Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Rabu, 03 Juni 2026

Sarat Estetika, Ekstra Tari MIN 8 Gunungkidul Matangkan Formasi Jelang Pentas Pelepasan Kelas 6

GUNUNGKIDUL – Mengiringi kemeriahan persiapan acara kelulusan, tim ekstrakurikuler tari MIN 8 Gunungkidul turut mematangkan performa mereka melalui agenda gladi bersih pada Rabu, 3 Juni 2026. Latihan pemungutan ini digelar langsung di panggung utama Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu, lokasi yang sama dengan tempat pelaksanaan wisuda esok hari. Kehadiran tim tari tradisional ini disiapkan sebagai salah satu sajian estetis utama untuk menyambut kedatangan para wali murid serta jajaran tamu undangan dalam prosesi pelepasan siswa kelas 6.

Kegiatan inti dalam gladi bersih ini berfokus pada pengondisian ruang dan keselarasan gerak tubuh para penari cilik. Seluruh anggota ekstra tari dipandu untuk mengatur posisi acuan di panggung agar formasi perpindahan tempat terlihat rapi dan tidak saling bertabrakan. Selain itu, latihan ini juga dimanfaatkan untuk mematangkan keluwesan gerakan tari serta ketepatan ketukan penari terhadap iringan musik instrumen yang menggema di dalam ruangan. Proses pemantapan ekspresi dan mental tampil ini didampingi secara intensif oleh Ibu Ana dan Ibu Ayu selaku guru pembimbing.

Ibu Ana, selaku salah satu pendamping ekstra tari MIN 8 Gunungkidul, mengaku puas dengan perkembangan dan kesiapan yang ditunjukkan oleh anak didiknya selama gladi bersih. "Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan progres yang sangat bagus saat mencoba langsung panggung di Kangen Ndeso ini. Mengatur posisi panggung dan mematangkan detail gerakan esensial seperti ini sangat penting agar rasa percaya diri mereka tumbuh sebelum hari-H. Saya melihat anak-anak sudah sangat kompak dan siap memberikan penampilan terbaik mereka esok pagi sebagai persembahan manis dari adik-adik kelas untuk melepas kakak kelas 6 yang lulus," tutur Ibu Ana dengan penuh senyuman bangga. (ans)

 

Harmoni Musik Islami, Ekstra Hadroh MIN 8 Gunungkidul Matangkan Penampilan Jelang Acara Pelepasan Kelas 6

 

GUNUNGKIDUL – Grup ekstrakurikuler hadroh MIN 8 Gunungkidul turut ambil bagian dalam mematangkan persiapan menjelang perhelatan akbar pelepasan siswa kelas 6. Pada Rabu, 3 Juni 2026, tim hadroh madrasah menggelar agenda gladi bersih intensif langsung di lokasi utama acara, yaitu Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu. Kehadiran tim musik islami ini diproyeksikan menjadi salah satu penampil utama yang akan menyambut para tamu undangan serta mengiringi kekhidmatan jalannya prosesi wisuda kelulusan pada esok hari.

Kegiatan inti dari gladi bersih ini difokuskan pada penataan estetika panggung dan kualitas musikalitas para siswa. Di bawah arahan tim pelatih, anak-anak ekstra hadroh dengan cermat mengatur posisi berdiri dan duduk di atas panggung agar terlihat rapi dan simetris saat perform. Selain itu, mereka juga mematangkan lantunan lagu-lagu hadroh pilihan beserta variasi pukulan rebana agar selaras dengan sistem suara (sound system) gedung. Seluruh rangkaian latihan teknis ini didampingi secara sabar dan ketat oleh Ibu Husni dan Ibu Suratmini selaku guru pembimbing.

Ibu Suratmini, selaku salah satu guru pendamping ekstra hadroh, memberikan apresiasi atas semangat tinggi yang ditunjukkan oleh anak didiknya selama proses latihan di lokasi. "Alhamdulillah, melalui gladi bersih hari ini di Kangen Ndeso, anak-anak bisa langsung beradaptasi dengan luas panggung dan situasi akustik ruangan. Mengatur posisi instrumen dan mematangkan vokal serta ketukan lagu sangat krusial agar penampilan mereka besok bisa maksimal dan menyentuh hati. Kami sangat bangga melihat kekompakan anak-anak ekstra hadroh, dan mohon doanya agar besok pagi mereka dapat tampil percaya diri untuk menghantarkan kakak-kakak kelas 6 menuju gerbang kelulusan," ujar Ibu Suratmini dengan penuh rasa optimisme. (ans)

 

Matangkan Persiapan, Seluruh Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Jalani Gladi Bersih Pelepasan di Kangen Ndeso Semanu

 

GUNUNGKIDUL – Menjelang puncak acara kelulusan yang dinantikan, seluruh siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan gladi bersih pelepasan siswa pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini sengaja digelar langsung di lokasi utama acara, yaitu Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu, guna memberikan gambaran riil serta kesiapan mental bagi para siswa sebelum hari pelaksanaan. Melalui gladi bersih ini, pihak madrasah ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian prosesi seremonial besok lusa dapat berjalan dengan khidmat, tertib, dan tanpa kendala teknis yang berarti.

Kegiatan inti dalam agenda gladi bersih ini berfokus pada simulasi penuh jalannya acara pelepasan dari awal hingga akhir. Para siswa kelas 6 dipandu untuk mengatur posisi tempat duduk, memperagakan prosesi berjalan ke panggung untuk penerimaan tanda kelulusan, serta mematangkan sesi pentas menyanyi bersama sebagai persembahan terakhir bagi madrasah. Jalannya latihan intensif ini dipandu secara ketat oleh Ibu Rumiyatun dan Bapak Hamid, serta dibantu secara gotong royong oleh jajaran bapak dan ibu guru MIN 8 Gunungkidul lainnya yang ikut sibuk menata alur formasi siswa.

Ibu Rumiyatun, selaku salah satu guru pendamping kelas 6 yang memandu jalannya gladi bersih, mengungkapkan rasa puas sekaligus harapannya atas kerja keras para siswa hari ini. "Alhamdulillah, gladi bersih di Kangen Ndeso hari ini berjalan dengan sangat lancar. Anak-anak kelas 6 mengikuti setiap instruksi pengkondisian tempat duduk, simulasi naik ke panggung, hingga latihan menyanyi dengan sangat tertib dan penuh konsentrasi. Latihan di lokasi langsung seperti ini sangat penting agar saat hari-H nanti anak-anak tidak bingung dan bisa tampil dengan percaya diri. Kami memohon doa restu dari seluruh pihak agar acara pelepasan hari Kamis besok dapat berjalan sukses dan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan bagi anak-anak kami," tutur Ibu Rumiyatun di sela-sela kegiatan. (ans)

 

Jaga Karakter Dasar, Siswa Kelas 1, 2, dan 3 MIN 8 Gunungkidul Jalani ASAT 2026 Berbasis Kertas

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Di tengah gempuran digitalisasi, MIN 8 Gunungkidul tetap menerapkan kebijakan yang proporsional demi kebaikan tumbuh kembang anak didiknya. Pada Rabu, 3 Juni 2026, siswa-siswi kelas 1, 2, dan 3 secara serentak melaksanakan hari pertama Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Berbeda dengan kakak kelas mereka di kelas 4 dan 5 yang sudah beralih menggunakan Handphone melalui aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD), pelaksanaan ujian untuk jenjang kelas bawah ini sengaja tetap mempertahankan metode konvensional dengan menggunakan lembar kertas soal dan jawaban.

Kegiatan inti pada hari pertama ujian ini menguji pemahaman keagamaan siswa melalui dua mata pelajaran (mapel) utama, yaitu Al-Qur'an Hadits pada sesi pertama dan Fikih pada sesi kedua. Langkah madrasah yang tetap mempertahankan ujian berbasis kertas untuk kelas bawah ini didasari oleh berbagai faktor pertimbangan yang matang, mulai dari kesiapan motorik anak dalam menulis dan membaca, hingga upaya meminimalisasi ketergantungan gawai (gadget) pada anak usia dini. Suasana ruang ujian pun berlangsung sangat tertib dan tenang, di mana jalannya mapel pertama di ruang kelas 3 dipimpin dan diawasi langsung oleh Ibu Ayu.

Ibu Ayu, selaku pengawas ujian kelas 3, memberikan pandangan positifnya mengenai kebijakan madrasah yang membedakan media ujian antara kelas bawah dan kelas atas tersebut. "Bagi anak-anak kelas 1, 2, dan 3, ujian menggunakan kertas jauh lebih efektif karena keterbacaan soal menjadi lebih jelas dan mereka bisa melatih fokus tanpa distraksi layar HP. Kebijakan ini sangat bijak mengingat banyak faktor pertimbangan psikologis dan teknis untuk anak usia transisi ini. Khusus di kelas 3 yang saya awasi tadi pada mapel Al-Qur'an Hadits, anak-anak terlihat sangat antusias, mandiri, dan teliti saat menggoreskan pensil mereka di lembar jawaban. Semoga esai dan jawaban mereka membuahkan hasil yang terbaik," tutur Ibu Ayu penuh dengan senyuman ramah. (ans)



Era Digital, Siswa Kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul Jalani Hari Pertama ASAT 2026 Berbasis Aplikasi JMD

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Langkah modernisasi pembelajaran di lingkungan madrasah terus diperlihatkan secara nyata oleh MIN 8 Gunungkidul. Pada Rabu, 3 Juni 2026, puluhan siswa kelas 4 dan 5 secara serentak mengikuti hari pertama Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Berbeda dengan ujian konvensional masa lalu, pelaksanaan ASAT tahun ini memanfaatkan lini teknologi secara penuh, di mana seluruh peserta ujian mengerjakan soal menggunakan perangkat digital masing-masing yang terintegrasi dengan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD).

Kegiatan inti pada hari pertama asesmen ini berfokus pada pengujian kompetensi keagamaan siswa, dengan mata pelajaran (mapel) yang diujikan meliputi Al-Qur'an Hadits pada sesi pertama dan Fikih pada sesi kedua. Sejak pagi hari, suasana ruang kelas tampak tenang dan kondusif saat para siswa mulai masuk ke akun JMD mereka untuk membaca dan menjawab soal digital. Untuk memastikan integritas dan kelancaran teknis selama ujian berlangsung, pengawasan ketat diberlakukan di setiap ruangan. Pada kelas 5, jalannya ujian mapel pertama dipimpin dan diawasi langsung oleh Ibu Triana.

Seusai mengawasi sesi pertama, Ibu Triana memberikan komentarnya mengenai jalannya ujian berbasis aplikasi digital yang dinilainya berjalan sangat efektif. "Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama ASAT 2026 untuk anak-anak kelas 4 dan 5 berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Penggunaan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD) ini sangat membantu, tidak hanya membuat anak-anak lebih fokus dan ringkas dalam mengerjakan, tetapi juga melatih kemandirian dan kejujuran mereka sejak dini. Khusus untuk kelas 5 yang saya awasi tadi pada mapel Al-Qur'an Hadits, anak-anak terlihat sangat tenang, tertib, dan sudah sangat familier dengan pengoperasian aplikasi ini. Semoga hasil ujian mereka memuaskan dan berkah," tutur Ibu Triana penuh optimisme. (ans)