Kamis, 16 Juli 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Seluruh Murid MIN 8 Gunungkidul Ikuti Simulasi Penyelamatan Diri dari Gempa Bumi

 

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) – Sebagai upaya nyata dalam membangun budaya siaga bencana di lingkungan sekolah, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan Simulasi Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan edukatif dan aplikatif yang berlangsung di lingkungan madrasah ini wajib diikuti oleh seluruh murid, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, beserta segenap guru dan tenaga kependidikan. Mengingat wilayah Gunungkidul termasuk daerah rawan aktivitas seismik, pelatihan ini dinilai sangat krusial guna membekali seluruh warga madrasah dengan pengetahuan mitigasi yang tepat sejak dini agar tidak panik saat menghadapi situasi darurat yang sebenarnya.

Dalam pelaksanaan sosialisasi dan simulasi ini, pihak madrasah bekerja sama dengan tim ahli dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gunungkidul. Tim Tagana yang hadir di lokasi dikoordinasi langsung oleh  Suharta. Di bawah bimbingan para relawan profesional, para murid mula-mula diberikan pemahaman teoritis mengenai tanda-tanda gempa bumi, dilanjutkan dengan praktik taktis penyelamatan diri, seperti metode melindungi kepala di bawah meja, menghindari kaca, hingga teknik evakuasi mandiri secara tertib menuju titik kumpul di lapangan terbuka saat sirine tanda bahaya dnyikan.

Seusai mendampingi seluruh rangkaian simulasi, Kepala MIN 8 Gunungkidul,  Dra. Sri Hartati, M.S.I., memberikan apresiasi tinggi dan komentar positif atas terselenggaranya kegiatan mitigasi bencana ini. "Alhamdulillah, simulasi penyelamatan diri hari ini berjalan dengan sangat lancar dan tertib, dari anak-anak kelas 1 yang baru masuk hingga kelas 6 semuanya sangat responsif mengikuti instruksi. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Suharta dan seluruh tim Tagana Gunungkidul yang telah melatih anak-anak kami dengan metode yang mudah dipahami. Melalui simulasi ini, kami berharap seluruh murid dan warga MIN 8 Gunungkidul tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental serta keterampilan refleks yang benar untuk menyelamatkan diri demi keselamatan bersama," tutur  Sri Hartati dengan penuh mantap. (ans)

 


0 komentar:

Posting Komentar