Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Jumat, 19 Juni 2026

Wujudkan Lingkungan Asri dan Indah, Kepala MIN 8 Gunungkidul Terjun Langsung Pimpin Aksi Perapian dan Penghijauan Madrasah

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul)  – Komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan berwawasan lingkungan terus digalakkan oleh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Pada Jumat, 19 Juni 2026, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan berkumpul di area madrasah guna melaksanakan aksi gotong royong perapian dan penghijauan lingkungan sekolah. Kegiatan ini sengaja diagendakan untuk menyegarkan kembali suasana madrasah agar tampak lebih estetik, hijau, dan sehat, sehingga mendukung kenyamanan seluruh warga sekolah dalam beraktivitas.

Kegiatan inti dalam aksi peduli lingkungan ini diwarnai dengan kekompakan yang luar biasa, di mana Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., terjun langsung ke lapangan untuk memimpin jalannya kerja bakti. Beliau tanpa ragu ikut serta mengecat pot-pot bunga dengan warna-warni yang cerah serta merapikan letak tanaman hias agar terlihat lebih tertata. Langkah ini memicu semangat para guru lainnya yang secara bahu-bahu ikut membantu menanam aneka tanaman hias dan pohon peneduh baru, membersihkan rumput liar, serta menata ulang taman madrasah agar lebih asri.

Seusai merampungkan penataan lingkungan tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, memberikan komentar positif dan rasa terima kasihnya atas dedikasi seluruh guru. "Alhamdulillah, kegiatan perapian dan penghijauan madrasah pada hari Jumat berkah ini berjalan dengan sangat lancar. Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh guru yang saling bahu-membahu menanam tanaman baru dan mempercantik sudut-sudut madrasah kita. Lingkungan yang hijau dan rapi bukan sekadar enak dipandang, melainkan instrumen penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi anak-anak. Semoga dengan wajah baru madrasah yang lebih segar dan asri ini, motivasi kerja guru dan semangat belajar siswa kian meningkat," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa bangga. (ans)



Latih Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Siswa Kelas 4 MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Market Day

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Suasana halaman MIN 8 Gunungkidul mendadak riuh dan penuh warna pada Jumat, 19 Juni 2026. Guna melatih kemandirian serta jiwa kewirausahaan siswa sejak dini, madrasah menyelenggarakan kegiatan Market Day yang dimotori khusus oleh siswa-siswi kelas 4. Agenda kreatif ini menjadi ajang belajar yang menyenangkan di luar kelas, di mana para siswa diberikan ruang untuk mempraktikkan langsung teori dasar jual-beli, manajemen keuangan sederhana, hingga keterampilan berkomunikasi dalam menawarkan produk hasil kreasi mereka sendiri.

Kegiatan inti dari Market Day ini berlangsung dengan sangat semarak di bawah dampingan dan arahan langsung dari Wali Kelas 4, Herni Uswatun Hasanah, S. Pd. Berbagai macam jajanan sehat, makanan tradisional, hingga minuman segar ditata rapi di stan-stan jualan meja kelas. Pasar mini ini pun langsung diserbu oleh pembeli yang merupakan seluruh siswa-siswi dari kelas 1 sampai kelas 5 serta para guru. Transaksi jual-beli berjalan dengan tertib dan jujur, di mana para siswa kelas 4 tampak cekatan menghitung uang kembalian dan melayani teman-temannya dengan ramah.

Seusai mendampingi anak didiknya berjualan, Wali Kelas 4 MIN 8 Gunungkidul, Herni, memberikan komentar penuh kebanggaan atas keberhasilan dan kemandirian yang ditunjukkan para siswa. "Alhamdulillah, kegiatan Market Day hari ini berjalan dengan sangat sukses dan luar biasa meriah. Saya sangat bangga melihat antusiasme anak-anak kelas 4 yang begitu bersemangat menjadi pedagang cilik, begitu juga dengan adik-adik kelas 1 sampai kelas 5 yang sangat suportif menjadi pembeli. Melalui kegiatan nyata seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar matematika dalam menghitung uang, tetapi juga belajar tentang kejujuran, kerja keras, kerja sama tim, dan menghargai nilai uang. Semoga pengalaman berharga ini dapat menumbuhkan mental wirausaha yang kreatif dan percaya diri dalam diri mereka," tutur Herni dengan senyum puas. (ans)

Perteguh Karakter Religius, MIN 8 Gunungkidul Gelar Pembiasaan Pagi dan Kultum Jumat Berkah

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menutup rangkaian aktivitas belajar di akhir pekan, MIN 8 Gunungkidul konsisten membentengi spiritualitas siswanya melalui kegiatan keagamaan yang terprogram. Pada Jumat, 19 Juni 2026, madrasah menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pagi yang dipadukan dengan kuliah tujuh menit (kultum) di lingkungan madrasah. Kegiatan rutin ini wajib diikuti oleh seluruh siswa dari kelas bawah hingga kelas atas guna menanamkan kedisiplinan beribadah sejak dini, sekaligus menciptakan suasana lingkungan sekolah yang sejuk, damai, dan penuh berkah sebelum memulai aktivitas pembelajaran.

Kegiatan inti pada pagi hari yang syahdu ini diawali dengan pembacaan syi'ir Alala secara bersama-sama, sebuah bait nasihat klasik yang sarat akan petuah tentang adab mencari ilmu dan pembentukan akhlak mulia. Suasana religius semakin terasa kental saat seluruh siswa melantunkan zikir Asmaul Husna dengan khidmat, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan ibadah sholat dhuha berjamaah. Menjelang akhir sesi, suasana berganti menjadi ruang serap ilmu saat seluruh siswa mendengarkan pemaparan kultum yang dipimpin langsung oleh Gunawan, S.Pd.I. Dalam kultumnya, beliau mengupas tuntas materi penting mengenai arti dari mujahadah sebagai bentuk perjuangan bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu dalam belajar, serta memberikan edukasi mengenai sejarah dan esensi penanggalan tahun hijriah sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

Seusai memimpin jalannya pembiasaan religi tersebut, Gunawan, S.Pd.I. memberikan komentar positif mengenai pentingnya konsistensi dalam menjaga spiritualitas anak didik di madrasah. "Alhamdulillah, rangkaian pembiasaan pagi hari ini, mulai dari lantunan syi'ir Alala, Asmaul Husna, sholat dhuha, hingga sesi kultum berjalan dengan sangat tertib dan khusyuk. Sengaja hari ini saya angkat materi tentang mujahadah dan tahun hijriah agar anak-anak paham bahwa menuntut ilmu itu butuh perjuangan yang bersungguh-sungguh, sekaligus mengingatkan mereka untuk selalu melakukan perbaikan diri atau hijrah ke arah yang lebih positif. Kami berharap para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan pemahaman keagamaan yang kokoh dalam kehidupan sehari-hari," tutur Gunawan dengan penuh rasa syukur. (ans)

Kamis, 18 Juni 2026

Kreatif dan Ramah Lingkungan, Kegiatan Kokurikuler Murid Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul Membuat Tas Ecoprint

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Sebanyak 32 murid kelas 5 MIN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan kokurikuler pembuatan tas ecoprint yang kreatif dan ramah lingkungan pada Kamis, 18 Juni 2026. Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan seni ini didampingi langsung oleh Wali Kelas 5, Dewi Susilowati, S.Pd. Dalam pelaksanaannya, para siswa diajak memanfaatkan aneka daun dan bunga yang tumbuh di sekitar halaman madrasah untuk menciptakan motif alami yang estetik pada media tas kain. Aktivitas ini dirancang untuk mengintegrasikan beberapa mata pelajaran sekaligus, mulai dari Seni Rupa, IPAS, hingga Pendidikan Pancasila, di mana siswa belajar mengenal ragam hias serta motif batik Nusantara sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Rangkaian kegiatan ini sebenarnya telah dimulai sebelumnya melalui teknik pounding atau dipukul, di mana murid menyusun daun dan bunga sesuai kreativitas masing-masing di atas kain hingga menghasilkan corak yang unik. Memasuki hari terakhir ini, tibalah saatnya tahap pemungkas yang paling ditunggu dan dinantikan oleh seluruh murid, yaitu proses fiksasi. Tahap fiksasi ini merupakan langkah paling penting dalam pembuatan ecoprint karena berfungsi untuk mengunci zat warna alam dari tumbuhan agar menempel kuat pada serat kain dan hasil cetakan tidak mudah luntur saat dicuci nantinya. Melalui seluruh proses ini, murid tidak hanya belajar teknik seni, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan kreativitas, peduli lingkungan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa.

Seusai mendampingi anak didiknya merampungkan karya mereka, Wali Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul, Dewi Susilowati, memberikan komentar penuh kebanggaan atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh para siswa. "Alhamdulillah, kegiatan kokurikuler hari ini berlangsung sangat seru dan penuh semangat, dengan hasil karya tas kain yang betul-betul membanggakan. Saya sangat takjub melihat bagaimana anak-anak kelas 5 begitu teliti saat melakukan tahap fiksasi warna hari ini, setelah sebelumnya mereka berkreasi dengan teknik ketuk. Melalui pembelajaran kontekstual seperti ini, anak-anak bisa belajar mencintai alam secara nyata sekaligus melestarikan budaya batik lewat media alternatif yang ramah lingkungan. Semoga pengalaman ini membekas dan terus menumbuhkan jiwa kreatif serta kepedulian lingkungan dalam diri mereka," tutur Dewi dengan senyum bahagia. (ans)

Langkah Menuju Jenjang Baru, Wali Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Serahkan Surat Keterangan TKA kepada Siswa

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Setelah melewati serangkaian proses penilaian akhir, momen penting yang dinantikan oleh siswa tingkat akhir kembali bergulir di MIN 8 Gunungkidul pada Kamis, 18 Juni 2026. Madrasah menyelenggarakan agenda penyerahan Surat Keterangan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh siswa kelas 6. Kegiatan yang berlangsung khidmat di ruang kelas ini menandai selangkah lagi kesiapan para siswa untuk beralih jenjang dan bersaing memperebutkan kursi di sekolah lanjutan tingkat pertama pilihan mereka.

Kegiatan inti dari agenda ini adalah pembagian lembar dokumen hasil TKA secara langsung oleh Rumiyatun, S.Pd.I., selaku wali kelas 6 MIN 8 Gunungkidul. Satu per satu siswa dipanggil ke depan kelas untuk menerima lembar hasil ujian yang mencerminkan pemetaan kompetensi akademik yang telah mereka lalui. Dokumen ini menjadi salah satu berkas yang sangat krusial, mengingat Surat Keterangan TKA kerap kali menjadi syarat administratif utama serta penentu dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) di jenjang berikutnya.

Seusai menyerahkan berkas-berkas berharga tersebut, Rumiyatun, S.Pd.I. memberikan komentar penuh haru sekaligus pesan penyemangat bagi anak-anak didiknya yang akan segera meninggalkan madrasah. "Alhamdulillah, penyerahan Surat Keterangan TKA hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Lembaran yang diterima anak-anak hari ini adalah potret dari perjuangan dan keseriusan mereka belajar selama ini. Pesan saya untuk seluruh siswa kelas 6, jadikan hasil TKA ini sebagai pemacu semangat, bukan akhir dari segalanya. Teruslah belajar dengan tekun di jenjang yang baru nanti, tetap jaga ibadah, dan bawa selalu nilai-nilai akhlakul karimah yang telah ditanamkan di MIN 8 Gunungkidul agar kalian sukses di masa depan," tutur Rumiyatun dengan penuh rasa syukur. (ans)