Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Melanjutkan rangkaian hari kedua Masa Ta'aruf Murid
Madrasah (MATAMUDA) pada Selasa, 14 Juli 2026, MIN 8 Gunungkidul menggelar sesi
edukasi yang sangat fundamental mengenai Moderasi Beragama bagi siswa baru
kelas 1. Bertempat di ruang kelas, kegiatan ini dikemas secara menarik dengan
mengusung tema "Pengenalan Indahnya Perbedaan dan Kerukunan Berbangsa
melalui Video Animasi". Pengenalan nilai-nilai moderasi sejak usia dini
ini dipandang sangat penting oleh pihak madrasah sebagai langkah awal membentuk
generasi yang inklusif, menghargai keberagaman, dan memiliki rasa cinta tanah
air yang kuat di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.
Jalannya kegiatan pemutaran video animasi yang edukatif
ini berjalan dengan penuh kehangatan dan keceriaan dengan didampingi langsung
oleh Ninik Nuryanti, S.Pd.I. dan Triana Erningsih, S.Pd. Melalui tayangan
visual yang penuh warna dan karakter-karakter yang ramah anak, para murid baru
diajak memahami konsep toleransi, indahnya saling menghormati pemeluk agama
yang berbeda, serta pentingnya menjaga kerukunan antarsesama teman. Setelah
pemutaran video selesai, kedua guru pendamping tersebut mengajak anak-anak
melakukan tanya jawab interaktif dan bernyanyi bersama tentang persatuan, guna
memperkuat pemahaman nilai-nilai kebersamaan yang baru saja mereka saksikan.
Seusai mendampingi jalannya aktivitas tersebut, Ninik
Nuryati, S.Pd. memberikan komentar mendalam mengenai pentingnya penanaman nilai
toleransi ini bagi anak didik di tingkat dasar. "Alhamdulillah, melalui
media video animasi, anak-anak kelas 1 bisa dengan mudah menangkap pesan bahwa
perbedaan itu bukanlah hal yang harus diperdebatkan, melainkan sebuah keindahan
yang patut disyukuri. Memperkenalkan moderasi beragama dan kerukunan berbangsa
di usia transisi ini adalah investasi karakter yang luar biasa. Kami berharap,
pembelajaran sederhana hari ini dapat membekali anak-anak di MIN 8 Gunungkidul
agar tumbuh menjadi pribadi yang santun, menghargai setiap perbedaan di sekeliling
mereka, dan selalu mengedepankan perdamaian dalam berteman," tutur Ninik
Nuryati dengan penuh ketulusan. (ans)









.jpeg)



.jpeg)