Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Kamis, 02 April 2026

Wakili Kepala Madrasah, Guru MIN 8 Gunungkidul Hadiri Koordinasi PMBM 2026

Yogyakarta ---- Dewi Susilowati, guru MIN 8 Gunungkidul, hadir mewakili Kepala Madrasah, Sri Hartati, dalam acara Koordinasi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (2/4/2026). Bertempat di MAN 3 Sleman, pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan dan mensinkronkan aturan PMBM agar sesuai dengan regulasi yang berlaku serta terhindar dari penyimpangan. Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa setiap madrasah wajib memahami dan menaati juklak (petunjuk pelaksanaan) yang telah ditetapkan, termasuk larangan memecah kelas dan pembatasan jumlah siswa MI maksimal 28 orang per rombongan belajar.

Koordinasi ini juga membahas berbagai jalur pendaftaran, mulai dari jalur prestasi dengan kuota 15%, jalur afirmasi 15%, hingga jalur bina lingkungan sebesar 5%. Salah satu poin penting yang disoroti adalah kewajiban madrasah untuk tidak menolak pendaftar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) serta keharusan melakukan verifikasi faktual melalui wawancara bagi pendaftar jalur tahfidz. Selain itu, madrasah diinstruksikan untuk membuka ruang komunikasi yang luas bagi masyarakat serta membebaskan biaya seragam agar tidak memberangkatkan orang tua siswa.

Dewi Susilowati menyampaikan bahwa hasil koordinasi ini akan segera diimplementasikan dalam teknis penerimaan siswa baru di MIN 8 Gunungkidul. Menurutnya, transparansi dan objektivitas menjadi kunci utama dalam proses seleksi tahun ini. "Kegiatan ini sangat penting agar kami di madrasah memiliki persepsi yang sama mengenai aturan PMBM terbaru, terutama terkait sistem konversi penambahan usia berdasarkan prestasi dan zonasi. Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan penerimaan murid baru yang akuntabel dan berkeadilan bagi seluruh calon siswa," ungkapnya. (tna)


Persiapkan Pengawasan TKA 2026, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Koordinasi Virtual Disdikpora DIY

 


Semanu ---- Dua guru MIN 8 Gunungkidul, Ninik Nuryanti dan Ischak Yama Amalia, mengikuti pertemuan koordinasi persiapan pengawasan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Disdikpora DIY pada Kamis (2/4/2026). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini dilaksanakan melalui media Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Dikpora DIY. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan teknis pengawasan demi menjamin kelancaran dan integritas pelaksanaan TKA bagi siswa kelas 6 di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sesi tersebut, tim teknis provinsi memberikan pengarahan mendalam mengenai prosedur operasional standar (SOP) pengawasan ruang serta tugas pendampingan penyedia. Keterlibatan guru dari MIN 8 Gunungkidul dalam forum ini merupakan bagian dari tanggung jawab profesional untuk memastikan standar pengujian akademik tetap terjaga. Melalui koordinasi ini, para pengawas diharapkan mampu memitigasi kendala teknis maupun administratif yang mungkin muncul saat pelaksanaan ujian sesungguhnya di lapangan nanti.

Ischak Yama Amalia, salah satu guru yang bertugas, memberikan tanggapannya mengenai pentingnya persiapan matang dalam pengawasan ujian ini. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru sangat krusial bagi kenyamanan siswa saat mengerjakan soal. "Kegiatan koordinasi ini sangat membantu kami untuk memahami detail teknis pengawasan TKA 2026 agar lebih siap dan profesional saat mendampingi siswa kelas 6 nanti. Fokus kami adalah menciptakan suasana ujian yang tertib dan adil, sehingga potensi akademik seluruh siswa dapat terukur dengan akurat," pungkasnya. (tna)

GTK MIN 8 Gunungkidul Hadiri Syawalan Korwil Bidik Semanu 1447 H

 


Semanu ---- Keluarga besar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (GTK) MIN 8 Gunungkidul menghadiri acara Syawalan yang diselenggarakan oleh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Bidik) Kapanewon Semanu pada Selasa (31/3/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo ini menjadi ajang silaturahmi akbar bagi seluruh elemen pendidikan di wilayah Semanu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan dari tingkat TK/RA serta SD/MI se-Kapanewon Semanu guna mempererat ukhuwah Islamiyah pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Buchori Muslim yang menekankan esensi bulan Syawal sebagai momentum peningkatan kualitas diri. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa makna Syawal yang berarti "peningkatan" harus diwujudkan dengan rasa syukur dan konsistensi dalam menjalankan ibadah serta tugas profesi setelah melampaui bulan Ramadan. Pesan tersebut mengajak seluruh pendidik untuk terus meningkatkan etos kerja dan dedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa dengan semangat baru yang lebih religius dan berintegritas.

Sugeng, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul yang hadir dalam acara tersebut, memberikan kesan positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia merasa momentum ini sangat berharga untuk melepas lelah sekaligus memperkuat sinergi antarpendidik di Kapanewon Semanu. "Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kami semua bahwa tugas sebagai guru harus terus meningkat kualitasnya sejalan dengan makna bulan Syawal. Semoga semangat kebersamaan ini membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di madrasah dan sekolah-sekolah di sekitar wilayah Semanu," tuturnya. (tna)

Eratkan Silaturahmi, Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul Gelar Safari Syawal 1447 H

Semanu ---- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Safari Syawal pada Selasa (31/3/2026) dengan mengunjungi kediaman pengurus komite dan tokoh masyarakat di sekitar madrasah. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (GTK) berpartisipasi dalam agenda tahunan ini yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri. Dalam pelaksanaannya, para GTK dibagi menjadi tiga kelompok agar jangkauan silaturahmi ke rumah-rumah tokoh masyarakat di wilayah Desa Munggi dan sekitarnya dapat berjalan lebih efektif dan khidmat.

Rombongan madrasah mengunjungi sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Komite MIN 8 Gunungkidul, Nur Kholidin, serta Asmantoro yang merupakan anggota komite sekaligus sosok yang dituakan (disepuhkan) oleh keluarga besar madrasah. Selain pengurus komite, silaturahmi juga dilakukan ke kediaman Kepala Dukuh Desa Munggi sebagai bentuk sinergi antara instansi pendidikan dengan pemangku wilayah setempat. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mendoakan kebaikan bagi kemajuan pendidikan di lingkungan Gunungkidul.

Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga harmoni antara madrasah dengan lingkungan sosialnya. "Safari Syawal ini bukan sekadar tradisi, tetapi langkah nyata kami untuk terus bersinergi dengan komite dan tokoh masyarakat yang selama ini telah mendukung perkembangan madrasah," tuturnya. Ia berharap melalui silaturahmi ini, semangat kebersamaan seluruh GTK semakin kuat dalam menjalankan tugas kependidikan yang bersih dan berintegritas sesuai dengan komitmen pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama. (tna)




Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Rapat Kerja Kemenag Gunungkidul 2026



Wonosari ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 yang digelar pada Senin, (30/3/2026). Bertempat di Ballroom Kantor Pusat PT BPR Bank Daerah Gunungkidul (BDG), kegiatan ini mengusung tema "Asta Protas Bergerak, Kemenag Semakin Berdampak". Sri Hartati hadir bersama 104 peserta lainnya, termasuk para Kepala MIN di lingkungan Kabupaten Gunungkidul, untuk menyelaraskan langkah strategis dalam mengimplementasikan delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama guna memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat.

Dalam rangkaian acara tersebut, Sri Hartati bersama seluruh peserta mengikuti berbagai agenda krusial, mulai dari pembukaan oleh Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Mukotip, hingga sosialisasi pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sri Hartati menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan terkait penguatan tata kelola pendidikan dan pembangunan Zona Integritas (ZI-WBK) di lingkungan madrasah. "Keikutsertaan dalam raker ini sangat penting bagi kami di madrasah untuk memastikan program kerja tahun 2026 sejalan dengan kebijakan pusat, terutama dalam mewujudkan pendidikan yang unggul dan ramah anak di MIN 8 Gunungkidul," ujarnya. (tna)

Guru MIN 8 Gunungkidul Perkuat Integritas Melalui Sosialisasi Antikorupsi Bersama KPK RI

 


Semanu ---- Seluruh ASN di lingkungan MIN 8 Gunungkidul mengikuti sosialisasi daring mengenai Pengendalian Gratifikasi serta Pencegahan Pungli dan Korupsi pada Senin (30/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB melalui platform Zoom Meeting ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Partisipasi penuh dari para pendidik ini merupakan komitmen nyata madrasah dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) di lingkungan Kemenag.

Acara tersebut menghadirkan narasumber berkompeten dari KPK RI, Dyan Maulidha N., yang memaparkan materi krusial mengenai batasan gratifikasi dan langkah-langkah preventif dalam menjaga integritas di instansi pemerintahan. Melalui paparan ini, para guru diharapkan mampu memahami regulasi terbaru dan mengimplementasikan budaya antikorupsi dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan sehari-hari agar tetap transparan dan akuntabel.

Rumiyatun Rohassanah, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, memberikan tanggapan positif atas berlangsungnya kegiatan ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat penting sebagai pengingat bagi para ASN untuk tetap teguh pada etika profesi. "Sosialisasi ini sangat mencerahkan bagi kami sebagai tenaga pendidik agar lebih waspada terhadap praktik pungli dan gratifikasi sekecil apa pun, sehingga kami dapat menjaga amanah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bersih dan berintegritas," ungkapnya. (tna)

Kado Istimewa di Raker Kemenag: MIN 8 Gunungkidul Raih Penghargaan Prestasi Tertinggi

 

Wonosari ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat kabupaten. Madrasah ini berhasil meraih penghargaan sebagai "Madrasah Capaian Prestasi Tertinggi II Kategori Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tahun 2025". Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Mukotip, dalam rangkaian acara Rapat Kerja (Raker) Kemenag Gunungkidul yang berlangsung pada Senin (30/3/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh civitas akademika MIN 8 Gunungkidul dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi siswa sepanjang tahun 2025. Penyerahan piagam dilakukan secara formal di hadapan para pejabat dan kepala madrasah se-Kabupaten Gunungkidul. Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut sebagai perwakilan dari lembaga yang dipimpinnya.

Menanggapi pencapaian ini, Sri Hartati menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh tim yang telah bekerja bahu-membahu. "Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan sinergi antara guru, siswa, serta dukungan penuh dari orang tua wali murid. Semoga apresiasi dari Kemenag Gunungkidul ini menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan prestasi, demi mencetak generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah di masa depan," pungkasnya. (tna)



Senin, 30 Maret 2026

MIN 8 Gunungkidul Raih Penghargaan Madrasah Terproduktif I Publikasi Tahun 2025

 


Wonosari ----- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Madrasah Terproduktif I Publikasi Tahun 2025 Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Penghargaan bergengsi ini diumumkan secara resmi dalam Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang berlangsung pada hari Senin, (30/3/2026). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen MIN 8 Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas publikasi dan syiar madrasah melalui berbagai media.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Mukotip, kepada Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, dalam suasana penuh khidmat. MIN 8 Gunungkidul dinilai paling aktif dan konsisten dalam mempublikasikan berbagai kegiatan, prestasi, dan inovasi pendidikan yang dilakukan oleh madrasah sepanjang tahun 2025. Jumlah berita yang mencapai 458 menjadi indikator utama dalam penilaian tim seleksi Kankemenag Gunungkidul. Publikasi yang massif dan berkualitas ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi citra MIN 8 Gunungkidul dan madrasah secara umum.

Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Tim Publikasi MIN 8 Gunungkidul atas dedikasi, kerja keras, dan kreativitas yang telah dicurahkan selama setahun penuh. "Penghargaan ini tidak lepas dari peran penting Tim Publikasi MIN 8 Gunungkidul yang selalu bersemangat dan kompak dalam mengemas informasi dari berbagai kegiatan madrasah, mulai dari kegiatan belajar mengajar, ekstrakurikuler, prestasi siswa dan guru, hingga kegiatan kemasyarakatan," tutur Sri Hartati. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas publikasi di masa mendatang. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Awali Pekan Pasca Libur Idul Fitri dengan Pembiasaan Pagi

 


Semanu ----- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul kembali mengaktifkan rutinitas pembiasaan pagi di halaman madrasah pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum perdana bagi seluruh siswa dan guru untuk berkumpul kembali setelah menjalani masa libur hari raya Idul Fitri. Suasana khidmat menyelimuti area madrasah saat para siswa dengan tertib berbaris untuk memulai rangkaian kegiatan keagamaan yang telah menjadi ciri khas pendidikan karakter di institusi ini.

Rangkaian pembiasaan pagi kali ini dipimpin oleh Gunawan, yang memandu jalannya ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan diawali dengan pelafalan asmaul husna secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di bawah sinar matahari pagi. Melalui lantunan asmaul husna tersebut, diharapkan para siswa dapat kembali fokus dan menata niat untuk menuntut ilmu dengan hati yang bersih setelah merayakan hari kemenangan.

Sugeng, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, memberikan apresiasi atas antusiasme para siswa yang tetap terjaga meskipun baru saja melewati libur panjang. "Pembiasaan pagi ini sangat penting untuk mengembalikan ritme kedisiplinan dan spiritualitas anak-anak. Kami melihat semangat yang luar biasa dari para siswa untuk kembali beribadah dan belajar bersama. Semoga konsistensi ini menjadi awal yang baik untuk meraih prestasi di sisa semester ini," ungkap Sugeng. (tna)

Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul Selenggarakan Halalbihalal Pasca Libur Idul Fitri

 


Semanu ----- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal pada Senin (30/3/2026) pagi bertempat di halaman madrasah. Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dalam rangka merayakan hari kemenangan Idulfitri. Suasana penuh kebersamaan menyelimuti lingkungan madrasah sejak dimulainya acara, sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai karakter mulia di kalangan warga madrasah.

Prosesi utama dimulai dengan pembacaan ikrar Halalbihalal dari perwakilan siswa yang dipimpin oleh Aqila Sava, siswi kelas 5. Dalam ikrarnya, Aqila menyampaikan permohonan maaf yang tulus dari seluruh siswa kepada para guru dan teaga kependidikan atas segala kesalahan selama proses belajar mengajar. Ikrar tersebut kemudian dijawab dengan hangat oleh Suwari, selaku perwakilan guru, yang menerima permohonan maaf siswa sekaligus memberikan pesan-pesan bijak mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan semangat belajar di masa mendatang.

Acara kemudian diakhiri dengan tradisi bersalam-salaman yang melibatkan seluruh siswa dan guru. Barisan siswa dengan tertib menyalami satu per satu tenaga pendidik dan kependidikan sebagai simbol saling memaafkan dan membersihkan hati. Melalui kegiatan ini, MIN 8 Gunungkidul berharap semangat kekeluargaan dapat terus terjaga sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang harmonis dan penuh berkah bagi seluruh civitas akademika. (tna)




MIN 8 Gunungkidul Raih Prestasi Gemilang di Kejurda FORKI DIY 2026

 


Yogyakarta ---- Dua siswi kelas 5 MIN 8 Gunungkidul berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI DIY 2026 yang berlangsung pada Sabtu, (28/3/2026) hingga Minggu, (29/3/2026) di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Mihrima Salwah Ruzqiyyah sukses meraih Juara 1 pada kategori Pra Pemula Kata Perorangan Sabuk Putih-Kuning Putri. Keberhasilan ini semakin lengkap dengan pencapaian Syaifa Khairunnisa Salsabila Rachman yang berhasil menyabet gelar Juara 2 pada kategori yang sama, membuktikan dominasi atlet muda madrasah di tingkat provinsi.

Menanggapi keberhasilan ini, Hamid Fitrianto selaku Koordinator Ekstrakurikuler Karate MIN 8 Gunungkidul menyatakan rasa bangga dan apresiasinya yang mendalam atas kerja keras para siswa. "Kami sangat bersyukur atas pencapaian Mihrima dan Syaifa. Prestasi ini adalah buah dari kedisiplinan mereka dalam berlatih di madrasah serta semangat pantang menyerah saat menghadapi lawan di lapangan. Kami berharap kemenangan ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus menggali potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik," ujar Hamid.

Pihak madrasah berharap prestasi di cabang olahraga karate ini dapat terus ditingkatkan ke level yang lebih tinggi di masa mendatang. Keberhasilan meraih podium satu dan dua dalam satu kategori yang sama menunjukkan bahwa pembinaan ekstrakurikuler di MIN 8 Gunungkidul berjalan dengan efektif. Dukungan penuh dari orang tua dan bimbingan intensif dari para pelatih menjadi kunci utama bagi para atlet muda ini dalam membawa pulang medali dan mengharumkan nama Kabupaten Gunungkidul di kancah regional. (tna)



Selasa, 17 Maret 2026

Kepala MIN 8 Gunungkidul Hadiri Pra Raker Kemenag 2026, Fokus pada Implementasi Asta Protas


Wonosari ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri undangan Kegiatan Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Program Prioritas atau Pra Rapat Kerja (Pra Raker) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Acara yang mengusung tema "Asta Protas Bergerak, Kemenag Semakin Berdampak" ini dilaksanakan pada Selasa, (10/3/2026), bertempat di MTsN 4 Gunungkidul. Kehadiran beliau merupakan bagian dari partisipasi aktif 12 Kepala MIN se-Kabupaten Gunungkidul dalam merumuskan langkah strategis instansi untuk tahun mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kantor Kemenag Gunungkidul, Supriyanto. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah Sosialisasi Instrumen Evaluasi Implementasi Asta Protas pada Kementerian Agama yang disampaikan oleh narasumber dari Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta. Program Asta Protas menjadi acuan penting bagi setiap satuan kerja, termasuk madrasah, untuk memastikan program-program prioritas berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Dalam sesi sidang komisi, Sri Hartati bersama peserta lainnya terlibat aktif dalam penyusunan rencana aksi yang terbagi ke dalam komisi layanan tata kelola, layanan agama, dan layanan pendidikan. Melalui koordinasi ini, diharapkan MIN 8 Gunungkidul dapat menyelaraskan program kerja madrasah dengan kebijakan nasional yang telah ditetapkan. Hasil dari Pra Raker ini akan menjadi fondasi bagi pelaksanaan rapat kerja utama guna memastikan seluruh lini di bawah naungan Kemenag Gunungkidul bergerak secara serentak dan terukur. (tna)

Momen Hangat Bukber MIN 8 Gunungkidul: Makan Berkelompok dengan Pasokan Gizi dari SPPG Semanu 1

 


Semanu ---- Kemeriahan acara buka puasa bersama di MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/3/2026) terasa semakin istimewa dengan hadirnya dukungan menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hidangan berbuka kali ini dipasok langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semanu 1, sebuah unit pelaksana teknis di bawah Badan Gizi Nasional yang berfungsi sebagai dapur komunitas. Kehadiran menu bergizi ini tidak hanya menjamin kualitas asupan nutrisi bagi para siswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan pusat gizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak madrasah.

Menu utama yang disajikan dalam kesempatan ini adalah ayam rendang dengan cita rasa yang menggugah selera dan kandungan gizi yang seimbang. Setelah rangkaian pengajian inti selesai dilaksanakan, para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 tampak antusias menerima paket makanan yang didistribusikan secara tertib. Pihak madrasah memastikan bahwa setiap porsi yang disajikan telah melalui standar pengawasan gizi yang ketat dari SPPG Semanu 1, sejalan dengan peran unit tersebut sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus pengawas pencegahan stunting di wilayah regional.

Momen makan bersama ini berlangsung dengan suasana penuh keakraban di mana para siswa berkumpul secara berkelompok sesuai kelasnya masing-masing. Sebagian siswa memilih menikmati hidangan di dalam ruang kelas, sementara sebagian lainnya memilih untuk duduk melingkar di halaman madrasah menikmati udara sore bersama teman-teman sekelas. Tradisi makan melingkar ini menciptakan ikatan persaudaraan yang kuat antar-siswa, menutup rangkaian agenda Pesantren Ramadhan tahun ini dengan kesan yang mendalam dan tubuh yang bugar berkat asupan makanan yang sehat. (tna)

Komite MIN 8 Gunungkidul Sampaikan Pesan Inspiratif di Penutupan Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Perwakilan Komite MIN 8 Gunungkidul, Asmantara, turut memberikan sambutan hangat dalam acara buka puasa bersama yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Di hadapan ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya rangkaian Pesantren Ramadhan yang berjalan dengan lancar dan penuh makna. Kehadiran komite dalam acara ini menegaskan sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan orang tua dalam mendukung program-program peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.

Dalam pesan baiknya, Asmantara memotivasi para siswa agar senantiasa menjadi pribadi yang jujur dan berbakti kepada orang tua serta bapak ibu guru. Beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan adab yang mulia sebagai bekal masa depan. "Kegiatan seperti ini adalah modal berharga bagi anak-anak kita untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh secara mental dan spiritual," tuturnya sebelum mengakhiri sambutan yang disambut antusias oleh seluruh keluarga besar MIN 8 Gunungkidul. (tna)

Seluruh Siswa MIN 8 Gunungkidul Ikuti Buka Bersama Penutupan Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan acara buka puasa bersama sekaligus penutupan Pesantren Ramadhan pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti aula madrasah saat rangkaian acara dibuka dengan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama pekan Pesantren Ramadhan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa dalam menjalankan ibadah dan belajar agama selama bulan suci. Senada dengan hal tersebut, Asmantara selaku perwakilan Komite Madrasah juga memberikan dukungannya terhadap kegiatan positif ini sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang islami. Kehadiran tokoh komite dan jajaran guru mempertegas komitmen madrasah dalam menjalin sinergi demi kemajuan pendidikan moral siswa.

Puncak acara diisi dengan pengajian inti yang disampaikan oleh Ustazah Nur Fitriyani dari Pondok Pesantren Thoriqul Mukminin. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan pesan-pesan menyejukkan tentang pentingnya menjaga istiqomah dalam beribadah meski Ramadhan akan segera berlalu. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa saat azan Maghrib berkumandang, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah yang menandai berakhirnya rangkaian agenda Pesantren Ramadhan tahun ini dengan penuh keberkahan. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Resmi Tutup Pesantren Ramadhan, Ajak Siswa Jaga Istiqomah Ibadah

 


Semanu ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H dalam acara buka puasa bersama yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Dalam suasana khidmat yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6 serta jajaran komite, penutupan ini menandai berakhirnya berbagai agenda penguatan karakter religius yang telah berlangsung selama sepekan terakhir di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Sri Hartati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa dan panitia yang telah menyukseskan program Pesantren Ramadhan tahun ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya dilihat dari kemeriahan lomba-lomba yang telah terlaksana, tetapi lebih kepada sejauh mana nilai-nilai disiplin dan spiritualitas dapat tertanam dalam diri setiap peserta didik selama bulan suci.

Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan mendalam agar semangat ibadah yang telah terpupuk selama bulan Ramadhan tidak luntur begitu saja. Sri Hartati berharap agar kebiasaan baik seperti salat tepat waktu, tadarus Al-Qur'an, dan perilaku terpuji tetap dilanjutkan secara konsisten di bulan-bulan lainnya. (tna)

 

 

Kemeriahan Pembagian Hadiah Lomba Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Suasana ceria mewarnai acara buka puasa bersama di MIN 8 Gunungkidul pada Jumat (13/3/2026) saat pengumuman juara lomba Pesantren Ramadhan dibacakan. Agenda ini menjadi momen yang paling dinantikan oleh seluruh siswa setelah sepekan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba keagamaan. Pembagian hadiah dilakukan di tengah rangkaian acara buka bersama menambah semangat kebersamaan sebelum memasuki waktu berbuka puasa.

Dalam kompetisi estafet huruf hijaiyah yang menguji ketangkasan dan hafalan, kelas 1B berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih oleh kelas 2B, disusul oleh kelas 2A yang menempati urutan ketiga. Sementara itu, pada cabang lomba hafalan Asmaul Husna, kelas 4 sukses menyabet juara pertama, diikuti oleh kelas 5 sebagai juara kedua, dan kelas 3B yang berhasil mengamankan posisi juara ketiga.

Prosesi penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Suwari, salah satu guru senior di MIN 8 Gunungkidul. Saat menyerahkan bingkisan, beliau menyampaikan pesan agar prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mencintai Al-Qur'an dan meneladani sifat-sifat Allah dalam kehidupan sehari-hari. Penyerahan hadiah ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menciptakan kenangan manis bagi para pemenang di penghujung kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini. (tna)

Kamis, 12 Maret 2026

Kunjungan Kerja Pengawas Madrasah di MIN 8 Gunungkidul Fokus pada UKS dan Kurikulum

 


Semanu ---- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menerima kunjungan kerja dari Pengawas Madrasah, Purwata, pada Kamis (12/3/2026). Kehadiran pengawas disambut langsung oleh Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan untuk memastikan standar pelayanan pendidikan dan fasilitas pendukung di madrasah berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Unit Kesehatan Sekolah (UKS) serta implementasi kurikulum. Purwata meninjau langsung kelengkapan fasilitas kesehatan di ruang UKS serta memeriksa dokumen administrasi pembelajaran yang diterapkan oleh para guru. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa aspek kesehatan siswa terjaga dengan baik dan proses transformasi kurikulum di kelas telah berjalan secara efektif serta inovatif.

Sri Hartati menyampaikan apresiasinya atas arahan dan masukan yang diberikan oleh pihak pengawas selama proses monev berlangsung. "Kami terus berupaya menyelaraskan kegiatan pembelajaran dengan tuntutan kurikulum terbaru, sembari tetap memperhatikan kesejahteraan siswa melalui optimalisasi peran UKS," tuturnya. Melalui pembinaan ini, MIN 8 Gunungkidul berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas layanan bagi seluruh warga madrasah. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Tebar Kebaikan Melalui Program Madrasah Berbagi

 


Semanu ----- Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menggelar aksi sosial bertajuk "Madrasah Berbagi" pada Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan ini, pihak madrasah menyiapkan sebanyak 50 paket makanan siap saji yang diperuntukkan bagi warga masyarakat di sekitar lingkungan madrasah. Paket makanan untuk berbuka puasa tersebut menjadi simbol kepedulian antarsesama di tengah kekhusyukan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan tahun ini.

Metode pendistribusian dilakukan dengan cara yang cukup unik, di mana para siswa didampingi oleh bapak dan ibu guru mengantarkan langsung paket makanan tersebut ke rumah-rumah warga secara door-to-door. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para siswa. Dengan berinteraksi langsung, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap kondisi masyarakat di sekitar tempat mereka menimba ilmu.

Husni Darmawati, selaku panitia pelaksana kegiatan, menyatakan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan kualitasnya. "Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu indah dan tidak harus menunggu besar. Melalui 50 paket makanan berbuka ini, kami berharap jalinan silaturahmi antara MIN 8 Gunungkidul dengan warga sekitar semakin erat dan harmonis," ungkapnya. Kegiatan ini ditutup dengan perasaan syukur dari para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan perhatian dari pihak madrasah. (tna)




MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah kepada Siswa Penerima Manfaat

 


Semanu ----- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah kepada para siswanya pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial madrasah untuk memastikan bahwa keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh keluarga besar madrasah yang membutuhkan. Sebanyak 70 paket zakat telah disiapkan oleh panitia untuk didistribusikan secara merata kepada siswa-siswi dari berbagai jenjang kelas.

Mekanisme pembagian zakat dilakukan secara terstruktur dengan memberikan jatah kepada 7 siswa perwakilan dari masing-masing kelas. Dengan total 10 rombongan belajar, distribusi ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan siswa yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Penyerahan paket dilakukan dengan tertib di lingkungan madrasah, di mana para siswa menerima amanah zakat tersebut dengan penuh rasa syukur sebagai bentuk dukungan nyata dari sesama warga madrasah.

Husni Darmawati, salah satu panitia zakat MIN 8 Gunungkidul, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga siswa menjelang hari raya. "Kami telah melakukan verifikasi agar bantuan ini tepat sasaran. Melalui kuota 7 siswa per kelas, kami berharap rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan MIN 8 Gunungkidul semakin kuat," tuturnya. Penyaluran ini menutup rangkaian pengelolaan zakat fitrah di madrasah dengan harapan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun mustahik. (tna)

Semarak Ramadhan, Siswa MIN 8 Gunungkidul Nobar Film Animasi Islami

 


Semanu ---- Siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 5 MIN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan menonton bareng film animasi islami yang digelar di aula madrasah pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara hari kedua Pesantren Ramadhan yang dirancang untuk memberikan edukasi keagamaan dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif. Suasana aula tampak penuh keceriaan saat para siswa menyimak alur cerita yang sarat akan pesan moral dan keteladanan.

Pemilihan media film animasi bertujuan agar materi-materi keislaman, seperti adab sehari-hari lebih mudah dicerna oleh anak-anak usia dasar. Melalui visualisasi yang menarik, siswa tidak hanya terhibur tetapi juga diharapkan mampu memetik pelajaran berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi variasi pembelajaran yang efektif di tengah pelaksanaan ibadah puasa, sehingga semangat belajar para siswa tetap terjaga meski sedang menjalankan rukun Islam yang ketiga.

Triana Erningsih, selaku panitia Pesantren Ramadhan MIN 8 Gunungkidul, menjelaskan bahwa inovasi dalam penyampaian materi sangat penting agar siswa tidak merasa jenuh. "Kami memilih film animasi islami karena media ini sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Semoga melalui tontonan yang mendidik ini, anak-anak kita semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama dengan cara yang mereka sukai," ungkapnya. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah Langsung ke Rumah Warga

 


Semanu ----- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan pada Kamis (12/3/2026). Sebanyak 20 paket zakat disalurkan kepada warga di lingkungan sekitar madrasah yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Berbeda dengan metode pengambilan di lokasi, kali ini pihak madrasah memilih untuk mengantarkan langsung bantuan tersebut guna menjalin silaturahmi yang lebih erat dengan warga setempat.

Proses pendistribusian dilakukan secara door-to-door oleh perwakilan pihak madrasah. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran serta memudahkan para penerima, terutama bagi warga yang sudah lanjut usia. Kehadiran tim dari MIN 8 Gunungkidul disambut hangat oleh masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya kepedulian dari lembaga pendidikan di lingkungan mereka tersebut.

Sugeng, selaku panitia zakat MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial seluruh keluarga besar madrasah. "Kami ingin memastikan amanah zakat dari para siswa dan guru tersampaikan dengan baik. Dengan mendatangi langsung rumah warga, kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga bisa melihat langsung kondisi masyarakat sekitar," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan memperkuat ukhuwah islamiyah di wilayah Gunungkidul. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Salurkan Zakat Fitrah ke TK dan RA Sekitar Madrasah

 


Semanu ---- MIN 8 Gunungkidul melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan berupa pentasarufan zakat fitrah pada Kamis (12/3/2026). Zakat yang dikumpulkan dari para siswa dan keluarga besar madrasah tersebut disalurkan langsung kepada lembaga pendidikan anak usia dini di lingkungan sekitar. Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, turun langsung memimpin proses distribusi ini dengan mendatangi satu per satu sekolah tujuan guna menyerahkan amanah zakat.

Adapun daftar lembaga yang menjadi sasaran pendistribusian kali ini meliputi TK Masyitoh Munggi, RAM Kangkung, RAM Semuluh, dan RAM Ngeposari. Tim dari madrasah mengantarkan langsung paket zakat tersebut untuk memastikan bantuan sampai dengan tepat waktu dan sasaran. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi antarlembaga pendidikan di wilayah Gunungkidul, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Sri Hartati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. "Pentasarufan ini adalah wujud nyata kepedulian keluarga besar MIN 8 Gunungkidul terhadap lingkungan sekitar. Kami berharap zakat yang disalurkan melalui TK dan RA mitra ini dapat memberikan manfaat yang luas dan membawa keberkahan bagi para penerima maupun bagi seluruh warga madrasah yang telah menunaikan kewajibannya," ungkapnya. (tna)




Gema Asmaul Husna Warnai Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul kembali menghadirkan suasana religius melalui lomba melantunkan Asmaul Husna pada Kamis (12/3/2026). Perlombaan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas 3, 4, dan 5 sebagai bagian dari rangkaian syiar di bulan suci. Melalui kompetisi ini, madrasah berupaya menanamkan kecintaan siswa terhadap nama-nama baik Allah SWT sekaligus melatih keberanian mereka untuk tampil di depan umum dengan lantunan suara yang merdu dan khidmat.

Penilaian lomba dilakukan secara saksama oleh dewan juri yang terdiri dari dua guru MIN 8 Gunungkidul, yaitu Ninik Nuryanti dan Triana Erningsih. Para juri memperhatikan beberapa aspek penting, mulai dari ketepatan makhraj, kelancaran hafalan, hingga penghayatan nada yang dibawakan oleh setiap peserta. Persaingan berlangsung cukup ketat karena setiap siswa berusaha memberikan penampilan terbaiknya demi membawa nama baik kelas masing-masing dalam ajang tahunan ini.

Meskipun acara berjalan lancar, Ninik Nuryanti selaku juri memberikan catatan evaluasi bagi para peserta agar terus meningkatkan kualitas hafalannya. "Secara keseluruhan penampilan anak-anak sudah cukup berani, namun terlihat sekali bahwa mereka masih kurang berlatih secara intensif, terutama dalam menjaga keselarasan nada dan ketepatan tajwid. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi mereka untuk lebih giat lagi mengasah kemampuan di rumah," ungkapnya. Adapun pengumuman pemenang lomba ini dijadwalkan akan disampaikan pada acara penutupan Pesantren Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Jumat (13/3/2026). (tna)

Kemeriahan Lomba Estafet Huruf Hijaiyah di Pesantren Ramadhan MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ---- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul semakin semarak dengan digelarnya lomba estafet huruf hijaiyah pada Kamis (12/3/2026). Perlombaan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari kelas 1A, 1B, 2A, dan 2B, di mana setiap kelas mengirimkan delegasi terbaiknya yang terdiri dari 5 orang. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah kecepatan, kerja sama tim, sekaligus memperkuat hafalan huruf-huruf hijaiyah bagi siswa fase fondasi secara menyenangkan dan interaktif.

Jalannya perlombaan berlangsung sangat kompetitif namun penuh keceriaan di bawah pengawasan ketat dewan juri, yaitu Suwari dan Hajir Anas Fauzan. Kedua guru MIN 8 Gunungkidul tersebut memberikan penilaian berdasarkan ketepatan penyusunan huruf dan kekompakan kelompok dalam menyelesaikan tantangan. Para siswa tampak antusias berlari kecil sambil membawa potongan huruf untuk disusun menjadi urutan yang benar, diiringi sorak-sorai dukungan dari teman-sekelas yang memadati area perlombaan.

Triana Erningsih, selaku panitia pelaksana Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi tinggi atas semangat para peserta cilik ini. "Lomba estafet ini bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi sarana edukatif agar anak-anak lebih mencintai Al-Qur'an sejak dini melalui cara yang tidak membosankan. Kami berharap melalui kegiatan ini, minat baca tulis Al-Qur'an siswa kelas rendah semakin meningkat seiring dengan suasana religius di bulan suci," pungkasnya di sela-sela acara. (tna)

Pembiasaan Pagi Hari Kedua Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- Kegiatan Pesantren Ramadhan di MIN 8 Gunungkidul memasuki hari kedua pada Kamis (12/3/2026) dengan agenda pembiasaan pagi yang religius. Seluruh siswa berkumpul untuk melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari shalat dhuha berjamaah, pembacaan syiir Alala, lantunan Kalamun Qadim, hingga zikir Asmaul Husna. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter spiritual siswa dan mengisi bulan suci dengan aktivitas yang bermanfaat bagi pembentukan akhlak mulia.

Berbeda dengan biasanya yang dilaksanakan di halaman madrasah, pelaksanaan pembiasaan pagi kali ini dialihkan ke ruang aula. Keputusan ini diambil oleh panitia mengingat kondisi cuaca yang sedang mendung untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyukan para siswa selama beribadah. Meski dilakukan di dalam ruangan, suasana tetap berlangsung khidmat dan tertib, dengan seluruh barisan siswa memenuhi area aula yang telah disiapkan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gunawan, salah satu guru di MIN 8 Gunungkidul, yang memandu jalannya doa dan lantunan ayat-ayat suci. Beliau memberikan arahan agar para siswa tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga meresapi makna di balik setiap asma dan syiir yang dikumandangkan. Pembiasaan ini diharapkan menjadi bekal positif bagi siswa agar terbiasa menjalankan ibadah sunnah secara istiqamah, baik selama bulan Ramadhan maupun di hari-hari selanjutnya. (tna)

Pelaksanaan Gladi Bersih TKA Hari Kedua di MIN 8 Gunungkidul

 


Semanu ----- MIN 8 Gunungkidul sukses menyelenggarakan kegiatan gladi bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Kamis (12/3/2026). Sebanyak 42 siswa kelas 6 mengikuti kegiatan ini yang difokuskan pada pengerjaan soal materi Bahasa Indonesia serta pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Pelaksanaan teknis dipandu oleh Hamid Fitrianto selaku proktor, guna memastikan perangkat dan koneksi internet berjalan stabil demi kelancaran simulasi ujian sesungguhnya.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi untuk mengakomodasi seluruh siswa secara optimal, dengan durasi masing-masing sesi selama 1 jam 45 menit. Selama proses berlangsung, ketertiban ruang ujian dijaga ketat oleh tim pengawas yang terdiri dari Agustina Kusumawati dan Rumiyatun Rohassanah. Pembagian sesi ini terbukti efektif dalam menjaga konsentrasi siswa serta memudahkan pengawas dalam memantau perkembangan pengerjaan soal secara mendalam.

Rumiyatun Rohassanah, yang juga merupakan pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, memberikan apresiasi atas antusiasme para siswa. "Gladi bersih ini sangat krusial bukan hanya untuk menguji kesiapan teknis, tetapi juga untuk memetakan sejauh mana pemahaman siswa terhadap literasi Bahasa Indonesia sebelum ujian utama. Kami berharap anak-anak lebih percaya diri dalam menghadapi TKA nantinya," ungkapnya di sela-sela tugas pengawasan. (tna)

Rabu, 11 Maret 2026

Guru MIN 8 Gunungkidul Kemas Bingkisan Lomba Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Guru-guru MIN 8 Gunungkidul menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyukseskan rangkaian Pesantren Ramadhan dengan menyiapkan hadiah bagi para juara lomba. Pada Selasa (10/3/2026), para guru berkumpul untuk membungkus enam paket bingkisan spesial yang telah disiapkan sebelumnya. Bingkisan-bingkisan ini nantinya akan diberikan kepada para pemenang dari dua kategori lomba keagamaan yang diselenggarakan selama kegiatan berlangsung. Proses pengemasan dilakukan dengan penuh ketelitian agar hadiah tampak menarik saat dibagikan kepada para siswa yang berprestasi.

Enam bingkisan tersebut dialokasikan secara merata untuk mengapresiasi kerja keras siswa dalam berkompetisi. Masing-masing kategori lomba akan memperebutkan tiga posisi juara, yakni juara pertama, kedua, dan ketiga. Hadiah ini direncanakan akan diserahkan secara resmi pada acara penutupan Pesantren Ramadhan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/3/2026). Pemberian hadiah ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi siswa agar lebih bersemangat dalam mendalami ilmu agama serta menunjukkan bakat terbaik mereka.

Triana Erningsih, selaku panitia Pesantren Ramadhan, memberikan apresiasi atas kerja sama rekan-rekan guru dalam menyiapkan apresiasi bagi siswa tersebut. Menurutnya, hadiah ini bukan sekadar bentuk materi, melainkan wujud penghargaan atas dedikasi dan kejujuran siswa dalam mengikuti lomba. "Persiapan bingkisan ini kami lakukan dengan sukacita untuk memberikan kejutan bagi anak-anak di hari penutupan nanti. Semoga hadiah yang kami siapkan ini dapat menambah kebahagiaan para pemenang dan memacu semangat siswa lainnya untuk terus berprestasi," ungkap Triana. (tna)

MIN 8 Gunungkidul Rampungkan Penghitungan Zakat Fitrah, Terkumpul 651 Kilogram Beras

 


Semanu ---- Panitia zakat fitrah MIN 8 Gunungkidul melaksanakan penghitungan hasil pengumpulan zakat pada Rabu (11/3/2026). Zakat yang berupa beras seberat 2,5 kg per jiwa ini sebelumnya telah dikumpulkan secara bertahap sejak Senin (9/3/2026) hingga Selasa (10/3/2026). Partisipasi aktif terlihat dari seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, yang secara antusias menunaikan kewajiban mereka melalui unit pengumpul zakat di madrasah. Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, total zakat yang terkumpul mencapai 651 kilogram beras yang siap didistribusikan.

Rencananya, penyaluran zakat fitrah ini akan menyasar beberapa kelompok penerima agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Prioritas utama pendistribusian diberikan kepada siswa MIN 8 Gunungkidul yang kurang mampu serta masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar madrasah. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian antarlembaga pendidikan, panitia juga telah mengagendakan penyaluran zakat ke empat TK/RA yang berada di sekitar wilayah madrasah. Langkah ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan membantu meringankan beban ekonomi warga menjelang hari raya.

Sugeng, selaku panitia zakat fitrah, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran proses pengumpulan hingga penghitungan ini. Ia mengapresiasi kedisiplinan para siswa dan seluruh GTK yang telah menyetorkan zakat tepat pada waktunya. "Alhamdulillah, jumlah yang terkumpul cukup signifikan dan akan segera kami salurkan kepada yang berhak menerima. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi bagi siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama," tutur Sugeng di sela-sela proses penimbangan. (tna)

Kepala MIN 8 Gunungkidul Resmi Buka Kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H

 


Semanu ----- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan pada Rabu (11/3/2026). Acara pembukaan ini dilaksanakan di halaman madrasah sesaat setelah seluruh siswa dan guru menyelesaikan rangkaian kegiatan pembiasaan pagi. Momentum pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian program penguatan spiritual dan karakter yang akan diikuti oleh seluruh siswa selama beberapa hari ke depan sebagai bagian dari pengisian bulan suci Ramadhan dengan aktivitas yang positif dan edukatif.

Dalam amanat pembukaannya, Sri Hartati menekankan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan wadah strategis bagi siswa untuk memperdalam ilmu keagamaan serta membentuk akhlak dan karakter yang mulia. Beliau berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan waktu ini dengan maksimal guna mengoptimalkan setiap agenda yang telah disusun oleh panitia. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk melatih kemandirian serta memupuk jiwa sosial siswa melalui berbagai interaksi positif dan praktik ibadah secara berkelompok di lingkungan madrasah.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap agar apa yang dipelajari selama Pesantren Ramadhan tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menginginkan adanya perubahan perilaku yang nyata, di mana nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial tetap terjaga meski bulan Ramadhan telah usai. "Jadikan kegiatan ini sebagai bekal berharga untuk membentuk pribadi yang lebih religius dan tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan," pungkas Sri Hartati dalam sambutannya. (tna)

Siswa Kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul Perdalam Praktik Ibadah di Hari Pertama Pesantren Ramadhan

 


Semanu ----- Siswa kelas 4 dan 5 MIN 8 Gunungkidul mengikuti rangkaian hari pertama Pesantren Ramadhan dengan fokus materi thaharah serta penyempurnaan gerakan dan bacaan shalat pada Rabu (11/3/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas yang luas, para siswa dikumpulkan untuk mendapatkan bimbingan intensif guna memastikan kualitas ibadah wajib mereka semakin baik. Kegiatan ini dipandu oleh tim pemateri yang terdiri dari Suprapto, Gunawan, dan Ninik Nuryanti, yang secara bergantian memberikan penjelasan teori serta peragaan langsung di hadapan para siswa.

Dalam sesi tersebut, materi thaharah ditekankan pada ketelitian dalam bersuci, baik wudu maupun tayamum, sebagai syarat sahnya shalat. Selanjutnya, para guru membimbing siswa melakukan sinkronisasi antara gerakan shalat yang tertib dengan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid. Penggabungan kelas 4 dan 5 ini bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman fikih ibadah di tingkat kelas atas, sehingga para siswa memiliki standar praktik ibadah yang benar dan konsisten sesuai dengan tuntunan syariat.

Ninik Nuryanti, selaku salah satu pemateri, memberikan apresiasi atas ketekunan para siswa selama mengikuti jalannya kegiatan. Menurutnya, pemantapan materi shalat di jenjang kelas atas sangat krusial karena mereka sedang berada dalam masa transisi menuju usia baligh. "Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa kelas 4 dan 5 tidak hanya sekadar hafal bacaan, tetapi juga benar-benar meresapi setiap gerakan dan makna dalam shalatnya. Alhamdulillah, melalui praktik langsung seperti ini, kami bisa mengoreksi kekeliruan kecil yang selama ini mungkin sering terabaikan oleh siswa," ungkap Ninik. (tna)

 

Siswa Kelas Bawah MIN 8 Gunungkidul Perdalam Tata Cara Thaharah dan Shalat di Hari Pertama Pesantren Ramadhan

 


Semanu ---- Siswa kelas 1, 2, dan 3 MIN 8 Gunungkidul mengikuti agenda hari pertama Pesantren Ramadhan dengan penuh antusias pada Rabu (11/3/2026). Dalam kegiatan ini, para siswa dikumpulkan dalam satu ruangan untuk menerima materi khusus mengenai thaharah (bersuci) serta praktik gerakan dan bacaan shalat yang benar. Materi tersebut disampaikan secara kolaboratif oleh dua guru MIN 8 Gunungkidul, Sugeng dan Husni Darmawati, yang membimbing anak-anak agar memahami landasan ibadah sejak usia dini melalui metode penyampaian yang interaktif dan mudah dipahami.

Fokus utama pertemuan hari pertama ini adalah memastikan setiap siswa mampu melakukan wudu dengan sempurna dan memahami urutan gerakan shalat beserta doa-doanya. Sugeng memberikan peragaan langsung mengenai tata cara bersuci, sementara Husni membimbing pelafalan bacaan shalat secara klasikal agar makhraj dan tajwid siswa terjaga dengan baik. Penggabungan kelas rendah dalam satu forum ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih akrab sekaligus memudahkan pengawasan intensif terhadap perkembangan kemampuan dasar ibadah para siswa.

Husni Darmawati, selaku salah satu pemateri, memberikan catatan positif mengenai jalannya kegiatan hari ini. Ia mengungkapkan bahwa pemahaman dasar tentang thaharah dan shalat merupakan pondasi penting yang harus diperkuat selama momentum Ramadhan. "Anak-anak kelas 1 sampai 3 menunjukkan kemauan belajar yang luar biasa. Meski masih kecil, mereka sangat fokus mengikuti instruksi gerakan demi gerakan. Harapan kami, melalui bimbingan intensif ini, tidak ada lagi keraguan bagi mereka saat melaksanakan ibadah di rumah maupun di madrasah," ujar Husni di sela-sela kegiatan. (tna)