Semanu Gunungkidul – Momentum penuh keberkahan dan derai air mata
kebahagiaan mewarnai jalannya acara pelepasan siswa kelas 6 yang dirangkaikan
langsung dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an MIN 8 Gunungkidul pada Kamis, 4 Juni
2026. Bertempat di panggung utama Rumah Makan Kangen Ndeso, Semanu, prosesi ini
menjadi salah satu momen yang paling menggetarkan hati seluruh hadirin. Sesi
wisuda tahfidz ini digelar sebagai bentuk penghargaan tertinggi madrasah bagi
para siswa yang tidak hanya berhasil lulus menempuh pendidikan dasar, tetapi
juga sukses menjaga kelancaran hafalan kitab suci Al-Qur'an.
Kegiatan inti dalam perhelatan sakral ini adalah pelaksanaan uji publik bagi enam siswi terbaik kelas bawah hingga kelas atas yang telah menuntaskan hafalan Juz 30. Keenam siswi luar biasa tersebut adalah Khayla Habibah, Aqila Sava, Sabrina Meisya, Qotrun Nada, Luthfia, dan Faiza. Sebelum resmi diwisuda, kualitas hafalan mereka diuji secara langsung di atas panggung melalui metode sambung ayat secara acak oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., serta Ketua Komite MIN 8 Gunungkidul, Nur Kholidin, S.Ag.
Seusai menguji dan menyimak langsung lantunan ayat-ayat suci dari para wisudawati, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I. memberikan komentar mendalam dan rasa takjubnya atas kualitas hafalan para siswa. "Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bangga saat menguji langsung kelancaran hafalan ananda Khayla, Aqila, Sabrina, Nada, Luthfia, dan Faiza tadi. Meskipun diuji secara mendadak di atas panggung di depan ratusan pasang mata, mereka mampu menjawab sambung ayat dengan sangat tenang, tajwid yang baik, dan bacaan yang fasih. Ini membuktikan bahwa program tahfidz di MIN 8 Gunungkidul benar-benar berjalan dengan kualitas yang nyata, bukan sekadar seremonial. Selamat kepada para wisudawati, teruslah menjaga mahkota cahaya ini dan tingkatkan terus hafalannya," tutur Supriyanto dengan penuh takzim. (ans)






0 komentar:
Posting Komentar