Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Selasa, 21 Juli 2026

Tingkatkan Kualitas Pembina Pramuka, Kepala dan Perwakilan Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri TM KMD di Kwarcab

GUNUNGKIDUL – Dalam rangka mempersiapkan pembina Pramuka yang profesional dan berdedikasi di lingkungan madrasah, perwakilan guru beserta Kepala MIN 8 Gunungkidul menghadiri kegiatan Technical Meeting (TM) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan persiapan strategis yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul ini bertempat di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul. Kehadiran tim MIN 8 Gunungkidul dalam TM ini menjadi bentuk komitmen nyata madrasah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter siswa melalui ekstrakurikuler kepramukaan yang terstruktur dan berkualitas.

Kegiatan TM KMD tersebut menghadirkan jajaran pelatih kepramukaan senior dari Pusdiklatcab Kwarcab Gunungkidul sebagai narasumber, di antaranya Kak Winarto, S.Pd., Kak Dra. Hj. Iryan Swasini, serta jajaran pelatih berpengalaman lainnya. Dalam pertemuan ini, para narasumber memaparkan secara detail mengenai teknis pelaksanaan, materi silabus pelatihan, tata tertib, hingga kesiapan fisik dan mental yang harus dipenuhi oleh para calon peserta KMD. Dari MIN 8 Gunungkidul sendiri, kegiatan TM ini diikuti secara intensif oleh Kak Sri Hartati, M.S.I. selaku Kepala Madrasah, serta dua perwakilan guru pembina yaitu Kak Ana Roisah, S.Pd.I. dan Kak Hajir Anas Fauzan, S.Pd.

Seusai menghadiri rangkaian pertemuan teknis tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh semangat mengenai pentingnya keikutsertaan madrasah dalam ajang KMD mendatang. "Alhamdulillah, melalui pengarahan dari Kak Winarto, Kak Iryan Swasini, dan tim pelatih Kwarcab hari ini, kami mendapatkan gambaran yang sangat jelas mengenai persiapan KMD yang diselenggarakan oleh KKMI Gunungkidul. Pramuka adalah pilar utama pembentukan kedisiplinan dan kemandirian siswa. Oleh karena itu, keikutsertaan kami dari MIN 8 Gunungkidul dalam KMD ini bertujuan untuk memperdalam ilmu kepramukaan agar nantinya dapat diterapkan secara inovatif, ceria, dan berkarakter saat membina anak-anak di madrasah," tutur Kak Sri Hartati dengan penuh optimisme. (ans)

  

Resmi Menjadi Bagian Madrasah, Kepala MIN 8 Gunungkidul Tutup MATAMUDA dan Lepas Tanda Pengenal Murid Baru

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MIN 8 Gunungkidul secara resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026. Acara penutupan yang dipusatkan di halaman madrasah ini dihadiri oleh seluruh peserta didik, jajaran guru, dan tenaga kependidikan. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa orientasi dan penyambutan bagi para murid baru kelas 1 yang telah mengikuti berbagai kegiatan edukatif, adaptif, dan menyenangkan selama sepekan penuh di lingkungan madrasah.

Puncak acara penutupan ditandai dengan prosesi simbolis pelepasan tanda peserta MATAMUDA oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., kepada perwakilan murid baru kelas 1. Pelepasan tanda pengenal tersebut disambut tepuk tangan riuh dari seluruh peserta, menandakan bahwa seluruh siswa baru kini telah resmi dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Suasana haru dan haru penuh sukacita menyelimuti area madrasah saat para siswa baru bersiap melangkah ke tahap pembelajaran reguler.

Seusai memimpin prosesi penutupan tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh kehangatan dan harapan bagi para anak didik barunya. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA tahun ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kegembiraan. Pelepasan tanda pengenal ini merupakan simbol bahwa anak-anak kelas 1 kini telah resmi menjadi murid MIN 8 Gunungkidul dan siap berlayar menuntut ilmu bersama kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, bapak  guru, serta orang tua yang telah mendukung kesuksesan acara ini. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, berprestasi, dan senantiasa merasa gembira belajar di madrasah tercinta ini," tutur  Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)

 

Tutup Rangkaian MATAMUDA dengan Ceria, Seluruh Warga MIN 8 Gunungkidul Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul)– Merayakan penutupan seluruh rangkaian kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027, MIN 8 Gunungkidul menggelar kegiatan olahraga bersama pada Jumat, 17 Juli 2026. Dipusatkan di halaman utama madrasah, agenda hari terakhir ini diisi dengan senam ceria dan jalan sehat yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta didik, mulai dari murid baru kelas 1 hingga kelas 6, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan kebugaran ini sengaja dihadirkan sebagai penutup yang menyenangkan untuk menyegarkan fisik dan pikiran, sekaligus mempererat rasa kebersamaan di antara seluruh warga madrasah setelah sepekan penuh mengikuti berbagai sesi orientasi.

Suasana pagi yang cerah terasa semakin riuh dan penuh energi saat sesi senam bersama dimulai di bawah komando Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. Dengan gerakan yang energik dan ramah anak, beliau memandu seluruh barisan siswa dan guru bergerak mengikuti irama musik. Setelah kebugaran fisik terpacu lewat senam, rangkaian acara dilanjutkan dengan jalan sehat menyusuri rute ramah lingkungan di sekitar area madrasah. Selama perjalanan, para murid tampak gembira bersenda gurau, menikmati udara segar pagi hari, sembari dikenalkan pada kondisi lingkungan sekitar sekolah secara langsung.

Seusai memimpin jalannya seluruh rangkaian olahraga penutup MATAMUDA tersebut,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. memberikan komentar penuh semangat mengenai keberhasilan acara hari ini. "Alhamdulillah, penutupan MATAMUDA hari ini berjalan sangat meriah dan penuh sukacita. Melalui senam bersama dan jalan sehat ini, kita ingin menanamkan budaya hidup sehat dan gemar berolahraga sejak hari pertama mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Melihat tawa ceria anak-anak kelas 1 berbaur dengan kakak kelas dan  ibu guru tanpa rasa canggung membuat kami optimistis bahwa mereka siap menyongsong tahun ajaran baru ini dengan semangat, stamina yang prima, dan rasa percaya diri yang tinggi," tutur  Anas dengan senyum bahagia. (ans)

 

Sabtu, 18 Juli 2026

Sinkronisasi Layanan Kesehatan Sekolah, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rakor UKS di Pawon Jonge Semanu

 

SEMANU – Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) demi kenyamanan dan kesehatan anak didik, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) UKS tingkat kecamatan pada Kamis, 16 Juli 2026. Pertemuan strategis yang diselenggarakan oleh Puskesmas Semanu 1 ini bertempat di RM Pawon Jonge, Semanu. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Semanu 1,  Jumantoro, S.Si.T., Ners., M.M., serta Panewu Kapanewon Semanu,  Anik Suprihatin, S.IP., MAP. Kehadiran perwakilan MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menegaskan komitmen madrasah untuk bersinergi dengan lintas sektor demi menyukseskan program-program pemeliharaan kesehatan usia sekolah.

Fokus pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut berpusat pada dua agenda utama, yakni implementasi CKG (Cek Kesehatan Guru) dan Sosialisasi Stratifikasi UKS. Dalam pemaparannya, pihak puskesmas menekankan pentingnya standarisasi mutu UKS melalui instrumen stratifikasi agar kualitas pelayanan kesehatan di sekolah terukur secara jelas, mulai dari strata minimal hingga paripurna. Dari pihak MIN 8 Gunungkidul, kegiatan ini dihadiri dan diikuti secara intensif oleh  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. Selaku penanggung jawab teknis kesehatan dan olahraga di madrasah, beliau menyerap berbagai pengarahan terkait pengisian aplikasi, pelaporan kesehatan, serta pemenuhan indikator fisik ruang UKS yang sesuai standar nasional.

Seusai mengikuti jalannya rakor tersebut,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. memberikan komentar positif mengenai langkah tindak lanjut yang akan diambil untuk madrasah tempatnya mengabdi. "Alhamdulillah, rakor UKS di Pawon Jonge ini memberikan panduan yang sangat jelas bagi kami dalam menaikkan level atau stratifikasi UKS di MIN 8 Gunungkidul menjadi lebih berkualitas. Arahan dari  Jumantoro dan  Anik Suprihatin sangat memotivasi kami untuk segera memetakan kelayakan fasilitas serta penguatan program UKS, termasuk kesehatan para guru melalui CKG. Sepulang dari rakor ini, kami akan langsung berkoordinasi dengan Kepala Madrasah dan tim untuk membenahi indikator yang masih kurang, agar UKS MIN 8 mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar yang prima dan representatif bagi seluruh siswa," ujar  Anas dengan penuh optimisme. (ans)

 

Wujudkan Madrasah Sehat dan Adiwiyata, Murid MIN 8 Gunungkidul Edukasi Cuci Tangan dan Jajanan Sehat Bersama Puskesmas Semanu 1

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, MIN 8 Gunungkidul menggelar kegiatan sosialisasi Madrasah Sehat dan Adiwiyata pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan ruang kelas madrasah ini wajib diikuti oleh seluruh murid, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Pihak madrasah memandang edukasi ini sangat penting sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan fisik para siswa, sekaligus menyelaraskan program madrasah menuju sekolah Adiwiyata yang berkomitmen pada kelestarian lingkungan dan pembiasaan hidup bersih sejak dini.

Sesi sosialisasi dan edukasi kali ini menghadirkan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Semanu 1 sebagai narasumber. Dengan metode penyampaian yang interaktif, menyenangkan, dan ramah anak, tim medis memberikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan konsumsi pangan yang aman. Para murid diajak mempraktikkan langsung gerakan 6 langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air mengalir. Selain itu, petugas Puskesmas Semanu 1 juga memberikan panduan taktis kepada siswa tentang cara memilih jajanan sehat di kantin atau luar sekolah, serta mengenali ciri-ciri makanan yang berbahaya atau bebas dari zat pengawet dan pewarna buatan.

Seusai mendampingi seluruh rangkaian kegiatan, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar positif dan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terjalin dengan pihak kesehatan. "Alhamdulillah, sosialisasi bersama Puskesmas Semanu 1 ini berjalan dengan sangat sukses dan anak-anak sangat antusias mempraktikkan cara cuci tangan yang benar. Sebagai madrasah yang menuju Adiwiyata, kesehatan siswa dan kebersihan lingkungan adalah modal utama. Kami berharap setelah edukasi ini, anak-anak kelas 1 sampai 6 tidak hanya sekadar tahu teorinya, tetapi benar-benar menerapkan kebiasaan cuci tangan sebelum makan dan lebih selektif memilih jajanan yang sehat demi menjaga kondisi tubuh mereka agar selalu prima dalam menuntut ilmu," tutur  Sri Hartati dengan penuh senyum. (ans)