GUNUNGKIDUL – Hari yang
bersejarah sekaligus penuh dinamika diukir oleh tim drumband MIN 8 Gunungkidul
dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband PDBI Gunungkidul yang
digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Bertempat di GOR Siyono, para atlet cilik
madrasah ini sukses menyuguhkan penampilan yang luar biasa menakjubkan di
hadapan para juri dan penonton. Didampingi langsung oleh pelatih utama Bapak
Rinto, jajaran bapak ibu guru, serta ratusan wali murid yang hadir memadati
tribun, tim drumband MIN 8 Gunungkidul tampil penuh percaya diri dengan
membawakan seluruh aransemen musik dan formasi display secara rapi,
presisi, dan bertenaga.
Kerja keras dan latihan
intensif tersebut membuahkan rentetan penghargaan bergengsi pada kategori
Display HTS. Madrasah ini berhasil membawa pulang trofi Juara I Analisa Musik,
Juara I Gitapati, Juara I Showmanship, Juara I Colorguard, serta
Juara 1 Mayoret. Sayangnya, akibat adanya ketidaksesuaian teknis berupa
kelebihan jumlah pemain pianika di lapangan, tim harus menerima konsekuensi
penalti pemotongan sebesar 100 poin dari dewan juri. Akumulasi penalti tersebut
memaksa tim utama harus puas menduduki peringkat Juara 3 pada kategori Display
keseluruhan dan merelakan gelar Juara Umum Kejurkab tahun ini yang sebenarnya
sudah berada di depan mata.
Rasa haru, bangga, sekaligus
evaluasi mendalam terpancar dari wajah Ibu Ninik selaku koordinator ekstra drumband usai
pengumuman kejuaraan. "Secara kualitas teknis, anak-anak tampil luar biasa
dan terbukti kita menyapu bersih Juara 1 untuk Analisa Musik, Gitapati, Showmanship,
hingga Colorguard. Namun, kami berjiwa besar menerima keputusan juri
terkait penalti 100 poin karena kelebihan pemain pianika yang membuat kita
finis di Juara 3 kategori Display dan gagal mengunci Juara Umum. Ini menjadi
pelajaran berharga bagi tim pelatih untuk lebih teliti terhadap regulasi kuota
pemain ke depan. Saya sangat berterima kasih atas perjuangan anak-anak, bapak
ibu guru, serta dukungan luar biasa dari wali murid yang terus mendampingi
hingga akhir," ungkap Ibu Ninik penuh dengan rasa syukur dan optimisme
untuk kompetisi berikutnya. (ans)









0 komentar:
Posting Komentar