Semanu ---- Siswa kelas 3B MIN 8 Gunungkidul mengisi
kegiatan pembelajaran Seni Budaya pada Selasa (3/2/2026) dengan praktik membuat
karya keterampilan tangan yang unik. Di bawah bimbingan guru kelas, Mustautim,
para siswa diajak untuk memanfaatkan sedotan plastik warna-warni sebagai bahan
utama pembuatan berbagai bentuk kerajinan. Aktivitas ini terpantau berlangsung
meriah dan penuh antusias di ruang kelas, di mana setiap siswa berusaha
menunjukkan kreativitas terbaiknya dalam merangkai bahan sederhana menjadi
barang yang memiliki nilai estetika.
Hasil karya yang
diciptakan para siswa pun sangat beragam, mulai dari miniatur rumah, hiasan
dinding, hingga pajangan edukatif seperti urutan Rukun Islam dan Budayakan 5S
(Salam, Sapa, Senyum, Sopan, Santun). Penggunaan sedotan sebagai media belajar
ini bertujuan untuk melatih motorik halus siswa serta menanamkan kesadaran akan
pentingnya mendaur ulang benda-benda di sekitar menjadi karya yang bermanfaat.
Dengan ketelatenan, siswa berhasil mengubah sedotan biasa menjadi struktur
bangunan dan bingkai kata-kata mutiara yang menarik perhatian.
Mustautim, selaku guru
kelas 3B, memberikan apresiasi tinggi atas hasil kerja keras anak didiknya
tersebut. Dalam komentarnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar
tugas sekolah, melainkan wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi imajinasi mereka
secara bebas. "Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak. Melalui
pembuatan karya dari sedotan ini, mereka belajar bahwa kreativitas tidak harus
mahal, dan yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa berinovasi serta
teliti dalam menyelesaikan sebuah proyek dari awal hingga akhir,"
pungkasnya. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar