Semanu (MIN 8 Gunungkidul)
– Memasuki hari kedua tahun ajaran baru 2026/2027, MIN 8 Gunungkidul mulai
mengintensifkan kegiatan keagamaan dengan melaksanakan pembiasaan pagi perdana
pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan spiritual yang dipusatkan di mushola dan
halaman madrasah ini diikuti dengan sangat khidmat oleh seluruh murid dari
kelas 1 hingga kelas 6, serta segenap guru dan tenaga kependidikan. Meskipun
baru memasuki hari kedua sekolah, program pembiasaan ini sengaja langsung
digulirkan guna meletakkan fondasi spiritual yang kokoh serta membangun
kedisiplinan siswa sejak awal tahun ajaran.
Rangkaian kegiatan pembiasaan
pagi perdana ini diawali dengan pelaksanaan ibadah Sholat Dhuha berjamaah
secara khusyuk yang diimami langsung oleh Sugeng, S.Pd.I. Setelah zikir dan doa
bersama selesai dipanjatkan, gema syahdu pelafalan Asma'ul Husna mengangkasa
dibawakan bersama oleh seluruh siswa dengan bimbingan para guru. Kegiatan
religius ini kemudian ditutup dengan lantunan bersama senandung Nadhom Kitab
Alala, sebuah bait-bait syair klasik yang sarat akan pesan moral mengenai adab
menuntut ilmu, keutamaan menghormati guru, serta pentingnya memilih teman yang
baik.
Seusai memimpin jalannya ibadah
pembuka pada hari kedua tahun ajaran baru ini, Sugeng memberikan tanggapan positif mengenai
kesiapan mental spiritual anak didik. "Alhamdulillah, pembiasaan pagi
pertama di hari kedua tahun ajaran baru 2026/2027 ini berjalan dengan sangat
tertib dan lancar. Kami sangat bangga melihat anak-anak, terutama murid baru
kelas 1, yang sudah bisa langsung beradaptasi dan berbaur mengikuti Sholat
Dhuha serta melantunkan Asma'ul Husna bersama kakak kelasnya. Melalui
pembiasaan rutin ini, kami berharap nilai-nilai luhur dalam Nadhom Alala dapat
tertanam kuat sebagai bekal karakter mereka selama menuntut ilmu di MIN 8
Gunungkidul," tutur Sugeng dengan
penuh ketulusan. (ans)







0 komentar:
Posting Komentar