Semanu ---- Kebersihan diri menjadi salah satu fokus
utama dalam pembentukan karakter siswa di MIN 8 Gunungkidul. Pada Kamis
(5/2/2026), wali kelas 2B, Suratmini, menyelenggarakan pemeriksaan kuku rutin
bagi seluruh siswanya. Kegiatan yang dilakukan di depan kelas ini menyasar
setiap jemari siswa guna memastikan tidak ada kuman yang bersarang pada kuku
yang panjang atau kotor. Pemeriksaan ini merupakan agenda mingguan yang
konsisten dilaksanakan untuk menanamkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)
kepada para peserta didik.
Dalam aksi tersebut,
Suratmini menunjukkan kepeduliannya dengan tidak hanya memberikan teguran,
tetapi juga memberikan bantuan langsung. Bagi siswa yang kedapatan memiliki
kuku panjang, wali kelas dengan telaten membantu memotongnya menggunakan alat
pemotong kuku yang telah disiapkan. Pendekatan persuasif ini diambil agar siswa
merasa diperhatikan sekaligus mendapatkan edukasi langsung mengenai standar
kebersihan yang harus dijaga setiap pekannya.
Suratmini menekankan
bahwa pembiasaan ini sangat penting untuk mendukung kesehatan siswa selama di
madrasah. "Pemeriksaan kuku seminggu sekali ini bukan sekadar rutinitas
formalitas, melainkan upaya kami untuk mencegah penyakit dan mengajarkan
disiplin kebersihan diri. Saya sengaja membantu memotong kuku mereka yang
panjang agar mereka paham bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Saya
harap anak-anak bisa lebih mandiri dan peduli terhadap kesehatan tubuhnya
sendiri di masa depan," pungkas Suratmini setelah kegiatan berakhir. (tna)










.jpeg)


