GUNUNGKIDUL – Skuad
futsal Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul tampil perkasa
dalam ajang bergengsi Bethesda Wonosari Champions yang digelar di lapangan Kick
Off Futsal pada Sabtu, 23 Mei 2026. Salah satu pilar penting di balik
ketangguhan tim Kemenag ini adalah kontribusi aktif dari guru PJOK MIN 8
Gunungkidul, Bapak Anas, yang dipercaya memperkuat lini permainan tim.
Kehadiran sang guru olahraga ini sukses memberikan warna dan suntikan energi
positif di sepanjang jalannya turnamen yang berlangsung sengit tersebut.
Turnamen ini diikuti oleh
delapan tim tangguh yang terbagi ke dalam dua grup. Tim Kemenag Gunungkidul
sendiri berada di Grup A bersama RS Ngesti Waluyo (Parakan), RS Bethesda
Lempuyangwangi (Yogyakarta), dan RS Panti Waluyo (Solo). Sementara di Grup B
dihuni oleh RS Panti Wilasa Citarum (Semarang), RS Bethesda Wonosari
(Gunungkidul), RS Emanuel Klampok (Banjarnegara), dan RS Panti Rahayu
(Gunungkidul). Berkat strategi yang matang dan kerja sama tim yang solid, tim
Kemenag berhasil menyapu bersih kemenangan di setiap pertandingan fase grup,
sekaligus mengunci tiket untuk melaju ke babak semifinal yang akan digelar pada
Minggu, 24 Mei 2026 esok hari.
Ditemui usai pertandingan
penentu, Bapak Anas selaku guru PJOK MIN 8 Gunungkidul mengungkapkan rasa
syukur dan antusiasmenya atas hasil positif yang diraih hari ini.
"Alhamdulillah, seluruh pertandingan hari ini bisa kami lalui dengan
kemenangan berkat kerja keras dan kekompakan semua pemain di lapangan.
Berkompetisi dengan tim-tim hebat dari berbagai rumah sakit antarwilayah ini
tentu memberikan atmosfer yang luar biasa. Fokus kami sekarang adalah
memulihkan fisik malam ini, karena perjuangan di babak semifinal besok pasti
akan jauh lebih berat. Mohon doa restunya agar kami bisa terus konsisten dan
membawa tim Kemenag Gunungkidul keluar sebagai juara," ungkap beliau
dengan penuh optimisme. (ans)






.jpeg)
0 komentar:
Posting Komentar