Semanu ---- Meskipun cuaca di wilayah Gunungkidul
terpantau mendung dan turun hujan pada Rabu (14/1/2026), pembelajaran PJOK bagi
siswa kelas V MIN 8 Gunungkidul tetap berjalan sesuai jadwal. Untuk
menyesuaikan kondisi alam tersebut, guru PJOK, Hajir Anas Fauzan, mengambil
inisiatif memindahkan lokasi pembelajaran dari lapangan ke dalam ruang kelas.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap
berlangsung efektif tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan kenyamanan para
peserta didik.
Dalam sesi pembelajaran
di dalam kelas kali ini, materi difokuskan pada kombinasi gerak berirama. Para
siswa diajarkan teknik dasar senam irama secara bertahap, mulai dari gerakan single step, double step, heel touch, hingga knee up. Guru memanfaatkan
fasilitas Smart TV sebagai media pembelajaran visual untuk menampilkan contoh
gerakan yang dinamis, sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami dan
menirukan setiap koordinasi gerak dengan benar meskipun ruang gerak terbatas
pada area kelas.
Suasana kelas tampak
hidup dan penuh keceriaan karena para siswa mengikuti setiap instruksi dengan
sangat antusias. Melalui pendekatan kreatif ini, pembelajaran PJOK terbukti
tetap bisa dilaksanakan secara aktif dan menyenangkan meski di tengah cuaca
yang kurang mendukung. Dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kegiatan
ini diharapkan mampu menjaga kebugaran fisik siswa sekaligus meningkatkan
pemahaman mereka terhadap materi senam irama melalui pemanfaatan teknologi
digital di madrasah. (tna)








0 komentar:
Posting Komentar