Kamis, 21 Mei 2026

Resmi Menyandang Status PNS, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Pelantikan di PLHUT

 


GUNUNGKIDUL – Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. Dua guru terbaiknya, Ibu Dewi dan Bapak Anas, resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 21 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Gunungkidul ini diikuti oleh total 85 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bentukan Kemenag Gunungkidul yang kini bertransformasi penuh menjadi aparatur sipil negara.

Prosesi sakral ini dilaksanakan secara kombinasi (hybrid). Agenda diawali dengan pembukaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY via Zoom Meeting oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Bapak H. Abd. Su'ud, S.Ag., M.S.I., serta Kepala Kanwil Kemenag DIY, Bapak Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Rangkaian acara kemudian tersambung langsung secara nasional melalui Zoom dengan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk prosesi pengambilan sumpah jabatan. Setelah prosesi pusat selesai, kegiatan di dalam gedung PLHUT dilanjutkan secara luring dengan agenda pembinaan pegawai yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam arahannya, Bapak Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I. menekankan agar seluruh PNS yang baru saja dilantik dapat menjaga integritas dan profesionalitas sebagai abdi negara di bawah naungan Kementerian Agama. Beliau berpesan agar momentum ini dijadikan titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan mutu pendidikan di satker masing-masing. Seluruh peserta pelantikan juga diingatkan untuk mematuhi lima nilai budaya kerja Kementerian Agama sebagai kompas utama dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari.

Ibu Dewi, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul yang baru saja dilantik, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian berharga dalam kariernya ini. "Hari ini adalah momen yang sangat bersejarah dan mengharukan bagi saya dan Bapak Anas. Setelah melalui masa pengabdian sebagai CPNS, sumpah jabatan yang kami ucapkan hari ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar di hadapan Allah SWT dan negara. Pembinaan dari Bapak Mukotip juga meneguhkan tekad kami untuk terus meningkatkan loyalitas, disiplin, dan inovasi dalam mendidik siswa-siswi di MIN 8 Gunungkidul demi kemajuan madrasah," ungkapnya dengan penuh rasa haru dan bangga. (ans)


0 komentar:

Posting Komentar