Semanu ---- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di
MIN 8 Gunungkidul memasuki hari kedua pada Kamis (30/4/2026) dengan fokus
materi Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar. Sebanyak 42 siswa kelas
6 mengikuti ujian ini yang terbagi dalam dua sesi pelaksanaan guna memastikan
efektivitas penggunaan perangkat dan jaringan. Setiap sesi kemudian dipecah
kembali dalam dua ruang ujian berbeda untuk menjaga jarak dan kondusivitas
suasana pengerjaan soal bagi seluruh peserta didik.
Guna menjaga integritas
dan objektivitas ujian, MIN 8 Gunungkidul menerapkan sistem pengawasan silang
antar-madrasah. Ruang 1 dipimpin oleh pengawas Sarifatun yang berasal dari MIN
9 Gunungkidul, sementara Ruang 2 diawasi oleh Hanifah Salsabila dari MI YAPPI
Peyuyon. Seluruh jalannya ujian secara teknis dikelola oleh Hamid Fitrianto
selaku proktor, yang memastikan sinkronisasi sistem dan kelancaran akses soal
bagi para siswa berjalan tanpa hambatan berarti sejak awal sesi dimulai.
Hamid Fitrianto
memberikan komentar positif terkait jalannya pelaksanaan di hari terakhir ini.
Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antara panitia internal dan pengawas
eksternal menjadi faktor kunci keberhasilan TKA tahun ini. "Alhamdulillah,
koordinasi dengan pengawas silang berjalan sangat baik dan anak-anak dapat
mengerjakan soal dengan tenang tanpa kendala teknis yang signifikan pada sistem
maupun jaringan," ungkap Hamid mengakhiri rangkaian kegiatan evaluasi
tersebut. (tna)










.jpeg)
.jpeg)

