Rabu, 20 Mei 2026

Masuki Hari Kedua, Guru MIN 8 Gunungkidul Perdalam Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Artifisial di MIN 1 Yogyakarta

 


YOGYAKARTA – Perjalanan estafet literasi digital guru madrasah terus berlanjut. Dua utusan terbaik dari MIN 8 Gunungkidul, Bapak Anas dan Ibu Dewi, kembali mengikuti rangkaian hari kedua Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru MIN se-DIY pada Rabu, 20 Mei 2026. Setelah pada hari sebelumnya membuka cakrawala di kampus UNY, kali ini kegiatan dipusatkan di MIN 1 Yogyakarta. Kehadiran para peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menandai komitmen bersama dalam menyongsong transformasi pendidikan berbasis teknologi digital modern.

Pada sesi hari kedua ini, duet narasumber Dr. Tatag Bagus Putra Prakarsa, S.Si., M.Sc. dan Bapak Agus Setyawan, S.Pd.Si. kembali mengupas tuntas materi yang lebih mendalam, yaitu pemahaman konsep dasar kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence). Tidak sekadar teori, para guru juga ditantang untuk langsung merancang unit aktivitas pembelajaran nyata yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum madrasah. Fokus utama dari lokakarya hari ini adalah bagaimana mengemas dan menerapkan KKA tersebut di dalam ruang kelas secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dicerna oleh siswa usia sekolah dasar.

Ditemui usai praktik merancang modul pembelajaran, Bapak Anas membagikan kesan mendalamnya mengenai jalannya pelatihan di hari kedua ini. "Jika kemarin kami baru menyentuh logika koding dasar, hari ini kami diajak menyelami bagaimana memanfatkan kecerdasan artifisial untuk menghidupkan suasana kelas. Kami diajarkan metode agar materi teknologi yang terkesan rumit ini bisa bertransformasi menjadi game edukatif dan media visual yang interaktif bagi siswa kelas 5 atau jenjang lainnya. Saya pribadi sudah tidak sabar untuk mengaplikasikannya di MIN 8 Gunungkidul agar pembelajaran, termasuk di bidang olahraga dan umum, bisa berjalan lebih modern dan memicu kreativitas anak," pungkas beliau dengan antusias. (ans)


0 komentar:

Posting Komentar