Semanu ---- Guna meningkatkan kompetensi di bidang
teknologi informasi, Dewi Susilowati, salah satu tenaga pendidik dari MIN 8
Gunungkidul, mengikuti seminar daring bertajuk "Pemanfaatan AI untuk
Layanan Perpustakaan" pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan yang
diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten
Gunungkidul bekerja sama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) ini dibuka
secara resmi oleh Siti Indarwati selaku Ketua IPI. Seminar ini diikuti secara
antusias oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah, baik anggota IPI,
pustakawan, maupun guru melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung kanal
YouTube Dispussip GK.
Dalam seminar tersebut, Endah
Choiriyah selaku pustakawan FKH UGM hadir sebagai narasumber utama dengan
dipandu oleh moderator Wisnu Giri Antoro. Materi yang disampaikan menekankan
bahwa Artificial Intelligence
(AI) hadir bukan untuk mengganti peran manusia, melainkan sebagai alat bantu
untuk mempermudah pekerjaan. Ibu Dewi dan peserta lainnya dibekali pengetahuan
mengenai pemanfaatan Chat GPT dan OpenAI untuk pembuatan flyer informasi serta penataan
ruang perpustakaan. Selain itu, diperkenalkan pula aplikasi Gamma AI dan Canva
AI untuk pembuatan presentasi pembelajaran, serta Perplexity untuk riset khusus
dan pengolahan dokumen secara efektif.
Tidak hanya sekadar
teori, Dewi Susilowati juga terlibat aktif dalam sesi praktik langsung mengenai
penggunaan prompt AI yang
tepat. Para peserta diajarkan teknik mengubah gambar menjadi suara, mengonversi
gambar menjadi video, hingga merangkum isi buku menjadi tulisan abstrak yang
padat. Keikutsertaan guru MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini diharapkan mampu
membawa perubahan positif dalam pengelolaan perpustakaan sekolah maupun metode
pengajaran di kelas, sehingga mampu menciptakan ekosistem madrasah yang lebih
inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar