Semanu ---- Komitmen untuk meningkatkan kemampuan
literasi dasar terus digalakkan di lingkungan MIN 8 Gunungkidul. Pada Rabu
(28/1/2026), guru kelas 2B, Suratmini, menggelar program tambahan pelajaran
membaca yang dilaksanakan tepat setelah jam pulang sekolah. Kegiatan khusus ini
ditujukan bagi sejumlah siswa yang dinilai belum lancar membaca, agar mereka
mendapatkan bimbingan intensif dan perhatian lebih mendalam dibandingkan saat
jam pelajaran reguler.
Dalam sesi tambahan
tersebut, Suratmini menggunakan pendekatan personal dengan metode pendampingan
satu per satu (one-on-one). Para
siswa diajak mengenali kombinasi huruf, suku kata, hingga membaca kalimat utuh
dengan cara yang sabar dan menyenangkan. Suasana kelas yang lebih tenang
setelah jam pulang sekolah dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan diri siswa
agar tidak merasa takut atau minder saat mengeja kata demi kata.
Program ini merupakan
langkah jemput bola untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam
mengikuti materi pelajaran lainnya yang berbasis teks. Terkait inisiatif ini,
Suratmini memberikan tanggapannya, "Membaca adalah jendela utama bagi
anak-anak untuk memahami semua mata pelajaran. Saya meluangkan waktu sejenak
sepulang sekolah karena setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda.
Dengan pendampingan khusus ini, saya berharap dalam waktu dekat seluruh siswa
kelas 2B sudah memiliki kelancaran membaca yang setara." (tna)







0 komentar:
Posting Komentar