuk kepekaan sosial, kepedulian, serta rasa kasih sayang yang tulus dari seluruh warga madrasah. Melalui pemberian santunan ini, pihak madrasah berharap dapat sedikit meringankan beban kebutuhan personal maupun operasional pendidikan bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tuanya tersebut.

Kegiatan inti dalam agenda sosial ini adalah penyerahan santunan berupa dana bantuan dan paket keperluan sekolah secara langsung kepada lima siswa-siswi terpilih. Adapun daftar siswa MIN 8 Gunungkidul yang menerima tasrifah santunan tersebut adalah Dito Mahardika, Erlangga, Alfarizi Dhepin, Atharayuri, dan Jovita. Prosesi penyerahan berlangsung dengan suasana yang sangat khidmat dan penuh keharuan, di mana para siswa didampingi oleh guru dan wali kelas masing-masing saat menerima bantuan sebagai pemantik semangat agar mereka tetap tegar dan rajin belajar.

Seusai menyerahkan bantuan tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur sekaligus menyampaikan pesan menyentuh hati. "Alhamdulillah, pada hari Jumat yang penuh barokah ini, MIN 8 Gunungkidul dapat kembali berbagi kebahagiaan bersama ananda Dito, Erlangga, Alfarizi, Atharayuri, dan Jovita. Mereka semua adalah anak-anak hebat, titipan Allah yang harus kita jaga, sayangi, dan dukung masa depannya bersama-sama. Kami berharap santunan yang tidak seberapa ini dapat memberikan manfaat, kegembiraan, serta suntikan motivasi bagi mereka untuk menyongsong tahun ajaran baru dengan penuh percaya diri. Madrasah akan selalu menjadi rumah kedua yang aman dan penuh kasih sayang bagi mereka untuk terus menggapai cita-cita," tutur Sri Hartati dengan senyum penuh ketulusan. (ans)

 

Perkuat Karakter Pendidik, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Workshop KKGMI Kab Gk 7 di RM Bu Tiwi Tan Tlogo

 

Semanu Gunungkidul – Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru dengan kesiapan akademis yang matang, guru MIN 8 Gunungkidul menghadiri agenda Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul (Kab Gk) 7. Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026 ini bertempat di Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo, Semanu, Gunungkidul. Pertemuan ini diikuti oleh ratusan guru kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari lima kapanewon (kecamatan), yaitu Kapanewon Semanu, Tepus, Rongkop, Girisubo, dan Tanjungsari, yang berkomitmen penuh untuk menyelaraskan persepsi demi kemajuan mutu pendidikan madrasah di wilayah selatan.

Kegiatan inti dalam forum KKGMI Kab Gk 7 ini diisi dengan workshop strategis mengenai "Perencanaan Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta menggunakan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)". Hadir sebagai narasumber utama adalah Susiyati, M.S.I., yang mengupas tuntas metode integrasi antara nilai-nilai keimanan, kelestarian lingkungan, dan pendekatan pengajaran yang menyentuh hati. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pendidik saat ini harus mampu menciptakan suasana kelas yang humanis, di mana siswa diajak berpikir kritis melalui pendekatan deep learning agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus mencintai sesama makhluk hidup.

Seusai menyerap seluruh materi lokakarya, Agustina Kusumawati, S. Pd., selaku salah satu guru perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, memberikan komentar positif mengenai kesan mendalam atas pelaksanaan kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, kegiatan KKGMI hari ini bersama Ibu Susiyati sangat mencerahkan dan memberikan energi baru bagi kami para guru kelas. Materi mengenai kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi ini sangat relevan untuk diterapkan di MIN 8 Gunungkidul, agar anak-anak tidak hanya mengejar nilai kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual terhadap kelestarian alam sekitar. Bertemu dan berdiskusi langsung dengan rekan-rekan guru dari lima kapanewon membuat ruang sharing ini semakin kaya. Kami siap mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis deep learning ini di kelas pada tahun ajaran baru nanti," tutur Agustina dengan penuh semangat. (ans)

 

Sabtu, 27 Juni 2026

Suasana Haru Warnai Acara Pamitan Purnatugas Bapak Gunawan dan Bapak Suprapto di Hadapan Siswa MIN 8 Gunungkidul

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Suasana penuh keharuan dan rasa hormat yang mendalam menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 26 Juni 2026. Bersamaan dengan momentum akhir semester, madrasah menggelar acara pamitan resmi purnatugas (pensiun) untuk dua sosok yang telah lama mengabdikan diri, yaitu Guru Kelas Gunawan, S.Pd.I., dan Tenaga Kependidikan Suprapto. Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6, serta jajaran guru yang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir atas segala dedikasi, tenaga, dan ilmu yang telah dicurahkan kedua tokoh tersebut selama puluhan tahun demi kemajuan madrasah.

Kegiatan inti dalam momen perpisahan ini diisi dengan penyampaian kata pamitan dan untaian nasihat terakhir dari Gunawan dan Suprapto di hadapan seluruh siswa. Isak tangis haru dari para murid tak terbendung saat kedua asatidzah tersebut menyampaikan permohonan maaf serta pesan-pesan moral agar anak-anak didik mereka terus rajin belajar dan menjaga akhlak mulia. Sebagai bentuk rasa terima kasih dan tali asih, acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata serta jabat tangan perpisahan dari perwakilan siswa dan rekan sejawat guru kepada kedua bapak yang memasuki masa purnabakti tersebut.

Seusai menyampaikan kalimat perpisahan yang menyentuh hati, Suprapto selaku perwakilan tenaga kependidikan memberikan komentar penuh rasa syukur sekaligus haru atas berakhirnya masa pengabdian resminya di madrasah. "Alhamdulillah, rasa syukur yang tidak terhingga saya panjatkan kepada Allah SWT atas kelancaran jalannya acara pamitan hari ini. Puluhan tahun bekerja di MIN 8 Gunungkidul, mengurus administrasi dan membantu sarana belajar anak-anak, membuat tempat ini sudah seperti rumah kedua bagi saya pribadi. Melihat lambaian tangan dan ketulusan anak-anak hari ini membuat hati saya sangat bergetar. Terima kasih kepada Ibu Kepala Madrasah, rekan-rekan guru, dan seluruh siswa atas kerja sama dan kekeluargaan yang luar biasa selama ini. Saya pamit purnatugas, mohon dimaafkan segala kekhilafan saya, dan doa saya akan selalu menyertai agar MIN 8 Gunungkidul semakin maju dan jaya," tutur Suprapto dengan mata berkaca-kaca menahan haru. (ans)

 


Momen yang Dinantikan, Wali Murid MIN 8 Gunungkidul Padati Madrasah untuk Pengambilan Rapot Semester 2

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Suasana penuh antusiasme dan rasa syukur menyelimuti lingkungan MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 26 Juni 2026. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian proses belajar dan penilaian akhir, hari yang dinantikan pun tiba bagi siswa-siswi madrasah melalui agenda pembagian laporan hasil belajar atau rapot Semester 2 (Genap) Tahun Ajaran 2025/2026. Sejak pagi hari, gerbang madrasah telah dipadati oleh seluruh orang tua atau wali murid yang datang secara langsung untuk memenuhi undangan pihak sekolah. Kehadiran para wali murid ini menjadi bukti nyata adanya sinergi dan kepedulian yang tinggi antara orang tua dan pihak madrasah dalam mengawal tumbuh kembang serta capaian akademik anak-anak.

Kegiatan inti dalam agenda ini adalah penyerahan dokumen rapot secara personal dari wali kelas kepada masing-masing orang tua di ruang kelas masing-masing. Salah satu kesibukan dan kehangatan prosesi ini terlihat jelas di ruang Kelas 1A, di mana Ayu Nurhidayati, S. Pd. I., M.S.I selaku wali kelas, menyambut satu per satu orang tua murid dengan ramah. Pertemuan tatap muka ini tidak hanya sekadar penyerahan lembar nilai angka, melainkan juga dimanfaatkan secara optimal oleh wali kelas untuk memaparkan perkembangan karakter, kedisiplinan, bakat, serta evaluasi catatan belajar siswa secara mendalam selama enam bulan terakhir agar dapat diteruskan pembinaannya di rumah selama libur sekolah.

Seusai merampungkan pembagian rapot kepada seluruh wali muridnya, Wali Kelas 1A MIN 8 Gunungkidul, Ayu memberikan komentar positif dan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang terjalin selama ini. "Alhamdulillah, pembagian rapot Semester 2 hari ini berjalan dengan sangat lancar dan tertib. Saya sangat mengapresiasi kehadiran seluruh wali murid Kelas 1A yang datang dengan penuh semangat untuk melihat hasil perjuangan belajar putra-putri mereka. Bagi anak-anak kelas 1, tahun pertama ini adalah masa transisi yang luar biasa, dan saya sangat bangga melihat perkembangan kemandirian serta kemampuan literasi mereka. Terima kasih kepada bapak dan ibu wali murid yang telah menjadi mitra terbaik kami selama satu tahun ajaran ini, selamat berlibur untuk anak-anak, dan mari kita terus semangati mereka agar semakin giat belajar saat naik ke kelas 2 nanti," tutur Ayu dengan senyum penuh rasa syukur. (ans)