Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Sabtu, 23 Oktober 2021

Khidmatnya Apel Hari Santri Nasional 2021 di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional  tahun 2021, MIN 8 Gunungkidul mengadakan apel pagi di halaman madrasah pada Jumat (22/10/2021). Apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tersebut diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MIN 8 Gunungkidul ditambah dengan delapan wisudawan wisudawati tahfidz juz 30.

Hamid Fitrianto selaku pemimpin apel, Agustina Kusumawati selaku protokol apel, Husni Darmawati selaku pembaca doa, dan Ana Roisah selaku ajudan merupakan jajaran petugas apel peringatan HSN di MIN 8 Gunungkidul. Sementara pembina apel adalah kepala madrasah, Laily Fauziah.

Dalam amanatnya, pembina apel membacakan sambutan Menteri Agama RI untuk upacara peringatan HSN 2021. “Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk peringatan Hari Santri tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga. Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia. Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran lslam rahmatanlil'alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia,” tutur Laily dalam amanatnya.

Seluruh peserta tampak khidmat mengikuti jalannya apel peringatan HSN 2021. Apel yang digelar di halaman madrasah dengan peserta terbatas tersebut disiarkan secara langsung melalui channel youtube resmi MIN 8 Gunungkidul untuk dapat diikuti oleh seluruh peserta didik di rumah masing-masing. (tna)





Kamis, 21 Oktober 2021

BIAS MIN 8 Gunungkidul Dilaksanakan Sesuai Standar Pelayanan Masa Pandemi Covid-19

 


Dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), petugas dari Puskesmas Semanu 1 melaksanakan imunisasi di MIN 8 Gunungkidul, Kamis (21/10/2021). Sasaran BIAS adalah seluruh siswa kelas satu serta siswa perempuan kelas lima. Siswa kelas satu mengikuti imunisasi MR (Measles and Rubela)dan pengecekan kesehatan, sedangkan siswa perempuan kelas lima mengikuti imunisasi HPV (human papillomavirus).

Sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan BIAS tahun ini menerapkan standar pelayanan masa pandemi covid-19.  Protokol kesehatan diterapkan dalam pelaksanaan BIAS demi mencegah penularan virus covid-19. Para petugas dari puskesmas memakai APD lengkap, sementara para peserta imunisasi dan wali yang mendampingi wajib memakai masker. Sebelum dan sesudah pelaksanaan, dilakukan penyemprotan disinfektan pada ruang yang digunakan untuk imunisasi.

Alur kedatangan hingga selesai imunisasi diatur sedemikian rupa guna menghindari adanya kerumunan. Siswa masuk dari gerbang utama madrasah, dilanjutkan dengan pengecekan suhu badan dan cuci tangan. Kemudian siswa menunggu di ruang transit sampai mendapat panggilan dari petugas. Setelah dipanggil petugas, siswa mengikuti screening sebelum akhirnya masuk ke ruang imunisasi. Selesai imunisasi, siswa dikarantina terlebih dahulu selama lima belas menit.

“Meskipun di tengah pandemi covid-19, kegiatan BIAS dapat berjalan lancar dan terlaksana sesuai dengan standar pelayanan masa pandemi covid-19. Tidak ada kendala-kendala tertentu yang dihadapi. Semua terkondisi dengan baik,” tutur koordinator UKS MIN 8 Gunungkidul, Ayu Nur Hidayah. (tna)





Selasa, 19 Oktober 2021

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya. Dalam hal ini MIN 8 Gunungkidul sebagai salah satu madrasah di bawah naungan Kemenag Kabupaten Gunungkidul, turut serta mengikuti program tersebut. Penulisan mushaf Al-quran dimulai pada Selasa (19/102021).

Mushaf Al-quran berjumlah 603 halaman ditulis bersama oleh peserta didik kelas 4, 5, 6 dan seluruh tenaga pendidik serta kependidikan MIN 8 Gunungkidul. Penulisan mushaf Al-quran ini menggunakan metode follow the line yaitu menebalkan mushaf yang telah tercetak samar-samar.  Metode ini dilengkapi dengan pola yang terbentuk sehingga mudah dikerjakan.



Menurut Sugeng, guru agama MIN 8 Gunungkidul, menulis mushaf Al-quran seperti ini dapat membentuk karakter-karakter positif pada diri kita. “Sambil menebalkan mushaf Al-quran yang samar-samar, secara tidak langsung menanamkan karakter tekun, disiplin, sabar, dan masih banyak karakter positif lainnya,” tuturnya.

Habib, salah satu siswa kelas enam MIN 8 Gunungkidul juga mengaku senang dan antusias mengikuti program ini. (tna)




Senin, 18 Oktober 2021

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Semanu - Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Senin (18/10/2021). ANBK adalah program penilaian terhadap mutu yang dimiliki oleh satuan pendidikan atau madrasah. ANBK resmi menjadi pengganti UNBK yang telah diluncurkan pada tahun 2019 sebagai satu produk dari merdeka belajar. Berbeda dengan UNBK yang dilaksanakan pada jenjang akhir tahun, ANBK dilaksanakan oleh siswa-siswi kelas lima.

“Program ANBK tidak akan mengevaluasi capaian siswa secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil,” ungkap Laily Fauziah, kepala MIN 8 Gunungkidul.

ANBK sendiri rencananya akan digelar pada bulan November mendatang. Sebagai salah satu bentuk persiapannya, dilaksanakan simulasi terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk menguji kemampuan server, laptop, dan daya dukung lainnya yang diperlukan saat proses ANBK nantinya.

“Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Semua peserta dapat masuk dan mengerjakan soal. Dilihat dari hasil simulasi hari ini, kita siap melaksanakan ANBK di bulan November mendatang. Semoga tidak ada halangan apapun saat pelaksanaan ANBK nanti,” ungkap Hamid selaku proktor MIN 8 Gunungkidul. (tna)

 


Jumat, 24 September 2021

MIN 8 Gunungkidul Sabet Dua Juara dalam Program HBCC Kabupaten Gunungkidul

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dua peserta didik MIN 8 Gununungkidul berhasil mengharumkan nama madrasah dalam dua kategori lomba program HBCC. HBCC sendiri merupakan program kemitraan global untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama di fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan sekolah. Salah satu bentuk kegiatan dari program HBCC adalah lomba video dan poster antar sekolah dengan tema “Covid-19 dan Penerapan 3M”. Lomba tersebut digelar pada bulan Juni dengan batas pengumpulan, Jumat (25/6/2021).

Dalam dua kategori lomba tersebut, MIN 8 Gunungkidul berhasil meraih juara untuk keduanya. Perwakilan lomba video atas nama Athaara Qnety Indiarshavin berhasil meraih juara tiga. Sementara perwakilan atas nama Hafiz Abim berhasil meraih juara harapan enam dalam bidang lomba poster. Kedua perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul tersebut menerima hadiah secara langsung dari tim HBCC yang didistribusikan pada Rabu (28/7/2021).

“Kami bangga pada kedua perwakilan yang telah berhasil meraih juara. Lomba dari HBCC ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena dapat menjadi ajang sosialisasi penerapan hidup bersih demi mencegah penularan virus Covid-19. Semoga prestasi dari kedua putra-putri kami ini dapat menular pada seluruh peserta didik MIN 8 Gunungkidul. Baik prestasi juaranya maupun penerapan hidup bersihnya,” tutur Ayu Nurhidayah selaku guru pendamping dari MIN 8 Gunungkidul.


Sumber : http://www.argososrofm.com/2021/07/30/min-8-gunungkidul-sabet-dua-juara-dalam-program-hbcc-kabupaten-gunungkidul