Minggu, 28 Juni 2026

Perkuat Karakter Pendidik, Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Workshop KKGMI Kab Gk 7 di RM Bu Tiwi Tan Tlogo

 

Semanu Gunungkidul – Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru dengan kesiapan akademis yang matang, guru MIN 8 Gunungkidul menghadiri agenda Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul (Kab Gk) 7. Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026 ini bertempat di Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo, Semanu, Gunungkidul. Pertemuan ini diikuti oleh ratusan guru kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari lima kapanewon (kecamatan), yaitu Kapanewon Semanu, Tepus, Rongkop, Girisubo, dan Tanjungsari, yang berkomitmen penuh untuk menyelaraskan persepsi demi kemajuan mutu pendidikan madrasah di wilayah selatan.

Kegiatan inti dalam forum KKGMI Kab Gk 7 ini diisi dengan workshop strategis mengenai "Perencanaan Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta menggunakan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)". Hadir sebagai narasumber utama adalah Susiyati, M.S.I., yang mengupas tuntas metode integrasi antara nilai-nilai keimanan, kelestarian lingkungan, dan pendekatan pengajaran yang menyentuh hati. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pendidik saat ini harus mampu menciptakan suasana kelas yang humanis, di mana siswa diajak berpikir kritis melalui pendekatan deep learning agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus mencintai sesama makhluk hidup.

Seusai menyerap seluruh materi lokakarya, Agustina Kusumawati, S. Pd., selaku salah satu guru perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul, memberikan komentar positif mengenai kesan mendalam atas pelaksanaan kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, kegiatan KKGMI hari ini bersama Ibu Susiyati sangat mencerahkan dan memberikan energi baru bagi kami para guru kelas. Materi mengenai kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi ini sangat relevan untuk diterapkan di MIN 8 Gunungkidul, agar anak-anak tidak hanya mengejar nilai kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual terhadap kelestarian alam sekitar. Bertemu dan berdiskusi langsung dengan rekan-rekan guru dari lima kapanewon membuat ruang sharing ini semakin kaya. Kami siap mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis deep learning ini di kelas pada tahun ajaran baru nanti," tutur Agustina dengan penuh semangat. (ans)

 

0 komentar:

Posting Komentar