Kamis, 09 April 2026

Bukan Sekadar Membaca: Cara Guru MIN 8 Gunungkidul Saring Informasi Akurat

 


Wonosari ---- Memasuki hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Gunungkidul pada Selasa (7/4/2026), Dewi Susilowati, guru dari MIN 8 Gunungkidul, tampak fokus memperdalam teknik pengelolaan data digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi banjir informasi di era digital. Dewi bersama para peserta lainnya dibekali strategi khusus agar mampu menavigasi sumber belajar daring secara lebih profesional dan terarah.

Dalam rangkaian sesi tersebut, tiga pakar hadir memberikan materi kunci untuk mempertajam kemampuan literasi para guru. Dwi Nur Rohman menekankan pentingnya menentukan topik dan kredibilitas sumber agar pencarian bahan ajar lebih efektif, sementara Yudan Hermawan mengingatkan pendidik untuk menjadi filter utama dalam memilah informasi di tengah derasnya arus konten digital. Melengkapi teori tersebut, Albertus Pramukti melatih para peserta melalui praktik model OCIE untuk menyatukan berbagai sumber informasi menjadi sebuah argumen yang kuat dan sistematis.

Bagi Dewi Susilowati, bekal yang didapatkan dari Perpusda ini sangat krusial untuk menyusun konten edukatif yang akurat dan relevan bagi siswa di madrasah. Literasi informasi bukan lagi sekadar kemampuan membaca, melainkan kecakapan dalam memvalidasi kebenaran sebuah data sebelum disebarluaskan. Setelah pendalaman materi ini, Bimtek akan dilanjutkan dengan agenda praktik langsung agar keterampilan literasi informasi tersebut dapat segera diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas. (tna)

0 komentar:

Posting Komentar