Wonosari ----- Sebanyak enam orang guru MIN 8 Gunungkidul
menghadiri pembukaan kegiatan Kompetensi Sosial Emosional (KSE) yang
diselenggarakan oleh KKGMI Kabupaten Gunungkidul 7 di Lembah Desa, Pulutan pada
Jumat (6/2/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Kasi Dikmad Kemenag
Gunungkidul, Supriyanto, yang memberikan pembinaan khusus mengenai struktur
baru organisasi guru. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa mulai tahun
2026 ini, KKGMI Kabupaten Gunungkidul resmi dibagi menjadi 12 kelompok KKG
untuk mengoptimalkan koordinasi dan pengembangan kualitas pendidik di seluruh
wilayah.
Dalam pembinaan tersebut,
Supriyanto juga menekankan bahwa setiap guru wajib bergabung dalam kelompok KKG
guna menunjang profesionalitas mereka. Terkait kurikulum kegiatan, beliau
menjelaskan skema proporsional di mana 70% materi kegiatan KKG akan seragam di
seluruh kelompok, sementara 30% sisanya diberikan kebebasan untuk disesuaikan
dengan kebutuhan lokal masing-masing KKG. Kebijakan ini diambil agar terdapat
standar kompetensi yang merata namun tetap memberi ruang bagi inovasi di setiap
wilayah.
Suasana khidmat sekaligus
haru menyelimuti sesi sambutan dari Ketua KKGMI 7, Rujati. Selain menyambut
para peserta, beliau menyampaikan pesan perpisahan sehubungan dengan adanya
reorganisasi kepengurusan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada minggu depan.
Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa tugas kepengurusan lama sekaligus
harapan baru bagi struktur KKGMI yang lebih segar dalam mendukung pengembangan
kompetensi guru, termasuk melalui kegiatan outbound KSE yang dipandu oleh Zulfa Outbound pada
hari tersebut. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar