Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Senin, 13 Juli 2026

Sambut Generasi Rabbani, MIN 8 Gunungkidul Gelar Hari Pertama MATAMUDA dengan Penuh Hangat dan Ceria

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Memasuki tahun ajaran baru dengan semangat yang membubung tinggi, MIN 8 Gunungkidul resmi menggelar hari pertama kegiatan MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan orientasi ini dilaksanakan di lingkungan madrasah setempat dan diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas 1 yang tampak antusias didampingi oleh orang tua mereka masing-masing. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah awal untuk membantu para murid baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenali kultur madrasah, serta menumbuhkan rasa nyaman sebelum memulai proses belajar-mengajar yang efektif.

Rangkaian kegiatan inti pada hari pertama ini diawali dengan upacara pembukaan MATAMUDA yang berlangsung secara khidmat di halaman madrasah, dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul agar terjalin kedekatan emosional antara siswa dan pendidik. Momen puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan tanda pengenal murid baru secara simbolis kepada perwakilan siswa kelas 1 yang dilakukan langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I. Penyematan tanda pengenal tersebut menjadi simbol resmi bahwa anak-anak telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar madrasah yang siap ditempa menjadi generasi cerdas dan berakhlakul karimah.

Seusai memimpin jalannya pembukaan orientasi tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat. "Alhamdulillah, hari pertama MATAMUDA di MIN 8 Gunungkidul berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan diwarnai senyum ceria anak-anak kita. Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh murid baru kelas 1 di madrasah ini. Melalui tanda pengenal yang disematkan hari ini, kami berkomitmen untuk mengemban amanah dari para orang tua dalam mendidik, membimbing, dan menyayangi anak-anak ini sepenuh hati. Semoga masa ta'aruf ini menjadi awal yang berkesan bagi mereka untuk menuntut ilmu dengan gembira, mandiri, dan kelak menjadi kebanggaan bagi agama serta orang tua," tutur  Sri Hartati dengan pancaran wajah penuh ketulusan. (ans)

Jaga Kebugaran dan Soliditas, Guru dan Tenaga Kependidikan MIN 8 Gunungkidul Ikuti Senam Pagi Bersama ASN Kemenag di KUA Rongkop

 

Rongkop Gunungkidul – Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-aparatur, seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan senam pagi bersama pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan sehat ini dilaksanakan di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Rongkop, Gunungkidul. Agenda ini dihadiri secara massal oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang berasal dari tiga wilayah, yakni Kapanewon Semanu, Rongkop, dan Tepus, menciptakan suasana yang penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan sejak pagi hari.

Kegiatan inti diawali dengan sesi pengarahan dan sambutan hangat dari Kepala KUA Rongkop,  H. Faqih Shomadi, S.Ag., M.Pd.I., selaku tuan rumah, yang dilanjutkan dengan pengarahan utama oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul,  Dr. H. Mukhotib, S.Ag., M.Pd.I. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan produktivitas kerja dalam melayani masyarakat. Setelah sesi sambutan, acara langsung diteruskan dengan senam pagi bersama yang dipandu oleh instruktur profesional. Seluruh peserta, termasuk rombongan dari MIN 8 Gunungkidul, tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang energik di bawah udara pagi yang segar.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan olahraga tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar positif mengenai manfaat besar dari agenda senam lintas kapanewon ini. "Alhamdulillah, kegiatan senam pagi bersama di KUA Rongkop hari ini berjalan dengan sangat meriah dan penuh keceriaan. Kehadiran seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 dalam acara ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran tubuh agar tetap prima dalam bertugas, tetapi juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk memupuk kekompakan dengan rekan-rekan ASN Kemenag dari Semanu, Tepus, dan Rongkop. Arahan dari  Kepala Kantor, Dr. H. Mukhotib, menjadi motivasi bagi kami semua untuk terus bersemangat, sehat lahir batin, dan selalu kompak dalam memajukan institusi," tutur  Sri Hartati dengan senyum penuh semangat. (ans)

Kamis, 09 Juli 2026

Matangkan Persiapan Akreditasi Perpustakaan dan Agenda Pramuka, MIN 8 Gunungkidul Gelar Rapat Koordinasi Internal

 


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Guna menyelaraskan langkah dan mematangkan berbagai program kerja strategis madrasah, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) internal pada Kamis, 9 Juli 2026. Bertempat di salah satu ruang pertemuan MIN 8 Gunungkidul, rapat ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh jajaran guru serta tenaga kependidikan. Forum ini sengaja digelar di awal bulan Juli sebagai bentuk langkah cepat dan terukur pihak madrasah dalam menyambut tahun ajaran baru, sekaligus memastikan seluruh instrumen pendukung kemajuan madrasah dapat dipersiapkan secara optimal dan gotong royong.

Kegiatan inti dalam rapat koordinasi ini berfokus pada pembahasan tiga agenda besar yang menjadi prioritas madrasah dalam waktu dekat. Agenda pertama adalah pembahasan intensif mengenai pembentukan struktur pengelola perpustakaan yang baru sebagai langkah awal persiapan menghadapi akreditasi perpustakaan madrasah. Selanjutnya, rapat juga membahas teknis panduan keikutsertaan guru dalam Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD). Sebagai penutup agenda, seluruh peserta rapat merumuskan kesiapan dan rencana aksi menyambut peringatan Hari Pramuka yang akan datang agar dapat berjalan dengan semarak dan edukatif bagi seluruh siswa.

Rapat koordinasi yang berjalan dinamis dan produktif ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I. Seusai memimpin jalannya diskusi, beliau memberikan komentar positif sekaligus motivasi untuk seluruh jajaran yang hadir. "Alhamdulillah, rakor hari ini berjalan dengan sangat lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis. Pembentukan struktur perpustakaan ini adalah komitmen awal kita untuk menghadirkan fasilitas literasi yang terakreditasi dan representatif bagi anak-anak. Di sisi lain, persiapan KMD bagi bapak- guru serta agenda Hari Pramuka adalah investasi penting untuk penguatan karakter kepanduan di madrasah. Saya sangat berterima kasih atas soliditas dan semangat seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul. Dengan kerja keras dan kebersamaan ini, saya optimis semua target besar kita dapat tercapai dengan hasil terbaik," tutur  Sri Hartati dengan penuh mantap. (ans)



Selasa, 07 Juli 2026

Persiapkan Hari Pramuka 2026, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Rapat Koordinasi dan Sosialisasi KMD di KPRI Meter

 

Semanu (Gunungkidul) – Dalam rangka mematangkan kesiapan menjelang peringatan Hari Pramuka Tahun 2026, perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul menghadiri rapat koordinasi strategis pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan yang berfokus pada penyelarasan agenda kepramukaan tingkat kecamatan ini diselenggarakan di Aula KPRI Meter, Semanu, Gunungkidul. Keikutsertaan utusan dari MIN 8 Gunungkidul ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis kepanduan, serta memastikan keterlibatan aktif siswa-siswi madrasah dalam menyemarakkan hari besar gerakan pramuka tersebut.

Kegiatan inti dalam forum ini membahas dua agenda utama yang sangat krusial bagi perkembangan Pramuka di wilayah pangkalan sekolah. Selain membahas teknis pelaksanaan upacara dan festival Hari Pramuka 2026, pertemuan ini juga mengagendakan sosialisasi pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi para pendidik. Acara ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Semanu,  Azis Istiyanto, S.Pd., M.Pd. Dua guru andalan perwakilan MIN 8 Gunungkidul, yaitu  Suwari, S.Pd.I. dan  Ninik Nuryanti, S. Pd. I, tampak hadir secara aktif menyerap instruksi serta materi penguatan kompetensi pembina yang dipaparkan dalam forum tersebut.

Seusai mengikuti jalannya rakor,  Suwari, S.Pd.I. memberikan komentar positif mengenai pentingnya persiapan matang dan rencana pelaksanaan KMD bagi para guru. "Alhamdulillah, koordinasi hari ini di KPRI Meter berjalan dengan sangat lancar dan membuahkan banyak kesepakatan penting. Arahan dari Azis Istiyanto selaku Ketua Kwarran Semanu memberikan kami gambaran yang jelas untuk menyukseskan Hari Pramuka 2026 nanti. Selain itu, rencana program Kursus Mahir Dasar (KMD) yang disosialisasikan sangatlah penting bagi kami para guru di MIN 8 Gunungkidul untuk menyegarkan kembali keterampilan kepanduan, sehingga nantinya kami dapat membimbing adik-adik siaga dan penggalang di madrasah dengan metode yang lebih seru, kreatif, dan berkarakter," tutur  Suwari dengan penuh antusias. (ans)

 

Sarat Nilai Kemanusiaan, Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapimleng Kemenag dan Peringatan Lebaran Anak Yatim

 

GUNUNGKIDUL – Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., menghadiri agenda penting Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Gunungkidul. Forum berkala ini menjadi momentum krusial bagi seluruh pimpinan satuan kerja di bawah naungan Kemenag Gunungkidul untuk melakukan koordinasi, evaluasi capaian program, sekaligus menyelaraskan langkah strategis dalam pelayanan keagamaan dan pendidikan ke depan.

Kegiatan inti dalam Rapimleng kali ini terasa sangat istimewa karena diintegrasikan dengan acara sosial keagamaan, yaitu peringatan Lebaran Anak Yatim dan Difabel. Agenda mulia ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul,  Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I., serta dihadiri secara lengkap oleh jajaran pejabat struktural dan kepala madrasah. Dalam momen penuh berkah tersebut, Kemenag Gunungkidul menyalurkan santunan dan perhatian khusus kepada perwakilan anak yatim dan siswa difabel, sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, kasih sayang, dan pemenuhan hak bagi anak-anak yang membutuhkan.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian acara, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar mendalam dan mengapresiasi tinggi konsep acara yang humanis tersebut. "Alhamdulillah, agenda Rapimleng hari ini di PLHUT berjalan dengan lancar dan sangat menyentuh hati. Keputusan untuk memadukan rapat dinas dengan peringatan Lebaran Anak Yatim dan Difabel adalah langkah yang luar biasa dari  Kepala Kantor, Dr. H. Mukotip beserta jajarannya. Bagi kami di MIN 8 Gunungkidul, kegiatan ini menjadi pemantik semangat dan pengingat yang kuat agar program-program inklusi serta kepedulian sosial di madrasah terus ditingkatkan. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa anak-anak yatim maupun siswa difabel di madrasah kami selalu mendapatkan ruang belajar yang adil, setara, dan penuh cinta kasih," tutur  Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)