Wonosari (DWP Kemenag Gunungkidul) – Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I.,
menghadiri agenda Pertemuan Triwulan II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit
Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan
rutin ini diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Gunungkidul sebagai wadah konsolidasi, evaluasi program kerja, sekaligus
mempererat tali silaturahmi antar-anggota. Keikutsertaan kepala madrasah dalam
forum ini menunjukkan komitmen kuat MIN 8 Gunungkidul dalam mendukung setiap
program strategis yang diusung oleh DWP Kemenag demi kemajuan organisasi dan
kesejahteraan keluarga besar kementerian.
Kegiatan inti dalam pertemuan triwulan ini berlangsung
dengan sangat khidmat dan dihadiri langsung oleh para tokoh penting, termasuk
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip, S.Ag.,
M.Pd.I., serta Ketua DWP Unit Kemenag Gunungkidul, Hj. Murtini Mukotip, beserta
jajaran pengurus. Selain membahas program kerja organisasi, agenda kali ini
dipertajam dengan dua fokus utama, yaitu Sosialisasi Kesehatan Mental Spiritual
serta Kampanye Kesadaran terhadap Siswa Difabel. Melalui pemaparan tersebut,
para peserta diajak untuk lebih peka terhadap pentingnya menjaga regulasi emosi
berbasis spiritual sekaligus membangun lingkungan pendidikan madrasah yang
inklusif, ramah, dan adil bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Seusai mengikuti seluruh rangkaian acara, Kepala MIN 8
Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar positif mengenai
esensi dari pertemuan tersebut, khususnya terkait materi sosialisasi yang
disampaikan. "Alhamdulillah, pertemuan Triwulan II DWP Unit Kemenag
Gunungkidul hari ini berjalan dengan sangat lancar. Materi mengenai Sosialisasi
Kesehatan Mental Spiritual dan Kampanye Kesadaran terhadap Siswa Difabel ini
sangat menyentuh dan relevan dengan dunia pendidikan saat ini. Bagi kami di MIN
8 Gunungkidul, ini menjadi pengingat sekaligus motivasi besar untuk terus
meningkatkan layanan pendidikan yang ramah anak dan inklusif, sehingga hak
belajar siswa difabel dapat terpenuhi dengan penuh kasih sayang. Semoga DWP
Unit Kemenag Gunungkidul semakin solid dan terus menginspirasi melalui
program-program yang humanis," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)












