Semanu ---- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul mengawali
rangkaian agenda Pesantren Ramadhan dengan melaksanakan kegiatan pembiasaan
pagi pada Rabu (11/3/2026). Bertempat di halaman madrasah, seluruh siswa dan
guru berkumpul untuk mengikuti rangkaian ibadah yang meliputi shalat dhuha
berjamaah, pelantunan syiir Alala, tadarus Kalamun Qadim, serta pembacaan
Asmaul Husna. Kegiatan yang berlangsung khidmat di bawah sinar matahari pagi
ini dipimpin langsung oleh salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, Gunawan, sebagai
bagian dari upaya memperkuat karakter religius siswa selama bulan suci.
Pembiasaan pagi ini
merupakan pembuka dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan yang dijadwalkan
berlangsung selama tiga hari ke depan. Melalui perpaduan antara ibadah praktis
dan pelestarian nilai-nilai tradisi pesantren, madrasah berharap para siswa
tidak hanya menjalankan puasa secara fisik, tetapi juga memperkaya batin dengan
zikir dan doa. Suasana halaman madrasah tampak tenang dan tertib saat lantunan
Asmaul Husna bergema, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi
pengembangan spiritual anak didik.
Sugeng, selaku panitia
pelaksana Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam
mengikuti hari pertama kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa pembiasaan pagi
sengaja dirancang agar siswa tetap semangat dan tidak merasa jenuh selama
mengikuti program ramadhan di sekolah. "Tujuan utama kami adalah membentuk
kebiasaan positif yang bisa terus berlanjut bahkan setelah Ramadhan usai.
Alhamdulillah, hari pertama ini berjalan lancar dan anak-anak sangat khusyuk
mengikuti setiap tahapan yang dipimpin oleh Pak Gunawan," tutur Sugeng.
(tna)







0 komentar:
Posting Komentar