Rabu, 24 Juni 2026

Wujud Kepedulian Sesama, Siswa Yatim Piatu MIN 8 Gunungkidul Terima Donasi dari Kemenag

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Sinergi kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul terhadap dunia pendidikan. Pada Selasa, 23 Juni 2026, salah satu siswi kelas 4 MIN 8 Gunungkidul yang berstatus yatim piatu, Jovita, menerima penyaluran donasi khusus dari Kantor Kemenag Gunungkidul. Penyerahan bantuan ini berlangsung penuh haru di lingkungan madrasah, sebagai bentuk kepekaan dan ikhtiar nyata institusi untuk memastikan anak-anak yang kekurangan secara finansial tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak serta perhatian kasih sayang yang utuh.

Kegiatan inti dari agenda ini adalah penyerahan santunan atau donasi materiil yang disampaikan langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I. Dalam prosesi penyerahan tersebut, kepala madrasah turut didampingi oleh Wali Kelas 4,  Herni Uswatun Hasanah, S. Pd., yang selama ini intensif memantau perkembangan belajar dan kondisi emosional Jovita di kelas. Bantuan yang bersumber dari kepedulian jajaran pegawai Kantor Kemenag Gunungkidul ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan personal maupun operasional sekolah Jovita, sekaligus menjadi pemantik semangat baginya agar tidak berkecil hati dalam menuntut ilmu.

Seusai menyerahkan donasi tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar penuh rasa syukur sekaligus menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Kemenag Gunungkidul. "Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan donasi tulus kepada ananda Jovita. Jovita adalah anak yang rajin dan kuat, dan kehadiran bantuan ini tentu menjadi angin segar yang sangat berarti bagi kelanjutan pendidikannya. Kami di madrasah, bersama Ibu Herni selaku wali kelas, berkomitmen akan terus mendampingi, mendidik, dan menjaga Jovita dengan penuh kasih sayang layaknya anak sendiri agar ia dapat terus berprestasi dan menggapai cita-citanya tanpa merasa sendirian," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa haru dan optimisme. (ans)

0 komentar:

Posting Komentar