Kamis, 02 April 2026

Wakili Kepala Madrasah, Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri Koordinasi PMBM 2026

Yogyakarta ---- Dewi Susilowati, guru MIN 8 Gunungkidul, hadir mewakili Kepala Madrasah, Sri Hartati, dalam acara Koordinasi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (2/4/2026). Bertempat di MAN 3 Sleman, pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan dan mensinkronkan aturan PMBM agar sesuai dengan regulasi yang berlaku serta terhindar dari penyimpangan. Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa setiap madrasah wajib memahami dan menaati juklak (petunjuk pelaksanaan) yang telah ditetapkan, termasuk larangan memecah kelas dan pembatasan jumlah siswa MI maksimal 28 orang per rombongan belajar.

Koordinasi ini juga membahas berbagai jalur pendaftaran, mulai dari jalur prestasi dengan kuota 15%, jalur afirmasi 15%, hingga jalur bina lingkungan sebesar 5%. Salah satu poin penting yang disoroti adalah kewajiban madrasah untuk tidak menolak pendaftar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) serta keharusan melakukan verifikasi faktual melalui wawancara bagi pendaftar jalur tahfidz. Selain itu, madrasah diinstruksikan untuk membuka ruang komunikasi yang luas bagi masyarakat serta membebaskan biaya seragam agar tidak memberangkatkan orang tua siswa.

Dewi Susilowati menyampaikan bahwa hasil koordinasi ini akan segera diimplementasikan dalam teknis penerimaan siswa baru di MIN 8 Gunungkidul. Menurutnya, transparansi dan objektivitas menjadi kunci utama dalam proses seleksi tahun ini. "Kegiatan ini sangat penting agar kami di madrasah memiliki persepsi yang sama mengenai aturan PMBM terbaru, terutama terkait sistem konversi penambahan usia berdasarkan prestasi dan zonasi. Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan penerimaan murid baru yang akuntabel dan berkeadilan bagi seluruh calon siswa," ungkapnya. (tna)


0 komentar:

Posting Komentar