Semanu ----- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul kembali
mengaktifkan rutinitas pembiasaan pagi di halaman madrasah pada Senin
(30/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum perdana bagi seluruh siswa dan guru
untuk berkumpul kembali setelah menjalani masa libur hari raya Idul Fitri.
Suasana khidmat menyelimuti area madrasah saat para siswa dengan tertib
berbaris untuk memulai rangkaian kegiatan keagamaan yang telah menjadi ciri
khas pendidikan karakter di institusi ini.
Rangkaian pembiasaan pagi
kali ini dipimpin oleh Gunawan, yang memandu jalannya ibadah dengan penuh
kekhusyukan. Kegiatan diawali dengan pelafalan asmaul husna secara bersama-sama,
kemudian dilanjutkan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di bawah sinar matahari
pagi. Melalui lantunan asmaul husna tersebut, diharapkan para siswa dapat kembali
fokus dan menata niat untuk menuntut ilmu dengan hati yang bersih setelah
merayakan hari kemenangan.
Sugeng, salah satu guru
MIN 8 Gunungkidul, memberikan apresiasi atas antusiasme para siswa yang tetap
terjaga meskipun baru saja melewati libur panjang. "Pembiasaan pagi ini
sangat penting untuk mengembalikan ritme kedisiplinan dan spiritualitas
anak-anak. Kami melihat semangat yang luar biasa dari para siswa untuk kembali
beribadah dan belajar bersama. Semoga konsistensi ini menjadi awal yang baik
untuk meraih prestasi di sisa semester ini," ungkap Sugeng. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar