Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Selasa, 17 Maret 2026

Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pra Raker Kemenag 2026, Fokus pada Implementasi Asta Protas


Wonosari ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri undangan Kegiatan Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Program Prioritas atau Pra Rapat Kerja (Pra Raker) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Acara yang mengusung tema "Asta Protas Bergerak, Kemenag Semakin Berdampak" ini dilaksanakan pada Selasa, (10/3/2026), bertempat di MTsN 4 Gunungkidul. Kehadiran beliau merupakan bagian dari partisipasi aktif 12 Kepala MIN se-Kabupaten Gunungkidul dalam merumuskan langkah strategis instansi untuk tahun mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kantor Kemenag Gunungkidul, Supriyanto. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah Sosialisasi Instrumen Evaluasi Implementasi Asta Protas pada Kementerian Agama yang disampaikan oleh narasumber dari Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta. Program Asta Protas menjadi acuan penting bagi setiap satuan kerja, termasuk madrasah, untuk memastikan program-program prioritas berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Dalam sesi sidang komisi, Sri Hartati bersama peserta lainnya terlibat aktif dalam penyusunan rencana aksi yang terbagi ke dalam komisi layanan tata kelola, layanan agama, dan layanan pendidikan. Melalui koordinasi ini, diharapkan MIN 8 Gunungkidul dapat menyelaraskan program kerja madrasah dengan kebijakan nasional yang telah ditetapkan. Hasil dari Pra Raker ini akan menjadi fondasi bagi pelaksanaan rapat kerja utama guna memastikan seluruh lini di bawah naungan Kemenag Gunungkidul bergerak secara serentak dan terukur. (tna)

Momen Hangat Bukber MIN 8 Gunungkidul: Makan Berkelompok dengan Pasokan Gizi dari SPPG Semanu 1

 


Semanu ---- Kemeriahan acara buka puasa bersama di MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/3/2026) terasa semakin istimewa dengan hadirnya dukungan menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hidangan berbuka kali ini dipasok langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semanu 1, sebuah unit pelaksana teknis di bawah Badan Gizi Nasional yang berfungsi sebagai dapur komunitas. Kehadiran menu bergizi ini tidak hanya menjamin kualitas asupan nutrisi bagi para siswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan pusat gizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak madrasah.

Menu utama yang disajikan dalam kesempatan ini adalah ayam rendang dengan cita rasa yang menggugah selera dan kandungan gizi yang seimbang. Setelah rangkaian pengajian inti selesai dilaksanakan, para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 tampak antusias menerima paket makanan yang didistribusikan secara tertib. Pihak madrasah memastikan bahwa setiap porsi yang disajikan telah melalui standar pengawasan gizi yang ketat dari SPPG Semanu 1, sejalan dengan peran unit tersebut sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus pengawas pencegahan stunting di wilayah regional.

Momen makan bersama ini berlangsung dengan suasana penuh keakraban di mana para siswa berkumpul secara berkelompok sesuai kelasnya masing-masing. Sebagian siswa memilih menikmati hidangan di dalam ruang kelas, sementara sebagian lainnya memilih untuk duduk melingkar di halaman madrasah menikmati udara sore bersama teman-teman sekelas. Tradisi makan melingkar ini menciptakan ikatan persaudaraan yang kuat antar-siswa, menutup rangkaian agenda Pesantren Ramadhan tahun ini dengan kesan yang mendalam dan tubuh yang bugar berkat asupan makanan yang sehat. (tna)

Komite MIN 8 Gunungkidul Sampaikan Pesan Inspiratif di Penutupan Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Perwakilan Komite MIN 8 Gunungkidul, Asmantara, turut memberikan sambutan hangat dalam acara buka puasa bersama yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Di hadapan ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya rangkaian Pesantren Ramadhan yang berjalan dengan lancar dan penuh makna. Kehadiran komite dalam acara ini menegaskan sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan orang tua dalam mendukung program-program peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.

Dalam pesan baiknya, Asmantara memotivasi para siswa agar senantiasa menjadi pribadi yang jujur dan berbakti kepada orang tua serta bapak ibu guru. Beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan adab yang mulia sebagai bekal masa depan. "Kegiatan seperti ini adalah modal berharga bagi anak-anak kita untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh secara mental dan spiritual," tuturnya sebelum mengakhiri sambutan yang disambut antusias oleh seluruh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. (tna)

Seluruh Siswa MIN 8 Gunungkidul Ikuti Buka Bersama Penutupan Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan acara buka puasa bersama sekaligus penutupan Pesantren Ramadhan pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti aula madrasah saat rangkaian acara dibuka dengan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama pekan Pesantren Ramadhan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa dalam menjalankan ibadah dan belajar agama selama bulan suci. Senada dengan hal tersebut, Asmantara selaku perwakilan Komite Madrasah juga memberikan dukungannya terhadap kegiatan positif ini sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang islami. Kehadiran tokoh komite dan jajaran guru mempertegas komitmen madrasah dalam menjalin sinergi demi kemajuan pendidikan moral siswa.

Puncak acara diisi dengan pengajian inti yang disampaikan oleh Ustazah Nur Fitriyani dari Pondok Pesantren Thoriqul Mukminin. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan pesan-pesan menyejukkan tentang pentingnya menjaga istiqomah dalam beribadah meski Ramadhan akan segera berlalu. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa saat azan Maghrib berkumandang, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah yang menandai berakhirnya rangkaian agenda Pesantren Ramadhan tahun ini dengan penuh keberkahan. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Resmi Tutup Pesantren Ramadhan, Ajak Siswa Jaga Istiqomah Ibadah

 


Semanu ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H dalam acara buka puasa bersama yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Dalam suasana khidmat yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6 serta jajaran komite, penutupan ini menandai berakhirnya berbagai agenda penguatan karakter religius yang telah berlangsung selama sepekan terakhir di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Sri Hartati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa dan panitia yang telah menyukseskan program Pesantren Ramadhan tahun ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya dilihat dari kemeriahan lomba-lomba yang telah terlaksana, tetapi lebih kepada sejauh mana nilai-nilai disiplin dan spiritualitas dapat tertanam dalam diri setiap peserta didik selama bulan suci.

Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan mendalam agar semangat ibadah yang telah terpupuk selama bulan Ramadhan tidak luntur begitu saja. Sri Hartati berharap agar kebiasaan baik seperti salat tepat waktu, tadarus Al-Qur'an, dan perilaku terpuji tetap dilanjutkan secara konsisten di bulan-bulan lainnya. (tna)