Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Kamis, 23 April 2026

MIN 8 Gunungkidul Bersiap Jadi Tuan Rumah Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul tengah bersiap menyambut momentum istimewa sebagai tuan rumah acara Workshop Kurikulum Berbasis Cinta yang akan diikuti oleh seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kapanewon Semanu. Acara yang bertujuan untuk memperkuat pendekatan humanis dalam pendidikan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (24/4/2026).

Guna memastikan kenyamanan para tamu, seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul terlihat kompak melakukan persiapan intensif pada Kamis siang (23/4/2026). Segera setelah para siswa pulang sekolah, area madrasah disulap menjadi ruang pertemuan yang representatif. Para guru bahu-membahu menata meja dan kursi, menyapu, hingga mengepel lantai setiap sudut ruangan untuk memastikan kebersihan terjaga. Suasana gotong royong tampak sangat kental demi memberikan pelayanan terbaik bagi rekan-rekan sejawat mereka besok.

Tidak hanya fokus pada kebersihan, detail estetika juga menjadi perhatian serius dalam persiapan tersebut. Para guru tampak telaten memasang taplak meja yang rapi dan menambahkan berbagai ornamen pendukung lainnya untuk menciptakan atmosfer ruang yang nyaman dan hangat. Persiapan yang matang ini diharapkan dapat mendukung kelancaran diskusi selama workshop berlangsung, sehingga nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dapat tersampaikan dengan maksimal dan segera diimplementasikan di madrasah masing-masing. (tna)

Persiapan IHT, Kepala MIN 8 Gunungkidul Koordinasi dengan KKMI

 


Ponjong ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri rapat koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan pada Selasa (21/04/2026). Pertemuan yang bertempat di MIN 11 Gunungkidul ini dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) serta perwakilan Kepala Madrasah Swasta se-Kabupaten Gunungkidul. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah menyelaraskan persepsi dan memantapkan koordinasi antar-pimpinan madrasah demi kemajuan mutu pendidikan.

Agenda utama rapat tersebut membahas secara mendalam persiapan pelaksanaan In House Training (IHT) di lingkungan Kementerian Agama. IHT merupakan program pelatihan internal yang dirancang khusus bagi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi profesional, kualitas pembelajaran, serta pemantapan implementasi Kurikulum Merdeka. Sebagai agenda rutin menjelang tahun ajaran baru, IHT kali ini dipandang sangat krusial sebagai sarana penguatan teknis agar para pendidik mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

Berdasarkan hasil kesepakatan rapat, kegiatan IHT tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin (04/05/2026) mendatang dengan mengambil lokasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta (STAIYO). Dengan adanya persiapan yang matang melalui rapat KKMI ini, diharapkan seluruh madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Gunungkidul memiliki kesiapan yang seragam dalam menyongsong tahun ajaran baru. Sri Hartati berharap melalui IHT nanti, para guru di MIN 8 Gunungkidul khususnya dapat semakin siap dalam mengaplikasikan metode pembelajaran yang adaptif dan berkualitas. (tna)

Siswa MIN 8 Gunungkidul Intensif Latihan Drumband Jelang Kejurkab Mei Mendatang

 


Semanu ---- Siswa-siswi MIN 8 Gunungkidul menggelar latihan rutin ekstrakurikuler drumband pada Rabu (22/04/2026). Di bawah arahan pelatih Rinto Ari Wibowo, para peserta yang terdiri dari siswa kelas 4 dan 5 tampak antusias mengasah ketangkasan dalam memainkan alat musik serta menjaga kekompakan baris-berbaris. Latihan intensif ini dilakukan sebagai langkah persiapan serius guna menghadapi ajang bergengsi Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband Gunungkidul yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei mendatang.

Dewi Susilowati, selaku wali kelas 5, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap semangat para siswa. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan juga wadah untuk membentuk karakter disiplin dan kerja sama tim. "Kami melihat perkembangan yang signifikan dari anak-anak. Melalui drumband, mereka belajar bahwa harmoni hanya bisa dicapai dengan kerja keras dan kekompakan. Kami berharap mereka bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik madrasah di tingkat kabupaten nanti," ujar Dewi di sela-sela memantau latihan.

Mengingat jadwal latihan yang semakin padat dan cuaca yang tidak menentu, pihak madrasah juga menekankan pentingnya menjaga stamina. Para siswa diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan fisik agar tetap prima hingga hari perlombaan tiba. Selain instruksi teknis, guru dan pelatih secara tegas melarang siswa untuk jajan sembarangan demi menghindari gangguan kesehatan seperti batuk atau radang tenggorokan yang dapat menghambat performa mereka saat bertanding. (tna)

BPP MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapat Koordinasi Aset BMN Rusak Berat


Semanu ---- Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) MIN 8 Gunungkidul, Suprapto, menghadiri rapat koordinasi terkait tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai aset Barang Milik Negara (BMN) dalam kondisi rusak berat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (21/4/2026), bertempat di RM "Bocae DW" Ngepos, Semanu. Pertemuan ini menjadi langkah penting bagi setiap satuan kerja untuk menyelaraskan data dan penanganan aset negara sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, termasuk Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad), Supriyanto. Dalam kesempatan tersebut, dibahas mekanisme pengumpulan serta penyerahan BMN yang sudah tidak layak pakai agar proses administrasi penghapusan aset dapat berjalan tertib. Kehadiran para pejabat struktural ini menegaskan urgensi penyelesaian temuan BPK demi menjaga akuntabilitas laporan keuangan kementerian.

Selain diikuti oleh BPP dari berbagai madrasah, acara ini dihadiri oleh total 40 peserta yang terdiri dari unsur keuangan, pengelola BMN, hingga humas. Setiap satuan kerja diminta untuk menyiapkan data dukung yang akurat mengenai aset rusak berat di instansi masing-masing. Melalui koordinasi ini, diharapkan pengelolaan aset di lingkungan Kemenag Gunungkidul, khususnya di MIN 8 Gunungkidul, menjadi lebih transparan dan sesuai dengan standar tata kelola yang ditetapkan (tna)


Rabu, 22 April 2026

Hujan Bukan Halangan, Karateka Muda MIN 8 Gunungkidul Tetap Tangguh Berlatih

 


Semanu ---- Cuaca hujan yang menyelimuti wilayah Gunungkidul pada Rabu (22/4/2026) siang menjelang sore tidak menyurutkan semangat para siswa MIN 8 Gunungkidul untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate. Mengingat kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk latihan di lapangan terbuka, sesi latihan dialihkan ke area hall madrasah agar para peserta tetap dapat berlatih dengan aman dan nyaman. Kegiatan rutin mingguan ini diikuti oleh siswa dari kelas 3, 4, dan 5 yang memiliki minat besar dalam olahraga bela diri asal Jepang tersebut.

Di bawah arahan pelatih Wibowo, para siswa tampak serius mengikuti setiap instruksi, mulai dari teknik dasar pukulan, tangkisan, hingga gerakan kata. Pelatih Wibowo menekankan bahwa kedisiplinan dan konsistensi adalah kunci utama dalam karate, sehingga latihan harus tetap berjalan dalam kondisi cuaca apa pun. Ruang hall madrasah pun dipenuhi dengan suara teriakan "kiai" yang lantang, mencerminkan energi positif dan daya juang tinggi dari para karateka muda MIN 8 Gunungkidul.

Ekstrakurikuler karate ini merupakan salah satu program unggulan madrasah untuk membentuk karakter, fisik, dan mental siswa. Dengan jadwal rutin satu minggu sekali, diharapkan bakat-bakat non-akademik siswa dapat terwadahi dengan baik hingga mampu mencetak prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Meski berlangsung di dalam ruangan karena hujan, sesi latihan kali ini tetap berjalan efektif dan ditutup dengan semangat kebersamaan yang kuat antar siswa. (tna)