WONOSARI – Dalam upaya
meningkatkan profesionalisme dan mutu perencanaan pembelajaran penjasorkes di
lingkungan madrasah, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan, S.Pd., menghadiri kegiatan
Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK MI Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 6 Agustus
2026. Pertemuan strategis yang bertempat di Rumah Makan Rinten Ndalu, Wonosari,
ini diisi dengan agenda In House Training
(IHT) Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan ini
diselenggarakan guna menyelaraskan perangkat pembelajaran penjasorkes agar
lebih terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Forum IHT tersebut dihadiri secara langsung oleh Pengawas Madrasah, Sri Kusrini, S.Pd.I., M.S.I serta Ketua KKG PJOK
MI Kabupaten Gunungkidul, Yuwanto, S.Pd.
Dalam pengarahannya, narasumber dan pengawas menekankan pentingnya peran RPP
yang inovatif sebagai panduan utama guru dalam menciptakan suasana olahraga
yang aman, menyenangkan, serta mengedukasi di lapangan. Keikutsertaan Hajir Anas Fauzan dalam kegiatan ini menjadi
wujud komitmen MIN 8 Gunungkidul untuk terus memperbarui metodologi pengajaran
dan pengayaan materi kebugaran bagi para murid.
Seusai mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, Hajir Anas Fauzan, S.Pd. memberikan komentar
positif mengenai manfaat materi IHT yang diperolehnya demi kemajuan
pembelajaran di MIN 8 Gunungkidul. "Alhamdulillah, kegiatan IHT Penyusunan
RPP bersama KKG PJOK MI Gunungkidul hari ini memberikan banyak wawasan dan
pemahaman baru. Arahan dari Sri Kusrini
dan Yuwanto sangat membuka wawasan kami
dalam merancang perangkat pembelajaran yang tidak hanya memenuhi standar
administratif, tetapi juga menyenangkan dan relevan bagi siswa. Hasil dari
pelatihan ini akan langsung saya terapkan dalam penyusunan modul pembelajaran
PJOK di MIN 8 Gunungkidul agar anak-anak semakin bersemangat dan aktif
berolahraga," tutur Anas dengan
penuh optimisme. (ans)
0 komentar:
Posting Komentar