Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Kamis, 12 Maret 2026

Kunjungan Kerja Pengawas Madrasah di MIN 8 Gunungkidul Fokus pada UKS dan Kurikulum

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menerima kunjungan kerja dari Pengawas Madrasah, Purwata, pada Kamis (12/3/2026). Kehadiran pengawas disambut langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan untuk memastikan standar pelayanan pendidikan dan fasilitas pendukung di madrasah berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Unit Kesehatan Sekolah (UKS) serta implementasi kurikulum. Purwata meninjau langsung kelengkapan fasilitas kesehatan di ruang UKS serta memeriksa dokumen administrasi pembelajaran yang diterapkan oleh para guru. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa aspek kesehatan siswa terjaga dengan baik dan proses transformasi kurikulum di kelas telah berjalan secara efektif serta inovatif.

Sri Hartati menyampaikan apresiasinya atas arahan dan masukan yang diberikan oleh pihak pengawas selama proses monev berlangsung. "Kami terus berupaya menyelaraskan kegiatan pembelajaran dengan tuntutan kurikulum terbaru, sembari tetap memperhatikan kesejahteraan siswa melalui optimalisasi peran UKS," tuturnya. Melalui pembinaan ini, MIN 8 Gunungkidul berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas layanan bagi seluruh warga madrasah. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Tebar Kebaikan Melalui Program Madrasah Berbagi

 


Semanu ----- Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menggelar aksi sosial bertajuk "Madrasah Berbagi" pada Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan ini, pihak madrasah menyiapkan sebanyak 50 paket makanan siap saji yang diperuntukkan bagi warga masyarakat di sekitar lingkungan madrasah. Paket makanan untuk berbuka puasa tersebut menjadi simbol kepedulian antarsesama di tengah kekhusyukan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan tahun ini.

Metode pendistribusian dilakukan dengan cara yang cukup unik, di mana para siswa didampingi oleh bapak dan ibu guru mengantarkan langsung paket makanan tersebut ke rumah-rumah warga secara door-to-door. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para siswa. Dengan berinteraksi langsung, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap kondisi masyarakat di sekitar tempat mereka menimba ilmu.

Husni Darmawati, selaku panitia pelaksana kegiatan, menyatakan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan kualitasnya. "Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu indah dan tidak harus menunggu besar. Melalui 50 paket makanan berbuka ini, kami berharap jalinan silaturahmi antara MIN 8 Gunungkidul dengan warga sekitar semakin erat dan harmonis," ungkapnya. Kegiatan ini ditutup dengan perasaan syukur dari para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan perhatian dari pihak madrasah. (tna)




MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah kepada Siswa Penerima Manfaat

 


Semanu ----- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah kepada para siswanya pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial madrasah untuk memastikan bahwa keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh keluarga besar madrasah yang membutuhkan. Sebanyak 70 paket zakat telah disiapkan oleh panitia untuk didistribusikan secara merata kepada siswa-siswi dari berbagai jenjang kelas.

Mekanisme pembagian zakat dilakukan secara terstruktur dengan memberikan jatah kepada 7 siswa perwakilan dari masing-masing kelas. Dengan total 10 rombongan belajar, distribusi ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan siswa yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Penyerahan paket dilakukan dengan tertib di lingkungan madrasah, di mana para siswa menerima amanah zakat tersebut dengan penuh rasa syukur sebagai bentuk dukungan nyata dari sesama warga madrasah.

Husni Darmawati, salah satu panitia zakat MIN 8 Gunungkidul, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga siswa menjelang hari raya. "Kami telah melakukan verifikasi agar bantuan ini tepat sasaran. Melalui kuota 7 siswa per kelas, kami berharap rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan MIN 8 Gunungkidul semakin kuat," tuturnya. Penyaluran ini menutup rangkaian pengelolaan zakat fitrah di madrasah dengan harapan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun mustahik. (tna)

Semarak Ramadhan, Siswa MIN 8 Gunungkidul Nobar Film Animasi Islami

 


Semanu ---- Siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 5 MIN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan menonton bareng film animasi islami yang digelar di aula madrasah pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara hari kedua Pesantren Ramadhan yang dirancang untuk memberikan edukasi keagamaan dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif. Suasana aula tampak penuh keceriaan saat para siswa menyimak alur cerita yang sarat akan pesan moral dan keteladanan.

Pemilihan media film animasi bertujuan agar materi-materi keislaman, seperti adab sehari-hari lebih mudah dicerna oleh anak-anak usia dasar. Melalui visualisasi yang menarik, siswa tidak hanya terhibur tetapi juga diharapkan mampu memetik pelajaran berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi variasi pembelajaran yang efektif di tengah pelaksanaan ibadah puasa, sehingga semangat belajar para siswa tetap terjaga meski sedang menjalankan rukun Islam yang ketiga.

Triana Erningsih, selaku panitia Pesantren Ramadhan MIN 8 Gunungkidul, menjelaskan bahwa inovasi dalam penyampaian materi sangat penting agar siswa tidak merasa jenuh. "Kami memilih film animasi islami karena media ini sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Semoga melalui tontonan yang mendidik ini, anak-anak kita semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama dengan cara yang mereka sukai," ungkapnya. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah Langsung ke Rumah Warga

 


Semanu ----- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan pada Kamis (12/3/2026). Sebanyak 20 paket zakat disalurkan kepada warga di lingkungan sekitar madrasah yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Berbeda dengan metode pengambilan di lokasi, kali ini pihak madrasah memilih untuk mengantarkan langsung bantuan tersebut guna menjalin silaturahmi yang lebih erat dengan warga setempat.

Proses pendistribusian dilakukan secara door-to-door oleh perwakilan pihak madrasah. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran serta memudahkan para penerima, terutama bagi warga yang sudah lanjut usia. Kehadiran tim dari MIN 8 Gunungkidul disambut hangat oleh masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya kepedulian dari lembaga pendidikan di lingkungan mereka tersebut.

Sugeng, selaku panitia zakat MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial seluruh keluarga besar madrasah. "Kami ingin memastikan amanah zakat dari para siswa dan guru tersampaikan dengan baik. Dengan mendatangi langsung rumah warga, kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga bisa melihat langsung kondisi masyarakat sekitar," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan memperkuat ukhuwah islamiyah di wilayah Gunungkidul. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah ke TK dan RA Sekitar Madrasah

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan berupa pentasarufan zakat fitrah pada Kamis (12/3/2026). Zakat yang dikumpulkan dari para siswa dan keluarga besar madrasah tersebut disalurkan langsung kepada lembaga pendidikan anak usia dini di lingkungan sekitar. Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, turun langsung memimpin proses distribusi ini dengan mendatangi satu per satu sekolah tujuan guna menyerahkan amanah zakat.

Adapun daftar lembaga yang menjadi sasaran pendistribusian kali ini meliputi TK Masyitoh Munggi, RAM Kangkung, RAM Semuluh, dan RAM Ngeposari. Tim dari madrasah mengantarkan langsung paket zakat tersebut untuk memastikan bantuan sampai dengan tepat waktu dan sasaran. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi antarlembaga pendidikan di wilayah Gunungkidul, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Sri Hartati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. "Pentasarufan ini adalah wujud nyata kepedulian keluarga besar MIN 8 Gunungkidul terhadap lingkungan sekitar. Kami berharap zakat yang disalurkan melalui TK dan RA mitra ini dapat memberikan manfaat yang luas dan membawa keberkahan bagi para penerima maupun bagi seluruh warga madrasah yang telah menunaikan kewajibannya," ungkapnya. (tna)




Gema Asmaul Husna Warnai Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul kembali menghadirkan suasana religius melalui lomba melantunkan Asmaul Husna pada Kamis (12/3/2026). Perlombaan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas 3, 4, dan 5 sebagai bagian dari rangkaian syiar di bulan suci. Melalui kompetisi ini, madrasah berupaya menanamkan kecintaan siswa terhadap nama-nama baik Allah SWT sekaligus melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum dengan lantunan suara yang merdu dan khidmat.

Penilaian lomba dilakukan secara saksama oleh dewan juri yang terdiri dari dua guru MIN 8 Gunungkidul, yaitu Ninik Nuryanti dan Triana Erningsih. Para juri memperhatikan beberapa aspek penting, mulai dari ketepatan makhraj, kelancaran hafalan, hingga penghayatan nada yang dibawakan oleh setiap peserta. Persaingan berlangsung cukup ketat karena setiap siswa berusaha memberikan penampilan terbaiknya demi membawa nama baik kelas masing-masing dalam ajang tahunan ini.

Meskipun acara berjalan lancar, Ninik Nuryanti selaku juri memberikan catatan evaluasi bagi para peserta agar terus meningkatkan kualitas hafalannya. "Secara keseluruhan penampilan anak-anak sudah cukup berani, namun terlihat sekali bahwa mereka masih kurang berlatih secara intensif, terutama dalam menjaga keselarasan nada dan ketepatan tajwid. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi mereka untuk lebih giat lagi mengasah kemampuan di rumah," ungkapnya. Adapun pengumuman pemenang lomba ini dijadwalkan akan disampaikan pada acara penutupan Pesantren Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Jumat (13/3/2026). (tna)

Kemeriahan Lomba Estafet Huruf Hijaiyah di Pesantren Ramadhan MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul semakin semarak dengan digelarnya lomba estafet huruf hijaiyah pada Kamis (12/3/2026). Perlombaan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari kelas 1A, 1B, 2A, dan 2B, di mana setiap kelas mengirimkan delegasi terbaiknya yang terdiri dari 5 orang. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah kecepatan, kerja sama tim, sekaligus memperkuat hafalan huruf-huruf hijaiyah bagi siswa fase fondasi secara menyenangkan dan interaktif.

Jalannya perlombaan berlangsung sangat kompetitif namun penuh keceriaan di bawah pengawasan ketat dewan juri, yaitu Suwari dan Hajir Anas Fauzan. Kedua guru MIN 8 Gunungkidul tersebut memberikan penilaian berdasarkan ketepatan penyusunan huruf dan kekompakan kelompok dalam menyelesaikan tantangan. Para siswa tampak antusias berlari kecil sambil membawa potongan huruf untuk disusun menjadi urutan yang benar, diiringi sorak-sorai dukungan dari teman-sekelas yang memadati area perlombaan.

Triana Erningsih, selaku panitia pelaksana Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi tinggi atas semangat para peserta cilik ini. "Lomba estafet ini bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi sarana edukatif agar anak-anak lebih mencintai Al-Qur'an sejak dini melalui cara yang tidak membosankan. Kami berharap melalui kegiatan ini, minat baca tulis Al-Qur'an siswa kelas rendah semakin meningkat seiring dengan suasana religius di bulan suci," pungkasnya di sela-sela acara. (tna)

Pembiasaan Pagi Hari Kedua Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul memasuki hari kedua pada Kamis (12/3/2026) dengan agenda pembiasaan pagi yang religius. Seluruh siswa berkumpul untuk melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari shalat dhuha berjamaah, pembacaan syiir Alala, lantunan Kalamun Qadim, hingga zikir Asmaul Husna. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter spiritual siswa dan mengisi bulan suci dengan aktivitas yang bermanfaat bagi pembentukan akhlak mulia.

Berbeda dengan biasanya yang dilaksanakan di halaman madrasah, pelaksanaan pembiasaan pagi kali ini dialihkan ke ruang aula. Keputusan ini diambil oleh panitia mengingat kondisi cuaca yang sedang mendung untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyukan para siswa selama beribadah. Meski dilakukan di dalam ruangan, suasana tetap berlangsung khidmat dan tertib, dengan seluruh barisan siswa memenuhi area aula yang telah disiapkan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gunawan, salah satu guru di MIN 8 Gunungkidul, yang memandu jalannya doa dan lantunan ayat-ayat suci. Beliau memberikan arahan agar para siswa tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga meresapi makna di balik setiap asma dan syiir yang dikumandangkan. Pembiasaan ini diharapkan menjadi bekal positif bagi siswa agar terbiasa menjalankan ibadah sunnah secara istiqamah, baik selama bulan Ramadhan maupun di hari-hari selanjutnya. (tna)

Pelaksanaan Gladi Bersih TKA Hari Kedua di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- MIN 8 Gunungkidul sukses menyelenggarakan kegiatan gladi bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Kamis (12/3/2026). Sebanyak 42 siswa kelas 6 mengikuti kegiatan ini yang difokuskan pada pengerjaan soal materi Bahasa Indonesia serta pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Pelaksanaan teknis dipandu oleh Hamid Fitrianto selaku proktor, guna memastikan perangkat dan koneksi internet berjalan stabil demi kelancaran simulasi ujian sesungguhnya.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi untuk mengakomodasi seluruh siswa secara optimal, dengan durasi masing-masing sesi selama 1 jam 45 menit. Selama proses berlangsung, ketertiban ruang ujian dijaga ketat oleh tim pengawas yang terdiri dari Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohassanah. Pembagian sesi ini terbukti efektif dalam menjaga konsentrasi siswa serta memudahkan pengawas dalam memantau perkembangan pengerjaan soal secara mendalam.

Rumiyatun Rohassanah, yang juga merupakan pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, memberikan apresiasi atas antusiasme para siswa. "Gladi bersih ini sangat krusial bukan hanya untuk menguji kesiapan teknis, tetapi juga untuk memetakan sejauh mana pemahaman siswa terhadap literasi Bahasa Indonesia sebelum ujian utama. Kami berharap anak-anak lebih percaya diri dalam menghadapi TKA nantinya," ungkapnya di sela-sela tugas pengawasan. (tna)

Rabu, 11 Maret 2026

Guru MIN 8 Gunungkidul Kemas Bingkisan Lomba Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Guru-guru MIN 8 Gunungkidul menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyukseskan rangkaian Pesantren Ramadhan dengan menyiapkan hadiah bagi para juara lomba. Pada Selasa (10/3/2026), para guru berkumpul untuk membungkus enam paket bingkisan spesial yang telah disiapkan sebelumnya. Bingkisan-bingkisan ini nantinya akan diberikan kepada para pemenang dari dua kategori lomba keagamaan yang diselenggarakan selama kegiatan berlangsung. Proses pengemasan dilakukan dengan penuh ketelitian agar hadiah tampak menarik saat dibagikan kepada para siswa yang berprestasi.

Enam bingkisan tersebut dialokasikan secara merata untuk mengapresiasi kerja keras siswa dalam berkompetisi. Masing-masing kategori lomba akan memperebutkan tiga posisi juara, yakni juara pertama, kedua, dan ketiga. Hadiah ini direncanakan akan diserahkan secara resmi pada acara penutupan Pesantren Ramadhan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/3/2026). Pemberian hadiah ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi siswa agar lebih bersemangat dalam mendalami ilmu agama serta menunjukkan bakat terbaik mereka.

Triana Erningsih, selaku panitia Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi atas kerja sama rekan-rekan guru dalam menyiapkan apresiasi bagi siswa tersebut. Menurutnya, hadiah ini bukan sekadar bentuk materi, melainkan wujud penghargaan atas dedikasi dan kejujuran siswa dalam mengikuti lomba. "Persiapan bingkisan ini kami lakukan dengan sukacita untuk memberikan kejutan bagi anak-anak di hari penutupan nanti. Semoga hadiah yang kami siapkan ini dapat menambah kebahagiaan para pemenang dan memacu semangat siswa lainnya untuk terus berprestasi," ungkap Triana. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Rampungkan Penghitungan Zakat Fitrah, Terkumpul 651 Kilogram Beras

 


Semanu ---- Panitia zakat fitrah MIN 8 Gunungkidul melaksanakan penghitungan hasil pengumpulan zakat pada Rabu (11/3/2026). Zakat yang berupa beras seberat 2,5 kg per jiwa ini sebelumnya telah dikumpulkan secara bertahap sejak Senin (9/3/2026) hingga Selasa (10/3/2026). Partisipasi aktif terlihat dari seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, yang secara antusias menunaikan kewajiban mereka melalui unit pengumpul zakat di madrasah. Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, total zakat yang terkumpul mencapai 651 kilogram beras yang siap didistribusikan.

Rencananya, penyaluran zakat fitrah ini akan menyasar beberapa kelompok penerima agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Prioritas utama pendistribusian diberikan kepada siswa MIN 8 Gunungkidul yang kurang mampu serta masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar madrasah. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian antarlembaga pendidikan, panitia juga telah mengagendakan penyaluran zakat ke empat TK/RA yang berada di sekitar wilayah madrasah. Langkah ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan membantu meringankan beban ekonomi warga menjelang hari raya.

Sugeng, selaku panitia zakat fitrah, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran proses pengumpulan hingga penghitungan ini. Ia mengapresiasi kedisiplinan para siswa dan seluruh GTK yang telah menyetorkan zakat tepat pada waktunya. "Alhamdulillah, jumlah yang terkumpul cukup signifikan dan akan segera kami salurkan kepada yang berhak menerima. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi bagi siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama," tutur Sugeng di sela-sela proses penimbangan. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Resmi Buka Kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H

 


Semanu ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan pada Rabu (11/3/2026). Acara pembukaan ini dilaksanakan di halaman madrasah sesaat setelah seluruh siswa dan guru menyelesaikan rangkaian kegiatan pembiasaan pagi. Momentum pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian program penguatan spiritual dan karakter yang akan diikuti oleh seluruh siswa selama beberapa hari ke depan sebagai bagian dari pengisian bulan suci Ramadhan dengan aktivitas yang positif dan edukatif.

Dalam amanat pembukaannya, Sri Hartati menekankan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan wadah strategis bagi siswa untuk memperdalam ilmu keagamaan serta membentuk akhlak dan karakter yang mulia. Beliau berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan waktu ini dengan maksimal guna mengoptimalkan setiap agenda yang telah disusun oleh panitia. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk melatih kemandirian serta memupuk jiwa sosial siswa melalui berbagai interaksi positif dan praktik ibadah secara berkelompok di lingkungan madrasah.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap agar apa yang dipelajari selama Pesantren Ramadhan tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menginginkan adanya perubahan perilaku yang nyata, di mana nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial tetap terjaga meski bulan Ramadhan telah usai. "Jadikan kegiatan ini sebagai bekal berharga untuk membentuk pribadi yang lebih religius dan tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan," pungkas Sri Hartati dalam sambutannya. (tna)

Siswa Kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul Perdalam Praktik Ibadah di Hari Pertama Pesantren Ramadhan

 


Semanu ----- Siswa kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul mengikuti rangkaian hari pertama Pesantren Ramadhan dengan fokus materi thaharah serta penyempurnaan gerakan dan bacaan shalat pada Rabu (11/3/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas yang luas, para siswa dikumpulkan untuk mendapatkan bimbingan intensif guna memastikan kualitas ibadah wajib mereka semakin baik. Kegiatan ini dipandu oleh tim pemateri yang terdiri dari Suprapto, Gunawan, dan Ninik Nuryanti, yang secara bergantian memberikan penjelasan teori serta peragaan langsung di hadapan para siswa.

Dalam sesi tersebut, materi thaharah ditekankan pada ketelitian dalam bersuci, baik wudu maupun tayamum, sebagai syarat sahnya shalat. Selanjutnya, para guru membimbing siswa melakukan sinkronisasi antara gerakan shalat yang tertib dengan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid. Penggabungan kelas 4 dan 5 ini bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman fikih ibadah di tingkat kelas atas, sehingga para siswa memiliki standar praktik ibadah yang benar dan konsisten sesuai dengan tuntunan syariat.

Ninik Nuryanti, selaku salah satu pemateri, memberikan apresiasi atas ketekunan para siswa selama mengikuti jalannya kegiatan. Menurutnya, pemantapan materi shalat di jenjang kelas atas sangat krusial karena mereka sedang berada dalam masa transisi menuju usia baligh. "Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa kelas 4 dan 5 tidak hanya sekadar hafal bacaan, tetapi juga benar-benar meresapi setiap gerakan dan makna dalam shalatnya. Alhamdulillah, melalui praktik langsung seperti ini, kami bisa mengoreksi kekeliruan kecil yang selama ini mungkin sering terabaikan oleh siswa," ungkap Ninik. (tna)

 

Siswa Kelas Bawah MIN 8 Gunungkidul Perdalam Tata Cara Thaharah dan Shalat di Hari Pertama Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Siswa kelas 1, 2, dan 3 MIN 8 Gunungkidul mengikuti agenda hari pertama Pesantren Ramadhan dengan penuh antusias pada Rabu (11/3/2026). Dalam kegiatan ini, para siswa dikumpulkan dalam satu ruangan untuk menerima materi khusus mengenai thaharah (bersuci) serta praktik gerakan dan bacaan shalat yang benar. Materi tersebut disampaikan secara kolaboratif oleh dua guru MIN 8 Gunungkidul, Sugeng dan Husni Darmawati, yang membimbing anak-anak agar memahami landasan ibadah sejak usia dini melalui metode penyampaian yang interaktif dan mudah dipahami.

Fokus utama pertemuan hari pertama ini adalah memastikan setiap siswa mampu melakukan wudu dengan sempurna dan memahami urutan gerakan shalat beserta doa-doanya. Sugeng memberikan peragaan langsung mengenai tata cara bersuci, sementara Husni membimbing pelafalan bacaan shalat secara klasikal agar makhraj dan tajwid siswa terjaga dengan baik. Penggabungan kelas rendah dalam satu forum ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih akrab sekaligus memudahkan pengawasan intensif terhadap perkembangan kemampuan dasar ibadah para siswa.

Husni Darmawati, selaku salah satu pemateri, memberikan catatan positif mengenai jalannya kegiatan hari ini. Ia mengungkapkan bahwa pemahaman dasar tentang thaharah dan shalat merupakan pondasi penting yang harus diperkuat selama momentum Ramadhan. "Anak-anak kelas 1 sampai 3 menunjukkan kemauan belajar yang luar biasa. Meski masih kecil, mereka sangat fokus mengikuti instruksi gerakan demi gerakan. Harapan kami, melalui bimbingan intensif ini, tidak ada lagi keraguan bagi mereka saat melaksanakan ibadah di rumah maupun di madrasah," ujar Husni di sela-sela kegiatan. (tna)

Agenda Pesantren Ramadhan MIN 8 Gunungkidul Resmi Dimulai dengan Pembiasaan Pagi

 


Semanu ---- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul mengawali rangkaian agenda Pesantren Ramadhan dengan melaksanakan kegiatan pembiasaan pagi pada Rabu (11/3/2026). Bertempat di halaman madrasah, seluruh siswa dan guru berkumpul untuk mengikuti rangkaian ibadah yang meliputi shalat dhuha berjamaah, pelantunan syiir Alala, tadarus Kalamun Qadim, serta pembacaan Asmaul Husna. Kegiatan yang berlangsung khidmat di bawah sinar matahari pagi ini dipimpin langsung oleh salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, Gunawan, sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter religius siswa selama bulan suci.

Pembiasaan pagi ini merupakan pembuka dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan. Melalui perpaduan antara ibadah praktis dan pelestarian nilai-nilai tradisi pesantren, madrasah berharap para siswa tidak hanya menjalankan puasa secara fisik, tetapi juga memperkaya batin dengan zikir dan doa. Suasana halaman madrasah tampak tenang dan tertib saat lantunan Asmaul Husna bergema, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pengembangan spiritual anak didik.

Sugeng, selaku panitia pelaksana Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam mengikuti hari pertama kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa pembiasaan pagi sengaja dirancang agar siswa tetap semangat dan tidak merasa jenuh selama mengikuti program ramadhan di sekolah. "Tujuan utama kami adalah membentuk kebiasaan positif yang bisa terus berlanjut bahkan setelah Ramadhan usai. Alhamdulillah, hari pertama ini berjalan lancar dan anak-anak sangat khusyuk mengikuti setiap tahapan yang dipimpin oleh Pak Gunawan," tutur Sugeng. (tna)

Gladhi Bersih TKA di MIN 8 Gunungkidul Berjalan Lancar Meski Sempat Terkendala Server

 


Semanu ----- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan gladhi bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Rabu (11/3/2026). Para siswa mengerjakan materi Matematika dan Survei Karakter menggunakan perangkat laptop. Kegiatan ini dirancang secara sistematis dengan membagi peserta ke dalam dua sesi pengerjaan, di mana masing-masing sesi mendapatkan alokasi waktu selama 1 jam 45 menit untuk menyelesaikan seluruh butir soal yang tersedia.

Pelaksanaan gladhi bersih kali ini dipandu oleh Hamid Fitrianto selaku proktor yang bertanggung jawab atas kelancaran teknis di lapangan. Meskipun kegiatan sempat diwarnai sedikit kendala pada server pusat di awal waktu, situasi tersebut berhasil diatasi dengan cepat melalui koordinasi teknis yang sigap. Berkat penanganan yang tepat, seluruh siswa akhirnya dapat melakukan login ke sistem tanpa hambatan berarti dan mampu menyelesaikan ujian mereka hingga akhir waktu pengerjaan.

Proktor MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, memberikan catatan positif atas jalannya simulasi ini. Beliau menekankan bahwa kendala teknis yang sempat muncul merupakan bagian dari evaluasi untuk memastikan kesiapan sistem pada hari pelaksanaan yang sesungguhnya. "Alhamdulillah, meski tadi ada sedikit gangguan dari pusat, semua bisa teratasi dengan baik sehingga siswa tetap tenang. Saya melihat anak-anak sudah mahir mengoperasikan perangkat dan siap menghadapi TKA yang akan datang," ungkap Hamid menutup sesi kegiatan. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Diklat Public Speaking di Platform PINTAR

 


Semanu ----- Husni Darmawati, salah satu guru di MIN 8 Gunungkidul, baru saja menyelesaikan pelatihan mandiri melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) milik Kementerian Agama RI. Pelatihan yang berlangsung secara daring ini dilaksanakan sejak Kamis (5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Sebagai platform Massive Open Online Course (MOOC) resmi, PINTAR memberikan akses pelatihan fleksibel bagi ASN maupun non-ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam diklat kali ini, Husni memfokuskan diri pada materi Public Speaking yang mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari teknik dasar berbicara di depan umum hingga kompetensi menjadi pembicara yang handal. Melalui modul-modul yang tersedia, ia mempelajari peran penting komunikasi verbal dan nonverbal dalam aktivitas publik, serta klasifikasi aktivitas dalam penataan acara. Keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan upaya nyata guru dalam mengasah keterampilan retorika guna mendukung peran mereka sebagai pendidik sekaligus komunikator di sekolah maupun masyarakat.

Partisipasi dalam diklat PINTAR ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi performa mengajar dan koordinasi antarstaf di MIN 8 Gunungkidul. Dengan penguasaan teknik public speaking yang lebih baik, penyampaian materi pembelajaran kepada siswa maupun presentasi dalam forum resmi diharapkan menjadi lebih efektif dan menarik. Inisiatif mengikuti pelatihan bersertifikat ini juga menunjukkan komitmen tenaga pendidik di Gunungkidul untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital dalam pengembangan karier mereka. (tna)

 

Kreativitas Siswa Kelas 5 MIN 8 Gunungkidul dalam Pembuatan Totebag Ecoprint

 


Semanu ---- Siswa kelas 5 MIN 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan praktik Seni Budaya (Seni Rupa) yang inspiratif pada Kamis (5/3/2026). Di bawah bimbingan wali kelas, Dewi Susilowati, para siswa belajar membuat totebag ecoprint dengan teknik pounding atau pukul. Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan (scouring), di mana siswa mencuci tas menggunakan detergen untuk menghilangkan sisa kotoran, minyak, atau zat kimia pabrik agar kain dapat menyerap warna alami daun secara maksimal sebelum akhirnya dijemur di tempat yang teduh.

Memasuki proses inti, para siswa mulai menata berbagai jenis daun yang kaya akan tanin, seperti daun jati, marenggo, pepaya, dan pakis, di atas permukaan tas sesuai kreativitas masing-masing. Setelah dilapisi plastik, daun-daun tersebut dipukul secara merata hingga warnanya meresap ke serat kain. Tahap akhir atau fiksasi dilakukan dengan mencuci tas menggunakan campuran air tawas guna mengunci warna alami agar tidak mudah luntur. Proses ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang estetis, tetapi juga mengenalkan siswa pada pemanfaatan bahan-bahan alam di sekitar mereka.

Wali kelas 5, Dewi Susilowati, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan ketelitian para siswa selama mengikuti seluruh tahapan praktik ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat efektif untuk mengasah sisi motorik sekaligus menanamkan rasa cinta lingkungan melalui media seni rupa. "Saya sangat bangga melihat hasil karya anak-anak yang unik dan beragam. Melalui teknik ecoprint ini, mereka belajar bahwa alam menyediakan warna-warna indah yang bisa kita olah menjadi produk bernilai seni sekaligus fungsional," ungkap Dewi di akhir kegiatan. (tna)

Sinergi Pendidikan: Perwakilan MIN 8 Gunungkidul Hadiri Forum Korwil Bidik Semanu

 


Semanu ----- Guru MIN 8 Gunungkidul, Suwari, menghadiri pertemuan penting di Kantor Korwil Bidik Kapanewon Semanu pada Selasa (10/3/2026). Kehadiran Suwari dalam kegiatan ini adalah untuk mewakili Kepala Madrasah, Sri Hartati, yang berhalangan hadir. Pertemuan tersebut dihadiri oleh dua orang pengawas sekolah serta seluruh Kepala SD dan MI di wilayah Kapanewon Semanu guna memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan di tingkat dasar.

Agenda utama pertemuan kali ini adalah perkenalan Kepala Korwil Bidik yang baru, Sareno, kepada jajaran pendidik di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, Sareno berharap dapat menjalin kerja sama yang solid dengan seluruh kepala sekolah dan guru demi meningkatkan kualitas pendidikan di Semanu. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi formal untuk mempererat komunikasi antara pihak koordinator wilayah dengan unit satuan pendidikan.

Selain perkenalan pejabat baru, forum tersebut juga membahas persiapan dua agenda besar, yakni kegiatan Syawalan keluarga besar pendidikan dan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN). Pembahasan mengenai OOSN menjadi poin krusial untuk memastikan kesiapan atlet-atlet cilik dari setiap sekolah agar dapat berkompetisi dengan maksimal. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh program kerja pendidikan di wilayah Semanu dapat berjalan selaras dan sukses. (tna)

Senin, 09 Maret 2026

Cegah Perundungan Sejak Dini: Langkah Nyata Guru MIN 8 Gunungkidul Melalui Diklat MOOC PINTAR

 


Semanu ---- Dua guru MIN 8 Gunungkidul, Ana Roisah dan Ayu Nurhidayati, mengikuti pelatihan mandiri dengan judul "Pelatihan Anti Perundungan dan Kekerasan Terhadap Murid" melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) Kementerian Agama RI. Pelatihan berbasis Massive Open Online Course (MOOC) ini dilaksanakan secara daring dan fleksibel mulai dari hari Kamis (5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Partisipasi aktif ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kompetensi ASN dan non-ASN untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendalami tujuh topik inti yang sangat krusial, mulai dari perilaku bullying ditinjau dari perspektif psikologi sosial, dampak perundungan terhadap kesehatan jiwa dan medis, hingga jerat hukum bagi pelaku. Selain itu, materi juga membekali guru untuk menjadi Satgas Anti Bullying yang mampu mengenali, memahami, dan mencegah perundungan di sekitar lingkungan sekolah melalui berbagai praktik terbaik (best practice). Kurikulum yang komprehensif ini dirancang agar tenaga pendidik memiliki kesiapan mental dan prosedur yang jelas dalam menangani setiap indikasi kekerasan terhadap murid.

Ayu Nurhidayati menyampaikan bahwa materi yang diperoleh sangat aplikatif untuk diterapkan di lingkungan madrasah guna melindungi siswa dari dampak negatif perundungan. "Alhamdulillah, melalui tujuh topik inti di platform PINTAR ini, kami mendapatkan wawasan mendalam mengenai cara mencegah perundungan, baik dari sisi psikologis maupun hukum. Pemahaman mengenai dampak medis dan kesehatan jiwa bagi korban membuat kami semakin sadar akan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam menciptakan suasana belajar yang ramah anak. Semoga ilmu ini dapat memperkuat sinergi kami di MIN 8 Gunungkidul dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan seluruh murid," ujarnya. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Selesaikan Pelatihan Kesehatan Reproduksi di Platform PINTAR Kemenag

 


Semanu ---- Agustina Kusumawati, guru di MIN 8 Gunungkidul, telah berhasil menuntaskan pelatihan mandiri "Pendidikan Kesehatan Reproduksi" melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) resmi Kementerian Agama RI. Pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) ini diikuti secara daring dan fleksibel selama lima hari, terhitung sejak Kamis (5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Partisipasi ini menunjukkan komitmen tenaga pendidik di lingkungan madrasah dalam memperbarui wawasan melalui pemanfaatan teknologi digital guna menunjang profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.

Selama periode pelatihan tersebut, Agustina mendalami 14 topik pembahasan yang sangat komprehensif, mulai dari konsep perkembangan remaja, isu pubertas, hak dalam pengambilan keputusan, hingga pencegahan kekerasan berbasis gender. Materi yang disajikan mencakup aspek fisik dan psikologis siswa dalam perspektif Islam, yang bertujuan agar guru dapat membimbing peserta didik melewati masa balig dengan sikap yang bijak dan bertanggung jawab. Kurikulum yang terstruktur dalam belasan bagian materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai relasi sehat dan tanggung jawab dalam tumbuh kembang anak.

Menanggapi keberhasilannya menyelesaikan diklat ini, Agustina menyampaikan rasa syukurnya atas kemudahan akses pembelajaran yang diberikan oleh Kemenag. "Alhamdulillah, 14 materi yang saya pelajari sangat relevan dengan kebutuhan pendampingan siswa di madrasah saat ini, terutama terkait pemahaman masa pubertas dan pencegahan kekerasan berbasis gender. Platform PINTAR ini memudahkan saya untuk belajar secara mandiri tanpa mengganggu jam mengajar, sehingga wawasan baru ini bisa langsung saya terapkan dalam membimbing siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul agar lebih siap menghadapi masa transisi menuju kedewasaan," ujarnya. (tna)

Matangkan Agenda Ramadan, Kepala Madrasah Pimpin Rapat Koordinasi MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Sesaat setelah pelaksanaan try out usai pada Jumat (6/3/2026), seluruh guru dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul berkumpul di ruang kelas 6 untuk mengikuti rapat koordinasi. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Sri Hartati, guna mematangkan berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Fokus utama pembahasan adalah tindak lanjut dari hasil rapat internal guru PAI mengenai rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan serta persiapan teknis bagi siswa kelas 6.

Agenda utama yang disepakati adalah pelaksanaan Pesantren Ramadan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (11/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini akan dikhususkan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5, mengingat siswa kelas 6 pada saat yang bersamaan harus fokus mengikuti agenda Gladhi Bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA). Selain pesantren, madrasah juga telah menjadwalkan program "Madrasah Berbagi" pada Kamis (12/3/2026) sebagai bentuk kepedulian sosial lingkungan madrasah.

Terkait administrasi keagamaan, pengumpulan zakat fitrah direncanakan dimulai lebih awal pada Senin (9/3/2026) dan Selasa (10/3/2026). Seluruh rangkaian kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan acara buka puasa bersama pada hari Jumat (13/3/2026) yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Sri Hartati berharap seluruh panitia yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik demi kelancaran agenda spiritual maupun akademik di lingkungan MIN 8 Gunungkidul. (tna)

Dua Sesi Penuh Konsentrasi: Potret Pelaksanaan Try Out TKAD di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Sebanyak 42 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti uji coba atau Try Out Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) untuk mata pelajaran IPA pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag DIY yang bekerja sama dengan Jogja Madrasah Digital (JMD) sebagai upaya mempersiapkan siswa menghadapi ujian akhir. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dengan memanfaatkan perangkat laptop, di mana para siswa tampak antusias dan fokus dalam menyelesaikan butir-butir soal yang disajikan secara digital.

Untuk memastikan kelancaran teknis dan protokol, ujian dibagi ke dalam dua sesi yang masing-masing berdurasi 90 menit. Sesi pertama dipandu oleh Ninik Nuryanti selaku pengawas, sementara sesi kedua diawasi oleh Rumiyatun Rohassanah. Seluruh jalannya ujian dipantau langsung oleh Hamid Fitrianto selaku proktor yang sigap memastikan koneksi dan sistem JMD berjalan tanpa kendala berarti. Pembagian sesi ini bertujuan agar sarana prasarana laptop dapat digunakan secara optimal dan suasana ruang ujian tetap kondusif bagi konsentrasi siswa.

Menanggapi jalannya ujian, Rumiyatun Rohassanah memberikan apresiasi atas ketekunan para siswa dalam menghadapi tantangan soal IPA. "Anak-anak terlihat semakin terbiasa menggunakan perangkat laptop dan platform digital. Meskipun durasi 90 menit cukup menantang, mereka mampu memanajemen waktu dengan baik. Kami berharap hasil try out ini menjadi bahan evaluasi yang akurat bagi guru dan orang tua untuk meningkatkan kesiapan mental serta materi siswa sebelum hari H ujian sesungguhnya," ungkap Rumiyatun di akhir sesi kedua. (tna)

Rabu, 04 Maret 2026

MIN 8 Gunungkidul Matangkan Rencana Pesantren Ramadhan dan Pengelolaan Zakat Fitrah

 


Semanu ---- Enam guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MIN 8 Gunungkidul menggelar rapat koordinasi intensif pada Rabu (4/3/2026) siang. Bertempat di ruang kelas 6 usai jam pembelajaran berakhir, pertemuan ini dihadiri oleh Hamid Fitrianto, Sugeng, Triana Erningsih, Ischak Yama Amalia, Ninik Nuryanti, dan Husni Darmawati. Rapat strategis ini bertujuan untuk menyusun rangkaian agenda kegiatan bulan suci Ramadhan 1447 H di lingkungan madrasah agar berjalan khidmat dan terorganisir.

Dipimpin langsung oleh Sugeng selaku Ketua Panitia Ramadhan, rapat tersebut membahas sejumlah poin utama, di antaranya teknis pengelolaan zakat fitrah dan program "Madrasah Berbagi" sebagai bentuk kepedulian sosial siswa. Fokus utama pembahasan tertuju pada pelaksanaan Pesantren Ramadhan yang direncanakan mulai bergulir pada Rabu (11/3/2026). Rangkaian kegiatan tersebut nantinya akan ditutup dengan acara buka puasa bersama pada Jumat (13/3/2026) sebagai sarana mempererat silaturahmi seluruh warga madrasah.

Selain jadwal, para guru juga merinci detail konten materi dan menentukan daftar pengisi kegiatan selama Pesantren Ramadhan berlangsung. Sugeng menekankan pentingnya variasi kegiatan agar siswa tetap antusias dalam memperdalam ilmu agama. "Kami ingin Ramadhan tahun ini memberikan kesan mendalam bagi anak-anak. Melalui zakat fitrah dan Pesantren Ramadhan, kami fokus menanamkan karakter religius sekaligus kepedulian sosial sejak dini," ujar Sugeng di sela-sela rapat. (tna)

Layanan Perpustakaan Keliling Kembali Hadir di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Keceriaan menghiasi wajah siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul pada Rabu (4/3/2026) pagi. Kehadiran mobil Perpustakaan Daerah (Perpusda) Keliling menjadi momen yang paling dinantikan untuk menjelajahi beragam koleksi buku bacaan baru. Pada kunjungan kali ini, layanan peminjaman buku dikhususkan bagi siswa kelas 2, 3, dan 4. Program jemput bola ini merupakan agenda rutin yang hadir setiap dua minggu sekali guna memastikan akses literasi tetap terjaga bagi seluruh peserta didik di lingkungan madrasah.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi saat mereka mengantre dengan tertib untuk memilih buku cerita, ensiklopedia, hingga buku pengetahuan umum lainnya. Petugas perpustakaan daerah dengan sigap melayani proses sirkulasi buku, sementara para guru turut mendampingi untuk membantu siswa memilih bacaan yang sesuai dengan usia mereka. Kehadiran armada ini terbukti efektif dalam memecah kejenuhan belajar di kelas dan memberikan suasana baru yang menyegarkan bagi minat baca anak-anak sejak dini.

Koordinator Perpustakaan MIN 8 Gunungkidul, Herni Uswatun Hasanah, menyambut positif konsistensi layanan ini. "Kami sangat bersyukur atas kerja sama yang terjalin rutin setiap dua minggu sekali ini. Kehadiran mobil perpus keliling sangat membantu memperkaya referensi bacaan siswa yang tidak selalu tersedia di madrasah. Dengan jadwal bergilir seperti kelas 2, 3, dan 4 hari ini, kami berharap anak-anak lebih termotivasi untuk gemar membaca dan memiliki wawasan yang lebih luas di luar kurikulum formal," pungkasnya. (tna)





 

Selasa, 03 Maret 2026

MIN 8 Gunungkidul Fasilitasi Pendaftaran Online Jalur JPTT bagi Siswa Kelas 6

 


Semanu ---- Memasuki tahapan kelanjutan studi, sebanyak 24 siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul mengikuti pendampingan pendaftaran masuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) melalui Jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT) secara online pada Selasa (3/3/2026). Bertempat di ruang kelas 6 setelah jam pembelajaran usai, para siswa yang didampingi orang tua masing-masing tampak antusias mengikuti alur pendaftaran digital. Proses ini meliputi pengisian formulir data diri secara daring serta pengunggahan dokumen persyaratan utama, yakni surat keterangan tahfidz sebagai bukti hafalan Al-Qur'an dan surat keterangan aktif siswa.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh sejumlah guru untuk memastikan proses administrasi berjalan lancar tanpa kendala teknis. Guru yang terlibat aktif mendampingi wali murid dan siswa antara lain Agustina Kusumawati, Rumiyatun Rohassanah, Hajir Anas Fauzan, Triana Erningsih, dan Husni Darmawati. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi orang tua dalam memahami sistem pendaftaran online, sekaligus memastikan dokumen yang diunggah telah sesuai dengan standar verifikasi jalur prestasi.

Agustina Kusumawati, salah satu guru pendamping, menyatakan bahwa pendampingan kolektif ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mengawal masa depan pendidikan siswa. "Kami ingin memastikan bahwa potensi yang dimiliki anak-anak kami dapat tersalurkan melalui jalur yang tepat. Dengan pendampingan langsung seperti ini, orang tua merasa lebih tenang dan kesalahan penginputan data bisa diminimalisir," ungkap Agustina. Ia berharap seluruh siswa yang mendaftar dapat lolos seleksi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan membawa bekal karakter Qurani yang kuat. (tna)

Senin, 02 Maret 2026

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Try Out TKA Bahasa Indonesia Berbasis Jogja Madrasah Digital

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul sukses mengikuti Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Senin (2/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 yang berjumlah 42 anak dengan tujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa menjelang ujian akhir. Pelaksanaan Try Out ini merupakan program resmi dari Kanwil Kemenag DIY yang bekerja sama dengan platform Jogja Madrasah Digital (JMD) guna membiasakan siswa dengan sistem ujian berbasis teknologi.

Untuk menjaga kelancaran teknis dan kondusivitas ruang ujian, 42 siswa tersebut dibagi ke dalam dua sesi pengerjaan. Masing-masing sesi diberikan alokasi waktu selama 75 menit untuk menyelesaikan soal-soal yang telah disiapkan secara digital. Jalannya ujian dikawal ketat oleh Hamid Fitrianto selaku proktor yang memastikan kesiapan perangkat dan jaringan, sementara pengawasan di dalam ruangan dilakukan oleh Husni Darmawati pada sesi pertama dan Agustina Kusumawati pada sesi kedua.

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Husni Darmawati selaku pengawas sesi pertama memberikan apresiasinya terhadap kemandirian para siswa. "Anak-anak terlihat sangat antusias dan cukup mahir dalam mengoperasikan perangkat digital selama pengerjaan soal Bahasa Indonesia tadi. Meskipun ada tekanan waktu 75 menit, mereka tetap tenang dan fokus. Kami berharap hasil dari Try Out kerja sama Kanwil Kemenag DIY dan JMD ini dapat menjadi bahan evaluasi yang akurat bagi guru untuk memaksimalkan persiapan siswa menghadapi ujian yang sesungguhnya," ujar Husni. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Saksi Serah Terima Jabatan Pengurus Dharma Wanita Kapanewon Semanu

 


Wonosari ---- Guru MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) pengurus Dharma Wanita yang diselenggarakan pada hari Jumat, (27/2/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Rumah Makan Sekar Kusuma, Wonosari, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kehadiran perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul ini merupakan wujud dukungan terhadap regenerasi organisasi di lingkungan pendidikan Kapanewon Semanu.

Fokus utama acara ini adalah prosesi serah terima estafet kepemimpinan dari Astuti kepada Marwati sebagai pengurus baru Dharma Wanita. Momentum ini menjadi bagian penting dari penyegaran struktur organisasi guna memastikan program-program kerja ke depan dapat berjalan lebih optimal. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Korwil Biddik Kapanewon Semanu sebagai penyelenggara utama kegiatan.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi besar karena dihadiri oleh berbagai perwakilan organisasi penting lainnya. Selain Dharma Wanita, tampak hadir perwakilan dari PGRI, Koperasi Meter, Koperasi Bathon, K3S, Kwarran, IGTKI, hingga Himpaudi. Sinergi antar instansi dan organisasi ini diharapkan dapat mempererat kerja sama dalam memajukan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para anggotanya. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri Serah Terima Tugas Korwil Biddik Semanu

 


Wonosari ---- Perwakilan guru dari MIN 8 Gunungkidul, Hamid Fitrianto, menghadiri undangan acara serah terima tugas Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Biddik) Kapanewon Semanu pada Jumat (27/2/2026). Bertempat di Rumah Makan Sekar Kusuma Wonosari, acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menjadi momen penting bagi instansi pendidikan di wilayah tersebut. Kehadiran Hamid Fitrianto merupakan bentuk dukungan dan sinergi berkelanjutan antara MIN 8 Gunungkidul dengan jajaran pimpinan pendidikan di tingkat Kapanewon.

Acara utama dalam pertemuan ini adalah prosesi serah terima jabatan dari pejabat lama, Joko Suryanto, kepada pejabat baru, Sareno. Dalam sambutannya, diinformasikan bahwa Joko Suryanto akan mengemban tugas baru di wilayah Kapanewon Karangmojo. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti prosesi tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatan sebelumnya demi kemajuan pendidikan di Semanu.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh berbagai elemen organisasi dan mitra pendidikan, menjadikannya wadah silaturahmi yang luas. Tampak hadir perwakilan dari PGRI, Koperasi Meter, Koperasi Bathon, Dharma Wanita, K3S, Kwarran, IGTKI, hingga Himpaudi. Sinergi antar organisasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas belajar-mengajar, khususnya bagi madrasah dan sekolah di lingkungan Kapanewon Semanu. (tna)