Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Minggu, 16 Agustus 2026

Peringati Hari Pramuka ke-65, MIN 8 Gunungkidul Gelar Upacara Khidmat dan Berikan Amanat Generasi Penerus

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-65, keluarga besar MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan upacara bendera khusus dengan penuh khidmat pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di halaman utama madrasah ini diikuti oleh seluruh anggota Pramuka Siaga, Penggalang, serta jajaran pembina dan staf kependidikan. Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) MIN 8 Gunungkidul, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., yang memimpin langsung jalannya tata upacara kepramukaan hingga selesai dengan tertib dan lancar.

Dalam amanatnya, Kak Sri Hartati menyampaikan pesan mendalam terkait peran strategis anggota gerakan Pramuka dalam mengisi kemerdekaan. Beliau menegaskan bahwa para siswa yang tergolong dalam tingkatan Pramuka Siaga dan Penggalang merupakan aset berharga serta calon pemimpin masa depan yang akan meneruskan cita-cita bangsa. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka, menjaga kedisiplinan, mengasah kemandirian, serta memupuk rasa cinta tanah air sejak dini agar siap menghadapi tantangan zaman.

Seusai memimpin jalannya upacara bendera tersebut, Kamabigus MIN 8 Gunungkidul, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh harapan dan kebanggaan atas semangat anak didiknya. "Alhamdulillah, pelaksanaan upacara memperingati Hari Pramuka ke-65 di MIN 8 Gunungkidul hari ini berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan khidmat. Melihat keteguhan serta antusiasme anak-anak Siaga dan Penggalang di lapangan, saya optimistis bahwa nilai-nilai kepramukaan benar-benar tertanam dalam diri mereka. Gerakan Pramuka adalah wadah yang sangat efektif untuk membentuk karakter unggul dan berakhlak mulia. Kami berharap, generasi muda MIN 8 Gunungkidul ini terus tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berjiwa penolong, dan siap menjadi penerus bangsa yang membanggakan," tutur Kak Sri Hartati dengan senyum bangga. (ans)

 


Semarakkan HUT RI ke-81, MIN 8 Gunungkidul Gelar Perlombaan Estafet Cup dan Paku Botol bagi Para Siswa

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MIN 8 Gunungkidul menggelar berbagai perlombaan seru dan edukatif bagi para siswa pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dipusatkan di halaman madrasah, kemeriahan tampak menyelimuti seluruh warga sekolah yang antusias mengikuti jalannya acara. Adapun dua cabang lomba utama yang dipertandingkan pada peringatan kali ini adalah lomba estafet cup gelas dan lomba memasukkan paku ke dalam botol, yang dirancang khusus untuk mengasah ketangkasan serta melatih sportivitas anak didik.

Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung tertib, meriah, dan penuh gelak tawa berkat koordinasi matang dari Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. Pelaksanaan acara ini juga berjalan sangat lancar berkat kerja sama yang solid dari  dan ibu guru serta tenaga kependidikan lainnya yang turut aktif menjadi juri dan pendamping lapangan. Melalui perlombaan estafet cup gelas, para siswa diajarkan pentingnya konsentrasi dan kerja sama tim, sementara perlombaan memasukkan paku ke dalam botol melatih kesabaran, fokus, serta ketenangan setiap peserta.

Seusai mendampingi dan mengawal seluruh prosesi perlombaan, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd., memberikan komentar penuh kegembiraan atas suksesnya acara tersebut. "Alhamdulillah, perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 di MIN 8 Gunungkidul hari ini berjalan dengan sangat meriah dan lancar. Anak-anak sangat antusias serta menunjukkan semangat juang dan kekompakan yang luar biasa di setiap jenis lomba. Kami berharap melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, para siswa tidak hanya merasakan kegembiraan kemerdekaan, tetapi juga dapat memetik nilai-nilai penting seperti kerja sama, pantang menyerah, dan sportivitas yang tinggi sejak dini," tutur  Anas dengan senyum bahagia. (ans)

 

Pastikan Kelancaran Pembangunan Fasilitas, Bendahara Kemenag Gunungkidul Lakukan Monitoring Pemeliharaan Ruang Baca MIN 8

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Guna memastikan kualitas dan ketercapaian pengerjaan sarana sarana edukasi di lingkungan madrasah, Bendahara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul meninjau langsung pelaksanaan pemeliharaan bangunan ruang baca di MIN 8 Gunungkidul pada Selasa, 11 Agustus 2026. Peninjauan yang bertempat di kompleks madrasah tersebut dipimpin oleh  Amin beserta jajarannya. Monitoring lapangan ini bertujuan untuk memantau dari dekat kesesuaian progres fisik bangunan serta pengelolaan administrasi pemeliharaan agar sarana literasi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh siswa.

Kedatangan rombongan tim Kemenag Gunungkidul disambut secara hangat dan kooperatif oleh perwakilan MIN 8 Gunungkidul,  Rumiyatun, S.Pd.I. Selama peninjauan berlangsung, B
apak Amin beserta jajaran memeriksa berbagai sudut perbaikan ruang baca, mulai dari keandalan struktur bangunan, kerapian pencahayaan, hingga kesiapan fasilitas pendukung literasi lainnya. Koordinasi ini memastikan bahwa proses renovasi tetap berjalan sesuai standar baku, tepat waktu, dan mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi anak-anak saat membaca kelak.

Seusai mendampingi seluruh proses monitoring tersebut, perwakilan MIN 8 Gunungkidul,  Rumiyatun, S.Pd.I., memberikan komentar penuh rasa syukur atas perhatian dan pengawasan langsung dari pihak Kemenag. "Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan monitoring dari Pak Amin beserta jajaran Kemenag Gunungkidul hari ini. Kehadiran beliau memberikan arahan serta masukan yang sangat berharga dalam proses perbaikan ruang baca di madrasah kami. Dengan pemeliharaan yang terarah dan dipantau secara berkala ini, kami optimis ruang baca MIN 8 Gunungkidul akan segera hadir dengan wajah baru yang lebih nyaman, ramah anak, serta mampu mendongkrak minat baca dan budaya literasi seluruh siswa," tutur  Rumiyatun penuh semangat. (ans)

 

Kamis, 13 Agustus 2026

Sambut Hari Pramuka ke-65, Murid Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul Intensifkan Latihan Upacara Khusus

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-65, MIN 8 Gunungkidul menggelar kegiatan latihan upacara bendera khusus pada Senin, 10 Agustus 2026. Pertemuan yang dipusatkan di halaman utama madrasah ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan teknis dan mental para petugas upacara yang dipercayakan penuh kepada murid-murid kelas 5. Kegiatan ini diselenggarakan guna memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Pramuka tingkat madrasah mendatang dapat berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh kedisiplinan.

Proses jalannya latihan dibimbing dan diarahkan secara langsung oleh guru kelas,  Dewi Susilowati, S.Pd. Dalam sesi pembimbingan tersebut, anak-anak dilatih secara intensif mengenai tata cara pengibaran bendera, keselarasan langkah tegap PBB (Peraturan Baris Berbaris), pembacaan Dasa Darma Pramuka dan Pancasila, hingga kepemimpinan pemimpin upacara. Dengan sabar dan teliti, Dewi memberikan koreksi serta motivasi agar para siswa mampu menunjukkan performa terbaik mereka dengan jiwa kepramukaan yang tangguh.

Seusai mendampingi seluruh rangkaian latihan,  Dewi Susilowati, S.Pd. memberikan komentar penuh rasa bangga dan apresiasi atas kesungguhan para anak didiknya. "Alhamdulillah, latihan upacara menyambut Hari Pramuka ke-65 hari ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh semangat. Anak-anak kelas 5 menunjukkan antusiasme serta disiplin yang luar biasa dalam menyerap setiap arahan yang diberikan. Menjadi petugas pada peringatan Hari Pramuka merupakan kehormatan sekaligus sarana yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai Dasa Darma dan jiwa kepemimpinan sejak dini. Saya sangat optimis, dengan kegigihan latihan hari ini, anak-anak siap tampil percaya diri dan mempersembahkan performa terbaiknya pada upacara resmi nanti," tutur  Dewi penuh senyum bangga. (ans)

 

Dukung Riset Kesehatan Global, Siswa MIN 8 Gunungkidul Jadi Sampel Survei Kusta Leiden University (LUCID)

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – MIN 8 Gunungkidul terpilih menjadi lokasi pelaksanaan penelitian kesehatan berskala internasional melalui kegiatan Survei Kusta yang diselenggarakan oleh Leiden University Center of Infectious Diseases (LUCID) pada Selasa, 11 Agustus 2026. Berlangsung di lingkungan madrasah, kegiatan krusial ini diawali dengan sesi sosialisasi yang disampaikan secara komprehensif oleh pakar kesehatan, Hana Krismawati. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini sekaligus memetakan penyebaran penyakit kusta pada anak-anak, guna mendukung upaya eliminasi penyakit menular di tingkat lokal maupun global.

Pelaksanaan survei kesehatan ini menyasar para siswa kelas 1 hingga kelas 3 MIN 8 Gunungkidul sebagai sampel pemeriksaan. Rangkaian tahapan medis yang dijalani para murid meliputi sosialisasi pencegahan kusta, pengukuran Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) untuk memantau tumbuh kembang, pemeriksaan fisik pada kulit, pengambilan sampel darah, serta sesi wawancara singkat terkait riwayat kesehatan harian. Seluruh proses pemeriksaan berlangsung tertib, aman, dan ramah anak berkat kerja sama yang baik antara tim peneliti LUCID dengan jajaran guru pendamping madrasah.

Seusai mendampingi seluruh rangkaian kegiatan survei, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak madrasah. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan menyambut baik kehadiran tim Leiden University Center of Infectious Diseases (LUCID) serta  Hana Krismawati di MIN 8 Gunungkidul. Kegiatan survei ini memberikan manfaat yang sangat besar, tidak hanya membantu memantau kesehatan fisik anak didik kami di kelas 1 hingga 3 secara detail, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan yang sangat berharga bagi warga madrasah. Kami berharap hasil riset ini dapat berkontrsi positif bagi dunia kesehatan nasional dan internasional, sekaligus memastikan anak-anak MIN 8 tumbuh sehat dan terbebas dari bahaya penyakit kusta," tutur  Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)



 

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Olahraga, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Ikuti IHT Penyusunan RPP KKG PJOK MI

WONOSARI – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan mutu perencanaan pembelajaran penjasorkes di lingkungan madrasah, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd., menghadiri kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK MI Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pertemuan strategis yang bertempat di Rumah Makan Rinten Ndalu, Wonosari, ini diisi dengan agenda In House Training (IHT) Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan ini diselenggarakan guna menyelaraskan perangkat pembelajaran penjasorkes agar lebih terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

 Forum IHT tersebut dihadiri secara langsung oleh Pengawas Madrasah,  Sri Kusrini, S.Pd.I., M.S.I serta Ketua KKG PJOK MI Kabupaten Gunungkidul,  Yuwanto, S.Pd. Dalam pengarahannya, narasumber dan pengawas menekankan pentingnya peran RPP yang inovatif sebagai panduan utama guru dalam menciptakan suasana olahraga yang aman, menyenangkan, serta mengedukasi di lapangan. Keikutsertaan  Hajir Anas Fauzan dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen MIN 8 Gunungkidul untuk terus memperbarui metodologi pengajaran dan pengayaan materi kebugaran bagi para murid.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian pelatihan,  Hajir Anas Fauzan, S.Pd. memberikan komentar positif mengenai manfaat materi IHT yang diperolehnya demi kemajuan pembelajaran di MIN 8 Gunungkidul. "Alhamdulillah, kegiatan IHT Penyusunan RPP bersama KKG PJOK MI Gunungkidul hari ini memberikan banyak wawasan dan pemahaman baru. Arahan dari  Sri Kusrini dan  Yuwanto sangat membuka wawasan kami dalam merancang perangkat pembelajaran yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga menyenangkan dan relevan bagi siswa. Hasil dari pelatihan ini akan langsung saya terapkan dalam penyusunan modul pembelajaran PJOK di MIN 8 Gunungkidul agar anak-anak semakin bersemangat dan aktif berolahraga," tutur  Anas dengan penuh optimisme. (ans)

 


Minggu, 09 Agustus 2026

Perkuat Evaluasi dan Silaturahmi, Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Laporan Pelaksanaan KMD dan Pembubaran Panitia

 

GUNUNGKIDUL – Usai sukses menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) KKMI 2026, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., menghadiri agenda Laporan Pelaksanaan KMD sekaligus Pembubaran Panitia pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pertemuan evaluasi yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ini diselenggarakan di Uthy Bakery, Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban dari seluruh tahapan pelatihan kepramukaan yang telah diselesaikan dengan sukses beberapa waktu lalu.

Acara resmi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh penting kepramukaan serta pendidikan madrasah di Kabupaten Gunungkidul. Hadir secara langsung Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Gunungkidul,  Kak Laily Fauziah, S.Pd., serta Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gunungkidul, Kak Winarto, S.Pd. Dalam forum ini, panitia menyampaikan pemaparan hasil evaluasi, pencapaian para peserta, hingga apresiasi atas sinergi yang solid antara KKMI dan Kwarcab Gunungkidul dalam mencetak pembina-pembina Pramuka madrasah yang berkualitas.

Seusai menghadiri rangkaian acara tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan kegiatan KMD hingga penutupannya. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian KMD KKMI Tahun 2026 dari awal pelaksanaan hingga pelaporan dan pembubaran panitia hari ini dapat berjalan dengan sangat baik dan transparan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Laily Fauziah selaku Ketua KKMI dan Kak Winarto dari Kwarcab Gunungkidul atas arahan serta dukungannya selama ini. Kolaborasi luar biasa ini tidak hanya sukses mencetak pembina-pembina pembawa perubahan di madrasah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar-pengelola pendidikan di Gunungkidul. Semoga ilmu yang didapatkan para peserta KMD dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Pramuka di madrasah masing-masing," tutur  Sri Hartati. (ans)

Tingkatkan Derajat Kesehatan Siswa, Murid MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program CKG dan BIAS Bersama Puskesmas Semanu 1


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dalam upaya menjaga imunitas serta memantau tumbuh kembang anak didik secara berkala, MIN 8 Gunungkidul menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang bertempat di lingkungan madrasah ini terlaksana atas kerja sama dengan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Semanu 1. Pelaksanaan layanan kesehatan rutin ini diikuti secara tertib oleh seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan dukungan penuh dari jajaran pihak madrasah.

 Pelaksanaan kegiatan medis ini dibagi ke dalam beberapa kategori layanan sesuai dengan jenjang kelas para siswa. Murid kelas 1, 2, dan 5 mendapatkan layanan pemeriksaan CKG sekaligus pemberian imunisasi BIAS guna membentengi tubuh dari potensi penyakit menular. Sementara itu, bagi murid kelas 3, 4, dan 6, kegiatan difokuskan pada pemeriksaan CKG dan proses penapisan (screening) kesehatan secara menyeluruh. Jalannya seluruh rangkaian tahapan medis dari awal hingga akhir berlangsung aman dan lancar berkat pendampingan ketat dari para bapak dan  guru kelas yang dikoordinasi secara langsung oleh  Ayu Cahyaningtyas, S.Pd.

Seusai mengawal dan mengoordinasikan jalannya kegiatan tersebut,  Ayu Cahyaningtyas, S.Pd. memberikan komentar serta apresiasinya atas keterlibatan aktif seluruh pihak. "Alhamdulillah, pelaksanaan CKG dan BIAS hari ini berjalan sangat sukses, tertib, dan anak-anak tidak merasa takut karena didampingi langsung oleh bapak dan  guru kelasnya. Sinergi antara MIN 8 Gunungkidul dan Puskesmas Semanu 1 ini sangat penting untuk memastikan kondisi fisik anak-anak tetap prima. Dengan tubuh yang sehat dan imunitas yang kuat setelah diimunisasi, kami yakin para murid dapat mengikuti seluruh proses pembelajaran di madrasah dengan penuh semangat dan maksimal," tutur  Ayu penuh rasa syukur. (ans)

 

Mantapkan Program Unggulan dan Kesehatan Siswa, MIN 8 Gunungkidul Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menyongsong pelaksanaan berbagai agenda penting madrasah, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) internal pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat madrasah ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., serta dihadiri oleh seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan. Rakor ini digelar secara intensif guna menyelaraskan langkah, mematangkan perencanaan, serta membagi peran antarstaf demi kelancaran program keagamaan maupun kesehatan peserta didik di lingkungan madrasah.

Fokus pembahasan dalam rapat koordinasi ini mencakup tiga agenda utama yang saling berkaitan erat. Agenda pertama membahas penguatan pelaksanaan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an sebagai program unggulan madrasah. Selanjutnya, rapat berfokus pada persiapan teknis pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan pihak puskesmas. Sebagai penutup, pimpinan rapat membagi tugas serta membentuk tim kerja khusus untuk mengawal kegiatan pemeriksaan kesehatan kusta bagi para siswa, guna memastikan seluruh proses screening dapat berjalan tertib, aman, dan ramah anak.

Seusai memimpin jalannya rapat koordinasi tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh optimisme mengenai kesiapan seluruh jajarannya. "Alhamdulillah, rapat koordinasi hari ini berjalan dengan sangat lancar dan menghasilkan pembagian tugas yang jelas untuk seluruh elemen madrasah. Pengembangan ekstrakurikuler Tahfidz adalah prioritas utama kita dalam membentuk generasi Qur'ani, sementara program kesehatan seperti BIAS, CKG, dan pemeriksaan kusta merupakan wujud perlindungan fisik bagi murid dan guru. Sinergi yang solid dari seluruh bapak  guru membuat saya sangat yakin bahwa program keagamaan dan kesehatan di MIN 8 Gunungkidul dapat terlaksana dengan prima dan membawa dampak nyata bagi kenyamanan belajar anak didik," tutur  Sri Hartati. (ans)

 

Selasa, 04 Agustus 2026

Resmi Lulus 7 Hari Pelatihan, Kepala dan Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri Penutupan KMD KKMI 2026

 


GUNUNGKIDUL – Rangkaian Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu, 2 Agustus 2026. Acara penutupan yang diselenggarakan di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul ini attended langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., serta dua guru perwakilan madrasah, yakni Kak Ana Roisah, S.Pd.I. dan Kak Hajir Anas Fauzan, S.Pd. Kehadiran pimpinan dan jajaran guru ini menandai tuntasnya perjuangan serta dedikasi para pendidik MIN 8 Gunungkidul dalam menimba ilmu kepramukaan demi memajukan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah.

Kegiatan pelatihan intensif yang telah berlangsung selama tujuh hari berturut-turut ini ditutup secara resmi oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Gerakan Pramuka Gunungkidul, Kak Dra. Hj. Iryan Swasini. Dalam amanat penutupnya, beliau mengapresiasi semangat, ketahanan, serta komitmen seluruh peserta—termasuk Kak Ana dan Kak Anas yang telah melampaui berbagai tahapan materi, ujian praktik, hingga dinamika perkemahan dengan hasil yang sangat memuaskan. Kelulusan kedua guru tersebut diharapkan mampu menjadi suntikan energi baru bagi penguatan karakter dan kedisiplinan peserta didik di MIN 8 Gunungkidul.

Seusai menghadiri prosesi penutupan tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur dan rasa bangga atas pencapaian para gurunya. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas kelulusan Kak Ana Roisah dan Kak Hajir Anas Fauzan dalam KMD KKMI 2026 setelah melampaui pelatihan intensif selama tujuh hari penuh. Perjuangan dan kesungguhan yang mereka tunjukkan merupakan bukti nyata komitmen MIN 8 Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas SDM pendidik. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada Kak Iryan Swasini beserta seluruh jajaran pelatih Pusdiklatcab Kwarcab Gunungkidul. Kami berharap ilmu, keterampilan, dan jiwa kepramukaan yang didapatkan selama seminggu ini dapat segera diimplementasikan untuk membina anak-anak di madrasah agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia," tutur  Sri Hartati dengan penuh senyum bangga. (ans)

 

Senin, 27 Juli 2026

Tampil Memukau di Hari Kedua KMD, Guru MIN 8 Gunungkidul Presentasikan Postur Pramuka Siaga di Kwarcab

 

Wonosari (Kwarcab Gunungkidul) – Memasuki hari kedua pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), dinamika pelatihan bagi para calon pembina semakin intensif dan interaktif pada Jumat, 24 Juli 2026. Bertempat di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul, guru perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, Kak Ana Roisah, S.Pd.I., dipercaya untuk maju ke depan kelas dan mempresentasikan materi mengenai "Postur Pramuka Siaga" di hadapan puluhan peserta KMD dari berbagai madrasah. Sesi ini menjadi ajang penting untuk mendalami karakteristik, jiwa perkembangan, serta pendekatan pendampingan yang tepat bagi peserta didik usia Siaga (7–10 tahun).

Dalam pemaparannya yang lugas dan komunikatif, Kak Ana Roisah berhasil menarik perhatian seluruh peserta dan tim pelatih Pusdiklatcab. Beliau mengupas tuntas profil serta postur ideal seorang Pramuka Siaga yang harus dibentuk melalui kegiatan kepramukaan yang ceria, penuh kiasan dasar, dan sarat nilai karakter. Kak Ana juga menekankan pentingnya peran Pembina Siaga yang bersikap sebagai "Ayahanda" (Yanda) atau "Ibunda" (Bunda) yang penuh kasih sayang, kesabaran, serta mampu menciptakan suasana belajar sambil bermain yang aman dan menyenangkan sesuai dengan pola pikir anak usia sekolah dasar kelas rendah.

Seusai menyampaikan presentasi dan menerima masukan positif dari para peserta pelatihan lainnya, Kak Ana Roisah, S.Pd.I. memberikan komentar mengenai pengalaman dan kesannya di hari kedua KMD ini. "Alhamdulillah, berkesempatan berdiri di depan para calon pembina hebat untuk mempresentasikan materi Postur Pramuka Siaga menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Melalui sesi diskusi ini, pemahaman kami tentang cara mendampingi anak-anak usia Siaga menjadi jauh lebih mendalam. Pramuka Siaga memerlukan pendekatan yang unik—harus penuh kasih sayang, kreatif, dan tidak boleh disamakan dengan jenjang Penggalang. Insya Allah, ilmu dan masukan yang didapat hari ini akan langsung kami terapkan untuk memajukan kegiatan perindukan Siaga di MIN 8 Gunungkidul agar semakin gembira dan berkarakter," tutur Kak Ana dengan penuh rasa syukur. (ans)

 

Siapkan Petugas Upacara Bendera, Murid Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul Antusias Ikuti Latihan Keterampilan Upacara


Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Guna mematangkan kedisiplinan dan kesiapan bertugas pada upacara bendera hari Senin mendatang, para murid kelas 5 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan latihan upacara intensif pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman utama madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 5 yang mendapat giliran tugas. Pelatihan ini diselenggarakan untuk melatih ketangkasan, kekompakan, serta mental para siswa agar dapat menjalankan peran masing-masing dengan penuh percaya diri dan rasa tanggung jawab di hadapan seluruh warga madrasah.

Jalannya latihan keterampilan upacara ini didampingi dan dilatih secara langsung oleh guru kelas, Ibu Dewi Susilowati, S.Pd. Dalam sesi tersebut, anak-anak diberikan pembekalan teknis mengenai tata cara pengibaran bendera Merah Putih, kerapian baris-berbaris, artikulasi pembacaan teks UUD 1945 dan Janji Siswa, hingga keselarasan nada bagi regu paduan suara. Dengan penuh kesabaran dan ketelitian, Ibu Dewi mengarahkan serta mengoreksi setiap posisi dan langkah para murid agar sesuai dengan tata upacara bendera resmi yang berlaku di sekolah.

Seusai memimpin jalannya latihan, Ibu Dewi Susilowati, S.Pd. memberikan komentar hangat dan apresiasi atas kerja keras serta semangat para anak didiknya. "Alhamdulillah, semangat anak-anak kelas 5 hari ini sangat luar biasa. Meskipun harus mengulang beberapa gerakan agar presisi, mereka sama sekali tidak mengeluh dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Menjadi petugas upacara adalah sarana yang sangat baik untuk melatih kepemimpinan, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air sejak dini. Saya optimis, dengan kesungguhan latihan hari ini, anak-anak siap menjalankan tugasnya dengan lancar dan khidmat pada upacara hari Senin nanti," tutur Ibu Dewi dengan senyum bangga. (ans)

 

Minggu, 26 Juli 2026

Perkuat Perlindungan Anak, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Seminar Madrasah Siaga di STPI Bina Insan Mulia

 


Yogyakarta – Dalam upaya memperkuat perlindungan peserta didik di lingkungan madrasah, MIN 8 Gunungkidul yang diwakili oleh  Dewi Susilowati, S.Pd. menghadiri Seminar Madrasah Siaga bertajuk "Lindungi Siswa dari Bahaya Pergaulan Bebas" pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan di kampus STPI Bina Insan Mulia sebagai wujud kolaborasi strategis dengan Program KKN STPI Bina Insan Mulia dan Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta. Keikutsertaan perwakilan MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, kondusif, serta ramah anak.

Seminar nasional ini menghadirkan pakar pendidikan anak, Dr. Umi Faizah, S.Ag., M.Pd. (Bunda Umi), sebagai narasumber utama dengan mengusung tema "Mewujudkan Ekosistem Aman untuk Mencegah Murid dari Pergaulan Bebas." Dalam pemaparannya, Bunda Umi menegaskan bahwa perlindungan anak di tingkat Madrasah Ibtidaiyah harus dimulai melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini. Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain penguatan karakter dan nilai keagamaan, peningkatan literasi digital untuk memfilter konten negatif, pengajaran batasan tubuh (body boundaries) kepada anak sejak dini, penguatan sinergi antara guru dan orang tua, serta penerapan sistem deteksi dini melalui prinsip "Amati, Dekati, dan Hubungkan."

Seusai mengikuti seluruh rangkaian seminar,  Dewi Susilowati, S.Pd. memberikan komentar penuh antusiasme mengenai langkah konkret yang akan diimplementasikan di MIN 8 Gunungkidul. "Alhamdulillah, pemaparan dari Bunda Umi Faizah sangat membuka wawasan dan memberikan panduan praktis bagi kami para pendidik. Poin-poin seperti mengajarkan batasan tubuh sejak dini dan prinsip 'Amati, Dekati, dan Hubungkan' sangat krusial untuk segera kita terapkan di madrasah. Sepulang dari kegiatan ini, saya berharap sinergi antara guru dan para orang tua murid di MIN 8 Gunungkidul dapat terjalin semakin erat, sehingga kita bisa bersama-sama membentengi anak-anak dari dampak negatif pergaulan bebas dan wujud lingkungan belajar yang benar-benar aman serta mendukung tumbuh kembang mereka," tutur  Dewi Susilowati. (ans)

 

Tingkatkan Keterampilan Digital, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelatihan Media Kreatif dan AI di STPI Bina Insan Mulia

 

YOGYAKARTA – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kreativitas pendidik di era digital, guru MIN 8 Gunungkidul,  Dewi Susilowati, S.Pd., mengikuti kegiatan Pelatihan, Seminar & Workshop bertajuk "Guru RA & MI Cerdas Digital, Kreatif & Peduli" pada Rabu, 22 Juli 2026. Acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB di kampus STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta ini dihadiri oleh 60 pendidik terpilih, terdiri dari 30 guru RA dan 30 guru MI. Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan pembukaan, pembacaan tilawah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, dilanjutkan sambutan pembuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah,  Sidik Pramono, yang mengapresiasi semangat para guru dalam mewujudkan pembelajaran inovatif dan bermakna.

Fokus utama workshop ini diisi oleh Ketua LPPM STPI Bina Insan Mulia,  Hozaimi Yusuf, M.Pd., yang mengupas tuntas strategi penyusunan RPP dan media pembelajaran kreatif masa kini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya perubahan mindset pendidik: seorang guru harus terlebih dahulu suka belajar sebelum suka mengajar. Di tengah besarnya beban administrasi guru, hadirnya teknologi AI diposisikan sebagai alat bantu yang efisien untuk meringankan pekerjaan, bukan untuk menggantikan peran pendidik. Pemateri menegaskan bahwa Original Intelligence (OI) atau kecerdasan asli manusia tetaplah yang utama dan jauh lebih mulia dalam proses mendidik anak bangsa.

Seusai mengikuti seluruh sesi workshop,  Dewi Susilowati, S.Pd. memberikan komentar positif mengenai wawasan baru yang diperolehnya untuk diterapkan di MIN 8 Gunungkidul. "Alhamdulillah, materi yang disampaikan oleh  Hozaimi Yusuf sangat relevan dengan tantangan guru saat ini. Pelatihan ini benar-benar membuka pikiran kami bahwa teknologi AI hadir bukan untuk menyaingi guru, melainkan menjadi asisten cerdas yang membantu menyederhanakan penyusunan RPP dan pembuatan media pembelajaran kreatif. Dengan beban administrasi yang lebih terurai, kami bisa lebih fokus mengasah Original Intelligence serta memberikan perhatian dan kasih sayang yang utuh kepada para murid di kelas," ujar  Dewi Susilowati dengan penuh antusias. (ans)

 

Kamis, 23 Juli 2026

Tingkatkan Kompetensi Pembina, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Hari Pertama KMD di Kwarcab Gunungkidul

 

Kwarcab Gunungkidul – Dua guru perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, Kak Ana Roisah, S.Pd.I. dan Kak Hajir Anas Fauzan, S.Pd., resmi mengikuti hari pertama Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan pelatihan kepramukaan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul ini bertempat di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul. Pelaksanaan KMD ini terasa semakin istimewa bagi keluarga besar MIN 8 Gunungkidul karena Kepala Madrasah, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., turut hadir dan berperan aktif mengambil bagian sebagai jajaran panitia penyelenggara acara.

Pada hari pertama pelatihan, para peserta disuguhi materi-materi mendasar yang sangat krusial sebagai fondasi awal seorang Pembina Pramuka. Agenda diawali dengan penyusunan dan kesepakatan Kontrak Prestasi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Fundamental Gerakan Pramuka. Sesi pembekalan materi ini disampaikan langsung oleh jajaran pelatih senior dari Pusdiklatcab Kwarcab Gunungkidul, di antaranya Kak Winarto, S.Pd. dan Kak Endang. Lewat penyampaian yang interaktif, para narasumber menekankan pentingnya pemahaman Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), nilai-nilai Dasa Darma, serta orientasi kursus agar para peserta siap menjadi pembina yang adaptif dan berkarakter.

Seusai menjalani seluruh rangkaian kegiatan pada hari pertama KMD ini, Kak Ana Roisah, S.Pd.I. memberikan komentar positif dan mengutarakan kesannya selama mengikuti pelatihan. "Alhamdulillah, hari pertama KMD ini memberikan kesan yang sangat mendalam dan membuka wawasan baru bagi kami. Pemaparan materi Fundamental Pramuka dari Kak Winarto dan Kak Endang disampaikan dengan sangat jelas, menarik, serta sarat akan nilai-nilai kepemimpinan. Kontrak prestasi yang telah disepakati bersama juga memotivasi saya dan Kak Anas untuk terus disiplin serta menyerap seluruh ilmu kepramukaan secara maksimal. Kami berkomitmen untuk mengikuti KMD ini hingga selesai agar nantinya dapat memajukan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di MIN 8 Gunungkidul menjadi lebih berkualitas dan menyenangkan bagi para siswa," tutur Kak Ana dengan penuh semangat. (ans)

 

Wujudkan Pendidikan yang Humanis dan Berkarakter, MIN 8 Gunungkidul Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dalam rangka menyongsong dan memantapkan arah pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027, MIN 8 Gunungkidul menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta pada Rabu, 22 Juli 2026. Bertempat di ruang aula madrasah, kegiatan strategis ini diikuti secara intensif oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul. Melalui workshop ini, madrasah berkomitmen untuk menyusun dan menyelaraskan dokumen kurikulum operasional yang tidak hanya menekankan pada capaian akademik semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan kasih sayang, penguatan karakter, serta pengasuhan yang humanis dalam setiap proses pembelajaran.

Kegiatan workshop kurikulum ini terasa semakin komprehensif dengan hadirnya para pemangku kepentingan kunci di lingkungan madrasah. Hadir memberikan arahan dan pendampingan yaitu   H. Purwata, S.Ag., M.S.I. selaku Pengawas Madrasah,  Nur Kholidin, S.Pd.I selaku Ketua Komite Madrasah, serta  Umi Hajar sebagai perwakilan dari orang tua murid. Kehadiran lintas unsur ini menjadi wadah diskusi yang hangat untuk membedah muatan kurikulum MIN 8 Gunungkidul, memadukan sinergi antara pihak madrasah dan orang tua, serta memastikan bahwa nilai-nilai pengasuhan berbasis cinta dapat terintegrasi dengan baik di dalam kelas maupun di lingkungan keluarga.

Seusai mendampingi seluruh jalannya diskusi, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh harapan mengenai filosofi Kurikulum Berbasis Cinta yang tengah diusung. "Alhamdulillah, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta untuk Tahun Ajaran 2026/2027 hari ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan ide-ide yang sangat luar biasa berkat masukan dari   H. Purwata, S.Ag., M.S.I.,  Nur Cholidin, serta  Umi Hajar. Kami percaya bahwa pendidikan yang berhasil selalu berawal dari hati yang penuh kasih sayang. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta ini, kami ingin memastikan bahwa MIN 8 Gunungkidul menjadi tempat belajar yang ramah, aman, dan mendidik anak-anak dengan pendekatan empati, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bahagia selama menuntut ilmu," tutur  Sri Hartati dengan penuh ketulusan. (ans)


Selasa, 21 Juli 2026

Tingkatkan Kualitas Pembina Pramuka, Kepala dan Perwakilan Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri TM KMD di Kwarcab

GUNUNGKIDUL – Dalam rangka mempersiapkan pembina Pramuka yang profesional dan berdedikasi di lingkungan madrasah, perwakilan guru beserta Kepala MIN 8 Gunungkidul menghadiri kegiatan Technical Meeting (TM) Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan persiapan strategis yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul ini bertempat di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gunungkidul. Kehadiran tim MIN 8 Gunungkidul dalam TM ini menjadi bentuk komitmen nyata madrasah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter siswa melalui ekstrakurikuler kepramukaan yang terstruktur dan berkualitas.

Kegiatan TM KMD tersebut menghadirkan jajaran pelatih kepramukaan senior dari Pusdiklatcab Kwarcab Gunungkidul sebagai narasumber, di antaranya Kak Winarto, S.Pd., Kak Dra. Hj. Iryan Swasini, serta jajaran pelatih berpengalaman lainnya. Dalam pertemuan ini, para narasumber memaparkan secara detail mengenai teknis pelaksanaan, materi silabus pelatihan, tata tertib, hingga kesiapan fisik dan mental yang harus dipenuhi oleh para calon peserta KMD. Dari MIN 8 Gunungkidul sendiri, kegiatan TM ini diikuti secara intensif oleh Kak Sri Hartati, M.S.I. selaku Kepala Madrasah, serta dua perwakilan guru pembina yaitu Kak Ana Roisah, S.Pd.I. dan Kak Hajir Anas Fauzan, S.Pd.

Seusai menghadiri rangkaian pertemuan teknis tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Kak Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh semangat mengenai pentingnya keikutsertaan madrasah dalam ajang KMD mendatang. "Alhamdulillah, melalui pengarahan dari Kak Winarto, Kak Iryan Swasini, dan tim pelatih Kwarcab hari ini, kami mendapatkan gambaran yang sangat jelas mengenai persiapan KMD yang diselenggarakan oleh KKMI Gunungkidul. Pramuka adalah pilar utama pembentukan kedisiplinan dan kemandirian siswa. Oleh karena itu, keikutsertaan kami dari MIN 8 Gunungkidul dalam KMD ini bertujuan untuk memperdalam ilmu kepramukaan agar nantinya dapat diterapkan secara inovatif, ceria, dan berkarakter saat membina anak-anak di madrasah," tutur Kak Sri Hartati dengan penuh optimisme. (ans)