Keluarga Besar MIN 8 Gunungkidul

Selamat datang di website resmi MIN 8 Gunungkidul

MIN 8 Gunungkidul Sukses Gelar Review, Revisi, dan Finalisasi KTSP 2021/2022

KTSP adalah kurikulum yang disusun dan dilaksanakan oleh madrasah dengan memperhatikan kondisi masing-masing madrasah.KTSP MIN 8 Gunungkidul berhasil disusun oleh tim pengembang kurikulum yang diketuai Hamid Fitrianto.

Dua Siswa MIN 8 Gunungkidul Turut Berkompetisi dalam KSM Tingkat Kabupaten

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains.

Menyongsong Hari Santri, MIN 8 Gunungkidul Ikuti Program Tulis Mushaf Al-Quran

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Kementerian Kabupaten Gunungkidul mengadakan program menulis mushaf Al-quran untuk seluruh satuan kerja di wilayahnya.

MIN 8 Gunungkidul Sukses Ikuti Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sejumlah 15 peserta didik MIN 8 Gunungkidul mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Jumat, 02 Januari 2026

Guru MIN 8 Gunungkidul Perkuat Tim Paduan Suara Gabungan Jelang HAB Kemenag ke-80

 


Semanu ---- Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, sejumlah guru MIN 8 Gunungkidul mengikuti latihan upacara intensif pada Jumat (2/1/2026). Bertempat di MTsN 3 Gunungkidul, perwakilan guru dari MIN 8 Gunungkidul yang terdiri dari Suwari, Ischak Yama Amalia, dan Husni Darmawati bergabung dalam tim paduan suara (padus) gabungan. Kelompok paduan suara ini berjumlah 21 orang yang merupakan kolaborasi lintas instansi di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari unsur MIN, MTsN, hingga pegawai KUA.

Latihan yang berlangsung khidmat ini dipandu langsung oleh Fachrudin sebagai pelatih sekaligus pengiring musik. Fokus latihan kali ini adalah mematangkan pembawaan lagu-lagu wajib upacara, yakni lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dan "Mengheningkan Cipta". Tim paduan suara berusaha menyelaraskan vokal dan tempo agar penampilan pada hari puncak peringatan nanti dapat berjalan dengan sempurna dan menambah kekhidmatan jalannya upacara bendera.

Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, tim paduan suara ini hanya mengagendakan dua kali sesi latihan untuk mencapai performa maksimal. Kolaborasi antara Suwari, Ischak Yama Amalia, Husni Darmawati, serta rekan-rekan dari instansi lain menunjukkan soliditas aparatur Kemenag di wilayah Gunungkidul dalam menyukseskan perayaan HAB ke-80. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga hingga pelaksanaan upacara resmi yang akan menjadi puncak refleksi pengabdian bagi seluruh jajaran Kementerian Agama.

"Menjadi bagian dari tim paduan suara untuk peringatan HAB Kemenag ke-80 ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Meskipun latihan hanya dilakukan sebanyak dua kali, namun berkat bimbingan Pak Fachrudin dan semangat kebersamaan rekan-rekan dari MIN, MTsN, serta KUA, kami optimis bisa memberikan penampilan yang terbaik. Bagi kami, ini bukan sekadar bernyanyi, tapi merupakan bentuk pengabdian dan penghormatan kami dalam memeriahkan hari lahir Kementerian Agama," ujar Ischak, salah satu personel tim paduan suara dari MIN 8 Gunungkidul. (tna)

 

MIN 8 Gunungkidul Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih Madrasah Jelang Semester Genap

 


Semanu ---- Mengawali tahun baru dengan semangat gotong royong, keluarga besar MIN 8 Gunungkidul kembali melaksanakan aksi kerja bakti pada Jumat (2/1/2026). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang telah dimulai pada Rabu (31/12/2025) lalu. Fokus pembersihan kali ini meliputi area perpustakaan, penataan halaman madrasah agar lebih asri, pembersihan ruang kelas, hingga area dapur madrasah guna memastikan seluruh lingkungan dalam kondisi higienis.

Aksi bersih-bersih ini sengaja digelar sebagai langkah persiapan intensif menyambut dimulainya semester genap yang dijadwalkan pada Senin (5/1/2026). Dengan melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan, kerja bakti ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi para siswa saat kembali ke madrasah nanti. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memastikan sarana prasarana hasil revitalisasi yang baru saja diserahterimakan tetap terjaga kebersihan dan fungsinya.

Menanggapi kegiatan ini, Ayu Nurhidayati, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan seluruh rekan sejawat. "Kerja bakti ini sangat penting agar saat hari pertama masuk nanti, anak-anak merasa nyaman dan lebih bersemangat karena lingkungan madrasah sudah bersih dan rapi. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik dalam lingkungan yang sehat," ujarnya. (tna)

 

Momentum Akhir Tahun, MIN 8 Gunungkidul Terima Sertifikat PHTC Revitalisasi Madrasah

 


Karangmojo ---- Kepala MIN 8 Gunungkidul, Sri Hartati, menghadiri acara peresmian gedung SBSN Madrasah sekaligus serah terima sertifikat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) revitalisasi sarana dan prasarana madrasah Daerah Istimewa Yogyakarta tahun anggaran 2025. Acara tersebut dipusatkan di MIN 9 Gunungkidul pada Rabu (31/12/2025) sebagai lokasi penerima gedung SBSN. Bagi MIN 8 Gunungkidul, momentum ini menandai selesainya proyek revitalisasi madrasah yang telah digarap hingga akhir Desember, guna meningkatkan kualitas fasilitas belajar mengajar bagi para siswa.

Penyerahan sertifikat PHTC kepada MIN 8 Gunungkidul dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Bahiej, kepada Sri Hartati di hadapan jajaran pejabat Kemenag dan tamu undangan. Prosesi ini merupakan tindak lanjut dari tahap Provisional Hand Over (PHO I) yang sebelumnya telah diselesaikan di tingkat satuan kerja. Dengan diterimanya sertifikat ini, proses administratif mulai dari penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hingga penyerahan kunci ruang kelas baru telah dinyatakan tuntas secara resmi.

Penerimaan sertifikat PHTC ini menjadi simbol bahwa sarana prasarana hasil revitalisasi di MIN 8 Gunungkidul kini siap memasuki tahap pemanfaatan sepenuhnya. Meskipun gedung sudah mulai digunakan untuk kegiatan akademik, seluruh fasilitas tersebut tetap berada dalam masa pemeliharaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Program ini diharapkan dapat memotivasi seluruh warga madrasah untuk menjaga dan mengoptimalkan sarana yang ada demi mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu. (tna)