Semanu (MIN 8 Gunungkidul) –
Sinergi kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Kementerian
Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul terhadap dunia pendidikan. Pada Selasa,
23 Juni 2026, salah satu siswi kelas 4 MIN 8 Gunungkidul yang berstatus yatim
piatu, Jovita, menerima penyaluran donasi khusus dari Kantor Kemenag
Gunungkidul. Penyerahan bantuan ini berlangsung penuh haru di lingkungan
madrasah, sebagai bentuk kepekaan dan ikhtiar nyata institusi untuk memastikan
anak-anak yang kekurangan secara finansial tetap mendapatkan hak pendidikan
yang layak serta perhatian kasih sayang yang utuh.
Kegiatan inti dari agenda
ini adalah penyerahan santunan atau donasi materiil yang disampaikan langsung
oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I. Dalam prosesi penyerahan
tersebut, kepala madrasah turut didampingi oleh Wali Kelas 4, Herni Uswatun Hasanah, S. Pd., yang selama ini
intensif memantau perkembangan belajar dan kondisi emosional Jovita di kelas.
Bantuan yang bersumber dari kepedulian jajaran pegawai Kantor Kemenag Gunungkidul
ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan personal maupun operasional
sekolah Jovita, sekaligus menjadi pemantik semangat baginya agar tidak berkecil
hati dalam menuntut ilmu.
Seusai menyerahkan donasi
tersebut, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan
komentar penuh rasa syukur sekaligus menyampaikan apresiasinya kepada Kantor
Kemenag Gunungkidul. "Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul beserta seluruh
jajaran yang telah memberikan perhatian dan donasi tulus kepada ananda Jovita.
Jovita adalah anak yang rajin dan kuat, dan kehadiran bantuan ini tentu menjadi
angin segar yang sangat berarti bagi kelanjutan pendidikannya. Kami di
madrasah, bersama Ibu Herni selaku wali kelas, berkomitmen akan terus
mendampingi, mendidik, dan menjaga Jovita dengan penuh kasih sayang layaknya
anak sendiri agar ia dapat terus berprestasi dan menggapai cita-citanya tanpa
merasa sendirian," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa haru dan optimisme. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar