GUNUNGKIDUL – Kepala MIN 8
Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I.,
menghadiri agenda penting Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) di lingkungan
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Senin, 6 Juli 2026.
Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah
Terpadu (PLHUT) Kabupaten Gunungkidul. Forum berkala ini menjadi momentum
krusial bagi seluruh pimpinan satuan kerja di bawah naungan Kemenag Gunungkidul
untuk melakukan koordinasi, evaluasi capaian program, sekaligus menyelaraskan
langkah strategis dalam pelayanan keagamaan dan pendidikan ke depan.
Kegiatan inti dalam Rapimleng
kali ini terasa sangat istimewa karena diintegrasikan dengan acara sosial
keagamaan, yaitu peringatan Lebaran Anak Yatim dan Difabel. Agenda mulia ini
dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I., serta dihadiri
secara lengkap oleh jajaran pejabat struktural dan kepala madrasah. Dalam momen
penuh berkah tersebut, Kemenag Gunungkidul menyalurkan santunan dan perhatian
khusus kepada perwakilan anak yatim dan siswa difabel, sebagai bentuk nyata
kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, kasih sayang, dan pemenuhan hak
bagi anak-anak yang membutuhkan.
Seusai mengikuti seluruh
rangkaian acara, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan komentar
mendalam dan mengapresiasi tinggi konsep acara yang humanis tersebut.
"Alhamdulillah, agenda Rapimleng hari ini di PLHUT berjalan dengan lancar
dan sangat menyentuh hati. Keputusan untuk memadukan rapat dinas dengan
peringatan Lebaran Anak Yatim dan Difabel adalah langkah yang luar biasa dari Kepala Kantor, Dr. H. Mukotip beserta
jajarannya. Bagi kami di MIN 8 Gunungkidul, kegiatan ini menjadi pemantik
semangat dan pengingat yang kuat agar program-program inklusi serta kepedulian
sosial di madrasah terus ditingkatkan. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan
bahwa anak-anak yatim maupun siswa difabel di madrasah kami selalu mendapatkan
ruang belajar yang adil, setara, dan penuh cinta kasih," tutur Sri Hartati dengan penuh rasa syukur. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar