Selasa, 21 April 2026

Kepala MIN 8 Gunungkidul Sampaikan Pesan "Meneladani Kartini di Era Digital" dalam Upacara Hari Kartini

 

Semanu ---- Dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menekankan bahwa esensi perjuangan Raden Ajeng Kartini di masa kini adalah tentang emansipasi dan kesetaraan akses pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa jika dahulu Kartini berjuang melawan keterbatasan pingitan, maka saat ini para siswi memiliki hak yang sama untuk belajar dan menentukan masa depan. Sri Hartati menegaskan bahwa tujuan perempuan menjadi cerdas bukan untuk mengalahkan laki-laki, melainkan demi mendidik generasi penerus bangsa dengan lebih baik.

Lebih lanjut, Sri Hartati memberikan tiga poin utama bagi para siswi dalam menghadapi tantangan di era digital. Pertama adalah memanfaatkan kebebasan belajar dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan sekolah. Kedua, beliau menekankan pentingnya literasi digital, di mana teknologi harus digunakan untuk menyebarkan kebaikan dan ilmu pengetahuan, bukan hal yang tidak produktif. Ketiga adalah kemandirian, di mana setiap siswi didorong untuk berani bermimpi setinggi langit, baik menjadi dokter, atlet, maupun pemimpin masa depan, yang semuanya dapat dicapai dengan semangat belajar yang tekun.

Menutup amanatnya, Sri Hartati juga memberikan pesan khusus bagi para siswa laki-laki untuk belajar menghormati sesama dan mendukung rekan perempuan mereka tanpa memandang perbedaan gender. Dengan mengutip kalimat legendaris "Habis Gelap Terbitlah Terang", beliau mengajak seluruh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul untuk menjadikan momentum Hari Kartini sebagai pemacu dalam meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, serta tetap menjunjung tinggi etika dan budi pekerti yang luhur. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dalam sanubari seluruh siswa sebagai modal menghadapi tantangan masa depan. (tna)

0 komentar:

Posting Komentar