Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Senin, 09 Maret 2026

Cegah Perundungan Sejak Dini: Langkah Nyata Guru MIN 8 Gunungkidul Melalui Diklat MOOC PINTAR

 


Semanu ---- Dua guru MIN 8 Gunungkidul, Ana Roisah dan Ayu Nurhidayati, mengikuti pelatihan mandiri dengan judul "Pelatihan Anti Perundungan dan Kekerasan Terhadap Murid" melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) Kementerian Agama RI. Pelatihan berbasis Massive Open Online Course (MOOC) ini dilaksanakan secara daring dan fleksibel mulai dari hari Kamis (5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Partisipasi aktif ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kompetensi ASN dan non-ASN untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendalami tujuh topik inti yang sangat krusial, mulai dari perilaku bullying ditinjau dari perspektif psikologi sosial, dampak perundungan terhadap kesehatan jiwa dan medis, hingga jerat hukum bagi pelaku. Selain itu, materi juga membekali guru untuk menjadi Satgas Anti Bullying yang mampu mengenali, memahami, dan mencegah perundungan di sekitar lingkungan sekolah melalui berbagai praktik terbaik (best practice). Kurikulum yang komprehensif ini dirancang agar tenaga pendidik memiliki kesiapan mental dan prosedur yang jelas dalam menangani setiap indikasi kekerasan terhadap murid.

Ayu Nurhidayati menyampaikan bahwa materi yang diperoleh sangat aplikatif untuk diterapkan di lingkungan madrasah guna melindungi siswa dari dampak negatif perundungan. "Alhamdulillah, melalui tujuh topik inti di platform PINTAR ini, kami mendapatkan wawasan mendalam mengenai cara mencegah perundungan, baik dari sisi psikologis maupun hukum. Pemahaman mengenai dampak medis dan kesehatan jiwa bagi korban membuat kami semakin sadar akan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam menciptakan suasana belajar yang ramah anak. Semoga ilmu ini dapat memperkuat sinergi kami di MIN 8 Gunungkidul dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan seluruh murid," ujarnya. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Selesaikan Pelatihan Kesehatan Reproduksi di Platform PINTAR Kemenag

 


Semanu ---- Agustina Kusumawati, guru di MIN 8 Gunungkidul, telah berhasil menuntaskan pelatihan mandiri "Pendidikan Kesehatan Reproduksi" melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) resmi Kementerian Agama RI. Pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) ini diikuti secara daring dan fleksibel selama lima hari, terhitung sejak Kamis (5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Partisipasi ini menunjukkan komitmen tenaga pendidik di lingkungan madrasah dalam memperbarui wawasan melalui pemanfaatan teknologi digital guna menunjang profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.

Selama periode pelatihan tersebut, Agustina mendalami 14 topik pembahasan yang sangat komprehensif, mulai dari konsep perkembangan remaja, isu pubertas, hak dalam pengambilan keputusan, hingga pencegahan kekerasan berbasis gender. Materi yang disajikan mencakup aspek fisik dan psikologis siswa dalam perspektif Islam, yang bertujuan agar guru dapat membimbing peserta didik melewati masa balig dengan sikap yang bijak dan bertanggung jawab. Kurikulum yang terstruktur dalam belasan bagian materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai relasi sehat dan tanggung jawab dalam tumbuh kembang anak.

Menanggapi keberhasilannya menyelesaikan diklat ini, Agustina menyampaikan rasa syukurnya atas kemudahan akses pembelajaran yang diberikan oleh Kemenag. "Alhamdulillah, 14 materi yang saya pelajari sangat relevan dengan kebutuhan pendampingan siswa di madrasah saat ini, terutama terkait pemahaman masa pubertas dan pencegahan kekerasan berbasis gender. Platform PINTAR ini memudahkan saya untuk belajar secara mandiri tanpa mengganggu jam mengajar, sehingga wawasan baru ini bisa langsung saya terapkan dalam membimbing siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul agar lebih siap menghadapi masa transisi menuju kedewasaan," ujarnya. (tna)

Matangkan Agenda Ramadan, Kepala Madrasah Pimpin Rapat Koordinasi MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Sesaat setelah pelaksanaan try out usai pada Jumat (6/3/2026), seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul berkumpul di ruang kelas 6 untuk mengikuti rapat koordinasi. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Sri Hartati, guna mematangkan berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Fokus utama pembahasan adalah tindak lanjut dari hasil rapat internal guru PAI mengenai rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan serta persiapan teknis bagi siswa kelas 6.

Agenda utama yang disepakati adalah pelaksanaan Pesantren Ramadan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (11/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini akan dikhususkan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5, mengingat siswa kelas 6 pada saat yang bersamaan harus fokus mengikuti agenda Gladhi Bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA). Selain pesantren, madrasah juga telah menjadwalkan program "Madrasah Berbagi" pada Kamis (12/3/2026) sebagai bentuk kepedulian sosial lingkungan madrasah.

Terkait administrasi keagamaan, pengumpulan zakat fitrah direncanakan dimulai lebih awal pada Senin (9/3/2026) dan Selasa (10/3/2026). Seluruh rangkaian kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan acara buka puasa bersama pada hari Jumat (13/3/2026) yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Sri Hartati berharap seluruh panitia yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik demi kelancaran agenda spiritual maupun akademik di lingkungan MIN 8 Gunungkidul. (tna)

Dua Sesi Penuh Konsentrasi: Potret Pelaksanaan Try Out TKAD di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti uji coba atau Try Out Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) untuk mata pelajaran IPA pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag DIY yang bekerja sama dengan Jogja Madrasah Digital (JMD) sebagai upaya mempersiapkan siswa menghadapi ujian akhir. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dengan memanfaatkan perangkat laptop, di mana para siswa tampak antusias dan fokus dalam menyelesaikan butir-butir soal yang disajikan secara digital.

Untuk memastikan kelancaran teknis dan protokol, ujian dibagi ke dalam dua sesi yang masing-masing berdurasi 90 menit. Sesi pertama dipandu oleh Ninik Nuryanti selaku pengawas, sementara sesi kedua diawasi oleh Rumiyatun Rohassanah. Seluruh jalannya ujian dipantau langsung oleh Hamid Fitrianto selaku proktor yang sigap memastikan koneksi dan sistem JMD berjalan tanpa kendala berarti. Pembagian sesi ini bertujuan agar sarana prasarana laptop dapat digunakan secara optimal dan suasana ruang ujian tetap kondusif bagi konsentrasi siswa.

Menanggapi jalannya ujian, Rumiyatun Rohassanah memberikan apresiasi atas ketekunan para siswa dalam menghadapi tantangan soal IPA. "Anak-anak terlihat semakin terbiasa menggunakan perangkat laptop dan platform digital. Meskipun durasi 90 menit cukup menantang, mereka mampu memanajemen waktu dengan baik. Kami berharap hasil try out ini menjadi bahan evaluasi yang akurat bagi guru dan orang tua untuk meningkatkan kesiapan mental serta materi siswa sebelum hari H ujian sesungguhnya," ungkap Rumiyatun di akhir sesi kedua. (tna)

Rabu, 04 Maret 2026

MIN 8 Gunungkidul Matangkan Rencana Pesantren Ramadhan dan Pengelolaan Zakat Fitrah

 


Semanu ---- Enam guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MIN 8 Gunungkidul menggelar rapat koordinasi intensif pada Rabu (4/3/2026) siang. Bertempat di ruang kelas 6 usai jam pembelajaran berakhir, pertemuan ini dihadiri oleh Hamid Fitrianto, Sugeng, Triana Erningsih, Ischak Yama Amalia, Ninik Nuryanti, dan Husni Darmawati. Rapat strategis ini bertujuan untuk menyusun rangkaian agenda kegiatan bulan suci Ramadhan 1447 H di lingkungan madrasah agar berjalan khidmat dan terorganisir.

Dipimpin langsung oleh Sugeng selaku Ketua Panitia Ramadhan, rapat tersebut membahas sejumlah poin utama, di antaranya teknis pengelolaan zakat fitrah dan program "Madrasah Berbagi" sebagai bentuk kepedulian sosial siswa. Fokus utama pembahasan tertuju pada pelaksanaan Pesantren Ramadhan yang direncanakan mulai bergulir pada Rabu (11/3/2026). Rangkaian kegiatan tersebut nantinya akan ditutup dengan acara buka puasa bersama pada Jumat (13/3/2026) sebagai sarana mempererat silaturahmi seluruh warga madrasah.

Selain jadwal, para guru juga merinci detail konten materi dan menentukan daftar pengisi kegiatan selama Pesantren Ramadhan berlangsung. Sugeng menekankan pentingnya variasi kegiatan agar siswa tetap antusias dalam memperdalam ilmu agama. "Kami ingin Ramadhan tahun ini memberikan kesan mendalam bagi anak-anak. Melalui zakat fitrah dan Pesantren Ramadhan, kami fokus menanamkan karakter religius sekaligus kepedulian sosial sejak dini," ujar Sugeng di sela-sela rapat. (tna)