Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Selasa, 16 Juni 2026

Wujud Pengabdian, Bendahara MIN 8 Gunungkidul Terjun Langsung Distribusikan Koper Jemaah Haji Kloter 10

 

GUNUNGKIDUL – Sinergi dan kepedulian antar-satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul kembali ditunjukkan dalam pelayanan ibadah haji. Pada Senin, 15 Juni 2026, Bendahara MIN 8 Gunungkidul, Rubito, turut serta mengambil peran penting dalam menyukseskan operasional haji daerah. Bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul selaku instansi yang memfasilitasi urusan haji, beliau bergabung bersama tim satgas untuk membantu kelancaran proses penerimaan dan pengaturan logistik bagi para tamu Allah.

Kegiatan inti dalam agenda hari itu adalah mendistribusikan koper-koper milik jemaah haji Kabupaten Gunungkidul yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10. Proses distribusi ini menuntut ketelitian, kecepatan, dan fisik yang prima agar seluruh barang bawaan jemaah dapat terdata serta dikelompokkan dengan aman sebelum keberangkatan. Rubito bersama petugas lainnya dengan cekatan menyortir, mengangkut, dan memastikan setiap koper berada di barisan yang tepat sesuai dengan manifes dan identitas resmi masing-masing jemaah.

Seusai menuntaskan penataan dan distribusi logistik tersebut, Bendahara MIN 8 Gunungkidul,  Rubito, memberikan komentarnya mengenai pengalaman dan rasa syukurnya bisa terlibat dalam kepanitiaan ini. "Alhamdulillah, proses distribusi koper untuk jemaah haji Kloter 10 hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Meskipun tugas ini cukup menguras tenaga karena jumlah koper yang sangat banyak, namun rasa lelah itu hilang karena kami niatkan ini sebagai bagian dari ibadah dan khidmat pelayanan kepada para jemaah. Keamanan barang bawaan adalah salah satu kunci ketenangan jemaah dalam beribadah di tanah suci nanti. Kami semua berdoa semoga seluruh jemaah haji dari Gunungkidul diberikan kesehatan, kelancaran dalam menunaikan rukun haji, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," tutur Rubito dengan penuh ketulusan. (ans)

 

Minggu, 14 Juni 2026

Antusias dan Penuh Haru, Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Terima SKL, Sertifikat TKAD, dan Rapor Akhir

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Suasana penuh debar sekaligus kebahagiaan menyelimuti lingkungan MIN 8 Gunungkidul pada Jumat, 12 Juni 2026. Madrasah ini menggelar agenda penting yang dinantikan oleh seluruh siswa tingkat akhir, yaitu pembagian Surat Keterangan Kelulusan (SKL), sertifikat Tes Konten Asesmen Daerah (TKAD), serta rapor semester 2. Pembagian dokumen-dokumen penting ini menandai berakhirnya secara resmi seluruh rangkaian administrasi akademik dan perjuangan belajar para siswa kelas 6 selama enam tahun menempuh pendidikan dasar di madrasah tersebut.

Kegiatan inti dari momentum ini dilaksanakan di ruang tamu dengan suasana yang tertib dan penuh kekeluargaan. Prosesi penyerahan berkas berharga tersebut dilakukan secara langsung oleh Rumiyatun Rohhasanah, S.Pd. dan Agustina Kusumawati, S.Pd. selaku wali kelas 6 MIN 8 Gunungkidul. Selain rapor yang mencerminkan capaian nilai semester akhir, lembar SKL dan sertifikat TKAD yang dibagikan menjadi modal utama bagi para siswa untuk melanjutkan langkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Seusai membagikan dokumen kelulusan tersebut, Rumiyatun Rohhasanah, S.Pd. memberikan komentar emosional dan pesan mendalam bagi anak-anak didiknya. "Alhamdulillah, proses pembagian SKL, sertifikat TKAD, dan rapor hari ini berjalan lancar tanpa kendala. Melihat raut wajah bahagia sekaligus haru dari anak-anak dan para wali murid menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami selaku wali kelas. Lembaran-lembaran yang mereka terima hari ini adalah bukti nyata dari tetesan keringat, ketekunan, dan doa mereka selama ini. Pesan saya untuk anak-anak kelas 6, jagalah selalu nama baik almamater MIN 8 Gunungkidul di mana pun kalian melanjutkan sekolah. Tetaplah rajin beribadah, teruslah berprestasi, dan jadikan ilmu yang didapat di sini sebagai fondasi berakhlak mulia," tutur Rumiyatun dengan penuh rasa syukur. (ans)

 

Kamis, 11 Juni 2026

Tingkatkan Mutu Karakter Siswa, Guru Akidah Akhlak dan SKI MIN 8 Gunungkidul Ikuti Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta

 

Wonosari – Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter mulia terus digencarkan oleh pendidik MIN 8 Gunungkidul. Pada Rabu, 10 Juni 2026, guru pengampu mata pelajaran (mapel) Akidah Akhlak dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Sugeng, S.Pd.I., menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kegiatan strategis yang mempertemukan para pendidik madrasah ini diselenggarakan secara khidmat di Aula BMT Amal Rizki, Wonosari.

Kegiatan inti dalam bimtek tersebut berfokus pada pembekalan teknis mengenai penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual keagamaan dengan kelestarian alam lingkungan (ekoteologi). Materi pelatihan dikupas secara mendalam oleh narasumber ahli, Wagiran, S.Ag., M.S.I. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam, guru diharapkan tidak hanya mentransfer pengetahuan sejarah dan teori moral, melainkan mampu menumbuhkan rasa cinta yang tulus dalam diri siswa terhadap sang Pencipta, sesama manusia, serta lingkungan sekitar sebagai wujud implementasi keimanan.

Seusai menyerap seluruh rangkaian materi, Sugeng, S.Pd.I. memberikan komentar positif dan menyatakan kesiapannya dalam mengimplementasikan model pembelajaran baru ini di MIN 8 Gunungkidul. "Alhamdulillah, bimbingan teknis bersama Bapak Wagiran di Aula BMT Amal Rizki ini memberikan inspirasi dan suntikan ilmu yang luar biasa. Bagi saya yang mengampu Akidah Akhlak dan SKI, perpaduan Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan Deep Learning ini sangat relevan. Kami diajarkan cara menyentuh hati siswa agar keteladanan kisah Islam masa lalu dan materi akhlak bisa mewujud nyata dalam tindakan sehari-hari, termasuk bagaimana mereka mencintai dan menjaga alam ini. Saya berkomitmen untuk segera menerapkan metode ini di kelas agar pembelajaran terasa lebih hidup, bermakna, dan menyenangkan bagi anak-anak," tutur Sugeng dengan penuh optimisme. (ans)

Wujudkan Madrasah Ramah Lingkungan dan Berkarakter, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta

Wonosari – Perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul yang mengampu mata pelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026 ini bertempat di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Novan Haryansyah, yang menekankan pentingnya transformasi metodologi pembelajaran di madrasah agar lebih kontekstual, menyentuh kalbu, serta tanggap terhadap isu kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan inti dalam bimtek ini diikuti secara intensif oleh empat guru mapel Al-Qur'an Hadits dan Fikih dari MIN 8 Gunungkidul, yaitu Triana Erningsih, S.Pd., Ischak Yama Amalia, S.Pd.I., Hamid Fitrianto, S.Pd.I., dan Ninik Nuryanti, S.Pd.I. Selama jalannya workshop, materi dikupas tuntas oleh narasumber ahli, Karmanto, S.Ag., M.Pd. Beliau memaparkan bagaimana mengintegrasikan panca cinta dan dimensi kurikulum berbasis cinta ke dalam modul ajar, serta menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam agar siswa tidak sekadar menghafal materi keagamaan, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai ketuhanan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar (ekoteologi).

Seusai mengikuti pelatihan, Ischak Yama Amalia, selaku perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul, memberikan komentar positif mengenai kesan dan rencana implementasi hasil bimtek tersebut. "Alhamdulillah, materi yang disampaikan oleh Karmanto sangat mencerahkan dan membuka paradigma baru bagi kami pengampu mapel PAI. Pendekatan Pembelajaran Mendalam yang dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Cinta ini membuat pembelajaran Fikih dan Al-Qur'an Hadits menjadi jauh lebih bermakna. Kami belajar bagaimana menyusun modul ajar yang menumbuhkan rasa cinta anak kepada sesama makhluk dan alam sekitar sebagai wujud implementasi iman. Kami sudah tidak sabar untuk segera menerapkan metode ini di kelas-kelas MIN 8 Gunungkidul agar suasana belajar menjadi lebih asyik dan menyentuh hati anak-anak," tutur Ischak penuh semangat. (ans)

Rabu, 10 Juni 2026

Tingkatkan Kompetensi Digital, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul Ikuti Bimtek Aplikasi Sipanjatpadi DIY

 

Wonosari – Dalam rangka memperkuat profesionalisme dan tertib administrasi di era digital, guru PJOK MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan, S.Pd., menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Penmad DIY pada Selasa, 9 Juni 2026 di Rumah Makan Layah Kembar. Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Gunungkidul dan diikuti oleh 21 anggota KKG dari berbagai wilayah. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., yang memberikan sambutan kunci mengenai pentingnya penguatan kompetensi guru serta pemenuhan kewajiban sebagai pendidik yang profesional dan akuntabel.

Kegiatan inti dalam bimtek ini berfokus pada pengenalan dan pendalaman sistem digital terbaru Penmad DIY, yaitu aplikasi Sipanjatpadi. Sajian materi dibagi ke dalam dua sesi krusial guna menunjang performa administratif guru olahraga. Sesi pertama diisi oleh Kasi Penmad, H. Supriyanto, yang mengupas tuntas mengenai Regulasi Penggunaan Aplikasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari sudut pandang hukum dan aturan yang berlaku. Selanjutnya, sesi kedua dilanjutkan oleh Irwan Triyanto, S.Pd.I., yang memaparkan materi teknis terkait Pemanfaatan Aplikasi TPG untuk Peningkatan Kinerja Guru, di mana aplikasi ini dirancang khusus untuk mempermudah sistem pelaporan kinerja secara transparan dan berkala.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian materi, Guru PJOK MIN 8 Gunungkidul, Hajir Anas Fauzan, S.Pd., memberikan komentar positif dan kesiapannya dalam mengimplementasikan sistem baru tersebut. "Alhamdulillah, bimbingan teknis mengenai aplikasi Sipanjatpadi ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami, khususnya para guru olahraga. Penjelasan dari Kasi Penmad dan Irwan sangat aplikatif, sehingga kami 21 anggota KKG PJOK yang hadir bisa langsung memahami cara kerja sistem pelaporan yang baru ini. Bagi saya pribadi, integrasi teknologi ini bukan sekadar kewajiban administratif untuk TPG, melainkan motivasi nyata untuk terus meningkatkan kinerja mengajar di MIN 8 Gunungkidul agar semakin rapi, disiplin, dan profesional," tutur Hajir Anas Fauzan penuh semangat. (ans)

 

Senin, 08 Juni 2026

Kawal Validitas Data Kelulusan, Perwakilan Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Sosialisasi Penerbitan Ijazah TA 2025/2026 via Zoom

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menindaklanjuti selesainya rangkaian proses kelulusan siswa tingkat akhir, perwakilan guru MIN 8 Gunungkidul, Rumiyatun Rohhasanah, S.Pd., menghadiri agenda penting berupa Sosialisasi Penerbitan Ijazah Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 8 Juni 2026. Mengingat pentingnya koordinasi yang cepat dan efisien, kegiatan berskala regional ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Pertemuan ini diikuti oleh para pengelola data dan perwakilan guru madrasah guna menyamakan persepsi serta meminimalkan potensi kesalahan dalam dokumen negara yang sangat krusial tersebut.

Kegiatan inti dalam sosialisasi virtual ini berfokus pada pemaparan regulasi terbaru, teknis penulisan, hingga mekanisme pencetakan blanko ijazah agar sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku resmi. Hadir sebagai narasumber utama dalam kesempatan ini adalah Hj. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., yang mengupas tuntas setiap detail krusial penulisan dokumen kelulusan. Mulai dari kevalidan penulisan nama siswa yang harus selaras dengan akta kelahiran, nomor induk siswa nasional (NISN), tata cara penulisan nilai, hingga prosedur penanganan jika terjadi kesalahan dalam pengisian blanko ijazah.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian materi, Rumiyatun Rohhasanah, S.Pd. memberikan komentarnya mengenai pentingnya ketelitian dalam proses penulisan ijazah ini kelak. "Alhamdulillah, sosialisasi bersama Hj. Anita Isdarmini hari ini memberikan panduan yang sangat detail dan mencerahkan bagi kami di madrasah. Ijazah merupakan dokumen resmi seumur hidup bagi siswa, sehingga proses penerbitannya memerlukan tingkat ketelitian dan kehati-hatian yang sangat tinggi, tanpa boleh ada kesalahan satu huruf atau angka pun. Berbekal materi dan juknis yang disampaikan hari ini, kami di MIN 8 Gunungkidul siap mengawal dan memastikan proses pengisian hingga penerbitan ijazah untuk anak-anak kelas 6 berjalan dengan valid, lancar, dan tepat waktu," tutur Rumiyatun dengan penuh tanggung jawab. (ans)

Fokus Optimasi Kinerja, Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapimleng Penyerapan Anggaran di PLHUT

 


GUNUNGKIDULKepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., menghadiri agenda penting Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Senin, 8 Juni 2026. Bertempat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Gunungkidul, pertemuan strategis ini menjadi wadah koordinasi berkala untuk mengevaluasi sekaligus mengawal jalannya roda instansi. Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I., serta dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural, mulai dari para Kepala Seksi/Penyelenggara, Ketua Pokjawas Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Agama, Kepala MAN, MTsN, MIN, Kepala KUA se-Kabupaten Gunungkidul, hingga perwakilan Subbagian Tata Usaha urusan Umum, Kepegawaian, dan Keuangan.

Kegiatan inti dalam Rapimleng kali ini secara khusus berfokus dan membedah tuntas mengenai capaian penyerapan anggaran tahun berjalan di masing-masing satuan kerja (satker). Dalam arahannya, Dr. H. Mukotip menekankan pentingnya akuntabilitas, ketepatan waktu, dan efisiensi program kerja agar realisasi anggaran dapat berjalan secara optimal sesuai dengan target triwulan yang telah ditetapkan. Diskusi interaktif antar-pimpinan satker juga terjadi guna memetakan berbagai kendala teknis di lapangan serta merumuskan solusi taktis bersama demi mendorong percepatan penyerapan anggaran yang akuntabel.

Seusai mengikuti jalannya rapat, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, memberikan pandangan positif dan komitmennya terhadap hasil keputusan Rapimleng tersebut. "Rapimleng di PLHUT hari ini memberikan arah kebijakan yang sangat jelas bagi kami di tingkat satuan kerja madrasah ibtidaiyah. Pembahasan penyerapan anggaran ini sangat krusial agar alokasi dana yang ada benar-benar berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan dan fasilitas belajar siswa. Kami di MIN 8 Gunungkidul berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti arahan Kepala Kantor dengan mengoptimalkan sisa program kerja secara transparan, efektif, dan sesuai regulasi demi kemajuan madrasah," ujar Sri Hartati dengan tegas dan optimis. (ans)

Masuki Hari Ke-4 ASAT, Siswa MIN 8 Gunungkidul Fokus Kerjakan Mapel Pendidikan Pancasila dan Matematika

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 di MIN 8 Gunungkidul terus berjalan dengan tertib. Pada Senin, 8 Juni 2026, seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 kembali hadir di madrasah dengan semangat tinggi untuk mengikuti rangkaian ujian yang telah memasuki hari keempat. Suasana lingkungan madrasah tampak tenang sejak pagi hari karena para siswa langsung mengondisikan diri di ruang kelas masing-masing guna mempersiapkan mental dan fokus sebelum lembar ujian dimulai.

Kegiatan inti pada hari keempat ujian ini menjadwalkan dua mata pelajaran (mapel) yang menuntut penalaran serta pemahaman karakter yang kuat, yaitu Pendidikan Pancasila pada sesi pertama dan Matematika pada sesi kedua. Pengawasan ketat dan humanis tetap diberlakukan di setiap lini ruangan demi menjaga integritas serta kelancaran jalannya asesmen. Khusus di ruang kelas 1A, jalannya ujian sejak jam pertama dipimpin dan diawasi langsung oleh Ayu, yang dengan sabar memandu para siswa kecil dalam memahami teknis pengerjaan soal.

Seusai mengawasi jalannya ujian sesi pertama, Ayu memberikan komentarnya mengenai antusiasme dan perkembangan anak didiknya di kelas 1A. "Alhamdulillah, memasuki hari keempat ASAT ini, anak-anak kelas 1A tetap menunjukkan semangat yang luar biasa dan tidak tampak jenuh. Mapel hari ini cukup menantang, di mana sesi pertama mereka belajar menanamkan nilai-nilai luhur lewat Pendidikan Pancasila, lalu dilanjutkan dengan logika angka di mapel Matematika. Meskipun mereka masih di jenjang kelas bawah, anak-anak terlihat sangat tenang, mandiri, dan teliti dalam membaca serta menjawab setiap butir soal. Semoga kerja keras mereka di hari keempat ini membuahkan hasil yang maksimal dan memuaskan," tutur Ayu penuh dengan senyuman ramah. (ans)

Jumat, 05 Juni 2026

Sinergi Kelulusan dan Prestasi Al-Qur'an, Enam Siswi MIN 8 Gunungkidul Jalani Prosesi Wisuda Tahfidz Juz 3

Semanu Gunungkidul – Momentum penuh keberkahan dan derai air mata kebahagiaan mewarnai jalannya acara pelepasan siswa kelas 6 yang dirangkaikan langsung dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an MIN 8 Gunungkidul pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di panggung utama Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, prosesi ini menjadi salah satu momen yang paling menggetarkan hati seluruh hadirin. Sesi wisuda tahfidz ini digelar sebagai bentuk penghargaan tertinggi madrasah bagi para siswa yang tidak hanya berhasil lulus menempuh pendidikan dasar, tetapi juga sukses menjaga kelancaran hafalan kitab suci Al-Qur'an.

Kegiatan inti dalam perhelatan sakral ini adalah pelaksanaan uji publik bagi enam siswi terbaik kelas bawah hingga kelas atas yang telah menuntaskan hafalan Juz 30. Keenam siswi luar biasa tersebut adalah Khayla Habibah, Aqila Sava, Sabrina Meisya, Qotrun Nada, Luthfia, dan Faiza. Sebelum resmi diwisuda, kualitas hafalan mereka diuji secara langsung di atas panggung melalui metode sambung ayat secara acak oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Gunungkidul,  H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., serta Ketua Komite MIN 8 Gunungkidul, Nur Kholidin, S.Ag.

Seusai menguji dan menyimak langsung lantunan ayat-ayat suci dari para wisudawati, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I. memberikan komentar mendalam dan rasa takjubnya atas kualitas hafalan para siswa. "Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bangga saat menguji langsung kelancaran hafalan ananda Khayla, Aqila, Sabrina, Nada, Luthfia, dan Faiza tadi. Meskipun diuji secara mendadak di atas panggung di depan ratusan pasang mata, mereka mampu menjawab sambung ayat dengan sangat tenang, tajwid yang baik, dan bacaan yang fasih. Ini membuktikan bahwa program tahfidz di MIN 8 Gunungkidul benar-benar berjalan dengan kualitas yang nyata, bukan sekadar seremonial. Selamat kepada para wisudawati, teruslah menjaga mahkota cahaya ini dan tingkatkan terus hafalannya," tutur  Supriyanto dengan penuh takzim. (ans)

Gema Sholawat Meriahkan Pelepasan Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul, Ekstra Hadroh Tampil Memukau

 

Semanu Gunungkidul – Alunan musik islami yang syahdu turut menyemarakkan jalannya upacara pelepasan siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul yang digelar pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, penampilan dari tim ekstrakurikuler hadroh madrasah sukses mencuri perhatian ratusan pasang mata yang hadir. Penampilan seni religius ini disajikan sebagai persembahan istimewa sekaligus ucapan selamat dari adik-adik kelas untuk menghantarkan kakak-kakak kelas 6 yang tengah merayakan hari kelulusan mereka.

Kegiatan inti dari pementasan ini menampilkan dua lagu hadroh yang sedang populer di kalangan pencinta sholawat, yaitu Al-Hijrotu dan Alamate Anak Sholeh. Para personel hadroh dengan penuh penghayatan melantunkan syair-syair pujian diiringi kombinasi pukulan rebana yang kompak dan harmonis di atas panggung. Kemeriahan semakin terasa saat seluruh wali murid, guru, dan tamu undangan ikut bersholawat bersama mengikuti irama lagu. Penampilan yang memikat ini merupakan buah dari latihan intensif yang didampingi secara langsung oleh Suratmini, S. Pd. I dan Husni Darmawati, S. Pd selaku guru pendamping ekstrakurikuler hadroh.

Seusai mendampingi anak didiknya tampil, Husni mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan performa tim hadroh hari ini. "Alhamdulillah, penampilan anak-anak hari ini sangat memuaskan dan berhasil menghidupkan suasana di Kangen Ndeso menjadi lebih religius. Lagu Al-Hijrotu dan Alamate Anak Sholeh dibawakan dengan sangat baik, kompak, dan penuh percaya diri di atas panggung. Setelah kemarin fokus mematangkan ketukan lagu dan posisi saat gladi bersih, hari ini mereka membuktikan hasil kerja kerasnya. Semoga syiar lewat bait sholawat yang dibawakan anak-anak ini membawa berkah untuk kita semua, serta menjadi kenangan yang indah bagi kakak kelas 6 yang akan melanjutkan studi," tutur Husni dengan penuh rasa bahagia. (ans)

Pukau Penonton, Ekstra Tari MIN 8 Gunungkidul Persembahkan Dua Tarian Tradisional di Acara Pelepasan Kelas 6

 

Semanu Gunungkidul – Kemeriahan acara pelepasan siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul semakin semarak dengan hadirnya pertunjukan seni dari tim ekstrakurikuler tari pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di panggung utama Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, penampilan tari tradisional ini disajikan sebagai persembahan spesial dari adik-adik kelas untuk menghibur ratusan pasang mata yang hadir, mulai dari para wisudawan, orang tua murid, hingga jajaran tamu undangan penting dari Kementerian Agama dan kelurahan setempat.

Kegiatan inti dari pementasan seni ini menampilkan dua tarian daerah yang sarat akan nilai budaya, yaitu Tari Kencono Wingko dan Tari Angguk Jos. Para penari cilik yang tampil dengan riasan menawan serta kostum yang megah berhasil membawakan setiap koreografi dengan sangat gemulai, kompak, dan penuh ekspresi. Decak kagum dan tepuk tangan riuh dari penonton terus mengalir sepanjang penampilan. Suksesnya pertunjukan estetis ini tidak lepas dari bimbingan intensif dan kawalan ketat di balik layar oleh Ayu Nurhidayati, S. Pd. I., M.S.I dan Ana Roisah, S. Pd. I selaku guru pendamping ekstrakurikuler tari madrasah.

Seusai penampilan anak didiknya, Ayu selaku salah satu guru pendamping tari menyampaikan rasa lega dan bangganya yang luar biasa atas keberhasilan pementasan hari ini. "Alhamdulillah, setelah kemarin sempat mematangkan posisi dan formasi saat gladi bersih, hari ini anak-anak tampil dengan sangat luar biasa dan penuh percaya diri. Tari Kencono Wingko dan Tari Angguk Jos berhasil dibawakan dengan sangat kompak, ceria, dan tanpa ada kesalahan gerakan di atas panggung. Saya sangat terharu melihat apresiasi yang begitu besar dari para wali murid dan guru. Semoga penampilan ini menjadi kado perpisahan yang manis dan berkesan bagi kakak-kakak kelas 6 yang hari ini resmi dilepas," tutur Ayu dengan penuh rona bahagia. (ans)

Momen Penuh Haru, Kepala MIN 8 Gunungkidul Serahkan Kembali 42 Siswa Kelas 6 Kepada Orang Tua


Semanu Gunungkidul – Air mata haru dan rasa syukur mewarnai jalannya acara upacara pelepasan siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul yang digelar pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, acara seremonial ini berlangsung dengan sangat khidmat, dihadiri oleh seluruh jajaran guru, pengurus komite, tamu undangan, serta orang tua atau wali murid. Agenda tahunan ini menjadi penanda penting berakhirnya masa bakti belajar para siswa tingkat akhir setelah menempuh pendidikan dasar di madrasah tersebut.

Kegiatan inti dalam perhelatan akbar ini diisi dengan penyampaian sambutan resmi dari Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I. Dalam pidatonya yang menyentuh hati, agenda utama yang disampaikan adalah prosesi penyerahan kembali para siswa kelas 6 secara utuh kepada pihak orang tua atau wali murid. Penyerahan kembali ini menandakan bahwa tanggung jawab pengawasan formal pendidikan anak kini dikembalikan kepada keluarga, setelah selama enam tahun penuh pihak madrasah dipercaya untuk menempa aspek akademik, karakter, dan spiritual mereka.

Seusai prosesi tersebut, Sri Hartati memberikan komentarnya mengenai ikatan emosional dan harapan besarnya bagi masa depan anak didiknya. "Hari ini dengan rasa bangga sekaligus haru, kami serahkan kembali putra-putri panjenengan semua kepada bapak dan ibu wali murid dalam keadaan lulus dan insyaallah berakhlak mulia. Enam tahun lalu bawak ibu menitipkan mereka kepada kami dengan penuh harapan, dan hari ini kami kembalikan mereka dengan bekal ilmu serta hafalan Al-Qur'an yang kuat. Kami meminta maaf jika selama mendidik terdapat kekurangan, dan kami titip pesan agar bapak ibu terus mengawal ibadah serta kelanjutan sekolah mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Sukses selalu untuk anak-anakku, jangan pernah lupakan almamater kalian," tutur Sri Hartati dengan mata berkaca-kaca penuh ketulusan. (ans)

Perkuat Kemitraan, Komite MIN 8 Gunungkidul Apresiasi Dedikasi Guru dalam Acara Pelepasan dan Wisuda Tahfidz

Semanu Gunungkidul – Sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan wali murid tercermin nyata dalam acara pelepasan siswa kelas 6 sekaligus Wisuda Tahfidz MIN 8 Gunungkidul yang digelar pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, acara yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh seluruh fungsionaris madrasah, orang tua murid, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam momen krusial ini, peran komite sekolah menjadi jembatan penting untuk mengapresiasi perjalanan panjang proses pendidikan yang telah dilalui oleh para siswa selama enam tahun terakhir.

Kegiatan inti dalam seremonial ini diisi dengan penyampaian sambutan hangat dari Ketua Komite MIN 8 Gunungkidul, Nur Kholidin, S.Ag. Di hadapan para hadirin, beliau secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran bapak dan ibu guru yang telah dengan sabar membimbing, mendidik, dan mengantarkan anak-anak hingga gerbang kelulusan. Selain itu, beliau juga mengapresiasi komitmen kolektif para pendidik dalam menjaga serta meningkatkan citra positif (branding) MIN 8 Gunungkidul di mata masyarakat, yang dibuktikan dengan terus melejitnya pencapaian bakat dan potensi para siswa di berbagai bidang.

Seusai memberikan sambutan, Nur Kholidin, S.Ag. kembali menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan madrasah ke depan. "Kami selaku perwakilan dari orang tua siswa mengucapkan maturnuwun ingkang tanpa upami kepada bapak ibu guru yang tidak kenal lelah membersamai tumbuh kembang anak-anak kami. Hasil nyata dari dedikasi tersebut bisa kita lihat hari ini, di mana branding MIN 8 Gunungkidul semakin kuat sebagai madrasah yang unggul dan kompetitif. Ditambah lagi dengan melejitnya peningkatan bakat anak-anak, baik di bidang non-akademik seperti karate maupun spiritual lewat wisuda tahfidz hari ini. Tugas kita bersama sekarang adalah menjaga momentum baik ini agar madrasah kita tercinta selalu menjadi pilihan utama masyarakat Semanu dan sekitarnya," tutur Nur Kholidin dengan penuh rasa syukur. (ans)

Kasi Penmad Kemenag Gunungkidul Apresiasi Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu Gunungkidul – Momentum bersejarah dan penuh keberkahan menyelimuti perhelatan akbar pelepasan siswa kelas 6 sekaligus Wisuda Tahfidz MIN 8 Gunungkidul pada Kamis, 4 Juni 2026. Bertempat di Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, acara seremonial ini berlangsung dengan sangat khidmat dan dihadiri oleh jajaran guru, komite, serta seluruh orang tua murid. Kehadiran Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., memberikan bobot tersendiri bagi acara ini, sekaligus menjadi wujud dukungan nyata pemerintah terhadap capaian prestasi yang diraih oleh anak-anak madrasah.

Kegiatan inti dalam acara ini diisi dengan penyampaian sambutan dan arahan strategis dari Kasi Penmad yang memberikan motivasi tinggi bagi masa depan para lulusan. Dalam pemaparannya, H. Supriyanto menekankan bahwa program unggulan tahfidz Al-Qur'an yang diterapkan di MIN 8 Gunungkidul merupakan modal spiritual yang sangat luar biasa dan wajib untuk dilanjutkan konsistensinya saat siswa menempuh jenjang pendidikan berikutnya di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Beliau juga menggarisbawahi bahwa segala bakat dan potensi, baik di bidang agama, akademik, maupun non-akademik yang dimiliki siswa, tidak akan dapat berkembang optimal tanpa adanya dukungan penuh, fasilitas, serta perhatian dari orang tua di rumah.

Ditemui seusai acara, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., memberikan komentar mendalam mengenai kualitas lulusan madrasah saat ini yang kian kompetitif. "Saya sangat bangga melihat anak-anak MIN 8 Gunungkidul yang hari ini diwisuda tahfidz sekaligus dilepas untuk melanjutkan studi. Program tahfidz ini adalah keunggulan nyata kita. Saat ini, Madrasah Ibtidaiyah tidak boleh lagi merasa minder, karena kita terbukti mampu bersaing secara head-to-head dengan sekolah umum lainnya, baik dalam hal prestasi maupun pembentukan karakter mulia. Harapan saya, sinergi antara orang tua dan madrasah terus diperkuat agar bakat emas anak-anak kita ini dapat terus diasah dan membawa keberkahan bagi kemajuan bangsa," tutur beliau penuh optimisme. (ans)

Penuh Haru dan Syukur, 42 Siswa MIN 8 Gunungkidul Ikuti Prosesi Pelepasan di Kangen Ndeso Semanu

Semanu Gunungkidul – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, pada Kamis, 4 Juni 2026. MIN 8 Gunungkidul sukses menyelenggarakan agenda akbar akhir tahun ajaran, yaitu upacara pelepasan dan kelulusan siswa kelas 6. Acara seremonial yang dinantikan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., Ketua Komite MIN 8 Gunungkidul, Nur Kholidin, S.Ag., Kepala Dukuh Munggi, serta perwakilan dari Kelurahan Semanu. Kehadiran seluruh bapak dan ibu guru beserta orang tua atau wali murid turut menambah kekhidmatan momen sakral ini.

Kegiatan inti dalam perhelatan ini diikuti oleh 42 siswa kelas 6 yang telah dinyatakan lulus menempuh pendidikan dasar. Sebagai bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan belajar mereka selama enam tahun, ke-42 siswa tersebut naik ke atas panggung satu per satu untuk menerima cinderamata berupa piala penghargaan kelulusan dari pihak madrasah. Didukung oleh penampilan estetis dari tim panggung yang telah matang dalam gladi bersih sebelumnya, prosesi penyerahan penghargaan ini berlangsung tertib dan menyentuh hati, terutama saat para siswa memberikan penghormatan terakhir kepada para guru dan orang tua mereka.

Sri Hartati, selaku Kepala MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya penyelenggaraan acara pelepasan tahun ini. "Alhamdulillah, hari ini kita bisa mengantarkan 42 mutiara bangsa dari MIN 8 Gunungkidul untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Piala penghargaan yang kami berikan merupakan simbol apresiasi atas ketekunan dan prestasi yang telah mereka ukir selama ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kasi Penmad, Komite, pihak kelurahan, serta seluruh wali murid atas sinergi luar biasa yang terjalin selama ini. Pesan saya kepada anak-anakku tercinta, teruslah menjaga salat, asah terus ilmu kalian, dan bawalah nama baik serta nilai-nilai akhlakul karimah madrasah ke mana pun kalian melangkah," pungkas Sri Hartati dengan penuh rasa bangga dan haru. (ans)

Rabu, 03 Juni 2026

Sarat Estetika, Ekstra Tari MIN 8 Gunungkidul Matangkan Formasi Jelang Pentas Pelepasan Kelas 6

GUNUNGKIDUL – Mengiringi kemeriahan persiapan acara kelulusan, tim ekstrakurikuler tari MIN 8 Gunungkidul turut mematangkan performa mereka melalui agenda gladi bersih pada Rabu, 3 Juni 2026. Latihan pemungutan ini digelar langsung di panggung utama Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu, lokasi yang sama dengan tempat pelaksanaan wisuda esok hari. Kehadiran tim tari tradisional ini disiapkan sebagai salah satu sajian estetis utama untuk menyambut kedatangan para wali murid serta jajaran tamu undangan dalam prosesi pelepasan siswa kelas 6.

Kegiatan inti dalam gladi bersih ini berfokus pada pengondisian ruang dan keselarasan gerak tubuh para penari cilik. Seluruh anggota ekstra tari dipandu untuk mengatur posisi acuan di panggung agar formasi perpindahan tempat terlihat rapi dan tidak saling bertabrakan. Selain itu, latihan ini juga dimanfaatkan untuk mematangkan keluwesan gerakan tari serta ketepatan ketukan penari terhadap iringan musik instrumen yang menggema di dalam ruangan. Proses pemantapan ekspresi dan mental tampil ini didampingi secara intensif oleh Ibu Ana dan Ibu Ayu selaku guru pembimbing.

Ibu Ana, selaku salah satu pendamping ekstra tari MIN 8 Gunungkidul, mengaku puas dengan perkembangan dan kesiapan yang ditunjukkan oleh anak didiknya selama gladi bersih. "Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan progres yang sangat bagus saat mencoba langsung panggung di Kangen Ndeso ini. Mengatur posisi panggung dan mematangkan detail gerakan esensial seperti ini sangat penting agar rasa percaya diri mereka tumbuh sebelum hari-H. Saya melihat anak-anak sudah sangat kompak dan siap memberikan penampilan terbaik mereka esok pagi sebagai persembahan manis dari adik-adik kelas untuk melepas kakak kelas 6 yang lulus," tutur Ibu Ana dengan penuh senyuman bangga. (ans)

 

Harmoni Musik Islami, Ekstra Hadroh MIN 8 Gunungkidul Matangkan Penampilan Jelang Acara Pelepasan Kelas 6

 

GUNUNGKIDUL – Grup ekstrakurikuler hadroh MIN 8 Gunungkidul turut ambil bagian dalam mematangkan persiapan menjelang perhelatan akbar pelepasan siswa kelas 6. Pada Rabu, 3 Juni 2026, tim hadroh madrasah menggelar agenda gladi bersih intensif langsung di lokasi utama acara, yaitu Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu. Kehadiran tim musik islami ini diproyeksikan menjadi salah satu penampil utama yang akan menyambut para tamu undangan serta mengiringi kekhidmatan jalannya prosesi wisuda kelulusan pada esok hari.

Kegiatan inti dari gladi bersih ini difokuskan pada penataan estetika panggung dan kualitas musikalitas para siswa. Di bawah arahan tim pelatih, anak-anak ekstra hadroh dengan cermat mengatur posisi berdiri dan duduk di atas panggung agar terlihat rapi dan simetris saat perform. Selain itu, mereka juga mematangkan lantunan lagu-lagu hadroh pilihan beserta variasi pukulan rebana agar selaras dengan sistem suara (sound system) gedung. Seluruh rangkaian latihan teknis ini didampingi secara sabar dan ketat oleh Ibu Husni dan Ibu Suratmini selaku guru pembimbing.

Ibu Suratmini, selaku salah satu guru pendamping ekstra hadroh, memberikan apresiasi atas semangat tinggi yang ditunjukkan oleh anak didiknya selama proses latihan di lokasi. "Alhamdulillah, melalui gladi bersih hari ini di Kangen Ndeso, anak-anak bisa langsung beradaptasi dengan luas panggung dan situasi akustik ruangan. Mengatur posisi instrumen dan mematangkan vokal serta ketukan lagu sangat krusial agar penampilan mereka besok bisa maksimal dan menyentuh hati. Kami sangat bangga melihat kekompakan anak-anak ekstra hadroh, dan mohon doanya agar besok pagi mereka dapat tampil percaya diri untuk menghantarkan kakak-kakak kelas 6 menuju gerbang kelulusan," ujar Ibu Suratmini dengan penuh rasa optimisme. (ans)

 

Matangkan Persiapan, Seluruh Siswa Kelas 6 MIN 8 Gunungkidul Jalani Gladi Bersih Pelepasan di Kangen Ndeso Semanu

 

GUNUNGKIDUL – Menjelang puncak acara kelulusan yang dinantikan, seluruh siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan gladi bersih pelepasan siswa pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini sengaja digelar langsung di lokasi utama acara, yaitu Rumah Makan Kangen Ndeso Semanu, guna memberikan gambaran riil serta kesiapan mental bagi para siswa sebelum hari pelaksanaan. Melalui gladi bersih ini, pihak madrasah ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian prosesi seremonial besok lusa dapat berjalan dengan khidmat, tertib, dan tanpa kendala teknis yang berarti.

Kegiatan inti dalam agenda gladi bersih ini berfokus pada simulasi penuh jalannya acara pelepasan dari awal hingga akhir. Para siswa kelas 6 dipandu untuk mengatur posisi tempat duduk, memperagakan prosesi berjalan ke panggung untuk penerimaan tanda kelulusan, serta mematangkan sesi pentas menyanyi bersama sebagai persembahan terakhir bagi madrasah. Jalannya latihan intensif ini dipandu secara ketat oleh Ibu Rumiyatun dan Bapak Hamid, serta dibantu secara gotong royong oleh jajaran bapak dan ibu guru MIN 8 Gunungkidul lainnya yang ikut sibuk menata alur formasi siswa.

Ibu Rumiyatun, selaku salah satu guru pendamping kelas 6 yang memandu jalannya gladi bersih, mengungkapkan rasa puas sekaligus harapannya atas kerja keras para siswa hari ini. "Alhamdulillah, gladi bersih di Kangen Ndeso hari ini berjalan dengan sangat lancar. Anak-anak kelas 6 mengikuti setiap instruksi pengkondisian tempat duduk, simulasi naik ke panggung, hingga latihan menyanyi dengan sangat tertib dan penuh konsentrasi. Latihan di lokasi langsung seperti ini sangat penting agar saat hari-H nanti anak-anak tidak bingung dan bisa tampil dengan percaya diri. Kami memohon doa restu dari seluruh pihak agar acara pelepasan hari Kamis besok dapat berjalan sukses dan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan bagi anak-anak kami," tutur Ibu Rumiyatun di sela-sela kegiatan. (ans)

 

Jaga Karakter Dasar, Siswa Kelas 1, 2, dan 3 MIN 8 Gunungkidul Jalani ASAT 2026 Berbasis Kertas

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Di tengah gempuran digitalisasi, MIN 8 Gunungkidul tetap menerapkan kebijakan yang proporsional demi kebaikan tumbuh kembang anak didiknya. Pada Rabu, 3 Juni 2026, siswa-siswi kelas 1, 2, dan 3 secara serentak melaksanakan hari pertama Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Berbeda dengan kakak kelas mereka di kelas 4 dan 5 yang sudah beralih menggunakan Handphone melalui aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD), pelaksanaan ujian untuk jenjang kelas bawah ini sengaja tetap mempertahankan metode konvensional dengan menggunakan lembar kertas soal dan jawaban.

Kegiatan inti pada hari pertama ujian ini menguji pemahaman keagamaan siswa melalui dua mata pelajaran (mapel) utama, yaitu Al-Qur'an Hadits pada sesi pertama dan Fikih pada sesi kedua. Langkah madrasah yang tetap mempertahankan ujian berbasis kertas untuk kelas bawah ini didasari oleh berbagai faktor pertimbangan yang matang, mulai dari kesiapan motorik anak dalam menulis dan membaca, hingga upaya meminimalisasi ketergantungan gawai (gadget) pada anak usia dini. Suasana ruang ujian pun berlangsung sangat tertib dan tenang, di mana jalannya mapel pertama di ruang kelas 3 dipimpin dan diawasi langsung oleh Ibu Ayu.

Ibu Ayu, selaku pengawas ujian kelas 3, memberikan pandangan positifnya mengenai kebijakan madrasah yang membedakan media ujian antara kelas bawah dan kelas atas tersebut. "Bagi anak-anak kelas 1, 2, dan 3, ujian menggunakan kertas jauh lebih efektif karena keterbacaan soal menjadi lebih jelas dan mereka bisa melatih fokus tanpa distraksi layar HP. Kebijakan ini sangat bijak mengingat banyak faktor pertimbangan psikologis dan teknis untuk anak usia transisi ini. Khusus di kelas 3 yang saya awasi tadi pada mapel Al-Qur'an Hadits, anak-anak terlihat sangat antusias, mandiri, dan teliti saat menggoreskan pensil mereka di lembar jawaban. Semoga esai dan jawaban mereka membuahkan hasil yang terbaik," tutur Ibu Ayu penuh dengan senyuman ramah. (ans)



Era Digital, Siswa Kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul Jalani Hari Pertama ASAT 2026 Berbasis Aplikasi JMD

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Langkah modernisasi pembelajaran di lingkungan madrasah terus diperlihatkan secara nyata oleh MIN 8 Gunungkidul. Pada Rabu, 3 Juni 2026, puluhan siswa kelas 4 dan 5 secara serentak mengikuti hari pertama Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Berbeda dengan ujian konvensional masa lalu, pelaksanaan ASAT tahun ini memanfaatkan lini teknologi secara penuh, di mana seluruh peserta ujian mengerjakan soal menggunakan perangkat digital masing-masing yang terintegrasi dengan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD).

Kegiatan inti pada hari pertama asesmen ini berfokus pada pengujian kompetensi keagamaan siswa, dengan mata pelajaran (mapel) yang diujikan meliputi Al-Qur'an Hadits pada sesi pertama dan Fikih pada sesi kedua. Sejak pagi hari, suasana ruang kelas tampak tenang dan kondusif saat para siswa mulai masuk ke akun JMD mereka untuk membaca dan menjawab soal digital. Untuk memastikan integritas dan kelancaran teknis selama ujian berlangsung, pengawasan ketat diberlakukan di setiap ruangan. Pada kelas 5, jalannya ujian mapel pertama dipimpin dan diawasi langsung oleh Ibu Triana.

Seusai mengawasi sesi pertama, Ibu Triana memberikan komentarnya mengenai jalannya ujian berbasis aplikasi digital yang dinilainya berjalan sangat efektif. "Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama ASAT 2026 untuk anak-anak kelas 4 dan 5 berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Penggunaan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD) ini sangat membantu, tidak hanya membuat anak-anak lebih fokus dan ringkas dalam mengerjakan, tetapi juga melatih kemandirian dan kejujuran mereka sejak dini. Khusus untuk kelas 5 yang saya awasi tadi pada mapel Al-Qur'an Hadits, anak-anak terlihat sangat tenang, tertib, dan sudah sangat familier dengan pengoperasian aplikasi ini. Semoga hasil ujian mereka memuaskan dan berkah," tutur Ibu Triana penuh optimisme. (ans)



Selasa, 02 Juni 2026

Matangkan Persiapan Jelang Hari H, Enam Siswa MIN 8 Gunungkidul Intensif Latihan Wisuda Tahfidz dan Khotmil Qur'an

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Menjelang agenda akbar akhir tahun ajaran, suasana religius dan penuh khidmat terasa di kampus MIN 8 Gunungkidul pada Selasa, 2 Juni 2026. Sebanyak enam siswa pilihan tengah melaksanakan persiapan intensif untuk mengikuti gelaran Wisuda Tahfidz dan Khotmil Qur’an 2026. Acara wisuda tahfidz tersebut rencananya akan dilaksanakan secara megah pada Kamis, 4 Juni 2026 mendatang, yang pelaksanaannya sengaja dibarengkan dengan prosesi upacara pelepasan dan kelulusan siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul.

Kegiatan inti pada persiapan hari ini berfokus pada kelancaran hafalan, tajwid, serta fashohah dari para calon wisudawan. Di bawah bimbingan dan arahan langsung dari Ibu Umi selaku guru tahfidz sekaligus pelatih, keenam siswa yang terdiri dari Khayla Habibah, Aqila Sava, Sabrina Meisya, Qotrun Nada, Luthfia, dan Faiza—yang juga baru saja diumumkan sebagai peraih ranking satu umum madrasah—tampak serius melakukan latihan pelafalan surat-surat di Juz 30 serta menyerasikan bacaan untuk prosesi khotmil qur'an. Latihan berkali-kali ini dilakukan demi memastikan penampilan yang sempurna dan menyentuh hati di hadapan para orang tua dan tamu undangan besok lusa.

Ibu Umi, selaku pelatih dan pembimbing tahfidz MIN 8 Gunungkidul, memberikan apresiasi tinggi serta harapannya terkait perkembangan hafalan anak didiknya selama masa persiapan ini. "Alhamdulillah, perkembangan anak-anak luar biasa. Keenam siswi ini menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga kalamullah, di mana mereka tetap fokus melatih kelancaran hafalan Juz 30 di tengah kesibukan pengumuman kelulusan. Latihan intensif ini sangat penting agar mental mereka siap dan bacaannya mutqin saat prosesi khotmil qur'an nanti. Harapan saya, wisuda hari Kamis besok bukan akhir dari segalanya, melainkan awal bagi Khayla, Aqila, Sabrina, Nada, Luthfia, dan Faiza untuk terus menambah dan menjaga hafalan mereka hingga menjadi hafidzah 30 juz di masa depan," pungkas Ibu Umi penuh dengan rasa syukur. (ans)