Semanu ---- Siswa kelas 5 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan
kegiatan praktik Seni Budaya (Seni Rupa) yang inspiratif pada Kamis (5/3/2026).
Di bawah bimbingan wali kelas, Dewi Susilowati, para siswa belajar membuat totebag ecoprint dengan teknik pounding atau pukul. Kegiatan
ini diawali dengan tahap persiapan (scouring), di mana siswa mencuci tas menggunakan
detergen untuk menghilangkan sisa kotoran, minyak, atau zat kimia pabrik agar
kain dapat menyerap warna alami daun secara maksimal sebelum akhirnya dijemur
di tempat yang teduh.
Memasuki proses inti,
para siswa mulai menata berbagai jenis daun yang kaya akan tanin, seperti daun
jati, marenggo, pepaya, dan pakis, di atas permukaan tas sesuai kreativitas
masing-masing. Setelah dilapisi plastik, daun-daun tersebut dipukul secara
merata hingga warnanya meresap ke serat kain. Tahap akhir atau fiksasi
dilakukan dengan mencuci tas menggunakan campuran air tawas guna mengunci warna
alami agar tidak mudah luntur. Proses ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang
estetis, tetapi juga mengenalkan siswa pada pemanfaatan bahan-bahan alam di
sekitar mereka.
Wali kelas 5, Dewi
Susilowati, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan ketelitian para
siswa selama mengikuti seluruh tahapan praktik ini. Menurutnya, kegiatan ini
sangat efektif untuk mengasah sisi motorik sekaligus menanamkan rasa cinta
lingkungan melalui media seni rupa. "Saya sangat bangga melihat hasil
karya anak-anak yang unik dan beragam. Melalui teknik ecoprint ini, mereka belajar bahwa alam menyediakan
warna-warna indah yang bisa kita olah menjadi produk bernilai seni sekaligus
fungsional," ungkap Dewi di akhir kegiatan. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar