Semanu ---- Siswa kelas 3 MIN 8 Gunungkidul nampak antusias
mengikuti pembelajaran Bahasa Jawa pada Selasa (27/1/2026). Di bawah bimbingan
guru mata pelajaran, Husni Darmawati, para siswa tidak hanya belajar secara
teori, tetapi langsung melakukan praktik pacelathon (percakapan). Fokus utama pembelajaran
kali ini adalah penerapan unggah-ungguh
atau tata krama saat menyampaikan ucapan terima kasih (ngaturaken matur nuwun) kepada orang lain, baik
kepada teman sebaya maupun kepada orang yang lebih tua.
Kegiatan praktik ini
dilakukan secara berpasangan di depan kelas, di mana siswa memeragakan skenario
sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan bahasa Krama Lugu dan Krama Alus yang tepat, para
siswa belajar bagaimana memposisikan diri dan bersikap sopan saat menerima
bantuan atau pemberian. Husni Darmawati secara aktif memberikan koreksi
langsung terhadap pelafalan dan gestur tubuh siswa agar sesuai dengan etika
budaya Jawa yang adiluhung.
Pembelajaran praktis ini
diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang santun dalam berkomunikasi di
lingkungan madrasah maupun rumah. Mengenai kegiatan ini, Husni Darmawati
memberikan komentarnya, "Praktik pacelathon ini sangat penting agar anak-anak tidak
hanya hafal kata-katanya, tapi juga terbiasa mempraktikkan sopan santun sejak
dini. Saya sangat bangga melihat keberanian siswa kelas 3 dalam mencoba
berbicara bahasa Jawa yang benar, karena ini adalah bagian dari upaya kita
melestarikan budaya dan budi pekerti." (tna)








0 komentar:
Posting Komentar