Semanu ---- Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan
profesionalisme, Dewi Susilowati, seorang guru di MIN 8 Gunungkidul, turut
serta dalam acara "Workshop Penulisan Festival Literasi" yang
diselenggarakan pada hari Kamis (23/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di MAN 2
Kulon Progo ini mengusung tema "Merawat Damai, Menjaga Negeri".
Festival literasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk
memeriahkan bulan literasi dan menumbuhkan semangat menulis di lingkungan madrasah.
Workshop ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk saling berbagi pengetahuan,
pengalaman, dan inspirasi dalam mengembangkan kemampuan menulis mereka.
Rangkaian acara workshop
ini diawali dengan pembukaan oleh Vitriyamardiyati dari Komunitas Yuk Menulis,
yang memberikan kata sambutan dan motivasi bagi para peserta. Selanjutnya, sesi
materi pertama, "Workshop Menulis Puisi", dipaparkan oleh Nur
Hidayati, guru dari MAN 1 Kulon Progo. Nur Hidayati menjelaskan teknik-teknik
dalam menulis puisi yang menyentuh hati dan sesuai dengan tema. Tak hanya
puisi, workshop ini juga menghadirkan sesi "Workshop Menulis Kultum"
yang dibawakan oleh Sutanto, seorang pegiat literasi dari MTs N 3 Bantul. Dalam
sesi ini, Sutanto menjelaskan tentang pengantar kultum, makna damai, struktur
kultum, teknik menulis kultum yang efektif, tema damai, dan ketentuan penulisan
kultum. Kedua sesi ini memberikan wawasan yang mendalam dan inspirasi bagi Dewi
Susilowati dan para peserta lainnya dalam mengembangkan kreativitas dan
kemampuan menulis mereka.
Sejalan dengan tema
workshop, yaitu "Merawat Damai, Menjaga Negeri", panitia juga
mengumumkan adanya Lomba Cipta Puisi tingkat provinsi. Lomba ini menjadi salah
satu daya tarik utama bagi para peserta, termasuk Dewi Susilowati. Setelah sesi
materi, workshop ini dilanjutkan dengan informasi mengenai pengumpulan naskah
dan kriteria penilaian. Ketepatan waktu, diksi, dan kesesuaian tema menjadi
poin-poin penting yang harus diperhatikan oleh para peserta yang ingin
berpartisipasi dalam lomba. Festival ini diharapkan dapat menumbuhkan
kreativitas dan semangat literasi di kalangan guru dan siswa, serta dapat
menjadi wadah untuk mengekspresikan pemikiran dan perasaan mereka dalam bentuk
karya tulis yang bermakna. Selain itu, festival literasi ini juga bertujuan
untuk mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam mengajar dan memberikan
inspirasi bagi siswa-siswanya.
Dewi Susilowati, guru MIN
8 Gunungkidul, merasa sangat terbantu dan terinspirasi setelah mengikuti
workshop ini. Ia mengungkapkan, "Alhamdulillah, mengikuti workshop
literasi ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai seorang guru. Saya mendapatkan
ilmu dan pengetahuan baru tentang teknik menulis puisi dan kultum, serta
tips-tips untuk membuat karya tulis yang menarik dan bermakna. Materi-materi
yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru dalam mengembangkan
kreativitas dan kemampuan menulis siswa. Saya berharap dapat menerapkan ilmu
yang telah saya peroleh untuk membimbing dan menginspirasi siswa-siswa di MIN 8
Gunungkidul agar lebih gemar menulis dan membaca. Workshop ini menjadi motivasi
bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan diri demi kemajuan literasi di madrasah."
(tna)







0 komentar:
Posting Komentar