Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Rabu, 22 April 2026

Hujan Bukan Halangan, Karateka Muda MIN 8 Gunungkidul Tetap Tangguh Berlatih

 


Semanu ---- Cuaca hujan yang menyelimuti wilayah Gunungkidul pada Rabu (22/4/2026) siang menjelang sore tidak menyurutkan semangat para siswa MIN 8 Gunungkidul untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate. Mengingat kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk latihan di lapangan terbuka, sesi latihan dialihkan ke area hall madrasah agar para peserta tetap dapat berlatih dengan aman dan nyaman. Kegiatan rutin mingguan ini diikuti oleh siswa dari kelas 3, 4, dan 5 yang memiliki minat besar dalam olahraga bela diri asal Jepang tersebut.

Di bawah arahan pelatih Wibowo, para siswa tampak serius mengikuti setiap instruksi, mulai dari teknik dasar pukulan, tangkisan, hingga gerakan kata. Pelatih Wibowo menekankan bahwa kedisiplinan dan konsistensi adalah kunci utama dalam karate, sehingga latihan harus tetap berjalan dalam kondisi cuaca apa pun. Ruang hall madrasah pun dipenuhi dengan suara teriakan "kiai" yang lantang, mencerminkan energi positif dan daya juang tinggi dari para karateka muda MIN 8 Gunungkidul.

Ekstrakurikuler karate ini merupakan salah satu program unggulan madrasah untuk membentuk karakter, fisik, dan mental siswa. Dengan jadwal rutin satu minggu sekali, diharapkan bakat-bakat non-akademik siswa dapat terwadahi dengan baik hingga mampu mencetak prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Meski berlangsung di dalam ruangan karena hujan, sesi latihan kali ini tetap berjalan efektif dan ditutup dengan semangat kebersamaan yang kuat antar siswa. (tna)



Bedah Minat Belajar Matematika, Siswa Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul Jadi Subjek Riset STAIYO

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul kembali menjadi mitra penelitian bagi akademisi dengan menyambut kehadiran mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Yogyakarta (STAIYO), Angelica Putri Arianto, pada Rabu (22/4/2026) pagi. Kunjungan ini difokuskan di kelas 5 dengan agenda utama melakukan analisis mendalam mengenai minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Kehadiran ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mengumpulkan data autentik untuk memenuhi nilai Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Publikasi Artikel Ilmiah.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan observasi langsung di dalam kelas serta menyebarkan angket kepada seluruh siswa kelas 5. Instrumen penelitian tersebut dirancang untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi ketertarikan siswa terhadap angka dan logika matematika. Data yang diperoleh dari angket ini nantinya akan diolah dan disusun menjadi sebuah artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, memberikan gambaran objektif mengenai dinamika pembelajaran matematika di tingkat madrasah ibtidaiyah.

Hamid Fitrianto, selaku guru mata pelajaran matematika yang mendampingi jalannya penelitian, menyambut positif inisiatif tersebut. "Kami sangat mendukung kegiatan penelitian ini karena hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan mengetahui tingkat minat belajar siswa secara terukur melalui angket, kami bisa merumuskan strategi pembelajaran yang lebih menyenangkan dan tepat sasaran bagi anak-anak kelas 5 ke depannya," ujar Hamid. Sinergi antara praktisi pendidikan dan mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan metode pembelajaran matematika yang lebih efektif. (tna)

Kreatif! Siswa Kelas 4 Belajar Olah Limbah Anorganik dalam Kunjungan Mahasiswa STAIYO

 


Semanu --- MIN 8 Gunungkidul menerima kunjungan edukatif dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Yogyakarta (STAIYO), Indra Wahyu Septiyani, pada Rabu (22/4/2026) pagi. Kehadiran mahasiswa tersebut difokuskan pada kelas 4 untuk mengisi mata pelajaran Seni Budaya dengan materi kreatif berupa pemanfaatan limbah anorganik dari tutup botol bekas. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengambilan data penelitian sekaligus penyebaran angket guna memenuhi komponen penilaian Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Publikasi Artikel Ilmiah.

Dalam sesi pembelajaran tersebut, para siswa tampak antusias mengubah limbah tutup botol yang tidak terpakai menjadi berbagai kreasi seni yang bernilai estetis. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kreativitas siswa dalam mengelola sampah anorganik serta efektivitas metode pembelajaran praktik dalam menghasilkan karya ilmiah yang valid. Melalui pengisian angket, mahasiswa bersangkutan mengumpulkan data primer yang nantinya akan disusun menjadi sebuah artikel ilmiah sebagai syarat kelulusan mata kuliah tersebut.

Wali kelas 4, Herni Uswatun Hasanah, yang turut mendampingi jalannya kegiatan, memberikan apresiasi atas kolaborasi akademis ini. "Kami sangat terbuka dengan kehadiran mahasiswa penelitian seperti ini, karena selain membantu tugas akademik mereka, siswa kami juga mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan segar. Materi pemanfaatan limbah sangat relevan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak-anak sejak dini melalui karya seni nyata," ujar Herni. (tna)

Literasi Tanpa Batas: Saat Perpustakaan Daerah "Jemput Bola" ke MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Halaman MIN 8 Gunungkidul tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu pagi dengan hadirnya layanan Mobil Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul. Kehadiran armada buku ini merupakan bagian dari program rutin dua mingguan yang bertujuan untuk mendekatkan akses bacaan berkualitas kepada para siswa. Pada kunjungan kali ini, jadwal peminjaman dikhususkan bagi siswa kelas 2 dan 3, yang terlihat sangat antusias menyerbu rak-rak buku di dalam mobil untuk mencari bacaan favorit mereka.

Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul, Dewi Susilowati, menyambut baik konsistensi layanan ini dalam mendukung budaya literasi di lingkungan madrasah. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran mobil perpustakaan keliling yang hadir secara rutin setiap dua minggu. Dengan adanya variasi koleksi buku yang selalu diperbarui, minat baca siswa, khususnya kelas 2 dan 3, menjadi semakin meningkat karena mereka bisa mendapatkan referensi bacaan yang lebih luas di luar madrasah," ungkap Dewi di sela-sela kegiatan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang peminjaman buku semata, tetapi juga menjadi stimulus bagi siswa untuk lebih mencintai dunia literasi sejak dini. Dengan jadwal yang teratur, pihak madrasah dapat mengintegrasikan kunjungan ini ke dalam jadwal literasi kelas sehingga proses edukasi berjalan lebih efektif. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Gunungkidul, MIN 8 Gunungkidul berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang cerdas dan berwawasan luas melalui kebiasaan membaca. (tna)



Selasa, 21 April 2026

Tunjukkan Emansipasi, Siswi MIN 8 Gunungkidul Sukses Jadi Petugas Upacara Berbalut Busana Nusantara

 


Semanu ---- Suasana khidmat dan penuh warna menyelimuti halaman MIN 8 Gunungkidul pada Selasa (21/4/2026) pagi. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Kartini dengan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Seluruh peserta upacara tampak anggun dan gagah mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara yang menyimbolkan persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.

Momentum peringatan tahun ini menjadi sangat istimewa karena seluruh petugas upacara merupakan siswa perempuan dari kelas 5. Penampilan mereka sangat memukau, terutama Aqila Sava yang bertindak sebagai pemimpin upacara dengan suara lantang dan sikap yang tegas. Keterlibatan penuh siswa perempuan sebagai petugas ini bertujuan untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan keberanian yang setara dalam memimpin serta mengemban tanggung jawab.

Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, hadir langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya pendidikan dan karakter bagi generasi muda masa kini. Beliau menekankan bahwa semangat Kartini harus terus hidup di hati para siswi agar berani bermimpi tinggi dan terus berprestasi. Upacara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto keluarga besar madrasah yang memperlihatkan keindahan ragam busana adat sebagai wujud cinta tanah air. (tna)