Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Kamis, 21 Mei 2026

Resmi Menyandang Status PNS, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelantikan di PLHUT

 


GUNUNGKIDUL – Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Dua guru terbaiknya, Ibu Dewi dan Bapak Anas, resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 21 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Gunungkidul ini diikuti oleh total 85 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bentukan Kemenag Gunungkidul yang kini bertransformasi penuh menjadi aparatur sipil negara.

Prosesi sakral ini dilaksanakan secara kombinasi (hybrid). Agenda diawali dengan pembukaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY via Zoom Meeting oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Bapak H. Abd. Su'ud, S.Ag., M.S.I., serta Kepala Kanwil Kemenag DIY, Bapak Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Rangkaian acara kemudian tersambung langsung secara nasional melalui Zoom dengan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk prosesi pengambilan sumpah jabatan. Setelah prosesi pusat selesai, kegiatan di dalam gedung PLHUT dilanjutkan secara luring dengan agenda pembinaan pegawai yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam arahannya, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I. menekankan agar seluruh PNS yang baru saja dilantik dapat menjaga integritas dan profesionalitas sebagai abdi negara di bawah naungan Kementerian Agama. Beliau berpesan agar momentum ini dijadikan titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan mutu pendidikan di satker masing-masing. Seluruh peserta pelantikan juga diingatkan untuk mematuhi lima nilai budaya kerja Kementerian Agama sebagai kompas utama dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari.

Ibu Dewi, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul yang baru saja dilantik, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian berharga dalam kariernya ini. "Hari ini adalah momen yang sangat bersejarah dan mengharukan bagi saya dan Bapak Anas. Setelah melalui masa pengabdian sebagai CPNS, sumpah jabatan yang kami ucapkan hari ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar di hadapan Allah SWT dan negara. Pembinaan dari Bapak Mukotip juga meneguhkan tekad kami untuk terus meningkatkan loyalitas, disiplin, dan inovasi dalam mendidik siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul demi kemajuan madrasah," ungkapnya dengan penuh rasa haru dan bangga. (ans)


Rabu, 20 Mei 2026

Perkuat Silaturahmi dan Spiritual, Perwakilan MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pengajian Lintas Instansi di UNY Semanu

 

GUNUNGKIDUL – Perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, Bapak Sugeng, menghadiri kegiatan Pengajian Lintas Instansi yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026. Acara kerohanian yang rutin diselenggarakan ini bertempat di Aula Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Semanu. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai dari berbagai instansi lintas sektoral di wilayah Kabupaten Gunungkidul dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi kerja melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pada kesempatan kali ini, pengajian menghadirkan penceramah kondang, KH. Ahmad Munir, S.H.I. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan inti sari materi mengenai keutamaan dalam berbuat kebaikan secara konsisten (istiqamah), baik dalam konteks ibadah personal maupun dalam memberikan pelayanan publik di instansi masing-masing. Beliau menekankan bahwa setiap tindakan baik yang diniatkan untuk kemaslahatan masyarakat akan membawa keberkahan hidup serta menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi pelakunya.

Bapak Sugeng, selaku perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, mengaku sangat bersyukur bisa hadir dan menyerap ilmu dalam majelis ilmu tersebut. "Materi yang disampaikan oleh KH. Ahmad Munir sangat menyejukkan sekaligus menjadi pengingat yang kuat bagi kami di dunia pendidikan. Berbuat kebaikan di lingkungan madrasah, seperti mendidik siswa dengan tulus, merupakan amanah besar yang memiliki keutamaan luar biasa. Semoga bekal rohani dari pengajian lintas instansi di UNY Semanu ini dapat terus memotivasi kami untuk meningkatkan etos kerja dan menebar lebih banyak kebaikan di MIN 8 Gunungkidul," tutur beliau setelah acara usai. (ans)


Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Perpustakaan Keliling Perpusda Gunungkidul Sambangi Siswa MIN 8 Gunungkidul

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul)  – Suasana riuh gembira menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Rabu, 20 Mei 2026. Kehadiran armada mobil Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul disambut penuh antusias oleh ratusan siswa. Kegiatan layanan membaca bergerak ini dihadirkan secara khusus untuk memfasilitasi dan memperluas akses bahan bacaan bagi siswa-siswi jenjang bawah, yaitu kelas 1, 2, and 3, guna memupuk kebiasaan membaca sejak usia dini di lingkungan madrasah.

Kegiatan layanan perpustakaan keliling ini berlangsung dengan tertib dan terjadwal. Begitu pintu armada dibuka, para siswa langsung berkerumun memilih berbagai buku cerita bergambar, fiksi anak, hingga buku pengetahuan umum yang dikemas menarik. Layanan literasi ini dikoordinasi langsung oleh Ibu Herni, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul. Beliau bersama petugas dari Perpusda mendampingi anak-anak dalam memilih buku yang sesuai dengan usia mereka, serta menata area membaca darurat yang nyaman di selasar kelas dan bawah pohon perindang lapangan madrasah.

Ibu Herni selaku koordinator kegiatan dari pihak madrasah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kunjungan rutin dari Perpusda Gunungkidul ini. "Kehadiran perpustakaan keliling ini selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh siswa kelas 1, 2, dan 3. Buku-buku yang dibawa sangat bervariasi dan segar, sehingga mampu memicu rasa ingin tahu anak-anak yang mungkin bosan dengan koleksi di kelas. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut secara berkala, karena sangat membantu guru dalam menyukseskan gerakan literasi sekolah dan menumbuhkan karakter gemar membaca sejak dini," tutur beliau di sela-sela mendampingi siswa membaca. (ans)


Penuh Haru, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Intensifkan Latihan Paduan Suara Jelang Pelepasan

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Alunan nada penuh penghayatan menggema di lingkungan MIN 8 Gunungkidul pada Rabu, 20 Mei 2026. Siswa-siswi kelas 6 berkumpul untuk melaksanakan latihan paduan suara secara intensif sebagai bagian dari persiapan menyambut agenda purnawiyata atau pelepasan kelulusan mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda krusial untuk memastikan penampilan mereka di atas panggung nanti dapat berjalan dengan khidmat, sekaligus menjadi persembahan terakhir yang manis bagi seluruh warga madrasah setelah enam tahun menempuh pendidikan bersama.

Dalam sesi latihan kali ini, fokus utama paduan suara diarahkan pada pemantapan dua buah lagu bertema perpisahan, yaitu "Selamat Tinggal Guru dan Kawanku" serta "Terima Kasihku". Seluruh siswa tampak serius menyelaraskan vokal, membagi suara, dan meresapi setiap bait lirik yang sarat akan makna ungkapan rasa syukur kepada guru serta salam perpisahan kepada teman sebaya. Jalannya latihan dibimbing dan diarahkan langsung oleh Ibu Suwari, yang secara teliti memandu ketukan tempo serta ekspresi bernyanyi para siswa agar pesan dalam lagu tersebut tersampaikan dengan mendalam.

Ibu Suwari selaku guru pembimbing paduan suara menyampaikan rasa bangga sekaligus haru melihat kesungguhan yang ditunjukkan oleh anak didiknya. "Anak-anak kelas 6 menunjukkan progres yang sangat menyentuh hari ini. Mereka tidak hanya bernyanyi dengan teknik yang benar, tetapi juga mampu menghadirkan rasa ke dalam setiap lirik lagu 'Terima Kasihku' dan 'Selamat Tinggal Guru dan Kawanku'. Latihan ini adalah bentuk apresiasi terkecil mereka untuk madrasah. Saya berharap melalui paduan suara ini, momen pelepasan nanti akan menjadi kenangan yang sangat berkesan, indah, dan emosional bagi para siswa maupun bapak ibu guru," ungkap beliau dengan penuh haru seusai latihan selesai. (ans)

Masuki Hari Kedua, Guru MIN 8 Gunungkidul Perdalam Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Artifisial di MIN 1 Yogyakarta

 


YOGYAKARTA – Perjalanan estafet literasi digital guru madrasah terus berlanjut. Dua utusan terbaik dari MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas dan Ibu Dewi, kembali mengikuti rangkaian hari kedua Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru MIN se-DIY pada Rabu, 20 Mei 2026. Setelah pada hari sebelumnya membuka cakrawala di kampus UNY, kali ini kegiatan dipusatkan di MIN 1 Yogyakarta. Kehadiran para peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menandai komitmen bersama dalam menyongsong transformasi pendidikan berbasis teknologi digital modern.

Pada sesi hari kedua ini, duet narasumber Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. dan Bapak Agus Setyawan, S.Pd.Si. kembali mengupas tuntas materi yang lebih mendalam, yaitu pemahaman konsep dasar kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence). Tidak sekadar teori, para guru juga ditantang untuk langsung merancang unit aktivitas pembelajaran nyata yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum madrasah. Fokus utama dari lokakarya hari ini adalah bagaimana mengemas dan menerapkan KKA tersebut di dalam ruang kelas secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dicerna oleh siswa usia sekolah dasar.

Ditemui usai praktik merancang modul pembelajaran, Bapak Anas membagikan kesan mendalamnya mengenai jalannya pelatihan di hari kedua ini. "Jika kemarin kami baru menyentuh logika koding dasar, hari ini kami diajak menyelami bagaimana memanfatkan kecerdasan artifisial untuk menghidupkan suasana kelas. Kami diajarkan metode agar materi teknologi yang terkesan rumit ini bisa bertransformasi menjadi game edukatif dan media visual yang interaktif bagi siswa kelas 5 atau jenjang lainnya. Saya pribadi sudah tidak sabar untuk mengaplikasikannya di MIN 8 Gunungkidul agar pembelajaran, termasuk di bidang olahraga dan umum, bisa berjalan lebih modern dan memicu kreativitas anak," pungkas beliau dengan antusias. (ans)