Semanu (MIN 8 Gunungkidul)
– Sebagai upaya nyata dalam membangun budaya siaga bencana di lingkungan
sekolah, MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan Simulasi
Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan edukatif
dan aplikatif yang berlangsung di lingkungan madrasah ini wajib diikuti oleh
seluruh murid, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, beserta segenap guru dan
tenaga kependidikan. Mengingat wilayah Gunungkidul termasuk daerah rawan
aktivitas seismik, pelatihan ini dinilai sangat krusial guna membekali seluruh
warga madrasah dengan pengetahuan mitigasi yang tepat sejak dini agar tidak
panik saat menghadapi situasi darurat yang sebenarnya.
Dalam pelaksanaan sosialisasi dan simulasi ini, pihak
madrasah bekerja sama dengan tim ahli dari Taruna Siaga Bencana (Tagana)
Kabupaten Gunungkidul. Tim Tagana yang hadir di lokasi dikoordinasi langsung
oleh Suharta. Di bawah bimbingan para
relawan profesional, para murid mula-mula diberikan pemahaman teoritis mengenai
tanda-tanda gempa bumi, dilanjutkan dengan praktik taktis penyelamatan diri,
seperti metode melindungi kepala di bawah meja, menghindari kaca, hingga teknik
evakuasi mandiri secara tertib menuju titik kumpul di lapangan terbuka saat
sirine tanda bahaya dnyikan.
Seusai mendampingi seluruh rangkaian simulasi, Kepala MIN
8 Gunungkidul, Dra. Sri Hartati, M.S.I.,
memberikan apresiasi tinggi dan komentar positif atas terselenggaranya kegiatan
mitigasi bencana ini. "Alhamdulillah, simulasi penyelamatan diri hari ini
berjalan dengan sangat lancar dan tertib, dari anak-anak kelas 1 yang baru
masuk hingga kelas 6 semuanya sangat responsif mengikuti instruksi. Kami
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Suharta dan seluruh tim Tagana Gunungkidul
yang telah melatih anak-anak kami dengan metode yang mudah dipahami. Melalui
simulasi ini, kami berharap seluruh murid dan warga MIN 8 Gunungkidul tidak
hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan
mental serta keterampilan refleks yang benar untuk menyelamatkan diri demi
keselamatan bersama," tutur Sri
Hartati dengan penuh mantap. (ans)






.jpeg)

0 komentar:
Posting Komentar