Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Rabu, 18 Februari 2026

MIN 8 Gunungkidul Kawal Evaluasi Program Makan Bergizi di SPPG Semanu 1

 


Semanu ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, bersama guru PJOK, Hajir Anas Fauzan, menghadiri kegiatan evaluasi program Makan Bergizi (MBG) yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semanu 1 pada Kamis (12/2/2026). Bertempat di markas SPPG Semanu 1, pertemuan ini mempertemukan jajaran pengelola, tim dapur, hingga perwakilan madrasah mitra untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas layanan gizi bagi peserta didik. Kehadiran pimpinan MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat madrasah dalam mendukung pemenuhan nutrisi siswa yang tepat sasaran.

Dalam forum tersebut, Ketua SPPG Semanu 1, Daffa, menekankan pentingnya koordinasi antar-tim dan sosialisasi petunjuk teknis terkait operasional program. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kebijakan pemberian paket MBG selama bulan puasa mendatang yang akan dialihkan dalam bentuk makanan kering. Selain itu, ditegaskan pula bahwa program MBG saat ini dirancang sebagai sarapan pagi untuk memenuhi 25% kebutuhan gizi harian anak, sehingga pihak madrasah tetap diimbau untuk memastikan siswa mendapatkan tambahan nutrisi pada siang hari demi mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Sesi evaluasi ini juga menjadi wadah bagi pihak madrasah untuk memberikan masukan langsung kepada pengelola SPPG dan Yayasan Sakarep Barkah. Melalui perwakilan yang hadir, MIN 8 Gunungkidul dapat memantau mekanisme distribusi serta penyesuaian menu yang akan diberlakukan ke depan. Dengan adanya evaluasi berkala ini, diharapkan program Makan Bergizi di MIN 8 Gunungkidul dapat berjalan semakin lancar, higienis, dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesehatan serta konsentrasi belajar para siswa di madrasah. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Perkuat Koleksi Bacaan Lewat Hibah Buku dari Perpusda Gunungkidul

 


Wonosari ----- Upaya penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah terus digalakkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul. Pada Jumat (13/2/2026), perpustakaan madrasah ini resmi mendapatkan tambahan koleksi melalui hibah sebanyak 50 eksemplar buku dari Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul. Bantuan buku dengan berbagai genre edukatif ini diharapkan dapat memperkaya khazanah bacaan siswa dan mendukung program gerakan literasi madrasah yang sedang berjalan.

Proses pengambilan hibah buku dilakukan langsung di kantor Perpusda Gunungkidul oleh tim delegasi MIN 8 Gunungkidul yang terdiri dari Hamid Fitrianto, Sugeng, dan Hajir Anas Fauzan. Kedatangan para guru tersebut disambut dengan sangat baik oleh pihak Perpusda Gunungkidul. Kerja sama ini menjadi bukti sinergi yang positif antara lembaga pendidikan dan perpustakaan daerah dalam menyediakan akses informasi dan ilmu pengetahuan yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah Gunungkidul.

Menanggapi hibah tersebut, Dewi Susilowati selaku Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. "Kami sangat berterima kasih kepada Perpusda Kabupaten Gunungkidul atas bantuan 50 eksemplar buku ini. Koleksi baru ini akan segera kami proses agar bisa secepatnya dinikmati oleh para siswa. Kami berharap bantuan ini dapat memantik minat baca anak-anak sehingga mereka lebih gemar menghabiskan waktu di perpustakaan," ujarnya. Penambahan koleksi ini menjadi langkah nyata MIN 8 Gunungkidul dalam menghadirkan perpustakaan yang representatif dan informatif. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Resmi Terpilih dalam Jajaran Pengurus KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7

 


Semanu ---- Dua guru dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul resmi terpilih menjadi bagian dari kepengurusan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 7 periode terbaru. Dalam proses reorganisasi yang berlangsung pada Jumat (13/2/2026) di MIN 8 Gunungkidul, Agustina Kusumawati terpilih sebagai Sekretaris 2, sementara Suratmini dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara 2. Keikutsertaan perwakilan MIN 8 Gunungkidul dalam struktur ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar-madrasah di wilayah kerja Kabupaten Gunungkidul 7.

Struktur kepengurusan inti KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 juga diisi oleh sejumlah pendidik berpengalaman dari berbagai madrasah negeri di sekitarnya. Jabatan Ketua 1 dipercayakan kepada Ashari dari MIN 6 Gunungkidul, didampingi oleh Ibnu Syahari dari MIN 2 Gunungkidul sebagai Ketua 2. Sementara itu, posisi Sekretaris 1 diisi oleh Ida Tasiya Heryani dan posisi Bendahara 1 dijabat oleh Wasilah yang keduanya juga berasal dari unit kerja MIN 6 Gunungkidul.

Acara pembentukan pengurus ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama K2MI dan Pengawas Pembina Madrasah guna melakukan penyegaran organisasi. Proses pemilihan dan serah terima jabatan berlangsung khidmat disaksikan oleh Purwata, selaku pengawas pembina. Dengan terbentuknya formasi pengurus baru ini, KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 siap menjalankan program-program strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di seluruh madrasah ibtidaiyah yang tergabung dalam kelompok kerja tersebut. (tna)

Estafet Kepengurusan: MIN 8 Gunungkidul Tuan Rumah Reorganisasi KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7

 


Semanu ----- Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul 7 menggelar acara Sosialisasi Regulasi dan Reorganisasi Kepengurusan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 7 pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di MIN 8 Gunungkidul ini dihadiri oleh puluhan pendidik dari berbagai satuan kerja, seperti MIN 2 Gunungkidul, MIN 6 Gunungkidul, MIN 8 Gunungkidul, serta berbagai MI YAPPI dan MI Muhammadiyah di wilayah tersebut. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-guru madrasah ibtidaiyah di Kapanewon Semanu, Tepus, Rongkop, Girisubo, dan Tanjungsari.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 12.30 WIB dengan agenda pembukaan yang diisi oleh sambutan Ketua K2MI Kabupaten 7, Sri Hartati, serta pengarahan dari Pengawas Pembina KKG, Purwata. Dalam sesi utama, Ibnu Sahari memimpin proses pembentukan pengurus KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 yang baru. Selain reorganisasi, forum ini juga fokus pada pemaparan regulasi terbaru yang berkaitan dengan pengembangan keprofesian guru madrasah agar selaras dengan kebijakan pendidikan terkini.

Prosesi serah terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru menjadi penutup agenda inti, yang kemudian diakhiri dengan pencatatan notulensi oleh Rumiyatun Rohhasanah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan diharapkan pengurus yang terpilih dapat segera menjalankan program kerja demi kemajuan kualitas pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Gunungkidul 7. Dengan berakhirnya acara pada sore hari, KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 kini resmi memiliki nakhoda baru untuk periode mendatang, yakni Ashari dari MIN 6 Gunungkidul. (tna)

Geliat Wirausaha di MIN 8 Gunungkidul Melalui Market Day Kelas 5

 


Semanu ---- Suasana penuh keceriaan menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/2/2026) pagi saat siswa kelas 5 menggelar kegiatan Market Day. Sebanyak 32 siswa kelas 5 berpartisipasi aktif dengan menjajakan berbagai olahan makanan sehat dan minuman bergizi hasil kreasi mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berdagang, tetapi juga mengedukasi seluruh warga madrasah mengenai pentingnya mengonsumsi jajanan yang bersih dan bebas bahan pengawet berbahaya.

Antusiasme pembeli terlihat sangat tinggi sejak lapak dibuka, di mana seluruh warga madrasah mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 serta para guru memadati area pasar dadakan tersebut. Para siswa kelas 5 tampak piawai dalam melayani pembeli, menghitung kembalian, hingga mempromosikan keunggulan menu sehat mereka. Transaksi jual beli yang edukatif ini menjadi praktik langsung bagi siswa dalam menerapkan konsep matematika sosial dan kemandirian dalam suasana yang menyenangkan.

Dewi Susilowati, selaku Wali Kelas 5, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas dan kekompakan anak didiknya. "Melalui Market Day ini, kami ingin menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini sekaligus membiasakan anak-anak untuk memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Saya sangat bangga melihat siswa kami begitu bersemangat dan percaya diri dalam mengelola lapak mereka hari ini," ujarnya. Beliau berharap kegiatan ini dapat mengasah kecakapan hidup (life skills) para siswa di masa depan. (tna)