GUNUNGKIDUL
– Dalam rangka mempersiapkan pembina Pramuka yang profesional dan berdedikasi
di lingkungan madrasah, perwakilan guru beserta Kepala MIN 8 Gunungkidul
menghadiri kegiatan Technical
Meeting (TM) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Senin,
20 Juli 2026. Kegiatan persiapan strategis yang diselenggarakan oleh Kelompok
Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul ini bertempat di Gedung
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul. Kehadiran tim MIN 8 Gunungkidul dalam TM
ini menjadi bentuk komitmen nyata madrasah dalam mendukung penguatan pendidikan
karakter siswa melalui ekstrakurikuler kepramukaan yang terstruktur dan
berkualitas.
Kegiatan TM KMD tersebut menghadirkan jajaran pelatih
kepramukaan senior dari Pusdiklatcab Kwarcab Gunungkidul sebagai narasumber, di
antaranya Kak Winarto, S.Pd., Kak Dra. Hj. Iryan Swasini, serta jajaran pelatih
berpengalaman lainnya. Dalam pertemuan ini, para narasumber memaparkan secara
detail mengenai teknis pelaksanaan, materi silabus pelatihan, tata tertib,
hingga kesiapan fisik dan mental yang harus dipenuhi oleh para calon peserta
KMD. Dari MIN 8 Gunungkidul sendiri, kegiatan TM ini diikuti secara intensif
oleh Kak Sri Hartati, M.S.I. selaku Kepala Madrasah, serta dua perwakilan guru
pembina yaitu Kak Ana Roisah, S.Pd.I. dan Kak Hajir Anas Fauzan, S.Pd.
Seusai menghadiri rangkaian pertemuan teknis tersebut,
Kepala MIN 8 Gunungkidul, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar
penuh semangat mengenai pentingnya keikutsertaan madrasah dalam ajang KMD
mendatang. "Alhamdulillah, melalui pengarahan dari Kak Winarto, Kak Iryan
Swasini, dan tim pelatih Kwarcab hari ini, kami mendapatkan gambaran yang
sangat jelas mengenai persiapan KMD yang diselenggarakan oleh KKMI Gunungkidul.
Pramuka adalah pilar utama pembentukan kedisiplinan dan kemandirian siswa. Oleh
karena itu, keikutsertaan kami dari MIN 8 Gunungkidul dalam KMD ini bertujuan
untuk memperdalam ilmu kepramukaan agar nantinya dapat diterapkan secara
inovatif, ceria, dan berkarakter saat membina anak-anak di madrasah,"
tutur Kak Sri Hartati dengan penuh optimisme. (ans)










.jpeg)


