Semanu ---- Memasuki hari kedua semester genap tahun
pelajaran 2025/2026, seluruh warga MIN 8 Gunungkidul melaksanakan pembacaan
Asmaul Husna secara bersama-sama pada Selasa (6/1/2026). Kegiatan yang
merupakan bagian dari rutinitas pembiasaan pagi ini berlangsung lebih khidmat
karena dipadukan dengan agenda mujahadah dan doa bersama dalam rangka
memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80. Dipandu oleh
Gunawan, salah satu guru madrasah, lantunan 99 nama Allah tersebut menggema di
lingkungan madrasah, menciptakan atmosfer spiritual yang kuat untuk mengawali
langkah di tahun yang baru.
Pelaksanaan pembiasaan
pagi ini bertujuan untuk memperkuat fondasi iman dan mental siswa sebelum
memulai aktivitas belajar mengajar di kelas. Sebagai pembukaan semester genap,
momen ini menjadi sarana penting bagi para siswa dan guru untuk memanjatkan doa
agar proses pendidikan di MIN 8 Gunungkidul selalu mendapatkan keberkahan.
Selain itu, sinkronisasi dengan peringatan HAB Kemenag ke-80 menjadi bentuk
rasa syukur atas dedikasi lembaga dalam memberikan pelayanan pendidikan agama
di wilayah Gunungkidul.
Ninik Nuryanti, selaku
guru agama di MIN 8 Gunungkidul, menyampaikan bahwa pembiasaan ini merupakan
kunci utama dalam pembentukan karakter religius siswa. "Melantunkan Asmaul
Husna di awal semester ini adalah cara kami menjemput keberkahan ilmu. Kami
berharap dengan mengagungkan nama-nama Allah, anak-anak memiliki ketenangan
hati dan semangat baru dalam belajar. Terlebih di momen HAB Kemenag ini, kami
ingin menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap nilai-nilai moderasi beragama
yang diajarkan di madrasah," jelasnya. (tna)







0 komentar:
Posting Komentar