Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Memasuki tahun ajaran baru dengan semangat yang
membubung tinggi, MIN 8 Gunungkidul resmi menggelar hari pertama kegiatan
MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan
orientasi ini dilaksanakan di lingkungan madrasah setempat dan diikuti oleh
seluruh peserta didik baru kelas 1 yang tampak antusias didampingi oleh orang
tua mereka masing-masing. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah awal untuk
membantu para murid baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenali
kultur madrasah, serta menumbuhkan rasa nyaman sebelum memulai proses
belajar-mengajar yang efektif.
Rangkaian kegiatan inti pada hari pertama ini diawali
dengan upacara pembukaan MATAMUDA yang berlangsung secara khidmat di halaman
madrasah, dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran guru dan tenaga
kependidikan MIN 8 Gunungkidul agar terjalin kedekatan emosional antara siswa
dan pendidik. Momen puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan tanda
pengenal murid baru secara simbolis kepada perwakilan siswa kelas 1 yang
dilakukan langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I. Penyematan tanda
pengenal tersebut menjadi simbol resmi bahwa anak-anak telah diterima menjadi
bagian dari keluarga besar madrasah yang siap ditempa menjadi generasi cerdas
dan berakhlakul karimah.
Seusai memimpin jalannya pembukaan orientasi tersebut,
Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri
Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur sekaligus menyampaikan
ucapan selamat datang yang hangat. "Alhamdulillah, hari pertama MATAMUDA
di MIN 8 Gunungkidul berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan diwarnai senyum
ceria anak-anak kita. Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh murid baru
kelas 1 di madrasah ini. Melalui tanda pengenal yang disematkan hari ini, kami
berkomitmen untuk mengemban amanah dari para orang tua dalam mendidik,
membimbing, dan menyayangi anak-anak ini sepenuh hati. Semoga masa ta'aruf ini
menjadi awal yang berkesan bagi mereka untuk menuntut ilmu dengan gembira,
mandiri, dan kelak menjadi kebanggaan bagi agama serta orang tua," tutur Sri Hartati dengan pancaran wajah penuh
ketulusan. (ans)














