Minggu, 09 Agustus 2026

Mantapkan Program Unggulan dan Kesehatan Siswa, MIN 8 Gunungkidul Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menyongsong pelaksanaan berbagai agenda penting madrasah, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) internal pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat madrasah ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., serta dihadiri oleh seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan. Rakor ini digelar secara intensif guna menyelaraskan langkah, mematangkan perencanaan, serta membagi peran antarstaf demi kelancaran program keagamaan maupun kesehatan peserta didik di lingkungan madrasah.

Fokus pembahasan dalam rapat koordinasi ini mencakup tiga agenda utama yang saling berkaitan erat. Agenda pertama membahas penguatan pelaksanaan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an sebagai program unggulan madrasah. Selanjutnya, rapat berfokus pada persiapan teknis pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan pihak puskesmas. Sebagai penutup, pimpinan rapat membagi tugas serta membentuk tim kerja khusus untuk mengawal kegiatan pemeriksaan kesehatan kusta bagi para siswa, guna memastikan seluruh proses screening dapat berjalan tertib, aman, dan ramah anak.

Seusai memimpin jalannya rapat koordinasi tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh optimisme mengenai kesiapan seluruh jajarannya. "Alhamdulillah, rapat koordinasi hari ini berjalan dengan sangat lancar dan menghasilkan pembagian tugas yang jelas untuk seluruh elemen madrasah. Pengembangan ekstrakurikuler Tahfidz adalah prioritas utama kita dalam membentuk generasi Qur'ani, sementara program kesehatan seperti BIAS, CKG, dan pemeriksaan kusta merupakan wujud perlindungan fisik bagi murid dan guru. Sinergi yang solid dari seluruh bapak  guru membuat saya sangat yakin bahwa program keagamaan dan kesehatan di MIN 8 Gunungkidul dapat terlaksana dengan prima dan membawa dampak nyata bagi kenyamanan belajar anak didik," tutur  Sri Hartati. (ans)

 

0 komentar:

Posting Komentar