GUNUNGKIDUL
– Langkah tim drumband MIN 8 Gunungkidul menuju panggung Kejuaraan Kabupaten
(Kejurkab) Drumband PDBI Gunungkidul kini memasuki fase akhir. Setelah
sebelumnya sukses menggelar simulasi awal, seluruh siswa yang tergabung dalam
tim drumband madrasah melaksanakan agenda krusial berupa latihan gladi bersih
pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini sengaja dipusatkan langsung di GOR Siyono,
yang sekaligus menjadi arena resmi perlombaan, agar para atlet cilik ini dapat
beradaptasi secara penuh dengan atmosfer dan luas lapangan pertandingan yang
sesungguhnya.
Dalam sesi
gladi bersih ini, tim drumband MIN 8 Gunungkidul tampil totalitas dengan
menyuguhkan seluruh rangkaian koreografi display dan keselarasan
aransemen musik tanpa jeda. Proses pemantapan akhir ini dipandu langsung oleh
Bapak Rinto selaku pelatih utama, serta didampingi oleh beberapa bapak dan ibu
guru MIN 8 Gunungkidul yang setia memberikan motivasi dari pinggir lapangan.
Fokus utama latihan hari ini adalah mengunci kerapian transisi formasi,
ketepatan tempo ketukan, serta melatih mental bertanding anak-anak agar tidak
canggung saat berhadapan dengan dewan juri.
Seusai
memimpin jalannya gladi bersih, Bapak Rinto selaku pelatih mengungkapkan
kepuasannya atas progres signifikan yang ditunjukkan oleh anak didiknya.
"Alhamdulillah, melalui gladi bersih di GOR Siyono hari ini, anak-anak
menunjukkan peningkatan mental dan penguasaan lapangan yang sangat luar biasa
dibanding saat latihan di sekolah atau gladi kotor kemarin. Catatan-catatan
minor mengenai kekompakan sudah berhasil kita benahi. Sekarang tim sudah berada
dalam kondisi siap tempur 100 persen. Mohon doa restunya dari seluruh keluarga
besar madrasah agar anak-anak bisa tampil lepas, minim kesalahan, dan mampu
membawa pulang hasil terbaik di Kejurkab PDBI tahun ini," tegas beliau
dengan penuh optimis. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar