Kamis, 16 Juli 2026

Deteksi Dini Kesehatan Anak, Dua Guru MIN 8 Gunungkidul Ikuti Zoom Survey Kusta bersama Peneliti Leiden University

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Dalam rangka mendukung program deteksi dini dan pemeliharaan kesehatan anak sekolah di wilayah Kabupaten Gunungkidul, dua guru perwakilan dari MIN 8 Gunungkidul mengikuti pertemuan daring (Zoom) sosialisasi survei kusta pada Rabu, 15 Juli 2026. Kedua guru tersebut adalah  Ayu Nurhidayati, M.S.I. dan  Ana Roisah, S.Pd.I. Partisipasi aktif jajaran pendidik MIN 8 Gunungkidul dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian madrasah terhadap kesehatan fisik para siswa, mengingat deteksi dini penyakit menular sangat krusial untuk menjamin kelangsungan proses belajar-mengajar yang aman dan kondusif.

Sesi sosialisasi daring ini menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu  Hana Krismawati yang merupakan peneliti dari Leiden University Center of Infectious Diseases (LUCID), Belanda. Dalam pemaparan materinya, narasumber menjelaskan secara detail mengenai gejala awal penyakit kusta pada anak-anak, langkah screening atau survei yang ramah anak, serta pentingnya menghilangkan stigmata negatif di lingkungan sekolah. Kehadiran pakar global ini memberikan wawasan baru yang komprehensif bagi para guru di Gunungkidul mengenai metode pencegahan penyakit infeksi kulit secara ilmiah dan aplikatif untuk diterapkan di lingkungan kelas masing-masing.

Seusai mengikuti jalannya seminar daring tersebut,  Ana Roisah, S.Pd.I. memberikan komentar positif mengenai urgensi materi yang telah dipaparkan. "Alhamdulillah, sosialisasi melalui Zoom hari ini membuka mata kami mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap penyakit kusta pada usia sekolah. Pemaparan dari  Hana Krismawati dari LUCID sangat jelas dan ilmiah, namun tetap praktis untuk kami pahami sebagai pendidik. Melalui bekal pengetahuan baru ini, saya bersama  Ayu berkomitmen untuk membantu melakukan skrining awal yang bijak, memberikan pemahaman kesehatan kepada para siswa tanpa memicu rasa takut, serta terus mengedukasi warga MIN 8 Gunungkidul mengenai pentingnya menjaga kebersihan kulit dan lingkungan guna mencegah penyakit menular," ujar  Ana Roisah dengan penuh tanggung jawab. (ans)



0 komentar:

Posting Komentar