Semanu ---- Agustina Kusumawati, guru di MIN 8
Gunungkidul, telah berhasil menuntaskan pelatihan mandiri "Pendidikan Kesehatan
Reproduksi" melalui platform PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan
Pembelajaran) resmi Kementerian Agama RI. Pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) ini
diikuti secara daring dan fleksibel selama lima hari, terhitung sejak Kamis
(5/3/2026) hingga Senin (9/3/2026). Partisipasi ini menunjukkan komitmen tenaga
pendidik di lingkungan madrasah dalam memperbarui wawasan melalui pemanfaatan
teknologi digital guna menunjang profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.
Selama periode pelatihan tersebut,
Agustina mendalami 14 topik pembahasan yang sangat komprehensif, mulai dari
konsep perkembangan remaja, isu pubertas, hak dalam pengambilan keputusan,
hingga pencegahan kekerasan berbasis gender. Materi yang disajikan mencakup
aspek fisik dan psikologis siswa dalam perspektif Islam, yang bertujuan agar
guru dapat membimbing peserta didik melewati masa balig dengan sikap yang bijak
dan bertanggung jawab. Kurikulum yang terstruktur dalam belasan bagian materi
ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai relasi sehat dan
tanggung jawab dalam tumbuh kembang anak.
Menanggapi
keberhasilannya menyelesaikan diklat ini, Agustina menyampaikan rasa syukurnya
atas kemudahan akses pembelajaran yang diberikan oleh Kemenag.
"Alhamdulillah, 14 materi yang saya pelajari sangat relevan dengan
kebutuhan pendampingan siswa di madrasah saat ini, terutama terkait pemahaman
masa pubertas dan pencegahan kekerasan berbasis gender. Platform PINTAR ini
memudahkan saya untuk belajar secara mandiri tanpa mengganggu jam mengajar,
sehingga wawasan baru ini bisa langsung saya terapkan dalam membimbing
siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul agar lebih siap menghadapi masa transisi
menuju kedewasaan," ujarnya. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar