Semanu (MIN 8 Gunungkidul) –
Rangkaian ujian praktik bagi siswa kelas 6 MIN 8 Gunungkidul terus berlanjut
dengan khidmat pada Selasa, 19 Mei 2026. Setelah sebelumnya menyelesaikan ujian
untuk mata pelajaran sains dan al-qur'an, kali ini para siswa menghadapi ujian
praktik untuk mata pelajaran Fiqih. Kegiatan yang dipusatkan di mushala
madrasah ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman teoretis siswa
mengenai tata cara ibadah harian dapat diaplikasikan dengan benar dan sesuai
dengan syariat Islam.
Kegiatan
inti dari ujian praktik Fiqih hari ini meliputi dua aspek krusial, yaitu tata
cara berwudhu dan pelaksanaan shalat fardhu. Setiap siswa diuji secara mandiri
mulai dari ketepatan membasuh anggota wudhu beserta doanya, hingga keserasian
gerakan dan bacaan shalat dari takbiratul ihram sampai salam. Proses penilaian
ini dipantau secara teliti oleh dua guru penguji yang berkompeten, yaitu Ibu
Ninik dan Ibu Triana, yang memberikan perhatian khusus pada aspek thaharah
(bersuci) dan tumakninah siswa.
Ibu Ninik,
selaku salah satu guru penguji, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran
jalannya ujian praktik tersebut. "Alhamdulillah, sebagian besar siswa
kelas 6 sudah mampu mempraktikkan gerakan wudhu dan shalat dengan sangat baik
serta tertib. Ujian praktik Fiqih ini bukan sekadar untuk mengejar nilai
kelulusan, melainkan modal utama mereka dalam kehidupan sehari-hari. Kami
berharap pembiasaan ibadah yang benar yang telah diajarkan di MIN 8 Gunungkidul
ini terus mereka jaga dan sempurnakan di manapun mereka melanjutkan sekolah
nanti," tutur beliau usai pelaksanaan ujian. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar