Wonosari ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati,
menghadiri Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) yang diselenggarakan oleh Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Senin (2/2/2026). Bertempat di
Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Wonosari, acara ini diawali dengan
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kankemenag Gunungkidul dengan
Kantor Kementerian Haji dan Umrah terkait penggunaan gedung PLHUT. Kerja sama
ini bertujuan untuk mengoptimalkan fasilitas ruang podcast untuk pelayanan
berbasis teknologi, memanfaatkan aula gedung guna meningkatkan kinerja
kelembagaan, serta memperluas jejaring kemitraan strategis antarpihak.
Acara tersebut dihadiri
langsung oleh Kepala Kankemenag Gunungkidul, Mukotip, beserta jajaran, Kepala
Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Taufik Ahmad Soleh, serta Branch Manager BSI
KCP Wonosari, Mohammad Budiono. Dalam arahannya saat Rapimleng, Mukotip
menekankan tiga poin krusial kepada seluruh unit dan satuan kerja, yakni
memastikan program berjalan melalui kolaborasi lintas sektor, mendukung penuh
pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta
menjalankan tugas pokok dan fungsi secara maksimal dalam melayani masyarakat.
Melalui momentum ini,
seluruh pimpinan satuan kerja termasuk MIN 8 Gunungkidul didorong untuk menjadi
kreator yang mumpuni dan inovatif di tengah efisiensi anggaran. Mukotip
berpesan agar keterbatasan yang ada tidak menyurutkan semangat dalam
menciptakan program-program unggulan yang berdampak langsung pada kualitas
pelayanan publik. Kehadiran Sri Hartati dalam forum ini mempertegas komitmen
MIN 8 Gunungkidul untuk bersinergi dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan
yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar