Semanu ---- Keluarga besar MIN 8 Gunungkidul melaksanakan
ibadah shalat dhuhur berjamaah pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ibadah ini
bertempat di mushola madrasah yang baru saja selesai direvitalisasi melalui
Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Fasilitas yang lebih segar dan nyaman
tersebut kini menjadi pusat kegiatan religius bagi siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 yang
melaksanakannya secara bergantian. Bertindak sebagai imam adalah guru laki-laki
secara bergilir guna memberikan teladan langsung dalam kepemimpinan ibadah
kepada para siswa.
Namun, ada yang berbeda
pada pelaksanaan shalat berjamaah minggu ini. Khusus untuk tiga hari ke depan
hingga Rabu mendatang, siswa kelas 6 tidak ikut serta dalam shalat dhuhur
berjamaah di madrasah. Hal ini dikarenakan adanya agenda Try Out TKA/TKAD yang membuat
jadwal kepulangan mereka lebih awal, yakni pukul 10.30 WIB. Meski tanpa
kehadiran kakak kelas tertua, pelaksanaan shalat berjamaah bagi kelas 3 hingga
5 tetap berlangsung khidmat dan tertib di bawah bimbingan para guru pendamping.
Sugeng, salah satu guru
agama di MIN 8 Gunungkidul, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya
revitalisasi mushola melalui program PHTC tersebut. "Wajah baru mushola
ini membawa semangat baru bagi anak-anak untuk beribadah. Mengenai
ketidakhadiran kelas 6, itu adalah penyesuaian jadwal agar mereka bisa fokus
pada persiapan akademik di rumah setelah try out. Kami berharap, kenyamanan fasilitas baru
ini dapat semakin meningkatkan kualitas karakter dan kedisiplinan shalat tepat
waktu bagi seluruh siswa," pungkasnya. (tna)








0 komentar:
Posting Komentar